SYSTEM RICH

SYSTEM RICH
Chapter 58. Lupa Judulnya.


__ADS_3

Ketika pintu kelas telah terbuka Mr.Zex dan rekannya sama sekali tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Ketuanya.


Mr.Zex memtuskan berhenti lalu bertanya kepada Dosen yang ada disebelahnya.


"Dimana, Ketua kami?" Bisik Mr.Zex pada Dosen yang berada di sebelahnya itu.


Dosen yang mendengar ucapan Mr.Zex segera melangkahkan kakinya menuju meja pengawas.


"Dosen Go, dimana mahasiswa yang bernama Alex Dior?"


Pengawas itu menatap heran ke arah temannya, mengapa mereka mencari Alex?


"Kalau tidak salah dia sudah keluar sepuluh menit yang lalu, sepertinya dia juga sudah selesai mengerjakan ujiannya"


"Baiklah terimakasih"


Singkatnya Dosen itu kembali dan berkata kepada Mr.Zex


"Tu-tuan, siswa yang anda maksud sudah keluar kelas sejak sepuluh menit yang lalu"


"Baiklah kalau begitu"


"Kalian berlima segera cari Ketua keseluruh ruangan!"


"Baik!"


Kehebohan terjadi di kampus pada pagi hari, yaitu, kedatangan ketua mafia Voide yang terkenal kejam dan bengis.


Apalagi saat lima rekannya yang seperti sedang mencari keberadaan seseorang.


"Hei-hei ada apa ini?"


Tanya salah satu mahasiswa kepada temannya.


"Tidak tahu, sepertinya Mr.Zex dan rekannya sedang mencari seseorang namun tidak menemukannya"


"Mungkin yang mereka cari adalah salah satu mahasiswa disini, dan berada dikelas fakultas ekonomi, namun tidak ditemukan"


"Apa mahasiswa itu adalah target mereka? Sungguh kasian sekali, memangnya siapa yang sedang mereka cari?"


"Yang kudengar si kalau tidak salah namanya adalah Alex Dior"


"Hm? Namanya sepertinya tidak asing"


"Hei bukankah Alex Dior adalah mahasiswa baru yang masuk saat ujian baru dimulai"


"Oooh, benar itu, kasihan juga dia"


Sedangkan disisi Alex yang sedang heboh dibicarakan malah sedang asik malangkahkan kakinya santai menuju kedalam mobil.


"Apakah mereka bodoh? Kenapa membuat kehebohan seperti ini sih? Untung aku melihat kedatangan mereka, jika tidak maka identitasku yang ada malah terbongkar sial!"

__ADS_1


Gerutu Alex sembari berjalan.


Para bawahan yang melihat kedatangan Alex segera memberi hormat.


"Salam Kepada Ketua"


Salam mereka hanya di anggukan kepala oleh Alex lalu berkata.


"Suruh mereka ber enam kembali kemari, kenapa mereka bodoh si!"


Para bawahan Alex yang mendengar Mr.Zex serta rekannya di bilang bodoh hanya diam dan tidak ber ekspresi apapun, ya mana mungkin mereka akan marah karena ucapan ketuanya.


Lalu salah satu anggota Nsf membukakan pintu untuk Alex.


"Cepat telepon mereka! Lalu siapkan pasukan untuk melawan keluarga Hong! Tidak perlu bawa banyak, hanya perlu seratus orang saja!"


"Baik!"


Salah satu dari mereka akhirnya memutuskan untuk menelpon Mr.Zex.


Mr.Zex yang mendengar suara telepon segera mengangkatnya.


"Halo ada apa?"


"Ka-kapten, Anda telah diperintahkan oleh Ketua untuk segera kembali, saat ini Ketua sudah berada di dalam mobil"


"Apaa! Ketua sudah berada di mobil? Baiklah, kami akan kembali secepatnya!"


Lalu sambungan telepon pun terputus, segera Mr.Zex memanggil kelima rekannya untuk kembali.


Mr.Zex serta kelima rekannya kembali dengan berlari, mereka takut jika Ketua mereka saat ini sedang marah karena ulah mereka.


Mereka juga sadar atas apa yang telah mereka lakukan, yaitu membuat kehebohan.


"Ketua Maafkan kami!"


Ucap mereka ber enam sembari menundukan kepala.


Sedangkan Alex hanya menatap datar dan berkata.


"Mari berangkat! Setelah sampai akan kuhajar kalian!"


Mereka semua hanya bisa pasrah dengan keputusan Ketuanya, dan mungkin ini memang sudah sewajarnya jika bawahan melakukan kesalahan maka memang seharusnya terkena hukuman.


Singkatnya kini Alex sudah sampai di kota Quarter dan sedang dalam perjalanan menuju perusahaan miliknya itu.


Iring-iringan Alex juga tak pernah lengah dalam mengawal, walaupun saat ini situasi mereka aman, namun kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya.


Alex saat ini memilih untuk mendiskusikan hal ini dengan keluarga Hong dengan kepala dingin, jika tidak diterima oleh mereka maka hanya ada satu jalan yang tersisa, yaitu perang.


Tak lupa Alex juga sudah mengumpulkan para bawahnnya untuk berjaga-jaga selama proses negosiasi. Tak beda halnya dengan keluarga Hong, mereka yang mendapat telepon dari Della jelas menampilkan ekspresi marah dan kesal.

__ADS_1


Flasback on


Della yang telah diberitahu oleh Alex untuk menelpon pihak keluarga Hong untuk berdiskusi, segera melakukannya tanpa pikir panjang.


"Halo? Apakah kalian sudah memutuskan untuk tunduk pada kami? Haha tentu kalian memilih itu kan, Hahaha!"


"Kalian tidak akan rugi jika tunduk pada kami, Haahah!"


Della yang mendengar itu hanya menahan kesalnya, namun dia tetap harus profesional dalam mengatasi hal seperti ini.


"Maafkan saya, namun bos saya memilih untuk mengajak anda berdisukusi secara empat mata"


Della sangat muak dengan keluarga Hong, mengapa keluarga mereka sangat sombong sekali.


Sama halnya dengan pihak keluarga Hong yang mendengar ucapan Della, mereka tentunya sangat kesal dengan jawaban yang diberikan oleh Della.


Alasan mengapa keluarga Hong mengincar perusahaan milik Alex adalah karena perusahaan Alex dapat berkembang pesat hanya dalam beberapa tahun saja, tentunya jika mereka berhasil membuat perusahaan milik Alex tunduk pada mereka, maka peringkat keluarga mereka akan naik secara pesat dan semakin jaya.


"Hei kalian ini sangat tidak tahu diri ya! Kami sudah baik-baik mengampuni kalian dengan tunduk tapi ini adalah jawaban kalian? Baiklah mari kita bertemu dengan bos mu itu!"


"Baiklah, Anda dapat datang mendiskusikannya didalam perusahan A.D Company pada pukul tujuh malam"


"Oke!"


Sambungan telepon pun terputus dan dapat dipastikan keluarga Hong memilih untuk berperang daripada berdiskusi.


Flasback Off


Lima belas menit pun berlalu, saat ini Alex tekah sampai di depan perusahaanya lebih cepat dari perkiraanya.


Alex pikir dirinya akan sampai saat malam hari, namun tidak disangka dia sampai satu jam sebelum rapat dimulai.


Kedatangan mobil marcedes benz didepan perusahaan tentu membuat heboh para karywan, mereka pikir mobil itu adalah mobil dari pihak keluarga Hong.


"Siapa mereka? apakah mereka adalah keluarga Hong?"


"Kau tanya Aku? Aku tanya siapa? Semoga saja mereka bukan keluarga Hong"


"Huhu, perusahaan sebagus ini masa harus tunduk pada keluarga Hong?"


"Bukankah bagus jika kita masuk dalam keluarga besar? Keluarga Hong kan keluarga besar"


Ucap salah satu karyawan perempuan berambut kuning dengan baju ketat dan tampilan centil, terlihat sangat sexy dan menggoda. Sebut saja namanya Dira karena di depan bajunya terdapat tag name bertuliskan Dira.


Dira adalah salah satu karyawan yang dikenal sangat sombong dan matre, alasan mengapa dirinya disebut sombong dan matre adalah karena sikapnya yang selalu menyalahkan orang lain jika pekerjaan nya salah dan selalu memamerkan hadiah pemberian pacarnya, tak hanya itu dia juga selalu gonta ganti pacar setiap bulannya.


Tatapan para karyawan menatap Dira dengan sinis, lalu salah satu dari mereka menjawab.


"Ni bocah kenapa malah ngomongnya ga bener sih? Kenapa perusahaan sebesar ini harus tunduk pada mereka? Tolol!, sudah jelas Keluarga Hong lah yang menginginkan kita karena perusahaan ini dapat berkembang hanya dalam beberapa tahun! Jika kita tunduk pada mereka adanya perusahaan ini hancur dan gaji karyawan akan berkurang, apakah kau tidak pernah dengar rumor perusahaan Ace?"


"Perusahaan Ace yang tunduk pada keluarga Hong kini hanya menjadi perusahaan paling buruk di kota ini, padahal dulunya perusahaan mereka hampir mencapai peringkat dua puluh besar"

__ADS_1


Ucapan salah satu karyawan itu diangguki setuju oleh karyawan lainnya, mereka tentu tidak ingin perusahaan yang mereka tempati harus hancur karena keluarga Hong.


*Jangan Lupa Like,Komen,Vote!


__ADS_2