
Alex hanya mendengarkan semua cerita ayahnya tanpa membantah sedikitpun, Sebenarnya Alex sendiri lumayan penasaran dengan tunangannya ini. Dan akhirnya Alex memberanikan diri untuk bertanya kepada orang tuanya.
"Memangnya umur tunanganku sama denganku 21 tahun?"
Kedua orang tua Alex tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
"Tidak, tunanganmu lebih tua 2 tahun dari mu, sekarang dia masih melanjutkan kuliah s2 di Fudan Universitas, dan Ayah ingin kamu juga melanjutkan studi mu sampai lulus s2 lalu meneruskan bisnis keluarga Qin"
Alex cukup terkejut dengan perkataan Ayahnya, tunangannya lebih tua dari nya? Apa-apa an ini bukankah Alex akan di anggap adik kecil kalau begitu caranya.
Alex sebenarnya tidak ingin melanjutkan s2 karena sekarang dirinya saja sudah punya uang yang banyak tanpa bekerja keras, dan hanya menerima dividennya saja. Namun ia teringat dengan janjinya bahwa dia tidak akan bergantung kepada sistem selamanya, maka dari itu Alex mengiyakan tawaran Ayahnya untuk melanjutkan s2.
"Hah...Baiklah Alex akan melanjutkan studi Alex sampai s2, tapi apakah benar tunangan Alex berumur 23 tahun? Bukankah kalau begini caranya Alex jadi yang paling muda"
"Haha, tidak perlu khawatir walaupun umur tunanganmu 2 tahun lebih tua darimu, wajahnya masih terlihat seperti umur 20 tahun, jadi jika dibandingkan wajahmu dan wajahnya maka akan terlihat dewasa wajahmu, namun jika dibandingkan dengan umur maka dewasa tunanganmu"
"Baiklah, tapi apakah boleh saat Alex kuliah tidak memakai marga keluarga Qin? Alex ingin mencari teman sejati!"
__ADS_1
Di luar Alex mengatakan ingin mencari teman sejati namun sebenarnya dia ingin melihat sifat tunangannya itu, dan dia juga berniat meminta untuk menunda acara pertunangannya sampai dia lulus s2.
"Hah..Baiklah kami perbolehkan. Sebenarnya jika kamu memakai nama keluarga Qin maka kamu akan memiliki banyak teman"
"Tidak, nanti adanya Alex hanya akan di manfaatkan saja, Alex ingin mencari teman yang tulus dan tidak memandang harta."
Orang tuanya hanya bisa pasrah dengan permintaan anak semata wayang nya ini. Tapi mau bagaimanapun yang di ucapkan Alex ada benarnya, memiliki keuntungan dan memiliki kerugian. Jika Alex tidak memakai marga keluarga Qin maka, dia hanya akan menjadi bahan olok-olok an bahkan bullyan karena tidak punya marga keluarga. Namun jika Alex memakai marga keluarga Qin maka akan banyak orang yang berteman dengannya namun hanya memandang harta dan tidak tulus.
sepuluh menit kemudian pesawat lepas landas, Alex dan kedua orang tuanya berbincang-bincang dengan santai. Menonton film dan lain-lain. Perbangan dari kota Beterhem menuju kota Yuan membutuhkan waktu selama 3 jam perjalanan.
Pesawat yang ditumpangi Alex telah mendarat tanpa ada masalah sedikitpun. Akhirnya mereka tiba di kota Yuan pada pukul 23.30, Setelah turun dari pesawat mereka segera menaiki mobil yang sudah di siapkan di bandara lalu melaju menuju kediaman Qin. Kemungkinan besar saat sampai di kediaman Qin sudah pagi hari.
Kediaman Keluarga Qin
Tidak lama kemudian Alex pun tiba di depan Kediaman keluarga Qin. Dari kejauhan sebelum Alex tiba, dia sudah bisa melihat Mansion keluarga Qin yang sangat luas dan bercahaya saat malam hari. Bisa dibilang Mansion Keluarga Qin adalah Mansion yang paling ikonik di Komplek itu.
"Wah, apakah ini kediaman keluarga kita?"
__ADS_1
Orang tuanya hanya tersenyum lalu menganggukan kepalanya.
"Ayo masuk, Paman, Bibi mu pasti sudah ada di dalam menunggu kedatangan kita."
Alex segera mengikuti langkah kedua orang tuanya memasuki pintu masuk kediaman Qin. Terlihat pintu yang besar dan panjang berwarna coklat kayu. di samping kiri dan kanan nya terdapat bodyguard yang di lengkapi dengan pistol listrik di saku kanan mereka.
Kedua bodyguard yang melihat kedatangan keluarga Alex segera menunduk hormat lalu membukakan pintu.
"Selamat datang kembali Tuan, Nyonya"
"Selamat datang di kediaman keluarga Qin Tuan Muda"
Ucap mereka berdua serentak dengan suara yang lantang dan keras, namun tidak membuat telinga yang mendengarnya kesakitan.
"Bangunlah tidak perlu seperti itu" Ucap Qin Hong. Sepertinya sifat Ayah Alex tidak beda jauh dengan sifat Alex yaitu tidak terlalu suka mencolok dan memilih biasa-biasa saja.
Suara kedua bodyguard saat memberi salam membuat orang yang berada di dalam mansion segera keluar, dan menyambut kedatangan kekuarga Alex. Mereka adalah Qin Wen, Li Anchi dan Qin Rey.
__ADS_1