
Rose segera membuyarkan lamunannya dengan menggelengkan kepalanya pelan, lalu menerima uluran tangan dari Alex.
"Tidak papa, aku tidak terlalu memikirkannya"
Yoan yang mendengar ucapan adiknya segera angkat bicara.
"Tidak papa gimana? Jika tadi bocah itu telat menekan rem, maka yang ada kamu berada di rumah sakit saat ini!"
Alex dan Rose terkejut dengan teriakan keras dari belakang Alex.
Yoana segera melangkahkan kakinya mendekat ke arah Alex dan Rose.
"Kakak, aku sudah tidak apa-apa, tidak perlu memarahi dia. Lihat tubuhku baik-baik saja"
Yoana melirik ke araha adiknya itu. Lalu mendengus kesal.
"Huh! Baiklah, ayo segera pulang"
Ucap Yoana dengan nada tegas dan menatap sinis ke arah Alex.
Alex yang ditatap sinis oleh Yoana hanya menghela nafas dan memaklumi sifat calon kakak iparnya itu.
Lagi pula jika tertabrak sepeda memangnya akan membuat orang yang ditabrak terluka parah? Mungkin iya jika Alex mengayuhkan sepedanya dengan kecepatan di atas rata-rata seperti pembalap sepeda.
Namun Alex tadi hanya mengayuhkan sepedanya cepat namun tidak terlalu cepat. Jika ada yang tertabrak mungkin hanya meninggalkan rasa sakit di tubuh dan lecet sedikit.
"Maafkan saya. Jika memang kalian membutuhkan ganti rugi silahkan cari saya di kampus dari fakultas ekonomi"
Teriak Alex saat membuyarkan lamunannya itu, dan menyadari bahwa kedua saudari feng itu telah jauh dari dirinya.
Yoana dan Rose yang mendengarkan teriakan Alex segera berhenti lalu mebalikan badan.
__ADS_1
"Ah, tidak apa-apa saya tidak membutuh-"
Belum sempat Rose melanjutkan perkataannya. Yoana yang ada disamping Rose segera mencela perkataan adiknya.
"Ya! Kami membutuhkan kompensasi darimu. Segera besok siapkan uang 100 juta untuk ganti rugi!"
Ucap Yoana asal-asalan karena masih emosi dan kesal dengan Alex yang hampir menabrak adikny.
Namun Yoana tidak tahu jika perkataanya itu akan di turuti oleh pemuda di depannya itu.
Rose yang mendengar ucapan kakaknya pun terkejut dan segera kembali berkata.
"Tidak, kamu tidak perlu memberikan kompensasi kepadaku, saat ini kakak ku hanya sedang emosi saja"
Alex yang melihat kepanikan calon tunangannya itu hanya terkekeh pelan lalu berkata.
"Tidak papa, berapa nomor rekeningmu? Akan kukirimkan sekarang uangnya, tidak mungkin kan? Masuk kampus membawa uang 100 juta cash, adanya nanti dibilang merampok bank."
"Haha! Gak usah sok berlagak kau bocah. Mana mungkin orang biasa sepertimu bisa membayar kompensasi sebesar 100 juta"
Tiba-tiba terdengar suara pria yang berumur sekitar tiga puluh tahun menggunakan jas hitam dan penampilan yang bisa dibilang anak orang kaya. Namun ketampanannya tidak bisa menandingi ketampanan milik Alex.
Dari cara bicara pria itu bisa ditebak dia adalah Tuan Muda keluarga konglomerat yang memiliki sifat sombong.
Rose, Yoana yang mendengar ucapan pria itu segera membalikan badannya.
Dari tatapan mereka, terlihat jelas mereka berdua mengenali pria di depannya itu.
Alex yang mendengar ucapan pria sombong itu hanya diam dan tidak mempermasalahkannya.
Lalu munculah ide jahil saat melihat tatapan kedua saudari Feng yang terlihat sangat mengenali pria sombong itu.
__ADS_1
"Status gunakan skill Appraisal kepada pria itu"
Lalu munculah sebuah hologram biru didepan Alex.
...[Status]...
...[Nama: Hong Li]...
...[Umur: 30 Tahun]...
...[Sifat: Sombong, Serakah, Mesum]...
...[Hubungan : Single ( Namun memiliki rasa cinta kepada Feng Yoana]...
...[Kedekatan : 0%]...
Alex yang melihat layar hologram di depannya terkejut bukan main.
'Heh!, ternyata pria bajingan yang ingin mencari muka'
'Tuan Muda keluarga Hong? Heh! Keluarga yang masih dibawah keluarga Qin, tidak terlalu merepotkan!'
Yoana yang melihat pria di depannya segera membuka mulutnya.
"Kauu! Kenapa kau ada disini?"
Pria sombong itu lalu menatap ke arah Yoana dengan tatapan mesum yang menjijkan.
Para pengawal Yoana yang melihat wajah pria itu sangat kesal dan ingin menghajar pria sombong itu. Namun apalah daya dia hanya seorang bawahan yang akan melaksanakan perintah jika disuruh, jika tidak maka hanya bisa diam saja dengan manahan amarah.
'Sial! Pria bajingan ini selalu mengganggu nona Yoana dan menatap Nona dengan tatapan menjijikan'
__ADS_1
Batin salah satu pengawal yang dibawa oleh Yoana.