SYSTEM RICH

SYSTEM RICH
Chapter 23. Bertemu Dengan Vivi


__ADS_3

Karena Alex telah pingsan dengan waktu yang cukup lama, dia merasakan kalau perutnya belum terisi sama sekali.


Akhirnya ia menuju dimana mobilnya berad lalu menuju Jalan Komersial Anugera karena disana terdapat banyak kafe,restoran dan lain-lain.


Bruum! Bruumm!


Bugattie Centodieci milik Alex terus melaju di jalan raya Quarter bersama dengan deruan bunyi mesinnya. Bisa dibilanh, yang terlihat di sepanjang perjalanan hanyalah pandangan orang-orang yang penuh dengan rasa iri.


Tidak lama kemudian. Alex menghentikan mobilnya di dekat Jalan Komersial Anugera.


"Cepat lihat itu! Bugattie Centodieci! Aku tidak salah lihat kan?"


"Mobil ini pasti sangat mahal kan?"


"Huh! Kamu punya uang pun belum tentu bisa membelinya. Lagi pula, harga mobil itu 100 miliar!"


Seorang pria muda mengulurlan jari telunjuk dan menggoyangkan nya di depan temannya. Pria muda yang iri pun semakin bersemangat


"Tidak mungkin! 100 miliar? Harga mobil itu 100 miliar?"


Tiba-tiba pemuda itu tercengang.


Sementara Alex, juga telah mengendarai mobilnya ke tempat parkir bawah tanah bersama pandangan iri orang-orang. Setelah memakirkan mobilnya. Dia berjalan ke Jalan Komersial dan mencari sebuah restoran untuk makan siang.


Bagaimanapun, sedari pagi dia belum makan apapun, setelah dirinya menerima tubuh sempurna yang diberikan oleh sistem. Alex memasuki salah satu restoran di Jalan Komersial Anugera, lalu memesan makanan dan mulai makan.

__ADS_1


Di saat itu juga, terdengar sebuah suara dari belakang Alex.


"Mas, saya mau pesan seporsi Bakso."


Saat mendengarny, Alex langsung berhenti makan dan menoleh kebelakang.


"Eh? Vivi?"


Alex memanggil nya dengan sedikit kaget.


Begitu Alex selesai berbicara, Vivi yang disana pun menyadari keberadaan Alex. Vivi melihatnya dengan penuh kejutan.


"Pak Alex?"


Bagaimanapun, Alex baru saja membeli sejumlah baju di toko mereka. Tentu saja dia tidak melupakan orang kaya seperti dia!


Vivi menyapa Alex sembari duduk di depannya. Sebenarnya, dia juga sangat senang! Bagi dia jelas-jelas Alex itu tipe orang yang sibuk berbisnis. Tapi kini dia masih ingat dengan pramuniaga kecil seperti dirinya.


"Haha! Memang jodoh! Kamu sedang istirahat?" Alex bertanya sambil tertawa kecil.


"Bukan, kebetulan hari ini saya merasa tidak enak badan. Jadi saya datang untuk meminta cuti setengah hari ke manajer toko."


Vivi menjawab dengan menggeleng kan kepala.


Lalu mereka berdua mengobrol. Selama obrolan Vivi menyadari. Sebenarnya Alex itu sangat humoris. Tidak lama kemudian mereka pun selesai makan siang.

__ADS_1


Alex berkata.


"Begini deh. Karena aku sudah bertemu dengan mu, bagaimana kalau aku mengantarmu pulang? Jadi kamu tidak perlu naik tasi dan mengeluarkan uang."


"Ini.."


Vivi menjawabnya agak ragu.


"Apa ini tidak membuang waktu Anda?"


"Tidak masalah."


Alex mengayunkan tanggan dan menjawab dengan santai.


"Baiklah, rumahku di Komplek Blessing."


Alex yang mendengar alamat nya tidak bisa menahan tawa.


"Eh! Baguslah. Komplek mu ternyata dekat dengan Komplek milik ku."


Sambil mengobrop mereka memasuki lift dan turun ke tempat parkir basement bersama-sama.


•Basement itu tempat parkir bawah tanah, jadi ku pakai kata basement aja biar singkat :)


Namun saat Alex hendak pergi ke tempat dimana mobilnya berada. Sebuah mobil Audi A8 berwarna hitam berhenti di depannya sambil menerunkan kaca jendelanya. Lalu seorang Pria berpakaian jas berjalan keluar dari mobil mendekati Vivi.

__ADS_1


•Jangan Lupa Like,Komen, Vote!


__ADS_2