TANTE YAYA

TANTE YAYA
Weni


__ADS_3

Pernikahan Mas Bagus tak jauh dari kontroversi di keluarga Tante Yaya, berawal dari keputusannya menikahi Weni dimana tante Yaya mengetahui keadaan ekonomi keluarga Weni tak semapan keluarganya.


Weni sangat mengandalkan Mas Bagus, setelah menikah Weni memutuskan hanya fokus mengurus anak-anak dan suaminya namun disisi lain dalam pandangan tante Yaya dan keluarganya, kehidupan ekonomi keluarga Weni yang tadinya biasa-biasa menjadi terlihat membaik setelah pernikahan tersebut.


Mulai dari Mas Bagus membelikan lahan rumah dan membangunkannya untuk keluarga Weni, memberangkatkan ayah ibunya umroh termasuk menyuplai kebutuhan bulanan dan harian mereka.


...


Weni selalu menghalalkan berbagai cara agar bisa merebut hati laki-laki pekerja keras yang mau memenuhi kebutuhan diri dan keluarganya, dan ini yang dijadikan issue utama kebencian tante Yaya, ibu Eyang dan keluarga lainnya yang merasa perekonomiannya lebih mapan dari keluarga Weni sedangkan ibu Eyang merasa cemburu tidak mendapat perlakuan yang sama dari Mas Bagus dan Weni.


...


Keseharian Weni dan keluarganya menjadi sorotan tante Yaya. Pengajian dengan pakaian yang menarik warna warni, kongkow di cafe terkenal bertema arisan ibu-ibu beberapa kali dalam seminggu, zumba di setiap werkend, belum lagi kedua anaknya seringkali jalan-jalan keluar negeri jadi pemicu tante Yaya sangat membenci Weni.


Posisi Mas Bagus yang dipercaya mengelola Pom bensin milik keluarga tantenya yang berlimpah seringkali digadang-gadangkan tante Yaya dimanfaatkan Weni.


Menurut tante Yaya posisi inilah yang menjadi alasan Weni untuk tetap mempertahankan pernikahannya dengan Mas Bagus dan mengikatkan diri pada suaminya sebisa mungkin, meski berkali-kali Mas Bagus memutuskan meninggalkan Weni, namun pada akhirnya mereka berdua kembali dikarenakan kedua anak mereka membutuhkan ayahnya.


...


"Bah, tolonglah pisahkan Mas Bagus dari Weni, aku nggak suka lihat Mas Bagus jadi sapi perahan keluarga Weni." Ujar tante Yaya meminta Bah Ading dukun jitu penguasa kampung Bonggol.


"Mas Bagus? perasaan abah sering dengar nama ini. Ada fotonya neng?"


"Ini Bah." tante Yaya menyodorkan selembar foto Mas Bagus yang ia print sebelumnya diambil dari laman facebook Weni.


"Halah-halah ini mah sering kesini atuh neng orangnya!, ini siapanya Neng Yaya?" Ujar abah Ading terkaget.


"Itu kakakku Abah, emang dia sering kesini mau ngapain bah?"


"Eugh urusan pribadi aja, abah nggak mungkin cerita."


"Jadi pengennya Neng, Mas Bagus pisah sama Neng Weni gitu ya? jangan atuh neng itu dzolim namanya, mas Bagus lagi seneng-senengnya ngurus Reza sama Resti yang lucu-lucu. Suka ikut dibawa kesini ketemu sama abah kalau mereka rewel." tambah abah.

__ADS_1


Abah Ading ternyata dukun terkenal, sampai Mas Bagus dan tante Yaya menjadikannya guru spititual, tante Yaya merasa terlambat mengetahuinya, ia tahu keberadaan abah dari temannya preman pasar.


"Saya nggak suka dengan Weni bah, dia nggak adil memperlakukan keluarganya dengan keluarga aku bah, apalagi cara Mas Bagus ngasih nafkah keluarga Weni lebih jor-joran di banding ke ibunya."


"Ish! setahu abah nggak gitu!"


"Ah gimana caranya mereka pisah bah! abah saya bayar lebih besar dari yang Mas Bagus kasih."


"Eh sebentar Neng, justru keadaan mas Bagus sekarang membaik itu hasil dari sering datang ke abah, abah kasih syarat biar baik ke kedua orangtua dan dikasih pengasihan biar tantenya sayang sama dia."


"Maksudnya dia dukunin tanteku juga abah?"


"Tante yang dia dukunin itu tanteku bah, pemilik pom di kota sedangkan dia dipercaya pegang pom di kabupaten dan duitnya ngalir ke keluarga Weni!"


"Abah nggak tau soal itu, abah cuma ngasih sesuai permintaan mas Bagus aja."


"Aku nggak mau tau abah, pokoknya tolong pisahkan Weni sama Mas Bagus. Abah mau apa aja saya kasih."


"Terakhir Mas Bagus ngajak abah jalan-jalan ke Singapore selama 7 hari, abah di kasih kamar khusus juga dan diongkosin, di jajanin disana. Neng bisa ngasih apa sama abah."


Dia tidak tahu kalau usaha Mas Bagus sampai seperti itu untuk membahagiakan keluarga Weni.


...


Shaira merupakan cucu yang ibu Eyang sayangi, perlakuan dan perhatian pada Shaira sangat berbeda di bandingkan perhatiannya pada Reza dan Resti tapi Mas Bagus memaklumi, bahkan Mas Baguspun sangat menyayangi Shaira, apapun yang dia inginkan asalkan Shaira yang bilang saat itu juga harus di dapatkan.


Shaira termasuk anak yang paling sering di ajak makan diluar dan main ke luar negeri di bandingkan keponakannya yang lain, karena Mas Bagus tahu penghasilan suami tante Yaya sebagai tenaga honorer kantor swasta.


...


Satu waktu setelah pulang makan malam di luar bersama keluarga mas Bagus, Shaira berceloteh,


"Mama Weni, di wajahnya banyak emas!"

__ADS_1


"Emas apa de?" tanya Tante Yaya


"Emasnya kecil-kecil"


"Di bagian mana de?"


"Disini, Disini, Disini dan disini" tunjuk Shaira pada bagian mulut, garis senyum, mata dan tengah kedua alis sambil nunjukin area di wajahnya.


Mendengar itu tante Yaya yang mengamati sepak terjang Weni dan hobby memblow up sesuàtu menjadi drama menjadi sangat memperhatikan ucapan Shaira.


"Ooh jadi itu rahasianya Mas bagus sampai gak mau ninggalin Weni!"


Tante Yaya berpikir keras memikirkan bagaimana caranya memisahkan dan menghancurkan rumah tangga mereka.


...


[POV] Mas Bagas dan Weni


.


.


"Pap, ajakin Shaira kalo kita makan bareng, aku sayang banget sama dia. Aku berharap Resti punya adik perempuan lagi tapi apalah dayaku, dokter ngga ngijinin aku hamil lagi karena usiaku beresiko."


"Sebenernya aku masih sanggup membiayai kalo memang anak kita nambah lagi mam, abis kamu ketuaan nikahnya." Canda Mas Bagus


"Aish! Papa juga kan yang ngajakin nikahnya telat! jadi bukan salah aku laahh." Weni mendelik manja pada suaminya.


Mas Bagus merangkul istrinya yang manja seraya mencium keningnya. Ia ngga tau kalau tidak ada Weni yang mendampinginya hidupnya akan tak tentu arah dan tidak ada ketenteraman yang selama ini dia dapatkan dari kehidupan keluarga intinya.


Ibu eyang, ayahnya dan adiknya tante Yaya sangat mendikte kehidupannya.


....

__ADS_1


#tobecontinue #trustory


__ADS_2