Taqdir Cinta

Taqdir Cinta
Laki-laki yang baik itu?


__ADS_3

...🌺🌺🌺...


...24.An-Nūr : 26...


...الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ ۖ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ ۚ أُولَٰئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ ۖ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ...


...Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga).


...


...🌺🌺🌺...


...,🌸🌸🌸🌸🌸...


...“Yang paling sempurna imannya di antara kalian adalah yang paling baik akhlaknya. Dan yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada istri-istrinya.” (HR. Turmudzi)...


...🌸🌸🌸🌸🌸🌸...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Waktu terus berjalan ,yang telah berlalu tak mungkin kembali.


meninggalkan kenangan yang tertinggal,masa depan penuh misteri.


Hidup si dunia hanya sekali,karna akhirat lah tempat kembali.


Hari demi hari terus berganti,cobaan hidup datang silih berganti.


Manis pahit kehidupan,itulah taqdir illahi.


Takan ada kebahagian ,tanpa kita belajar mensyukuri.


Nikmat tuhan illahi Robbi.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Beberapa bulan berlalu Khairul telah menikahi Sopy ,tapi hatinya masih sama seperti dulu dia belum bisa mencintai istrinya.


Namun yang Khairul tau karakter perempuan spesial, karena itu dia berusaha memperklakuan istrinya amat spesial.


Dan, sebaik-baik lelaki yang paling baik memperlakukan istrinya .


Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam,Beliau bersabda.


“Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.”


(HR Tirmidzi)


Karena itu, Khairul ingin memperlakukan perempuan, terutama istri nya,dengan cara terbaik.


Ada beragam pertimbangan untuk menyampaikan sesuatu kepada istri .


Ada pertimbangan rasa, ada momentum psikis, ada karakter, hingga soal kondisi fisik.


Memperlakukan sebaik-baik perhiasan dunia, tentu harus dengan cara yang terbaik pula.


Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam.


Senantiasa memberikan wasiat agar berbuat baik kepada kaum perempuan .


Lelaki hendaknya berlemah lembut serta berbuat baik kepadaperempuan sebab kondisi mereka.


Terlebih lagi, seorang suami tak bisa lepas dari peran istri.


Seorang yang bisa mengurus semua kebutuhan sang lelaki.


Allah SWT berfirman,


يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَحِلُّ لَكُمْ أَن تَرِثُوا۟ ٱلنِّسَآءَ كَرْهًا ۖ وَلَا تَعْضُلُوهُنَّ لِتَذْهَبُوا۟ بِبَعْضِ مَآ ءَاتَيْتُمُوهُنَّ إِلَّآ أَن يَأْتِينَ بِفَٰحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍ ۚ وَعَاشِرُوهُنَّ بِٱلْمَعْرُوفِ ۚ فَإِن كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًٔا وَيَجْعَلَ ٱللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا


“Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata.


Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”


(Q.S.An-Nisa: 19)

__ADS_1


Dalam Hadist Nabi yang diriwayatkan HR Ahmad dan At-Tarmidzi .


menyebutkan Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.


Dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istri-istrinya


Rasulullah SAW adalah figur teladan yang sangat memuliakan istri-istrinya.


ia senantiasa membuat istrinya bahagia dan gembira.


Ia pun selalu memanggil istri-istrinya dengan panggilan terbaik yang membuat perasaan istri-istrinya amat dihargai, dihormati dan dimuliakan.


Kepada Siti Aisyah, ia memanggilnya “Humairah” Panggilan ini membuat siti Aisyah senantiasa merasa amat berharga berada di samping Rasulullah.


Khairul pun Percayalah, membahagiakan istri merupakan salah satu pembuka pintu rezeki yang paling lebar untuk keluarga. .


Ada sejumlah alasan yang tak bisa dibantah bahwa ridho dan kebahagiaan istri merupakan kunci rezeki keluarga.




Istri merupakan bidadari kedua dan ibu kandung adalah bidadari pertama.


Doa yang diselaraskan dengan sepasang bidadari dalam kehidupan seorang pria ini akan menembus langit dan mempercepat turunnya rezeki.




Ketika istri bahagia, maka semua anggota keluarga akan bahagia.


ketika istri menjalani hidup dengan positif, maka semua anggota keluarga juga menjalani hidup dengan positif.




Istri yang bahagia akan menjadi penyemangat untuk suami dalam mencari rezeki.


Ia pun akan menjadi tempat pulang yang menenangkan setelah suami mencari rezeki.






Istri yang bahagia akan senantiasa bersyukur atas uang pemberian suami, berapa pun nilainya. Dan Allah berjanji, orang yang mensyukuri nikmat, akan diberi kenikmatan yang berlipat ganda.




Dalam teori terbalik, istri yang marah, murung dan banyak mengeluh akan berdampak pula pada konsentrasi dan semangat suami rezeki.


Kondisi ini akan menghalangi semangat suami mencari rezeki.


Terlebih, karena suasana hati istri yang tidak jernih, doa yang biasa disematkan saat suami pergi, tidak lagi terucap.


Tentu saja, kerjasama dan saling mengisi antara suami istri bisa menjadi syarat kebahagiaan dalam membina keluarga, baik kebahagiaan duniawi maupun ukhrawi.


Tanpa di sadari waktu begitu cepat berjalan Usia kandungan sopy sudah memasuki usia 9 bulan.


menurut perhitungan dokter kandungan .hanya tingal menghitung hari, Khairul pun sudah mempersiapkan segala keperluan untuk kelahiran.


Seperti biasanya Khairul selalu memperlakukan istrinya dengan penuh kelembutan, mengajari istrinya bayak hal tentang kehidupan.


Dengan penuh kesabaran ,perlahan demi perlahan, Sopy pun sudah bayak berubah tak ada lagi sopy yanv manja, terlihat jelas kedewasaan dari seorang Sopy.


Tak ada lagi pakaiyan terbuka, karna sekarang pakaiyan syari kerudung menjuntai, menutupi tubuh Sopy.


Tak terlihat tawa danteriakan dari sopy, karna tutur kata lembut, dan senyum mempesona terlihat dari kelembutan seorang wanita muslimah.


“Sopy merasakan kebahagian yang selama ini belum pernah dia dapatkan, walau terkadang di merasa sedih karna dia merasa bersalah terhadap suami tercinta iya.

__ADS_1


Hampir 6 bulan mereka menikah tapi Sopy belum bisa memberikan hak suaminya atas dirinya,dia sudah sering mencoba untuk melawan trauma nya, tapi bayangan itu selalu hadir di hadapan ya.


Dia sangat bersyukur suaminya tak pernah mempermasalahkan, bahkan Khairul tetap memperlakukan ya dengan penuh kasih sayang.


Dia semakin merasa bersalah dengan sikap suaminya.


Terkadang Sopy berpikir, pendidikan seperti apa yang telah di peroleh, suaminya.


Kenapa ada hati sebaik suaminya, tak pernah terlontar kata-kata kasar dari suaminya, tak pernah merepotkan dirinya, bahkan untuk urusan rumah tangapun terkadang dia berebut dengan suaminya.


Yang dia tau laki-laki adalah manusia paling menyebalkan yang ingin menang sendiri, tapi saat dia melihat suaminya, pandanganya telah berubah.


Di mata Sopy suaminya adalah laki-laki yang begitu sempurna, dia merasa takut saat awal pernikahan ya.


Dia takut karna tak ada cinta dalam mahligai rumah tangganya itu.


Sedangkan cinta adalah pondasi yang sangat kokoh untuk kelangsungan sebuah pernikahan, tapi semua itu tak berlaku buat suaminya.


Walau dia tau suaminya tidak mencintainya, tapi suaminya tak pernah menyakitinya, memperlakukanya dengan baik, melebihi dirinya sendiri”.


“Lain halnya dengan rumah tangga Khairul ,rumah tangga syarip berbanding terbalik.


Sering terjadi ke salah pahaman antara Azizah dan syarip, tapi semuanya itu menjadi bumbu-bumbu rumahh tangga dalam pernikahan mereka.


Rasa takut kehilangan Syarip yang berlebihan, dan rasa ketakutan Azizah karna tak kunjung hamil menjadi sumber masalah dalam rumah tangga mereka.


Di samping ego mereka yang menambah permasalah mereka dan memperkeruh kehidupan rumah tangga mereka”.


Benarlah perkataan imam Syafii, mengenai ilmu yang bermanfaat.


Tidak sedikit dari kita yang menuntut ilmu namun kadang tidak bermanfaat bagi si pemiliknya.


Padahal ilmu yang disebut ilmu adalah jika bermanfaat dan bukan ilmu yang sekedar dihafalkan.


Yang dimaksud dengan ilmu yang bermanfaat adalah ilmu syar’i atau ilmu agama yang diamalkan oleh si pemiliknya.


Dalam salah satu kitab berkata imam Syafii.


“Ilmu adalah yang bermanfaat dan bukan hanya dihafalkan” (Siyar A’lamin Nubala, 10: 89).


Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang semakin membuat seseorang mengenal Rabbnya.


Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang bukan dicari untuk membanggakan diri dan sombong.


Sehingga ketika orang di bawahnya menyampaikan suatu ilmu, ia pun menerima jika itu adalah kebenaran.


Ilmu yang bermanfaat membuat seseorang tidak gila dunia, tidak mencari popularitas dan tidak ingin dirinya tenar.


Ilmu yang bermanfaat tidak menjadikan seseorang sombong di hadapan yang lain dan tidak sampai membodoh-bodohi yang lain.


Jika ada yang menyelisihi ajaran Rasul, maka ia mengkritiknya karena Allah, bukan marah karena selain Allah atau bukan karena ingin meninggikan derajatnya.


Ilmu yang bermanfaat membuat seseorang suuzhon pada dirinya sendiri .


(artinya: merasa dirinya penuh kekurangan)


dan husnuzhon (berprasangka baik) pada orang-orang yang berilmu sebelumnya .


Ia selalu berprasangka bahwa yang lebih salaf darinya lebih utama.


Terkadang pemahaman seseorang itu tidak menjamin kualitas dari orang itu sendiri .


Banyak orang yang berilmu tapi tak mengamalkan ilmunya.,banyak yang tau ilmu tapi hatinya berpenyakit sehingga ,bukan memperbaiki diri malah ,menjerumuskan dirinya .


Syarip selalu merasa apa yang ia lakukan berdasarkan ilmu,tapi dia lupa kalau adab itu harus lebih dulu dari ilmu.


Sering kita mendengar bahwa di antara ciri yang membedakan manusia dari binatang adalah akal atau ilmu.


Pernyataan ini tidak keliru.


Tapi mesti digarisbawahi, di atas ilmu ada yang lebih urgen, yakni adab atau akhlak.


Sebab, ilmu seberapapun banyaknya tanpa disertai adab yang baik akan menjerumuskan manusia dalam perilaku binatang, atau mungkin lebih rendah.


Betapa banyak peperangan, kesewenang-wenangan kekuasaan, kerusakan alam, atau sejenisnya muncul justru karena ditopang kemajuan ilmu pengetahuan dan kecanggihan teknologi zaman sekarang.


Karena itu, yang paling mendasar dibutuhkan bagi peradaban manusia adalah adab. Ilmu memang sangat penting, tapi pondasi berupa akhlak jelas lebih penting. Karena akhlaklah yang menyelamatkan manusia dari keserakahan, kezaliman, kekejaman, keangkuhan, kebencian, dan sifat-sifat tercela lainnya .

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2