
🏵 Kabar dari sahabat 🏵
...🌷🌷🌷
...
...Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
...
...لاَ يَخْطُبَ الرَّجُلُ عَلَى خِطْبَةِ أَخِيهِ ، حَتَّى يَتْرُكَ الْخَاطِبُ قَبْلَهُ ، أَوْ يَأْذَنَ لَهُ الْخَاطِبُ
...
...“Janganlah seorang laki-laki melamar di atas lamaran saudaranya, hingga pelamar sebelumnya itu meninggalkan lamarannya atau ia mengizinkannya” (HR. Bukhari)
...
...لاَ يَخْطُبْ بَعْضُكُمْ عَلَى خِطْبَةِ بَعْضٍ
...
...“Janganlah sebagian kamu melamar di atas lamaran sebagian lainnya” (HR. Muslim)
...
...🌷🌷🌷
...
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
“Jika dalam hati seseorang terdapat keikhlasan dan kasih sayang, nasihatnya atau ucapannya akan meninggalkan kesan dalam hati pendengarnya. Hati akan hidup ketika mendengar ucapan dan nasihat yang disampaikan dengan kasih sayang"
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Pagi sekali Hafid sudah bertamu ke rumah Khairul, Iya begitu tergesa-gesa seperti ada masalah penting yang ingin Ia sampaikan kepada Khairun.
Khairul pun mempersilahkan Hafid masuk, Setelah dia menjawab salam dari Hafid Mereka pun memilih duduk di teras rumah.
“Kayaknya Ada hal penting yang mau disampaikan pagi-pagi udah kesini Fidz” tanya Khairul pada sahabatya itu.
“Di bilang penting yang ga penting dibilang nggak penting ya penting juga sih buat kamu hehehe,” jawab Hafiz Sambil tertawa kecil.
“ Wah kebiasaan kamu ngomong muter-muter melulu, pertanyaan cuman dua penting apa tidak penting tinggal jawab gitu aja kok repot.” Khairul aga mengerutu kepada Hafid.
“jadi besok kamu berangkat ke Kalimantan Rul?” tanya Hafid.
“ Insyaallah semua udah ku persiapin bentar lagi Kak Syaip, Hidayat sama istri mereka mau ke sini, tadi malam juga Anisa pulang dari Pondok, jangan lupa ya ntar malam kita ngumpul di sini.” undang Khairul kepada aHafidz.
“Aduh gimana ngomongnya Yah aku ndak tahu harus mulai dari mana, aku baru dapat kabar tadi malam Rul, kata ua Saleh, kemarin Rahmat mengajukan lamaran untuk Nisa kepada Ustad soleh.” Hafifz mencelaskan.
“ lo itu mah bagus, Harusnya kamu bersyukur Bukankah yang diharapkan Ustad Soleh selama ini ingin cepat putrinya menikah” jawab Khairul sedikit berat.
“masalahnya tidak sesederhana itu Rul, yang kjelas mereka masih berharap kamu yang jadi menantunya, tapi sayang kamu nggak peka” ucap Hafid kepada teman itu.
“Aku merasa ga pantas Fidz jangankan untuk menikahinya, bermimpi untuk menikahi teh Nisa aja aku ga panta.
Teh Nisaa, pasti menginginkan pasangan hidup yang dapat menjadi teman dalam suka dan duka, bersama dengannya membangun rumah tangga yang bahagia, sampai menapaki usia senja, bahkan menjadi pasangan di akhirat kelak.
Dia pasti punya kriteria-kriteria yang diamatinya untuk laki-laki yang akan menjadi suaminya:
Dia pasti Memilih calon pasangan yang mempunyai agama dan akhlak yang baik, dengan hal tersebut ia diharapkan melaksanakan kewajiban dengan sempurna dalam membimbing keluarga, menunaikan hak istri, mendidik anak, serta tanggung jawab tanggung jawab dalam menjaga kehormatan keluarga.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Jika datang melamar kepadamu orang yang engkau ridho agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dengannya, jika kamu tidak menerimanya, niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang luas.” (HR. Tirmidzi, hasan)
Seorang laki-laki bertanya kepada Hasan bin ‘Ali, “Saya punya seorang putri, siapakah kiranya yang patut jadi suaminya?” Hasan bin ‘Ali menjawab, “Seorang laki-laki yang bertaqwa kepada Allah, karena jika ia senang ia akan menghormatinya, dan jika ia sedang marah, ia tidak suka zalim.”
Kemudian dia akan Memilih calon suami yang bukan dari golongan orang fasiq, yaitu orang yang rusak agama dan akhlaknya, suka ritual dosa, dan lain-lain.
“Siapa saja menikahkan wanita yang di bawah kekuasaanya dengan laki-laki fasiq, berarti memutuskan tali keluarga.” (HR. Ibnu Hibban, dalam Adh-Dhu’afa ‘& Ibnu Adi)
Dia juga pasti memilih, Laki-laki yang bergaul dengan orang-orang sholeh, Laki-laki yang rajin bekerja dan berusaha, optimis, dan tidak suka mengobral janji dan berandai-andai, Laki-laki yang menghormati orang tua nya, juga Laki-laki yang sehat jasmani dan rohani.
__ADS_1
Dia juga pasti memilih laki-laki yang Mau berusaha menjadi pasangan yang ideal, di antaranya: Melapangkan nafkah istri dengan tidak bakhil dan tidak berlebih-lebihan; memperlakukan istri dengan baik, mesra, dan lembut; bersendau gurau dengan istri tanpa berlebih-lebihan; kekurangan istri dan kasih atas kelebihannya; meringankan pekerjaan istri dalam tugas-tugas rumah tangga; tidak menyiarkan rahasia suami istri; memberi petunjuk dan bimbingan yang baik jika istri lalai dari kewajibannya.
Dan aku merasa aku belum bisa menjadi laki-laki yang memenuhi kriteria-kriteria itu fidz.” Ucap Khairul menjelaskan panjang lebar.
“Entah lah Rul, aku ga tau sama jalan pikiranmu, yang ku tau Khairul seorang yang optimis, bukan seperti laki-laki yang sekarang ada di hadapanku, jangan kalah sebelum perang, bagai mana dirimu tau kalau kau ga pantas untuk nya sedangkan dirimu sendiri tak pernah mencoba untuk memantaskan diri, untuknya.
Belajar dari Rasulullah bagaimana menaklukkan hati wanita. Kepribadian rasulullah adalah kepribadian yang diidamkan para wanita. Dialah manusia yang perlu dipelajari perilakunya hingga wanita tersentuh oleh perilakunya.
Sebagaimana kata kunci yang telah Rasul ajarkan dalam hadisnya
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, janganlah ia mengganggu tetangganya, dan berbuat baiklah kepada wanita. Sebab mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya.
Jika engkau meluruskannya, maka engkau mematahkannya dan jika engkau biarkan, maka akan tetap bengkok. Oleh karena itu berbuat baiklah kepada wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dua kali disebutkan berbuat baiklah kepada wanita. Berbuat baik bukan berarti memanjakan namun juga bukan berbuat kasar kepadanya. Wanita diibaratakan tulang rusuk yang bengkok.
Jika kita paksakan untuk diluruskan dia akan patah. Namun kalau kita biarkan dia akan tetap bengkok.
Coba kita pelajari sejarah, bagaimana wanita diperlakukan secara umum sebelum islam muncul kepermukaan.
Bahwa wanita selalu menjadi menjadi manusia kelas dua. Wanita selalu dalam kungkungan laki-laki. Wanita menjadi identitas yang hina.
Sampai-sampai Amirul mukminin umar bin Khattab pernah membunuh putri perempuannya dimasa itu. Wanita adalah manusia yang terbelakang dan selalu disisihkan dari kehidupan masyarakat.
Satu pelajaran penting dari sejarah itu, bahwa wanita perlu di hargai. Dengarkan suara atau pendapatnya. Karena wanita ingin didengarkan.
Cukup didengarkan itu salah satu cara berbuat baik kepada wanita. Jangan sekali-sekali cuekin dia, Dengarkan keluh kesahnya. Pasti anda menjadi pria idaman dalam hidupnya.
Sejarah berikutnya yang perlu kita ketahui. Sebelum datang Islam, orang Yunani menggangap wanita hanya sebagai tempat pelampiasan kesenangan.
Wanita sama sekali tidak dianggap dalam kancah kehidupan bermasyarakat.
Manusia tidak berhak memiliki harta. Sehingga wanita tak berhak mendapatkan harta warisan leluhurnya.
Bahkan orang-orang Romawi dengan seenaknya saja menjual wanita baik anak maupun istrinya dengan gampang sekali.
Poin kedua dari sejarah itu. Bahwa berikan hak yang memang menjadi hak wanita. Berikan wanita harta jika memang harta itu menjadi haknya.
Maka pasti wanita akan senang kepada pria yang sering memberikan harta benda padanya. Kamu akan menjadi pria idaman jika kamu bisa mencukupi kebutuhan harta wanita.” Ucap Hafidz menasehati Sahabat nya itu.
Aku memang dulu pernah menginginkan teh Nissa untuk menjadi pendamping hidupku, dan aku pernah kecewa dengan keinginanku itu.
Jodoh adalah taqdir Alloh, Siapakah jodoh kita, bila waktunya tiba di mana akan dipertemukan, Semua itu rahsia Allah swt.
Allah Swt menetapkan tiga bentuk takdir dalam masalah jodoh.
Cepat mendapatkan jodoh.
Lambat mendapatkan jodoh, tapi suatu ketika pasti mendapatkannya di dunia.
Menunda mendapatkan jodoh sampai di akhirat kelak.
Apapun pilihan jodoh yang ditentukan Allah adalah hal terbaik untuk kita. Allah Swt berfirman:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (QS. Al Baqarah: 216).
Kita harus terikat aturan Allah. Engkau pasti lebih paham itu” tutur Khairul pada Hafidz.
“Dah lah, semua keputusan ada padamu, Ana(aku) hanya mengingatkan saja jangan sampai Anta(kamu) menyesal Rul.
Yang harus kamu tau, Ua soleh belum memberi keputusan, walau di punya hak, tapi dia tetap menyerahkan semua keputusan ya pada teh Nissa.
Ana harap anta pikirin omongan ana tadi.” Ucap Hafidz mengingatkan sahabatnya itu.
“sudah lah fidz kita ga usah bahas itu lagi, biarkan urusan jodoh, dah tertulis di lauhul Mahfud, kita sama-sama tau Haram Hukumnya melamar di atas lamaran saudaranya.” Jawab Khairul mengalihkan pembicaraan.
Hafidz pun terdiam, dia tau bagaimana keteguhan sahabat ya itu, percuma saja Sahabat ya itu bukan tipe orang yang mudah terpengaruh, dia takan pernah mengkhianati prinsipnya, hanya karna perasaannya.
“Gimana keadaan kandungan ya Ana fid” tanya Irul mencairkan suasana setelah dia melihat sahabatya itu terdiam.
“ Alhamdulilah, Baik-baik saja, doain yang terbaik buat kami Rul, maaf Ana(aku ) ga bisa lama-lama, kasian bidadari Ana nunggu di rumah, Anta mana tau rasanya ada yang ngangenin, jomblo mulu sih.”
__ADS_1
Ucap Hafidz pamit dan menggoda Khairul.
“ Sejak kapan Anta jadi bucin Fidz, dah ah, Ana ga mau denger, lebih baik jomlo terhormat dari pada harus tunduk di bawah ketiak istri” jawab Irul membalas candaan sahabat ya itu.
“ Garis bawahi bukan tunduk di bawah ketiak istri, tapi menyenangkan istri, Anta kan belum tau Cuma menang teori doang praktek 0 besar” ucap Hafidz sambil tertawa puas.
“Dah ana pamit Asalamualaikum” Hafid pamit sambil melangkah meninggalkan Khairul setelah menyalami sahabat ya itu.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
...☘☘☘
...
...Ini adalah kunci untuk melembutkan hati.
...
...1. Peka terhadap sekitar kita
...
...kunci agar memiliki hati yang peka adalah
...
...lebih sering lihat kebawah dan sesekali lihat keatas, kemudian bergaul dan peduli dengan saudara kita yang dhuafa dan yang dilanda musibah.
...
...2. Menginginkan keselamatan kepada orang lain.
...
...Keinginan yang muncul saat melihat orang yang berbuat salah ingin segera membantu memperbaikinya, keinginan untuk melihat semuanya menjadi baik.
...
...3. Action
...
...Selanjutnya adalah aksi yang dilandaskan niat Lillahi Ta'ala.
...
...Tanpa ingin dipuji, ingin diakui oleh makhluk, tapi sepenuhnya Lillahi Ta'ala berharap Alloh ridha.
...
...Sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
...
..."Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin."(Q.S At-Taubah ayat 128)
...
...Sahabat yang baik, Hati hanya bisa disentuh dengan hati. Hati yang bagaimana? Yaitu hati yang lembut, tulus dan penuh dengan kasih sayang.
...
...☘☘☘
...
MAAF JARANG UP
KERANJANG DOSA INI SEORANG KARYAWAN YANG PUNYA TANGUNG JAWAB, ATAS PEKERJAAN YANG DI JALANI.
SEMONGA ADA MAFMATNYA.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
TERIMAKASIH
__ADS_1