
...💐💐💐...
...Dikatakan dalam sebuah hadis,...
...، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: ” مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ ”...
...Dari Anas bin Malik ra., ia berkata : Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda : “Barangsiapa yang suka diluaskan rezekinya dan ditangguhkan kematiannya, hendaklah ia menyambung silaturahim” (HR. Bukhari)...
...💐💐💐...
🌼🌼🌼🌼
“Sungguh mengagumkan seorang mukmin, Allah tidak memutuskan untuknya satu keputusan, kecuali hal itu baik baginya, jika ia mendapatkan kenikmatan, lalu ia bersyukur, maka itu baik baginya. Dan jika ia mendapatkan musibah, lalu ia bersabar, maka itu juga baik baginya”.
🌼🌼🌼
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Akhir-Akhir ini Sopy selalu merasa gelisah, dia meminta suaminya untuk mengantarkan ke rumah orang tuanya.
“Khairul pun tau kegelisahan istrinya, mungkin istrinya butuh dukungan dari orang tuanya saat melahirkan nanti.
Khairul pun mempersiapkan segala keperluan mereka, dan langsung berangkat menuju rumah mertuanya, tidak lupa dia mengabari mertuanya”.
“pak Ardi yang mendapat kabar dari menantunya sangat senang, dia langsung pulang dari kantornya dan mengabari istrinya.
Pak Ardi sangat menyayangi putri ya, apalagi sekarang dia akan punya cucu, terpancar wajah kebahagian yang sulit di lukiakan bertapa bagiannya pak Ardi.
Kurang dari satu jam mereka pun sudah sampai di rumah mertua nya, Khairul dan sopy di sambut bahagia oleh orag tuanya.
“Sopy langsung memeluk kedua orang tuanya, pak Ardi sangat senang dengan ke datangan mereka, sejak awal pernikahan putrinya.
Pak Ardi meminta Khairun tingal di rumahnya dan mau membantunya mengurus usahanya, Namun Khairul selalu menolaknya secara halus”.
“Khairul ga ingin hidup dalam bayang-bayang mertuanya, ia harus bertanggung jawab atas keluarganya .
Dia ingin berdiri dengan kakinya sendiri, dan Khairul ingin mendidik istrinya dengan caranya sendiri karna sejak ia mengambil perjanjian suci pernikahan maka ia bertanggung jawab sepenuhnya akan di diri Sopy.”
“Pak Ardi mempersilahkan anak dan menantunya itu untuk beriatrirahat.
Sopy mengajak suaminya kekamar yang sudah lama di tingalkanya, namun pak ardi tidak mengijinkan .
Karna sopy sedang hamil, pak ardi menyuruh putrinya untuk istirahat di kamar tamu yang ada di lantai satu dan barang-barang sopy serta keperluanya sudah di pindahkan ke kamar tamu .
Sopy pun menurut saja dia tau kekhawatiran orang tuanya jika ia harus turun naik tangga.
“di dalam kamar seperti biasanya Khairul akan mengelus perut buncit istrinya dia akan membacakan surat Al’Araf, ayat kursi, dan tiga surat terakhir dalam alquran.
Khairul pun sering menasehati sopy untuk selalu bersabar, dan membaca dalam hati surat Al ‘Araf saat melahirkan nanti .
Diceritakan bahwa saat syaidah fatimah hendak melahirkan, Rasulullah berpesan kepada seseorang yang menemaninya untuk membaca ayat kursi dan QS Al A’raf ayat 54.
__ADS_1
Ayat kursi adalah tak lain dari QS Al Baqarah ayat 255 yang berbunyi sebagai berikut:
اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Sedangkan ayat berikutnya adalah QS Al A’raf ayat 54 yang berbunyi sebagai berikut:
إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ ۗ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy.
Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya.
Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah.
Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.
Selain dua ayat tersebut, surat Al Falaq dan An Nas juga dianjurkan sebagai pelengkap.
Sebuah surat yang biasa dikenal dengan mu’awwidzatain, atau dengan kata lain sebagai surat yang dibaca untuk memohon perlindungan dari marabahaya.
Tak salah jika dua surat tersebut disebut sebagai ayat-ayat dalam Al Qur’an yang bisa memudahkan saat melahirkan.
“Pak Ardi dan istrinya sangat bahagia melihat keadaan putri tercintanya tidak terasa ada cairan kebahagian yang keluar dari mata nya.
Dia tidak menyangka putrinya yang keras kepala, manja, mau menang sendiri dan susah di atur kini menjadi anak yang penurut.
Pak ardi dan istrinya merasa sangat bersyukur dia merasakan kebahagian yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.”
Malam itu mereka makan bersama, pak Ardi melihat bagaimana menantu nya itu memperlakukan putrinya dengan penuh kasih sayang.
Dia merasa malu sudah puluhan taun dia menikahi istrinya tapi belum pernah ia memperlakukan istrinya seistimewa Khairul kepada putrinya .
Bahkan dalam hal-hal sepele sekalipun, pantas saja puryinya begitu menginginkan Khairul sampai, Shopy tak ingin menikah jika tidak sama khairul.
Pak Ardi baru melihat bagaimana istimewanya menantunya itu, dulu dia tidak menyangka pemuda sederhana seperti Khairul bisa membuat putrinya begitu tergila-gila.
Dan dia merasa bersyukur Khairul bisa menerima putrinya dengan segala kekurangan ya.
Dia pun merasa berhutang budi kepada menantunya itu bukan hanya karna telah menyelamatkan hidup putrinya, tapi dia telah membimbing putrinya menjadi wanita yang sholehah .
Pak Ardi sangat senang melihat penampilan baru putrinya, tutur katanya, cara berpakaiyanya, bahkan dia sekarang sangat menghormati nya, dia merasakan menjadi orang tua yang sangat di hargai.”
“Telpon Khairul berbunyi, kahirulpun langsung mengangkat telpon yang bertuliskan nama kakanya.
Alangkah terkejutnya Khairul saat kakanya memberi kabar bahwa ibu tercinta ya sedang di bawa ke rumah sakit.
Ibunya tak sadarkan diri, beliau di temukan tergeletak di kamar mandi oleh adik ya dengan kepala yang sudah mengeluarkan darah.
Tidak ada yang tau kejadian yang menimpah ibunya karna tidak ada orang di rumah, adik bungsunya sedang sekolah.
__ADS_1
Syarip pun menyalahkan Khairul karna telah meninggalkan ibunya sendiri, dan Khairul tak memberi kabar padanya kalau dia akan pergi.
Seandainya Syarip tau dia akan menyuruh istrinya menemani ibunya.
“Khairul pun merasa seluruh tulang nya lemas badan ya bergetar hebat saat mendengar kabar dari kakanya.
Dia pun ijin pamit untuk pergi ke rumah sakit,dia menitipkan istrinya pada mertuanya karna tidak mungkin dia membawa istrinya .
Apalagi kondisi istrinya sedang hamil tua, sebenarnya dia tak ingin meninggalkan istrinya dia takut terjadi sesuatu terhadap istrinya .
Tapi dia juga lebih tak ingin kalau sampai mengabaikan Ibu tercintanya, karna bagi Khairul ibunya adalah segalanya.
Surga seorang laki-laki ada pada ibunya
Surga itu dibawah telapak kaki ibu” arti dhahirnya adalah keridhaan ibunya yang mampu menghantarkan kedalam surga .
surga harus diraih dengan berprilaku rendah diri, patuh bagaikan meletakkan diri kita dibawah telapak kakinya.
Arti hakikatnya bahwa para ibu-ibu orang mukmin kelak disurga berada ditempat tertinggi bersama dengan Nabi Muhammad SAW .
dan setiap makhluk berada dibawah derajat tersebut,Maka puncak derajat para makhluk disurga berada kedudukannya berada dibawah telapak kaki para ibu, dengan demikian semua derajat yang terdapat didalam surga yang kelak dihuni orang-orang mukmin kesemuanya berada dibawah telapak kaki para ibu sebab keluhuran derajat mereka dialam surga. [ Faidh al-Qadiir III/477 ].
الجنة تحت أقدام الأمهات قال الطيبي قوله عند رجلها كناية عن غايةالخضوع ونهاية التذلل كما في قوله تعالى واخفض لهما جناح الذل من الرحمة الإسراء
“Surga itu dibawah telapak kaki ibu”.
At-Thiiby berkata “Ungkapan Nabi ‘dibawah telapak kakinya’ adalah kata kiasan dari bersikap patuh dan taat padanya secara totalitas sebagaimana keterangan dalam firman Allah Ta’alaa :
Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”
(QS. 17:24). [ Marqah al-Mafaatiih Syarh al-Misykaah XIV/224 ].
“Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”
(QS. 31:14)
Dalam ayat diatas syukur pada Allah artinya mensyukuri atas kenikmatan iman, sedang syukur pada kedua orang tua artinya mensyukuri atas jerih payahnya merawat, mendidik dan mengasuh kita semenjak kecil.
Tsufyan Bin ‘Uyainah berkata “Barangsiapa telah menjalani shalat lima waktu maka ia telah bersyukur kepada Allah, dan barangsiapa mendoakan kedua orangtuanya seusai shalat maka ia telah bersyukur pada keduanya”.
Dalam shahih al-Bukhari diriwayatkan dari Ibn Mas’ud, ia berkata “Saya bertanya kepada Rasulullah, ‘Apakah amal yang paling dicintai oleh Allah ?’ ,
Beliau bersabda, ‘Sholat pada waktunya’, Saya bertanya, ‘Kemudian apa lagi ?’, Beliau bersabda, ‘Berbakti kepada kedua orang tua’, Saya bertanya lagi, ‘Kemudian apa lagi ?’, Beliau bersabda, ‘Berjihad (berjuang) di jalan Allah’.
Kemudian Rasulullah mengkhabarkan bahwa berbakti kepada orang tua adalah amalan yang paling disukai oleh Allah setelah shalat yang merupakan paling agungnya tiang-tiang agama islam. “ (HR.Bukhari dan Muslim).
[ Al-Mausuuah al-Fiqhiyyah VIII/65 ].
“Pak Ardi menyarankan agar Khairul di antar mang darman sopir yang kerja di rumah pak Ardi, pak Ardi khawatir jika khairul membawa mobill sendiri dalam keadan seperti ini apalagi sudah malam.
Tapi Khairul menolaknya, dia hanya minta di kabari kalau terjadi sesuatu pada istrinya. dia pun meminta maaf karna telah merepotkan mertuanya.
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹