Taqdir Cinta

Taqdir Cinta
Isi Hati Khairunissa


__ADS_3

๐ŸŒป Isi hati Khairunissa ๐ŸŒป


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...Dari Abu Hirairoh r.a. dari Rasulullah ๏ทบ bersabda...


...โ€œBarang siapa yg tidak beradab kepada Allah dan tidak beradab kepadaku(Rasulullah) serta tidak beradab kepada orang โ€˜alim maka ia akan mati dalam keadaan suโ€™ul khotimahโ€...


...H.R.At-thobaroni & Al-Bazzar....


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท


Cinta ilahi itu mengalahkan akal.


Kekuatan tubuh itu dikendalikan oleh akal pikiran.


Kekuatan pikiran itu dikendalikan oleh hati.


Cinta yang ada di hati itu akan mengendalikan seluruh tubuh.


Bila cinta bersemi, maka semuanya akan larut.


Cinta yang membuat diri menjadi indah.


Cinta yang membuat kehidupan menjadi indah.


Cinta yang mendatangkan kebahagiaan dunia dan akherat.


๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ


Pagi itu suasana hati Nisa berbunga-bunga bagaimana tidak setelah sekian lama dia meninggalkan kampung halamanya, memendam rindu pada orang-orang yang dia sayangi, kini dia bisa berdekatan dengan orang yang selalu ada dalam doanya.


Jujur walau sebenarya kepergianya ke kalimantan selain ingin menuntut ilmu dari abah Sayuti dia juga ingin melupakan kerumitan masalah cintanya.


Tapi dia lupa masalah itu harus di hadapi bukan di hindari, karna sejauh apapun kita pergi, kalau memang masalah itu ada maka dia akan selalu menyertai kita.


Lari dari masalah hanya akan membuatnya semakin dihantui dengan masalah itu. Masalah itu ada untuk dihadapi. Bukan malah lari atau memilih untuk menghindari.


Nisa sadar ketika dia lari atau menghindarinya, masalah tersebut tak akan pernah selesai. Jalan satu-satunya kamu harus menghadapi.


Nisa yakin bahwa masalah yang dia alami itu pasti akan bisa dia lalui.


Nisa merasa tidak mampu untuk melewatinya. Tapi Nisa selalu ingat dan percaya, bahwa masalah yang diberikan kepadanya tak akan lebih dari batas kemampuannya.


Nisa pun juga selalu meyakinkan dirinya , bahwa masalah tersebut pasti segera akan terlewati. Sebab jika bukan dirinya yang menyakinkan dirinya bisa melewati, lantas siapa lagi?


Setiap masalah itu pasti akan berakhir dan terlewati. Yang perlu dia yakinkan hanya perlu meyakinkan diri.


Tak ada masalah yang tak menemukan solusi. Dan tak ada masalah yang tak menemui jalan akhir. Setiap masalah itu pastinya akan berakhir dan terlewati.


Nisa hanya perlu meyakinkan dirinya bahwa semua pasti bisa dia lewati. Dia hanya perlu menerimanya, menghadapinya, dan hingga pada akhirnya masalah tersebut berhasil Dia lewatinya.


Nisa tau Alloh memberikanya masalah bukan karena Alloh tidak menyayanginya. Justru karena Alloh menyayanginya maka Alloh memberikannya ujian. Ujian yang kelak bisa membuatnya menjadi pribadi yang lebih kuat lagi.

__ADS_1


Pribadi yang lebih tangguh lagi dalam menerima setiap ujian dan cobaan yang diberikan dalam hidup. Sebab pada akhirnya, masalah yang ada itu pasti akan memberikan pelajaran berharga kepadanya.


Dan dari ujian itu lah nantinya dia akan diangkat derajatnya menjadi pribadi yang lebih baik lagi ketika dia mampu melewatinya.


Nisa pun sadar dia harus menerima masalah dengan lapang dada, semua akan terasa lebih indah. Dan dia pun akan lebih mudah melewatinya.


Terkadang Nisa merasa tidak mampu dan tidak mau menerima dengan ikhlas setiap cobaan yang diberikan.


Terkadang Nisa saat ditimpa masalah selalu mengeluh dan mengeluh. Selalu berfikiran bahwa cobaan ini terlalu berat untuk dirinya. Bahwa masalah ini tak akan bisa dia hadapi. Tapi Nisa lupa seandainya dia mampu bersyukur dan mau menerima masalah dengan lapang dada, semua akan terasa lebih indah pada akhirnya.


Nisa pun tau kalau Bersyukur itu bukan hanya perihal nikmat yang diberikan saja. Masalah dalam hidup yang diberikan Alloh juga harus dia syukuri.


Sebab dari masalah itu lah nantinya dia akan banyak belajar. Apa yang terlihat buruk itu tak selamanya buruk. Bahkan dari hal buruk itu lah nyatanya banyak memberikan pengalaman yang baik.


Kini dia sudah mengambil keputusan bahwa dia tak ingin memikirkan perasan ya lagi, dia sudah menyerahkan urusan pernikahanya sama orang tuanya. Dia yakin orang tuanya tau yang terbaik buat ke bahagia nya.


Tapi sayang saat Nisa sudah mulai berdamai dengan perasan ya, kenapa laki-laki yang ingin ia lupakan malah hadir kembali dalam kehidupan ya, bahkan kini mereka akan sering bertemu setidaknya untuk beberapa hari kedepan.


Jujur tanpa dia sadari, entah sejak kapan perasan itu ada Nisa tak bisa memungkiri kalau dia memang mencintai Khairul, walau pun dia hanya menyimpan perasan ya di dalam doa.


Mencintai dalam doa hanya itu yang bisa Nisa lakukan dan Nisa tau, jauh sebelum dia terlahir ke dunia kisah yang demikian sudah tercatat dalam sejarah.


Seperti cinta sayyidina Ali dan siti Fatimah, sungguh indah kisah beliau, mencintai dalam doa dan penuh kesabaran, hingga akhirnya benar-benar satu dalam ikatan yang pasti.


Tapi Nisa juga tau, cinta yang demikian bukanlah hal mudah karena cinta dalam doa hanyalah bagi mereka yang percaya akan kekuatan doa, maka Nisa pun selama ini mencoba untuk selalu bersabar.


Nisa pun merasakan, memang tidaklah mudah mengungkap atau menyatakan cinta hanya sebatas doa semata, tapi itulah ungkapan cinta paling suci dan mulia dikala diri masih belum siap untuk bersama.


Selain bersabar Nisa pun selalu bersyukur, karena Allah masih menjaganya dalam cinta yang benar, dan dia terus bersemangat untuk meyertakan nama pujaan hatinya di dalam doa sembari mengiringinya dengan harapan terbaik, karena Nisa yakin jika memang baik maka Allah akan persembahkan untuknya.


Nisa selalu menjaga cintanya dalam doa, meski gemuruh di hati semakin menjadi karna rasa suka dan cinta yang teramat besar.


Allah telah merangkai suatu hal yang indah untuknya nanti, Allah tengah menyiapkan kisah terbaik untuk apa yang telah dia semogakan.


Karna itu Nisa selalu bersabar, dia selalu menjaga keyakinan ya kepada Allah, karena Dia adalah penguasa hati terhebat untuk jiwa-jiwa yang memiliki hati.


Nisa berusaha mendekati Allah sebelum dia benar-benar mendekati hatinya, agar kamu tidak pernah salah dalam mengambil langkah, hingga akhirnya Allah benar-benar memberinya kepastian terindahnya.


Nisa percaya kepada Allah dalam kesabarannya dengan terus berprasangka baik, dia selalu berusaha tenang dalam doanya, hingga akhirnya dia pun mengerti sebab apa Allah memberinya jalan yang kadang lamban atau sulit untuk bersatu dengan pujaan hatinya.


Karena segala sesuatunya memang butuh proses, termasuk cinta yang dia inginkan, maka nisa berusaha berpikir bijak dalam menunggu hingga akhirnya Allah memberikannya jawaban terbaik.


โ€œNis siapa yang sama abah, kayanya kamu kenal sama dia?โ€ suara Habibah menyadarkan lamunan Nisa.


โ€œoh itu Kang Khairul namanya, ga jauh kampunya dari kampung teteh, dia murid ya abah dulu dia lama kerja di sinihโ€ jawab Nisa pada Habibah.


โ€œlah kapan dia datang ke sinih, ko aku ga tau ya, apa jangan-jangan dia laki-laki yang melamar teteh ya?โ€


Tanya Habibah penuh curinga.


โ€œBukan dulu abah sama abi berniat menjodohkan teteh sama dia tapi, dia menikah sama orang lain dan teteh di lamar almarhum bang Rosid, mungkin kami ga jodoh! Jawab nisa mengenang masa lalu.


โ€œOh teryata dah punya istri padahal kan Habibah dah jatuh cinta saat pandangan pertamaโ€ kelakar Habibah sambil sedikit berbisik.


โ€œKenapa kamu mau sama dia, bilang aja sama abah siapa tau abah mau urusin urusan pernikahan kalianโ€ kata Nisa aga kesel.


โ€œIdih teteh, emang aku wanita apaan walau poligami di bolehkan Bibah masih mikir buat jadi yang ke duaโ€ Habibah menjelaskan pendirian ya.

__ADS_1


โ€œSiapa yang bakal jadi yang ke dua Bibah sayang, istri kang Irul dah lama meninggal saat dia melahirkan Anaknya dulu, dan semenjak itu dia belum menikah lagi bahkan dia ga pernah punya hubungan sama wanita, semenjak istrinya meninggal, teteh tau karna adik kang Irul mondok di pesantren abi, dia sering cerita ke tetehโ€ ucap Nisa menjelaskan kepada Habibah.


โ€œOh teryata duda, tapi ga apa-apa lah pesonaya jauh lebih mempesona dari kebanyakan lajangโ€ ucap Habibah sambil cengengesan.


โ€œDah jangan centil, tar dia ilfil sama kamu, ingat kang Irul itu ga sama kaya kebanyakan pria, dia menjaga pandangan ya, dan sudah pastinya dia juga Ingin pendamping hidup yang terbaik untuk di jadikan istriโ€ Nisa mencoba menasehati Habibah.


โ€œTapi teteh yakin. ga mau berusaha untuk mewujudkan perjodohan kalian, Bibah meliahat ada pancaran cinta yang kalian sembunyikan, tapi Bibah juga bukan anak kecil Bibah bisa liat pancaran cinta itu di mata kalian berduaโ€ Habibah memberi saran.


โ€œJujur sebenarnya kalau di tanya tentang masalah cinta teteh belum tau, karna teteh sendiri Tidak tau secara pasti bagaimana mencintai dan di cintai oleh laki-laki yang teteh tau di dalam hidup teteh belum pernah ada laki-laki yang mengetatkan hati teteh selain Khairul, bahkan calon suami teteh dulu almarhum kang Rosid sekalipun.


Hanya ada satu nama yang selalu teteh nyanyikan dalam lantunan doa teteh yaituh Khairul. Tapi teteh juga tau apa yang kita harapkan belum tentu baik buat hidup kita tapi yang Alloh pilih kan pasti yang terbaik, oleh sebab itu teteh menyatakan semua urusan ya Pada Allohโ€ tutur Nisa memberi pengertian Habibah.


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ


Cinta Ilahi itu menjaga perasaan Allah.


Patuh pada perintah-Nya, jangan sampai Allah marah.


Taat menjauhi larangan-Nya, jangan sampai Allah marah.


Menerima semua taqdir-Nya, jangan sampai Allah marah.


Syukur dalam nikmat, agar Allah senang.


Sabar dalam ujian, agar Allah ridho.


Ikhlas menerima taqdir, agar Allah tersenyum.


Cara Allah menyayangimu bukan dengan meringankan masalahmu, tapi dengan menguatkan jiwamu sehingga sehebat apapun masalahmu kau tetap bertahan dan tak menyerah.


Cara Allah menyayangimu bukan dengan mengurangi beban yang kau pikul, tapi dengan mengokohkan pundakmu, sehingga kau mampu memikul amanah yang diberikan kepadamu,


Cara Allah menyayangimu mungkin tak dengan memudahkan jalanmu menuju sukses, tapi dengan kesulitan yang kelak baru kau sadari bahwa kesulitan itu yang akan membuatmu semakin berkesan dan istimewa.


Hidup itu butuh masalah supaya kita punya kekuatan.


Butuh pengorbanan supaya kita tahu cara bekerja keras.


Butuh air mata supaya kita tahu merendahkan hati.


Butuh dicela supaya kita tahu bagaimana cara menghargai.


Butuh tertawa supaya kita tahu mengucap syukur,


Butuh senyum supaya tahu kita punya cinta,


Butuh orang lain supaya tahu kita tidak sendiri.


Beberapa luka tidak diciptakan untuk sembuh, tidak pula untuk menetap.


Jika ia berakhir dengan ke ikhlas, ia akan lahir menjadi cahaya yang itu adalah hadiah terindah dari Allah.


Berbahagialah pada taqdir dengan penerimaan yang tulus, Sungguh mengajari hati berbaik sangka itu Indah.


Semoga kita semua diberikan keselamatan, kesehatan, kekuatan, kesabaran dan berkat yang melimpah, Aamiin.


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ

__ADS_1


Semoga ada pelajaran yang bisa kita petik.


Terima kasih.


__ADS_2