Taqdir Cinta

Taqdir Cinta
Mampir di rumah Ana


__ADS_3

🌸 Mampir di rumah Ana 🌸


...🌺🌺🌺


...


..."Jika istri shalehah, rumah tangga pun menjadi baik walaupun suami seperti Fir'aun. Jika istri rusak, rumah tangga pun menjadi rusak, walaupun suami seorang nabi. Karena itu, hantarkanlah wanita menjadi istri shalehah."


...


...-Syaikh Ali Al-Huyerini


...


...(Ulama & Sastrawan Timur Tengah)


...


...🌺🌺🌺


...


☘☘☘☘☘


Memandang hina kepada orang lain adalah merupakan sifat makhluk pertama yang kufur pada Allah Taala yaituh iblis,hanya kerana dia memandang hina kepada Nabi Adam a.s dicipitakan dari tanah.


Maka jangan pernah suka menghina orang lain,


Jangan mengaku mengatakan membenci iblis sedangkan sifat iblis masih kita diamalkan.


☘☘☘☘☘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Hari terus berlalu meninggalkan kenangan yang telah Terlewatkan semua yang berlalu tak akan kembali dan yang akan datang Masih menjadi misteri, hidup itu bukan hanya tentang keinginan atau tentang harapan yang harus menjadi kenyataan. Hidup itu dijalani, menjalani takdir yang telah tertulis dalam suratan Ilahi,


Suka duka itu biasa dia akan datang silih berganti, Bahagia itu kita yang ciptakan karena Bahagia Itu Sederhana, Jika hati kita puas dengan apa yang kita lakukan, hati kita akan merasakan kebahagiaan.


Dan terkadang kebahagiaan itu datang setelah kita melewati ujian dari Allah subhanahu wa ta’ala. Yakinlah tak selamanya hujan itu turun begitu pula dengan kemarau pasti akan ada hujan setelah kemarau panjang, akan Terbit Terang setelah gelapnya malam.


Setelah sepulang salat Isya dari Masjid Khairul tak langsung pulang ke rumahnya nya, ia singah di rumah sepupunya Alfiana, Hafid sengaja mengajak Irul ke rumah nya karena ingin mengobrol.


Sudah lama Hafidz tidak ngobrol dengan sahabat apalagi sebentar lagi Khairul akan pergi ke Kalimantan seperti biasa mereka selalu bercanda bercerita kata-kata tentang masa lalu dan tidak lupa selalu bertukar ilmu.


Ana pun datang membawakan minuman dan makanan untuk mereka berdua, Irul pun menanyakan kabar Ana juga perkembangan janin yang ada di dalam rahimnya.


Khairul pun pamit kepada mereka berdua, tiga hari lagi akan berangkat ke Kalimantan, dia ingin sowan ke rumah gurunya.


“Mudahan akang dapat jodohnya di sanah, akang nikah sama orang kalimantan aja kang” ucap Ana tiba-tiba.


“hus, ko gitu amat doanya, tar kalau kakamu ga pulang-pulang, batu tau.” timpal Hafidz sambil mencubit hidung istrinya.


“Iya habis kalau sama orang sini di tikung terus sih” ucapp ana sambil tersenyum-senyum.


Khairul tersenyum, dia tau kalau Ana sedang mengodanya, dia pun sadar arah tujuan dari pembicaraan Ana.


“Setiap orang memiliki garis hidup masing-masing. Tinggal bagaimana kita berusaha dan berikhtiar karena tidak ada usaha yang sia-sia.

__ADS_1


Sebagai seorang yang beriman, harus kita yakin bahwa hanya Allah SWT yang menentukan jodoh kita. Ada yang perlu kita pahami bersama bahwa jodoh merupakan ketentuan Allah.


Ada orang yang dimudahkan jodohnya, ada pula yang harus berjuang, berkorban perasaan, dan berliku untuk bertemu dengan jodohnya.


Ada yang menikah di usia muda belia, ada pula yang menikah di usia sudah mendekati senja. Ada yang dipertemukan jodohnya di dunia, ada pula yang sendirian hingga tiba masa kematiannya.


Jodoh memang rahasia Allah, segala yang terkait dengannya merupakan misteri bagi kita semua. Siapa jodoh kita dan dari mana asalnya, hanya Allah yang tahu semuanya.


Demikian juga dengan waktu pernikahannya, kita tidak bisa menebaknya. Yang ada hanyalah ikhtiar kita untuk menuju ke gerbang pernikahan.


Syukur alhamdulillah bagi yang sudah bertemu dengan jodohnya, sudah menikah, dan menjalani hidup bersama kekasih belahan jiwa.


Sebuah karunia yang patut disyukuri dengan segenap hati. Separuh agama telah sempurna, mari pelihara yang separuh lagi dengan bertakwa kepada-Nya.


“Bila seorang hamba menikah, maka sesungguhnya ia telah menyempurnakan separuh agama. Maka hendaklah ia bertakwa pada Allah dalam separuh yang lainnya.” (HR. Baihaqi)


Bersabarlah bagi yang belum bertemu dengan jodohnya, belum menikah, dan menjalani hidup seorang diri tanpa kekasih yang menemani.


Sebuah ujian yang perlu dihadapi dengan sabar dan tabah dalam menghadapinya.


Siapkan diri terlebih dahulu agar lebih matang dan mantap melangkah ke arah pernikahan. Semoga Allah segera mempertemukan Akang dengan jodoh akang.


Bila ternyata di dunia ini Allah menakdirkan hidup akang sendiri, bukan berarti akang ga ada jodohnya selama kita taat pada-Nya, kelak akan mendapatkan balasan.


Bila di dunia tidak bertemu dengan jodoh kita, bisa jadi di akhirat nanti Allah menyediakan jodoh yang lebih baik bagi kita. Hanya Allah yang tahu segalanya.” Ucap Irul menjelaskan kepada Ana.


“Iya kumaha akang weh(iya gimana akang aja), jawab Ana sambil tersenyum.


“Di dengerin apa yang di katakan kakamu itu memang benar, jangan risaukan apa yang bukan bagian kita, urusan jodoh dah Alloh jamin, yang harus kita risaukan itu sesuatu yang Alloh belum jamin, yaituh ridhonya Alloh.” Ucap Hafidz menambahkan.


“Idih merajuk, dah jangan mayun tar hilang cantiknya” goda Hafidz pada istrinya, sambil menarik Ana Hinga ana menyandar di bahu suaminya itu.


Khairil yang melihat tingkah laku pasangan suami istri itu tersenyum sendiri “Akang ga tau sejak kapan kalian saling mencintai, tapi alhamdulillah akang bersyukur, Hafidz yang menjadi suamimu An, akang ga yakin ada laki-laki yang tahan sama sipat manjamu itu selain Hafid.” Khairul menimpali omongan mereka berdua.


“Jagan berlebihan juga kali akang, akang aja ga tau gimana manjanya sahabat akang yang satu ini apalagi kalau di…….., astagfirullah keceplosan” ucap Ana sambil menutup mulut ya mengunakan kedua tangan ya.


“Hem, sensor ga boleh ngomong gitu depan jomlo” jawab Hafidz sambil meletakan jarinya di mulut mungil istrinya itu.


“Dah ah, akang mau pulang, bahaya bisa ternoda jiwa kepolosan akang kalau lama-lama Denger kemesraan kalian,” ucap Khairul sambil berdiri dan mengucapkan salam, dan pergi meninggalkan Hafidz dan istrinya.


🍂🍂🍂


Sepeningalal Khairul Hafidz dan Ana pun masuk dalam kamar, seperti biasa setelah menjalani wiridz ya Hafidz mengajak istri tercintanya itu tidur.


“Kang, Kadang Ana suka ngerasa kasian sama kang Irul” ucap ana sambil memeluk suaminya itu.


“Emang kenapa sama Irul, jawab Hafidz sambil memeluk istrinya tak kalah eratnya.


“coba akang pikir, dulu dia pacaran sama Azizah, malah kang syarip yang nikahin Azizah, terus sekarang dia mau nikah sama Halimah eh malah nikahnya sama kang Hidayat, apa dia ga ngerasa Risih ya, orang-orang terdekat ya menikah dengan wanita-wanita yang pernah singgah di hatinya” Ana menjelaskan pada suaminya.


“Udah ah dah malam, kita doin aja yang terbaik buat akang kesayangan mu itu, Akang yakin Khairul bisa melewati ujian hidupnya, semakin manusia. Itu dekat sama Alloh maka akan semakin berat juga ujian ya,” jawab Hafidz sambil menarik selimut menutupi tubuh mereka berdua.


“Ih akang Ana belum ngantuk, temanin Ana ngobrol dulu ya akang sayang!” pinta Ana pada suaminya itu sambil menyembunyikan kepalanya do balik ketiak suaminya.


“ya udah akang temanin bentar tapi akang minta jatah malam ini ya” balas Hafidz sambil mencium kening istrinya .


“ idih akang ga bosen apa, ga kasian apa perut istrinya dah buncit juga.”ucap ana sambil memukul dada suaminya.

__ADS_1


“Akang ga akang bosen sama bidadari cantik akang, jangan salahkan akang salahin aja kenapa kamu punya wajah secantik bidadari” goda Hafid pada istrinya.


“ idih gombal malu, Ana dah ga bakal terbuai sama gombalan akang” jawab Ana sambil melepas pelukan suaminya itu.


“Akang ga bisa gombal sayang, apa yang akang bilang itu memang keyatan, caba kamu liat bintang di langit sana aja minder sama kecantikan istri akang ini,” ucap Hafidz sambil menarik istrinya kembali dalam pelukan ya.


“Aha akang bisa aja, bikin istrinya melanyang-layang” jawab Ana sambil memeluk erat suaminya.


Hafidz pun mencium kening istrinya, membisukan kata-kata cinta di telinga instri tercintanya itu dia mulai melepaskan satu persatu pakayan mereka, malam yang sunyi menjadi saksi, kebahagian dua insan yang salin mencintai itu.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


...☘☘☘


...


...“Barangsiapa yang tidak suka mengadap kepada Allah ketika halusnya pemberian kurnia Allah [nikmat], maka akan diseret supaya ingat kepada Allah dengan rantai ujian [musibah].”


...


...Ada dua perkara yang menjadikan seorang hamba itu akan taat dan mengadap kepada Allah,


...


...1. Datangnya nikmat dari Allah pada dirinya, sehingga dia bersyukur dan taat kepada Allah.


...


...2. Datangnya macam-macam musibah dan bencana pada dirinya atau hartanya, lalu ia sedar dan kembali kepada Allah.


...


...Terkadang musibah itu juga menjadi sebab ia meninggalkan ketergantungan ya pada dunia dan hanya bergantung pada Allah. Karna yang diinginkan Allah pada hambanya itu kembalinya hamba kepada Allah dengan cara menurut [sukarela] atau dipaksa.


...


...Barangsiapa yang tidak suka sadar dan ingat kepada Allah ketika sehat dan murah rezeki, maka akan dipaksa supaya ingat kepada Allah dengan tibanya musibah [bencana].


...


...Kesimpulannya, kedua-duanya merupakan jalan kita sebagai hamba untuk kembali kepada tujuan hidup kita bagi memperoleh keredhaan Allah di dunia dan di akhirat. Maka, perlukah kita berputus asa dan berdukacita dengan ketentuanNya?


...


...Al-Hikam, Al-Imam Asy-Syeikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari رحمة الله تعالى ~


...


...☘☘☘


...


Ma’af baru bisa up, ana kerja malam jadi tidak punya bayak waktu, mudahan tulisan ana ada mampatnya.


TERIMA KASIH.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


__ADS_2