Taqdir Cinta

Taqdir Cinta
Berusaha tegar


__ADS_3

...๐ŸŒป๐ŸŒธ๐ŸŒผ๐ŸŒธ๐ŸŒป...


...23.Al-Mu'minลซn : 43...


...ู…ูŽุง ุชูŽุณู’ุจูู‚ู ู…ูู†ู’ ุฃูู…ู‘ูŽุฉู ุฃูŽุฌูŽู„ูŽู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูŽุณู’ุชูŽุฃู’ุฎูุฑููˆู†ูŽ...


...Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan ajalnya, dan tidak (pula) menangguhkannya.


...


...๐ŸŒป๐ŸŒผ๐ŸŒธ๐ŸŒผ๐ŸŒป...


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


Cara Allah menyayangimu bukan dengan meringankan masalahmu, tapi dengan menguatkan jiwamu sehingga sehebat apapun masalahmu kau tetap bertahan dan tak menyerah.


Cara Allah menyayangimu bukan dengan mengurangi beban yang kau pikul, tapi dengan mengokohkan pundakmu, sehingga kau mampu memikul amanah yang diberikan kepadamu.


Cara Allah menyayangimu mungkin tak dengan memudahkan jalanmu menuju sukses, tapi dengan kesulitan yang kelak baru kau sadari bahwa kesulitan itu yang akan membuatmu semakin berkesan dan istimewa.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป


Acara tahlilan di rumah Pak Ardi pun telah selesai. Khairul pamit kepada mertuanya karena dia tak bisa berlama-lama.


Baru saja Khairul masuk ke dalam mobil, tiba-tiba teleponnya berdering, Khairul pun mengangkat telepon yang bertuliskan nama kakaknya.


Khairul pun tak bisa berkata-kata, saat mendengar kabar duka, dunia seakan tidak bersahabat dengannya.


Ujian bertubi-tubi mendatanginya, belum kering luka ditinggal istrinya, sekarang wanita yang sangat Dia cinta pun meninggalkannya.


Hatinya hancur redam, Bagaimana tidak. Dua wanita yang dia cintai pergi saat dia tidak ada disisinya, seakan dunia mempermainkan nya, tapi Khairul tahu semua adalah Takdir Ilahi.


Khairul langsung pergi sampai, dia lupa mengabarkan mertuanya, kabar duka yang diterima pikirannya kalut dadanya terasa sesak tergores luka yang tak terlihat.


Sesampainya di rumah. tangis Anisa pecah di pelukan Khairul.


Ingin rasanya Khairul Pun Menangis tapi dia berusaha Tegar di depan adiknya, dia berusaha menenangkan adiknya dia tak ingin ada air mata yang jatuh membasahi jenazah ibunya tercinta.


Khairur menjelaskan kepada adiknya


Terkait dengan hukum menangisi mayat, mayoritas ulama berpendapat bahwa menangisi mayat itu hukumnya boleh, asal tidak disertai ratapan dan pekikan.


Imam Thabrani meriwayatkan dari Abdullah bin Zaid mengatakan: โ€œDiberi keringanan menangis itu, jika tidak disertai ratapan.


Adapun tangis yang berkelanjutan dan disertai pekikan, maka demikian itu salah satu sebab tersiksanya dan pahitnya pendertiaan si mayat.


Diterima dari Ibnu Umar RA bahwa tatkala Umar ditikam ia tidak sadarkan diri, maka ditangisi orang. Setelah itu ia sadar dan berkata:


"Tidakkah tuan-tuan tahu bahwa Rasulullah Saw bersabda:


โ€œSesungguhnya mayat itu akan disiksa karena ditangisi oleh orang yang hidup.โ€


Maksudnya adalah mayat merasa sedih dan tersiksa karena tangisan keluarganya, karena ia akan mendengar tangis dan melihat apa-apa yang mereka lakukan, bukankah si mayat akan dihukum dan disiksa disebabkan tangis keluarganya, karena dosa seseorang tidaklah akan dipikul oleh orang lain.


Kemudian ada beberapa hadits shahih yang menunjukkan bahwa mayit disiksa karena tangisan keluarganya. Muncullah kerancuan dalam memahami hal ini sehingga para ulama pun berselisih.


Sementara bagi keluarga yang menangisi mayat dengan ratapan yang berkelanjutan dan pekikan yang tidak sewajarnya, maka Umar bin Khattab, Abdullah bin Umar dan mayoritas ulama berpendapat bahwa mayat disiksa karena tangisan keluarganya.


Namun siksa tersebut dipahami (ditakwil) dengan makna lain sehingga tidak bertentangan dengan hukum asal.


Dari Abdullah bin Umar, ia berkata Rasulullah Saw bersabda:


ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู’ู…ูŽูŠูู‘ุชูŽ ู„ูŽูŠูุนูŽุฐูŽู‘ุจู ุจูุจููƒูŽุงุกู ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู

__ADS_1


โ€œSesungguhnya mayat akan disiksa karena tangisan keluarganya padanya.โ€ (HR Bukhari dan Muslim)


Dalam hadis lain disebutkan:


ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู’ู…ูŽูŠูู‘ุชูŽ ูŠูุนูŽุฐูŽู‘ุจู ุจูุจูŽุนู’ุถู ุจููƒูŽุงุกู ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู


โ€œSesungguhnya mayat disiksa karena sebagian tangisan keluarganya padanya.โ€ (HR Bukhari)


Dari penjelasan di atass maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:


Mayat itu disiksa karena tangisan yang dinilai terlarang (haram) yang dilakukan oleh keluarganya, seperti dengan menampar pipi, merobek saku baju dan seperti menentang (ketentuan) Allah SWT. Sedangkan jika tangisannya itu bukan tangisan haram, maka si mayat tidak disiksa.


Khairul pun bergegas mengambil air wudhu dia pun membacakan Surat Yasin yang pahalanya dihadiahkan untuk ibunya .


Dia sudah tak memperdulikan sekelilingnya, Dia sedang meratapi duka lara di dalam hati Walaupun dia berusaha Tegar didepan keluarganya sebenarnya hatinya Rapuh, jiwanya hancur.


Tapi dia sadar hidup itu tu akan berjalan mengikuti takdir yang sudah ditentukan, yang telah tertulis di Lauhul Mahfudz.


Dia sebagai hamba hanya bisa menjalani yang sudah tertulis dan berusaha untuk sabar dan bertawakal.


Untuk menjalani ini takdir baik maupun buruk, dia pun hanya bisa berdoa. karena dengan doa apapun bisa terjadi kalau sang pengabul doa menghendaki


๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป


Pagi itu Ustadz Sholeh dan Khairunnisa pun bertakziah, malam itu setelah mendapat kabar tentang meninggalnya Ibunya Khairul.(takziah berarti menghibur, menyatakan bela sungkawa, menyampaikan duka cita, dan menyabarkan keluarga orang yang meninggal.


Imam an-Nawawi dalam al-Adzkar ab-Nawawiyyah


Takziah hakikatnya adalah tashabbur (mengajak sabar), menyampaikan hal-hal yang dapat menghibur keluarga orang meninggal, meringankan kesedihannya, dan memudahkan urusan musibahnya.


Hukum takziah sendiri adalah sunnah.


Ia mercakup urusan amar makruf dan nahi. Ia juga termasuk ke dalam firman Allah, Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran,


(QS. Al-Maidah [al-Maidah [5]: 2).


Dari definisi an-Nawawi di atas dapat ditarik beberapa poin sekaligus tujuan dari takziah.


Pertama, hukum takziah adalah sunnah alias dianjurkan.


Hukum ini tentu harus dibedakan dengan mengurus jenazah yang hukumnya fardhu kifayah.


Artinya, walau jenazah sudah ada yang mengurus, takziah tetap disunnahkan.


Dasarnya adalah saling menolong antar sesama muslim dalam kebaikan dan ketakwaan, sebagaimana firman


berikut:ูˆูŽุชูŽุนุงูˆูŽู†ููˆุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุจูุฑู‘ู ูˆูŽุงู„ุชู‘ูŽู‚ู’ูˆู‰ ูˆูŽู„ุง ุชูŽุนุงูˆูŽู†ููˆุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฅูุซู’ู…ู ูˆูŽุงู„ู’ุนูุฏู’ูˆุงู†ู


Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran,


(QS. Al-Maidah [al-Maidah [5]: 2). Tolong-menolong, termasuk takziah, juga didasari oleh hadis Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam:


ูˆูŽุงู„ู„ู‡ู ูููŠ ุนูŽูˆู’ู†ู ุงู„ุนูŽุจู’ุฏู ู…ุง ูƒุงู†ูŽ ุงู„ุนูŽุจู’ุฏู ููŠ ุนูŽูˆู’ู† ุฃุฎูŠู‡ Artinya:


Sesungguhnya Allah akan menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya, (HR. Abu Dawud).


Kedua, takziah bukan sekadar menengok atau melayat orang yang meninggal, melainkan juga mendorong keluarga yang ditinggalkan untuk bersabar, berteguh hati, dan menerima musibah kematian orang terdekatnya.


Ketiga, takziah bertujuan untuk menghibur dan membesarkan hati keluarga si mayit.


Keempat, takziah diharapkan mampu mengurangi kesedihan dan meringankan musibah keluarga yang ditinggalkan.


Adapun cara mengurangi kesedihan dan meringankan musibah tentu bermacam-macam, mulai membantu mengurus jenazah, menyiapkan keperluannya, hingga memberikan bantuan materi.


Sebab kebutuhan materi dalam pengurusan jenazah, terutama di zaman sekarang ini, tak lagi dapat dikesampingkan.

__ADS_1


Kelima, takziah juga mencakup amar makruf dan nahi. Sementara amar makruf-nahi didasari oleh ayat, Dan hendaklah di antara kalian ada segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang maโ€™ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung, (QS. Ali โ€˜Imran [3]: 104). Atas dasar itu, takziah hendaknya tidak mengabaikan dua hal tersebut.


Sehingga, perbuatan yang dianggap tidak pantas, bahkan mungkar tak semestinya ada pada saat bertakziah.


Keenam, takziah juga bertujuan untuk mendoakan dan memohon ampunan bagi si mayit.


Sebagaimana diketahui, terdapat sejumlah riwayat yang memuat tentang doa-doa khusus bagi mayit, baik yang dibaca dalam shalat jenazah maupun di luar shalat jenazah.


Contohnya seperti doa allahummaghfir lahu warhamhu ..)


Begitupun Pak Ardi dan istrinya, tidak lupa dia membawa Halimah pun bertakziah mereka berangkat dari subuh sehingga pagi itu mereka sampai di rumah Khairul.


Setelah selesai mengurus pemakaman ibundanya Khairul masih setia di Pusara ibundanya. Khairul tidak sadar ada 3 wanita cantik yang sedang memperhatikannya, memandang iba kepada dirinya.


Tiba-tiba Halimah menghampiri Khairul dia tahu apa yang dirasakan Khairul sekuat dan setabah nya Khairul Khairul tetaplah Manusia Biasa, dia punya perasaan.


Dan dia pun punya hati, belum lama dia ditinggal istri tercintanya sekarang dia mendapat kenyataan ditinggal oleh ibundanya.


Halimah sengaja menggendong Farid Halimah sengaja menggunakan Farid untuk menguatkan Khairul .


Dan memberitahu kepada Khairul bahwa dia harus segera Bangkit dari keterpurukan masih ada orang-orang yang butuh kasih sayangnya.


Khairul pun bangkit dan mengambil Farid dari gendongan Halimah, dia mencium putranya Putra peninggalan dari istri tercintanya .


Ada perasaan sakit terbesit di hati Nisa, dia belum mengenal Siapa wanita yang menghampiri Khairul tapi bagi Nissa wajah itu tidak asing.


Sebenarnya Nisa sudah menanyakan kepada Azizah, Siapa wanita yang begitu mirip dengan shopy tapi Azizah pun baru pertama melihat wanita yang ditanyakan Nisa .


Karena setahu Azizah shopyanak tunggal dari Pak Ardi Jadi tidak mungkin wanita Itu adalah saudaranya shopy.


Jauh di balik hatinya Nisa merasa cemburu, tapi dia sadar Dia tidak punya hak untuk itu.


begitupun Azizah sejak kepulangan Khairul dari Bandung Khairul tidak banyak bicara


Dia lebih banyak termenung dia lebih sering menghindar tapi tidak dengan wanita yang baru dilihatnya itu Khairul begitu hangat dan terlihat sangat akrab.


Lain halnya dengan Ana, dia yang sudah mengenal Halimah sejak lama. dia langsung menghampirinya Dia pernah bertemu Halimah di rumah Sopy di Bandung saat mereka ke rumah Sopy dulu .


โ€œAduh gantengnya keponakan bibiโ€ ucap Ana sambil mengambil Farid dari gendongan Hairun.


Tidak lupa Ana pun menanyakan kabar kepada Halimah, Ana yang sejak tadi kerisauan hati Nisa.


Memperkenalkan Halimah kepada Nisa dan Azizah tidak lupa juga Ana memperkenalkan Farid kepada mereka.


Khairul yang merasa tidak enak dia pun pamit dan berjalan menghampiri adik tercintanya dia merasa tidak nyaman dengan wanita-wanita cantik yang ada di sekelilingnya. Irul pun tahu dengan pandangan tidak suka kakaknya Sharif.


Irul sudah berusaha untuk menghindari Azizah sudah tidak ada perasaan cinta di hatinya dia sudah bisa menganggap Azizah sebagai kakak iparnya.


Yang ada di hatinya hanya mendiang istrinya dia merasa dia adalah laki-laki paling bodoh karena dia telah menyia-nyiakan cinta istrinya yang begitu besar kepadanya.


Seandainya waktu itu bisa diputar kembali Ingin rasanya Dia membahagiakan istrinya menebus segala kesalahannya.


Dia pun berharap kepada Tuhan untuk bisa menyatukannya kembali di Jannah dengan kekasih halalnya itu.


Anisa yang sedang digandeng Khairul tau apa yang dirasakan kakaknya, dia bukan anak kecil lagi.


Anisa sudah menginjak remaja dia Juga bisa melihat Kalau TehNisa dan teh Halimah memiliki perasaan kepada kakaknya.


Sejak tadi Anisa melihat kedua wanita cantik itu mperhatikan kakanya.


๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป


Maaf ga bisa nulis bayak mudahan kita dapat keberkahan di hari jum'at yang penuh berkah ini.


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2