Taqdir Cinta

Taqdir Cinta
Kumpul keluarga


__ADS_3

🌺 Kumpul keluarga 🌺


......🌷🌷🌷...


.........


......Barangsiapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), maka hendaklah ia menyambung (tali) silaturahim.”...


.........


......(HR. Muttafakun ‘alaih dari Anas bin Malik r.a)...


.........


......🌷🌷🌷...


.........


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Kesombongan menyebabkan seseorang mengingkari atau sulit menerima kebenaran kerana beranggapan yang menyampaikan kebenaran tersebut berasal dari seseorang yang lebih rendah darinya. Terimalah kebenaran dari siapapun bahkan dari seorang anak kecil sekalipun.


Orang yang selalu mempunyai hubungan dengan Allah Subhanallahu wa Taala, maka Allah akan penuhi hatinya dengan rahmat dan ketenangan di setiap waktu.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Pulang melaksanakan sholat Dzuhur, Khairul masuk ke kamarnya, iya teringat nasihat gurunya iya pun membuka kitab ayuhal walad karya imam ghojali.


Khairul mulai membaca:


Wahai anak ku Nasehat itu mudah, yang sulit adalah menerimanya; Hal ini terasa pahit oleh hawa nafsu yang berhubungan dengan segala yang terlarang. Termasuk dikalangan penuntut ilmu yang mencampakkan-buang waktu dalam mencari kebesaran diri dan kemegahan duniawi.


Ia memperkirakan didalam ilmu yang tak bersari informasi yang terkandung keselamatan dan kebahagiaan, dan ia menyangka tak perlu beramal. Inilah kepercayaan filsul-filsuf.


Ia tidak tahu bahwa ketika ada pada seseorang ilmu, maka ada yang memberatkan, seperti yang disabdakan Rasulallah saw:


“Orang yang beratus siksa di hari kiamat orang yang berilmu namun tidak mendapat manfaat dari ilmunya itu.”


Wahai anak! Janganlah engkau hidup dengan kemiskinan dan kehilangan kemauan kerja. Yakinlah bahwa ilmu tanpa amal sendiri-mata tidak akan menyelamatkan orang.


Jika disuatu medan pertempuran ada seorang yang berani berani dengan persenjataan lengkap dihadapkan dengan singa yang galak, dapatkah senjatanya melindungi dari bahaya, jika tidak diangkat, dipukulkan dan ditikamkan? Tentu saja tidak akan menolong, kecuali dicabut, dipukulkan dan ditikamkan.


Demikian pula jika seseorang membaca dan mempelajari seratus ribu masalah ilmiah, jika tidak diamalkan maka kemungkinan akan mendatangkan faedah.


Wahai anak! Berapa malam engkau berjaga guna mengulang-ulang ilmu, membaca buku, dan engkau haramkan tidur atas dirimu. Aku tak tahu, apa yang menjadi pendorongmu.


Jika menjadi pendorongmu adalah kehendak mencari materi dan mengejar dunia atau mengejar pangkat atau mencari kelebihan atas kawan sendiri, maka malanglah engkau.


Namun jika yang mendorongmu adalah keinginan untuk menghidupkan syariat Rasulallah saw dan menyucikan budi pekertimu serta menundukkan nafsu yang tiada ajakan kepada kejahatan, maka mujurlah engkau.


Benar sekali kata seorang penyair, “Biarpun kantuk menyiksa mata, Akan percuma sendiri-mata jika tak karena Alloh sendiri”.


Wahai anak! Hiduplah semaumu, namun ingat! bahwasanya engkau akan mati. Dan cintailah siapa yang disukai, namun ingat! engkau akan berpisah dengannya. Dan peringatanlah seperti yang engkau kehendaki, namun ingat! Kamu pasti akan menerima balasannya nanti.


“Asalamualaikum” terdengar salam dari luar kamar.


“ Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh” jawab Khairul membuka pintu kamar.


“kang ,kang Syarip, sama kang Hidayat dah datang, mereka nayain akang” ucap Anisa memberi kabar kakanya tentang kedatangan saudara-saudaranya.


“Oh iya Nis tar akang temuin mereka akang ganti baju dulu bentar, Halimah bawa farid ga soalnya tadi malam akang telpon Hidayat suruh bawa farid” tanya Khairul.


“Iya kang Teh Halimah bawa anak akang, mertua akang juga datang” jawab nisa pada kakanya.


“ya udah bilangin mereka akang ganti baju dulu.” Ucap Khairul.


🍂🍂🍂


Setelah Menganti baju Khairul pun menemui saudara-saudaranya, mereka sengaja menemui Khairul, besok pagi Khairul akan berangkat ke kalimantan, setelah mengalami saudara-saudaranya Khairul langsung mengambil anaknya dari gendongan Halimah.


Ada perasan cangung yang Khairul rasakan saat bertemu dengan Halimah untuk yang pertama kalinya setelah, Halimah menikah dengan adiknya, dia harus menjaga perasan adiknya dia tidak mau,


Menjadi sumber masalah dalam Rumah tangga adiknya.


Begitu pun dengan Kang Syarip, Khairul selalu berhati-hati, sebenarnya dia tidak ingin berada dalam situasi seperti ini, dia ingin keadanya normal, dia ingin Hubungannya normal seperti yang lainya.


Selama ini, selalu ada kecangungan antara dia dan Azizah, Khairul tak ingin hubungan nya sama Halimah seperti hubungan ya sama Azizah.

__ADS_1


Khairul mengerti dengan posisinya, mungkin ini ujian bagi keluarganya, dia yakin lambat, laun hubungannya, dengan saudara, dan saudara iparnya itu akan normal seperti keluarga lainya.


Setelah memberikan farid pada Khairul, Halimah pun bergabung dengan para perempuan yang sedang sibuk di dapur, ada Anisa, Azizah, juga, bu dewi yang sedang memasak menyiapkan makanan untuk makan malam mereka.


“Ih ada pengantin baru” goda Azizah kepada adik iparnya itu.


“iya teteh, gimana kabar kandunganya.” Tanya Halimah kepada Azizah.


“Alhamdulilah, doain lancar ya, mudah-mudahan kamu cepet nyusul jangan di tunda-tunda biar rame.” Jawab Azizah.


“Jangan di tanya tiapa subuh mandi keramas terus” uucap bu dewi menimppali obrolan mereka.


“widih ada yang kejar target ni kayanya” canda Azizah sambil mengedipkan matanya ke arah Halimah.


“Wih apaan sih, jangan bahas yang kaya gitu tuh kasian ada anak kecil di sinih nanti ternoda fikiranya. Tutup telinga ya nisa jangan di dengerin tar ternoda kepolosan mu de” perintah Halimah pada ade iparnya itu sambil tertawa.


“ga apa-apa teteh Anisa dah biasa dengar kekonyolan teh Azizah, sama teh Ana” jawab Anisa.


“Asalamualaikum, ayo kenapa Ana di bawa-bawa”


Ana mengucapkan salam, dan ikut nimbrung bersama mereka.


“Ih panjang umur baru di omongin” ucap Bu dewi sambil memeluk keponakan ya itu.


“ gimana kabarmu, An ua tadi mampir di rumah tapi ga ada orang” ucap bu dewi lagi.


“Alhamdulillah, sehat wa, iya Ana tadi ke rumah kang Hafidz kalau ibu sama bapak, belum pulang tadi pagi jalan” jawab Ana pada bu Dewi.


“Wah ada pengantin baru ini, baru keliatan kemarin pas kang Dayat ke sinih ga ikut mah” tanya Ana pada Halimah.


“Iya An kemarin pas kang Hidayat ngambil pakayai, Halimah ada jadwal kuliah ga bisa di tinggal.” Jawab Halimah pada Ana.


Mereka pun terus bercanda, saling berbagi pengalaman, hanya Anisa yang terlihat diam dia tak tau apa yang di ceritakan oleh perempuan yang sudah berumah tangga.Dia pun minta ijin untuk pergi kekamarnya.


🍂🍂🍂


Keseruan di ruang tamu tak kalah seru apalagi kini bertambah lagi, dengan datangnya Hafidz, Khairul yang masih sendiripun tidak jarang jadi bahan candaan saudara-saudaranya itu.


Apalagi ada Hafidz dan Hidayat keduanya tipe laki-laki yang sama, periang dan suka bercanda, Khairul hanya tersenyum menanggapi ngurawan saudara-saudaranya itu.


Tiba-tiba handpone Khairul berbuyi, iya pun mengangkat tpn yang bertuliskan nama Gurunya di layar tpn.


Iya pun mengiyahkan titah Gurunya itu, sebelum menyudahi tpn nya guru Sayuti menasehati muridnya itu.


Kemuliaan adalah derajat atau kedudukan seseorang yang tinggi, martabat yang tinggi, pangkat yang tinggi dan luhur, baik di hadapan manusia mupun di hadapan Allah swt.


Oleh karena itu, untuk mencapai suatu tingkat kemuliaan, seseorang harus meraihnya dengan cara-cara tertentu dan perbuatan serta perilaku tertentu yang dianggap terpuji.


Guru Sayuti memberi tau 8 nasehat dari syaidina Umar bin Khattab mengenai kunci kemuliaan.


1.Barang siapa yang meninggalkan ucapan yang tidak perlu, maka dia akan diberi hikmah.


Diam adalah hal yang dapat membuat seseorang memperhatikan banyak hal lebih lama. Dengan diam pula, seseorang dapat berfikir lebih halus dan tajam. Karnanya, seseorang yang pendiam, akan lebih banyak menilai sesuatu sebelum melakukannya.



Barangsiapa yang meninggalkan penglihatan yang tdak perlu, maka dia akan diberi kekhusyukan dalam hati.



Banyaknya perkara yang kita lihat, tentu saja akan mempengaruhi besarnya potensi fikiran kita untuk membayangkan sesuatu. Semakin banyak hal yang tidak perlu kita lihat, maka semakin susah pula untuk memperoleh kekhusyukan hati. Karna hal-hal itu akan terlintas di dalam hati, dan menghilangkan fokus.



Barang siapa yang meninggalkan makan berlebihan, maka dia diberi kenikmatan beribadah.



Dengan makan berlebih, tubuh manusia akan merasa lelah dan lemas untuk mengerjakan apapun. Karna itu, dengan meninggalkan makan berlebihan, sudah barang tentu kita dapat melakukan ibadah dengan ringan, sehingga terasa nikmat melakukan ibadah.



Barang siapa yang meninggalkan tertawa berlebihan, maka dia akan diberi kenikmatan.



Tertawa itu tidak bagus. Melupakan kita pada nikmat yang diberikan. Orang-orang yang tertawa akan lupa pada kematian yang pasti datang kepadanya. Biasanya seperti itu.


__ADS_1


Barangsiapa meninggalkan humor, maka dia akan diberi kehormatan.



Kalau banyak bercanda, kita akan tampak bodoh dihadapan orang. Saat itu, mereka akan berani untuk berbicara sesukanya, dan melakukan sekehendaknya, tanpa peduli lagi adakah semua perkara tersebut baik atau tidak.



barangsiapa meninggalkan cinta duniawi, maka dia akan diberikan kecintaan akhirat.


Untuk mencintai akhirat tidak dapat dilakukan secara bersama-sama dengan cinta dunia. Karna antara dunia dan akhirat itu beda. Dunia adalah perkara-perkara yang disukai oleh nafsu. Sedangkan akhirat adalah perkara-perkara yang tidak disukai nafsu, dan tidak pernah sesuai keinginan. Kalau kita berhasil meninggalkan keinginan dunia ini, sudah tentu kita mampu mengambil akhirat yaitu perkara-perkara yang tidak lagi berhubungan dengan keinginan.


Barangsiapa yang meninggalkan perhatiannya kepada aib orang lain, maka dia akan diberi kemampuan memperbaiki aibnya sendiri.



Jika kita sibuk memikirkan aib orang, maka kita akan lupa pada aib sendiri. Namun jika kita tidak peduli pada aib orang lain, tapi malah menjadikannya sebagai pelajaran bagi diri sendiri, untuk tidak melakukan hal yang sama.



Barangsiapa yang meninggalkan penelitian tentang bagaimana wujud Allah, maka dia akan terhindar dari niat berpura-pura terhadap agama-Nya.



Semoga kita termasuk orang-orang yang dimuliakan oleh Allah. Ucap guru Sayuti menasehati muridnya, itu kemudian dia mengucapkan salam dan dan menutup sambungan tpnya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


......☘☘☘...


.........


......Diantara cara memuliakan Allah dengan memuliakan ;...


.........


......1. Orang-orang muslim yang lebih tua,...


.........


......2. Para ahli Qur'an (ulama) yang proporsional (adil) dalam berinteraksi dengan Al-Qur'an; tidak berlebihan dalam mendalami ayat-ayat mutasyabihat dan tidak pula menihilkannya....


.........


......3. Para pemimpin yang adil...


.........


......Agama sangat memperhatikan perlakuan baik kepada orang tua-orang tua yang sudah lama beribadah kepada Allah, ahli zikir, ahli ilmu. Karena bersama mereka, Allah titipkan keberkahan. Nabi mengingatkan dengan tegas orang-orang yang tidak memuliakan Allah, Nabi tidak suka dengan akhlaq mereka....


.........


......Menuntut ilmu adalah kewajiban yang mesti diperhatikan oleh setiap muslim. Karena dia tak akan tahu kewajiban agama (terutama yang pokok-pokok), dia tak akan benar menjalankan agama, tidak akan tahu halal-haram, kecuali dengan berilmu....


.........


......Kepada para ahli ilmu mesti mau mengajarkan ilmu kepada orang-orang yang mau menuntut ilmu dengan ikhlas. Allah akan memberi pahala kepada pengajar ilmu, setiap kali orang mengamalkan ilmunya. Jangan mengajarkan ilmu kepada orang-orang yang tidak layak mendapatkannya, perbuatan itu bagai menggantungkan mutiara, intan, dan batu mulia yang mahal di leher ****....


.........


......Allah memberikan kedudukan yang tinggi kepada para ahli ilmu; jika ada orang yang wafat dalam proses menuntut ilmu, Allah jadikan derajatnya dekat dengan derajat para Nabi. Di akhirat mereka akan dikumpulkan dengan para Nabi....


.........


......Jamaah mesti senang menghadiri majelis ilmu, karena pahala menghadiri majelis ilmu jauh lebih besar dari pada menunaikan shalat sunnah meski 100 sampai 1000 rakaat. Karena orang yang berilmu ketika beramal, dia beramal dengan sahih, sesuai dengan tuntunan....


.........


......Jadilah ahli ilmu atau bersama ahli ilmu yang sibuk dengan berzikir, sibuk belajar ilmu, dan sibuk mempelajari ilmu. Jangan bergabung kepada kelompok lain, karena hanya mengundang laknat Allah....


.........


......☘☘☘...


.........


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


TERIMA KASIH.

__ADS_1


__ADS_2