
......๐น๐น๐น...
.........
......95.At-Tin : 4...
.........
......ููููุฏู ุฎูููููููุง ุงููุฅูููุณูุงูู ููู ุฃูุญูุณููู ุชููููููู ู...
.........
......Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,...
...๐น๐น๐น...
...
โโโโโ
โโJika engkau melihat seseorang yang jauh dari Tuhannya janganlah kau mengejeknya. Kerana engkau akan lebih jauh dari-Nya. Kerana Allah Subhanahu Wa Taala lebih dekat dengan pendosa dibandingkan dengan orang-orang sombong.โ
โโโโโ
๐๐๐๐๐๐๐๐
Hijau kuning yang begitu indah. Burung-burung kecil terbang bebas kesana-kemari. Angin berhembus tak terlalu kencang, tak sekencang angin di lepas pantai, bagai penerima tamu yang tak berwujud menyapa hangat pengunjung. Ia menyapukan lelah dan penat yang berserakan di benak pikiran.
Sungguh itu pemandangan yang sulit ditemukan, bahkan kalau di kota, itu sudak tak ada. Semakin larut memandanginya, semakin cantik dia.
Belum lagi ia semakin dipercantik dengan warna biru khas di langit yang begitu cerah yang ditemani oleh kilauan cahaya dari sinar-sinar terakhir mentari di sore itu.
Hidayat pun masih asik dengan suasana keindahan pesawahan yang membentang di depannya, Dia terus tak henti-henti memuji Kebesaran Tuhan yang sungguh menakjubkan.
Selama ini dia terlalu sibuk dengan dunianya, sehingga iya lupa dengan masa kanak-kanaknya, dimana Iya dulu sering berlari, bercanda, tertawa, bersama kakaknya Khairul, saat membantu orang tuanya di sawah.
Hidayat adalah anak keempat dari almarhum Pak Miftahuddin dan juga Ibu Qomariah, dia hanya terpaut 2 tahun kurang dari kakaknya Khairul.
Hanya saja Hidayat 180 derajat kebalikan dari kakaknya itu, kalau Khairul seorang yang pendiam maka Hidayat adalah anak yang periang, suka bercanda, dan mudah bergaul.
Hidayat pun anak yang begitu menonjol tidak seperti kakaknya, Hidayat sangat aktif baik di kemasyarakatan maupun di akademiknya, dari segi penampilan Hidayat pun berbanding terbalik dengan Khairul.
Perawakan Hidayat pun lebih besar dari kakaknya. Tetapi Hidayat sangat menghormati kakaknya, Dia sangat mengagumi kakaknya.
Bagi Hidayat Khairul adalah sosok Kakak sekaligus pengganti ayahnya, ketegaran dan kesabaran kakaknya itu selalu menjadi motivasi bagi Hidayat untuk menjadi lebih baik dan terus memperbaiki dirinya.
Dia pun sangat menuruti apa yang diinginkan oleh kakaknya, Belum lama ini kakaknya meminta Iya untuk melanjutkan pendidikannya di Bandung selain lebih dekat dia juga diminta kakaknya untuk membantu kakaknya, mengurus usaha kakaknya.
Khairul kakaknya berencana ingin mengunjungi guru tercintanya di Kalimantan, kemungkinan kakaknya akan lama berada di sana.
Dia pun masih memikirkan permintaan dari kakaknya, tentang keinginan almarhum ayahnya untuk mengikat kekerabatan dengan sahabat lama almarhum ayahnya (Pak Sofyan).
Hidayat hanya berdoa semoga apa yang akan terjadi padanya, kakaknya, juga keluarganya adalah yang terbaik, dan semoga mereka semua selalu dalam lindungan-nya Allah.
Hidayat pun masih mengingat bagaimana rumitnya Perjalanan orang-orang yang sangat ia cintai Setelah meninggalnya ayahnya mereka begitu bergantung kepada kakaknya Khairul.
Kakaknya rela mengorbankan masa depannya untuk kebahagiaan dia dan keluarganya, tapi disaat seharusnya kakaknya itu mendapat kebahagiaan nasib pun berkata lain.
Kakaknya yang begitu sabar dalam menjalani kepahitan hidup itu harus mendapat kenyataan bahwa wanita yang sangat dia cintai malah bersanding dengan kakak yang begitu ya hormati.
Hidayat pun sangat menyesal kenapa dia dulu tidak mengetahui apa yang terjadi antara Khairul dan Azizah, Seandainya dia tahu dulu mungkin saja dia bisa mencegah pernikahan itu.
Dia pun tahu mungkin ini taqdir yang harus berlaku pada orang-orang tercintanya, dia pun menyakini apapun yang terjadi pasti itu yang terbaik untuk semuanya, dia yakin Allah selalu menyelipkan hikmah dibalik Setiap kejadian.
__ADS_1
Begitu pula saat kakaknya itu harus menerima kenyataan bahwa ia harus menikah dengan wanita yang sama sekali tidak dia cintai, Bahkan dalam keadaan wanita itu sedang mengandung anak yang bukan darah dagingnya.
Di saat yang bersamaan kakaknya itu pun harus menerima kenyataan harus kehilangan istri sekaligus Ibu Tercinta mereka.
Mungkin Jika dia berada di posisi kakaknya itu dia tidak akan mampu setabah dan sekuat Khairul kakaknya.
Hidayat pun selalu teringat akan nasihat kakaknya Khairul, tentang menyikapi ketabahan dan kesabaran itu sendiri.
Kakanya pernah menasehati dirinya menguti, sebuah hadis, Rasulullah saw bersabda.
โSabar itu ada empat macam; sabar dalam menjalankan fardu, sabar dalam menghadapi musibah, sabar menghadapi gangguan manusia, dan sabar dalam kefakiran.
Sabar dalam menjalankan kewajiban (fardu) adalah taufik, sabar dalam menghadapi musibah berpahala, sabar dalam menghadapi gangguan manusia adalah cinta, dan sabar dalam kefakiran adalah ridha Allah taala.โ
Hadis di atas, kemudian dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Matan Tanqihul Qaul.
Sabar dalam menjalankan fardu
Terkadang, sesuatu yang diwajibkan bagi kita umat Islam bisa saja memberatkan seperti salat, zakat, puasa begitu pula dengan haji.
Akan tetapi, meski terkadang terasa berat, kita umat muslim harus selalu bersabar dengan apa yang diwajibkan tersebut.
Nabi saw bersabda, โSabar itu salah satu wasiat dari beberapa wasiat Allah taala di bumi, barang siapa menjaganya maka dia selamat dan barang siapa menyia-nyiakannya maka dia celaka.โ
Sabar dalam menghadapi musibah
Tetapi, Rasulullah bersabda, โJika Allah mencintai seorang hamba maka dia akan mencobanya dengan cobaan yang tidak ada obatnya. Jika dia sabar maka Allah memilihnya dan jika dia ridha maka Allah menjadikannya pilihan.โ
Sabar dalam menghadapi gangguan manusia
Bisa jadi meski sesama manusia yang seharusnya hidup berdampingan, tetapi terkadang seseorang bisa saling membenci karena suatu hal. Oleh sebab itu, dalam situasi demikian kita perlu bersabar karena di baliknya ada ridha dari Allah taala.
Rasulullah saw bersabda, โTidaklah seorang hamba menahan sesuatu yang lebih utama di sisi Allah selain menahan kemarahan karena mengharapkan ridha Allah taala.โ
Sabar dalam kefakiran
Hampir semua orang pasti tidak menginginkan hidupnya dalam keadaan miskin apalagi fakir. Namun, jika sudah digariskan Allah, ada kalanya seseorang sudah berusaha semaksimal mungkin tetapi hasilnya tetap jauh dari harapannya.
Oleh sebab itu, jika kita sudah berusaha tapi hasilnya tetap dalam keadaan sulit, jika kita bisa melaluinya, niscaya pahala besar dari Allah bakal menantinya.
Nabi Muhammad saw bersabda, โSabar sesaat itu lebih baik dari dunia seisinya.โ
๐๐๐
Di sebuah kamar, terlihat Khairul sedang berbicara dengan seseorang di seberang telepon, yang tak lain adalah guru tercintanya, abah guru Sayuti.
Khairul pun mengabarkan kepada gurunya bahwa Insya Allah dia akan berkunjung ke kediaman gurunya, mendengar kabar itu gurunya begitu sangat bahagia.
__ADS_1
Sebenarnya dia meminta Khairul untuk berkunjung karena ada hal yang ingin dia rundingkan dengan Khairul.
Tapi ternyata muridnya itu ingin berkunjung lebih dulu akhirnya guru Sayuti pun mengurungkan niat untuk membicarakan kan hajatnya itu.
Beliau menunggu muridnya datang berkunjung, baru beliau akan merundingkan dengan Khairul.
Tidak lupa Khairul pun menanyakan kabar guru tercintanya itu, dan seperti biasanya gurunya selalu menasehati muridnya itu, untuk selalu hidup sesuai dengan kodratnya manusia karena sesungguhnya manusia diciptakan oleh Allah semata-mata untuk beribadah kepadanya.
tujuan utama penciptaan manusia ialah, agar manusia mengetahui tentang Allah dan untuk beribadah kepada Allah semata.
Dan Allah Taโala berfirman, โAllah lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Ilmu Allah benar-benar meliputi segala sesuatu.โ (QS. Ath Thalaq: 12).
Allah menceritakan bahwa penciptaan langit dan bumi, agar manusia mengetahui tentang ke Maha Kuasaan Allah Taโala, bahwa Allah lah pemilik jagad raya ini dengan ilmu Allah yang sempurna.
Tidak ada satu pun yang terluput dari ilmu dan pengawasan Allah, karena ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
Dan kemudian, menyebutkan tujuan diciptakan manusia adalah untuk beribadah, hanya menyembah Allah semata. Seperti hal nya dalam firman Allah, โDan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Kuโ. (QS. Adz Dzariyat: 56).
Ayat di atas jelas menyebutkan tujuan diciptakan manusia adalah untuk beribadah, hanya menyembah Allah semata.
Ayat ini mengisyaratkan pentingnya tauhid, karena tauhid adalah bentuk ibadah yang paling agung, mengesakan Allah dalam ibadah.
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐๐๐๐๐๐
Tidak semua jiwa mendapat hidayah dan bimbingan.
ALLAH dan tidak semua jiwa mengetahui cara yang,
Terbaik dalam mendekatkan diri dan mencari jalan
kembali kepada Yang Maha Agung.
Sehingga ramai yang tersesat ke lembah kebodohan.
Dan kesesatan hidup yang berkepanjangan.
Sesungguhnya keteguhan jiwa itu dapat dicapai,
dengan aqidah yang kukuh, sholat, zikir, berdoa, istighfar,
dan ibadahยฒ yang diperintahkan ALLAH seperti,
yang dianjurkan Rasulullah ๏ทบ , untuk, mengerjakanya.
Maka berilmu dan beramallah dengan mencari kasih sayang ALLAH, kerana masih banyak kesempatan untuk kita memperbaiki diri, dan teruslah Berusaha mencari Ridho-Nya Allah.
๐๐๐๐๐๐๐๐
...Maaf ga up kemari, sudah mulai aktip lagi kerja jadi waktunya ga kebagian.
...
...Mudahan bisa memklumi.
...
...Terima kasih.
...
...
__ADS_1
...