
...💐💐💐...
...Dari Ibnu Abas radhiyallahu 'anhNabi Shallallahu' Alaihi Wasallam bersabda, “Jika ada tamu masuk ke dalam rumah seorang mukmin, maka akan masuk bersama tamu itu seribu berkah dan seribu rahmat. Allah akan menulis untuk pemilik rumah itu pada setiap kali suap makanan yang dimakan tamu seperti pahala haji dan umrah....
...💐💐💐...
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Waktu terus berjalan, belajarlah dari masa lalu, bersiaplah untuk masa depan, berikan yang terbaik untuk hari ini.
Miliki hati yang tak pernah membenci, senyuman yang tak pernah menyakiti dan kasih sayang yang tak pernah berakhir
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sepulang salat Isya, Khairul asik mengobrol dengan Hafid, sudah lama mereka tidak ketemu semenjak acara pernikahan Hafidz.
Hafiz membawa istrinya liburan ke kampung ibunya, di daerah Lembang Bandung Barat, Khairul pun sibuk dengan kerjaannya.
Tiap akhir pekan Khairul pun pasti menjenguk anaknya, seperti biasanya jika sedang bersama sahabatnya itu mereka selalu bercanda.
Tiba-tiba Alfiana keluar membawa minuman dan makanan untuk mereka,” Makasih Umi, Bidadari Akang emang paling pengertian” ucap Hafid menggoda istrinya.
“udah-udah jangan rayu-rayu disini jiwa kejombloanku meronta-ronta” Khairul protes dengan rayuan Hafiz.
“Mangkanya Kakak Cepet nikah lagi, biar enggak jomblo melulu biar ada yang ngurusin. nggak kesepian apa di rumah tinggal sendirian? “Ana ikut membela suaminya.
“Iya Rul Kapan kamu nikah, tuh kan Nisa udah udah lama nunggu di lamar “ Hafid menggoda sahabatnya.
“Apa mau nunggu Halimah lulus kuliah dulu” ucap Alfiana sambil tersenyum-senyum.
“Apaan sih kalian berdua Jangan ngawur deh, dah jangan pada ribet kalau udah waktunya mah ntar juga datang sendiri” ucap Khairul membela diri.
“Jodoh itu dicari bukan ditunggu emang dia bisa datang sendiri tanpa ikhtiar” Ana sedikit protes.
“Jodoh adalah salah satu dari rezeki. Namun rezeki itu baiknya harus dicari dengan cara bergerak, bekerja. Karena tanpa bergerak, bermalas-malasan rezeki sulit didapat.
Hafidz menyebut terdapat ayat dalam Al-Quran yang menyatakan jaminan Allah terhadap rezeki untuk para makhluk-Nya.
Misalnya:
“Wama min dabbati fil-ardhi illa ‘alallahi rizquha”
Menurutnya makna dari ayat ini adalah tidak ada suatu mahkluk yang bergerak di bumi kecuali Allah jamin rezekinya.
Jadi kuncinya ini di kata bergerak. Jika anda tidak bergerak, Allah tidak akan jamin rezeki mu.
Dalam konteks pasangan atau jodoh, menurut Hafidz juga harus dijemput dicari jangan hanya diam diri.
“Cari jodohmu, dengan cara-cara yang dibenarkan Allah. Jodoh itu Rezeki .Jodoh itu dijemput dengan cara yang dibenarkan dan diperbolehkan oleh agama.
Berusaha untuk menjemput jodoh bisa dengan simpati, berdandan yang baik, berilmu yang tinggi, agar orang senang dengan mu.
Ketika sudah berjodoh dan kemudian berpisah, apakah rezeki kita terputus?
“Ya rezekinya terputus dengan orang itu. Tapi masih bisa dapat yang lebih baik"Hafid menjelaskan panjang lebar apa yang di maksud istriya tadi.
“Ya sudah terima kasih nasehatnya lulusan terbaik Al Azhar, dah aku ndak mau ikut komentar doain aja mudah-mudahan segera dapat jodohnya” ucap Khairul pasrah.
Sambil tersenyum Hafid mau mengambil gelas yang berisi teh hangat, tiba-tiba Ana mengambil lebih dulu gelas yang ingin diambil suaminya.
“Sebentar ya Bi. Abi pengen dapat pahala sunnah kan” Ana pun lebih dulu minum gelas Teh yang akan diminum suaminya kemudian memberikan gelas pada suaminya sambil mengedipkan matanya.
Hafiz tersenyum, dia pun mengambil gelas dan memutarnya mencari bekas bibir istri tercintanya dan dia pun minum, dibekas bibir istrinya. dia mengerti apa yang dimaksud oleh istrinya itu.
__ADS_1
Di sebutkan dalam salah satu riwayat, yang beraumber dari Syaidaah Aisyah RA.
“Aku biasa minum dari gelas yang sama ketika haid, lalu Nabi saw mengambil gelas tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat aku meletakkan mulut, lalu beliau minum.”
(HR. Abdurrazaq dan Said bin Manshur).
“Tapi ingat ya niatnya pingin ngikutin sunah rosul bukan buat manas-manasin Akang” ucap Khairul.
Sambil tersenyum Ana pun berdiri dari duduknya “Ah udah Ana mau masuk dulu, masih ada kerjaan. silakan aja Abi kalau mau ngobrol sama Kang Irul, tapi ingat ya jangan malam-malam, tar Ana nga bukain pintu kamar” ucap Ana menggoda suaminya.
“ Idih serem banget ancamannya “ jawab Hafid Sambil tertawa.
Sepeninggalan istrinya Hafiz pun mulai bercerita serius dengan Khairul, Dia menanyakan tentang perasaannya Khaorul, kepada Nisa.
Hafiz pun bersedia membantu Khairul jika memang Khairul ingin melepas status duda nya.
Khairul pun sangat berterima kasih dengan maksud baik sahabatnya, tapi untuk saat ini Khairul belum memikirkan tentang pernikahan, dia belum memikirkan untuk berumah tangga lagi.
Jika saatnya tiba Khairul pun pasti memberitahukannya kepada Hafid, untuk masalah Khairunnisa, Khairul tidak berani memastikan Khairul tahu, dan Khairul tidak ingin banyak berharap, Khairul merasa kalau dirinya tidak sekufu dengan Nisa.
Terlalu banyak perbedaan diantara keduanya, dia tak ingin pernikahannya dengan Nisa akan menimbulkan banyak masalah di kemudian hari.
Karena perbedaan diantara keduanya Khairul pun mengakui kalau dirinya punya perasaan kepada Nisa, tapi cinta Khairul kepada Nisa bukanlah cinta buta, yang menghalalkan segala cara,untuk mendapatkan Kekasih Pujaan hatinya.
Irul ingin melihat Nisa bahagia walau bukan dengan dirinya, Irul pun melihat Nisa lebih cocok bersanding dengan rahmat, Irul yakin Rahmat bisa membahagiakan Nissa.
Irul bisa melihat bagaimana besarnya cinta Rahmat kepada Nisa, Rahmat pernah bercerita kepada Khairul tempo hari bagaimana dia begitu mencintai Nisaa.
Dan rahmat pun akan memperjuangkan cintanya itu dia merasa bersalah dulu dia tidak memperjuangkan cintanya.
Sampai dia begitu merasa kehilangan saat mendengar Nisa akan menikah, dan ternyata Tuhan masih memberi dia kesempatan untuk berjuang.
Nisa tidak jadi menikah karena calon suaminya lebih dulu meninggalkannya. Irul pun meminta kepada Hafid untuk tidak memberitahu Nisa apa yang ada di dalam hatinya Biarlah Allah membimbing jodohnya Nisa maupun Irul, sesuai dengan yang tertulis di Lauhul Mahfudz.
Khairul pun meminta Hafidz tidak perlu cemas mengenai jodoh, karena Allah akan mempertemukannya Khairul dengan jodohnya diwaktu yang tepat yang Allah kehendaki. Berdo’a meminta jodoh yang terbaik boleh-boleh saja. Yang perlu diingat adalah jangan hanya mengharap yang seperti bla bla bla, tapi berusahalah untuk menjadi lebih baik.
begitupun sebaliknya?. Jika kamu menginginkan jodoh yang baik, yang sholeh atau sholehah maka kamu juga harus berusaha bisa menjadi jodoh yang baik dan sholeh atau sholehah untuk jodohmu.
Sebagai hamba-Nya, tidak lupa juga kita pasrahkan segala urusan kita pada-Nya. Berharaplah hanya kepada-Nya. Memintalah hanya kepada-Nya.
Jika kamu jatuh hati pada seseorang, maka kejarlah Sang pemilik hati. Dekati Allah, lalu berdo’alah.
Bukan berharap ditempat yang bukan semestinya.
...“Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya”
...
...-Imam Syafi’i-
...
Cinta memang fitrah manusia,
Mencintai seseorang itu adalah hak kita. Islam tidak melarang diantara manusia saling mencintai bahkan menganjurkan untuk saling menyayangi dan tolong menolong.
Biarlah seseorang yang kita cintai menjadi urusan-Nya. Bukankah jodoh kita sudah ditetapkan di Lauh Mahfuzh?
“Fashbir sabran jamiila...,”
maka bersabarlah dengan kesabaran yang baik.
QS. Al-Ma’arij (70) : 5.
Kamu lebih paham semua itu, kau kan lulusan terbaik al-Azhar kairo, dah sama kamu di tunggu istrimu tar ga di bukain pintu kamar” ucap Khairul sambil mengucapkan salam.
__ADS_1
Hafidz berdiri dan masuk kedalam rumah mertuanya setelah melihat sahabat ya itu meninggalkannya.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
NB:
SIFAT TAWADHU.
Di tengah perjalanan malamnya, Abu Yazid al-Busthami bertemu dengan seekor anjing.
Dengan sigap, diangkatlah gamisnya, dengan maksud agar tidak terkena najisnya.
Spontan anjing tersebut berhenti dan memandang Abu Yazid.
Atas kuasa Allah, Abu Yazid mendengar anjing tersebut berbicara, kepadanya :
“Wahai Yazid, tubuhku ini kering, tidak akan menimbulkan najis kepadamu.
Jika pun terkena najisku, engkau tinggal membasuhnya 7x, dengan air dan tanah. Maka najisku akan hilang, namun jika engkau angkat gamismu, karena berbaju manusia, merasa lebih mulia dan menganggap aku hina, maka najis di dalam hatimu, tidak akan mampu terhapus, walaupu kaubersihkan dengan air dari 7 samudera”.
Abu Yazid terkejut mendengar perkataan anjing tersebut.
Dia menunduk malu, dan segera meminta maaf kepada si anjing.
Diajaknya anjing tersebut bersahabat dan mengikuti perjalanannya, tetapi anjing itu menolak.
Kemudian anjing itu berkata:
“Engkau tidak mungkin bersahabat dan berjalan denganku, karena orang2 yang memuliakanmu akan mencemooh kamu dan melempariku dengan batu.
Aku juga tidak tahu mengapa mereka menganggap aku hina, padahal aku telah berserah diri kepada Penciptaku atas wujud ini.
Lihatlah…
Tidak ada yang aku bawa, bahkan sepotong tulang sebagai bekalku saja tidak.
Sementara engkau masih membawa bekal sekantong gandum”.
Kemudian anjing tersebut berlalu..
Dari jauh Abu Yazid memandangi anjing tersebut, berjalan meninggalkannya.
Tidak terasa air mata Abu Yazid menetes, dan ia berkata dalam hati:
“Ya Rabb, untuk berjalan dng seekor anjing ciptaan-Mu saja aku merasa tidak pantas
Bagaimana aku bisa pantas berjalan dengan-Mu?
Ampunilah aku, sucikanlah najis di dalam kalbuku ini…”.
Hikmahnya:
✌Jangan pernah MERASA LEBIH MULIA daripada seluruh ciptaan Allah.
✌ Jangan pula merasa lebih baik, lebih terhomat daripada orang lain, karena Allah melihat kalbumu bukan penampilan fisik dan lahirmu.
✌ Kebaikan hati tidak perlu diungkapkan, Allah Maha Mengetahui ketulusan dan keikhlasan kita.
✌Tawadu di dalam iman dan akhlak. Bening hati dengan dzikrullah & qiyamul lail.
Semoga Allah SWT menjadikan kalbu kita bening dan bersih dari segala kotoran, penyakit lahir dan batin sehingga tidak mau setitik pun menilai, mencela dan membuli orang lain, siapa pun dia…
Wallāhua’lam
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
TERIMA KASIH