Taqdir Cinta

Taqdir Cinta
Kepasrahan cinta Nissa


__ADS_3

🌸 Kepasrahan cinta Nisa 🌸


...🌺🌺🌺


...


...Āli 'Imrān : 160


...


...إِنْ يَنْصُرْكُمُ اللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمْ ۖ وَإِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِي يَنْصُرُكُمْ مِنْ بَعْدِهِ ۗ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ


...


...Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkan kamu, tetapi jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolongmu setelah itu? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang beriman bertawakal.


...


...🌺🌺🌺


...


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Heninggaya malam yang begitu sunyi, hanya terdengar suara binatang malam, semua terlelap dalam buayan sang malam, Nisa baru saja melaksanakan ibadah malamnya.


Ada bayak keutamaan ibadah di sepertiga malam Berikut ini adalah beberapa keistimewaan shalat malam.


Pertama, shalat malam merupakan shalat yang paling utama setelah shalat maktubah (lima waktu). Sabda Rasulullah ﷺ:


أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ، صَلَاةُ اللَّيْلِ


Artinya: “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Sebaik-baik shalat setelah shalat fardlu adalah shalat malam” (HR Muslim).


Kedua, keutamaan shalat malam jika dibanding dengan shalat siang itu seperti keutamaan sedekah yang dilakukan secara sirr (rahasia) dibanding sedekah yang dilaksanakan secara terang-terangan di depan publik. Selisih perbandingan antara keduanya adalah 70 kali lipat.


Sabda Rasulullah :


فَضْلُ صَلَاةِ اللَّيْلِ عَلَى صَلَاةِ النَّهَارِ كَفَضْلِ صَدَقَةِ السِّرِّ عَلَى صَدَقَةِ الْعَلَانِيَةِ


Artinya: “Keutamaan shalat malam dibanding shalat siang seperti keutamaan sedekah sirr dibandikan dengan sedekah terang-terangan. (Hilyatul Auliya’, juz 4, hlm. 167)


Ketiga,shalat malam adalah ibadah yang menjadi ciri khasnya orang-orang shalih. Berbeda dari ibadah lain yang biasa dikerjakan orang-orang ada umumnya. Misalnya sedekah. Sedekah merupakan ibadah yang baik, namun sedekah biasa dilakukan oleh orang shalih, preman, bahkan non-Muslim sekali pun, semuanya bisa menjalankan sedekah. Begitu pula kesetiakawanan, tolong-menolong dan ibadah-ibadah lain, bisa dilakukan siapa pun. Berbeda dari shalat malam, bisa dikatakan hanya dilakukan oleh orang yang benar-benar shalih. Karena itu bagian dari ibadah yang tidak populer.


عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ إِلَى اللهِ، وَمَنْهَاةٌ عَنِ الإِثْمِ، وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الجَسَدِ


“Hendaknya kalian melakukan shalat malam, karena shalat malam adalah kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian, dan sesungguhnya shalat malam mendekatkan kepada Allah, serta menghalangi dari dosa, menghapus kesalahan, dan menolak penyakit dari badan.” (Sunan At-Tirmidzi: 3549)

__ADS_1


Keempat, Allah membanggakan hambanya yang melakukan shalat tahajud kepada para malaikat. Dalam sebuah atsar disebutkan:


إن الله يعجب من العبد إذا قام من على فراشه وبين أهله إلى صلاته ويباهى به ملائكته ويقبل عليه بوجهه الكريم.


Artinya: “Sesungguhnya Allah membanggakan hambanya kepada para malaikat ketika hamba tersebut berdiri meninggalkan tempat tidurnya dan keluarganya menuju shalat dan Allah menerima hamba tersebut.” (Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad, Risalatul Mu’awanah wal-Mudzaharah wal-Muazarah, [Darul Hawi: 1994], hlm. 40-41).


Kelima, semua doa kebaikan yang dipanjatkan pasti akan dikabulkan oleh Allah.


Rasulullah Saw.bersabda:


Sesungguhnya di dalam malam terdapat waktu yang jika ada seorang muslim meminta kepada Allah dengan kebaikan baik urusan dunia maupun akhirat, pasti Allah akan memberikannya. Dan waktu tersebut adalah sepanjang malam.” (HR Muslim)


Dalam sebagian kitab Allah yang diturunkannya menyebutkan, merupakan sebuah kebohongan jika ada orang mengaku sebagai kekasih Allah namun ketika masuk waktu malam, ia malah tidur.


Bukankah setiap pecinta akan selalu suka berduaan dengan kekasihnya? Syekh Ismail bin Ibrahim al-Jabruti menyatakan, “Semua kebaikan dikumpulkan pada malam hari. Saya tidak pernah mengangkat seseorang menjadi wali kecuali saat malam hari.”


Habib Abdullah bin Abu Bakar al-Idrus mengatakan “Barangsiapa yang ingin mendapatkan kebeningan rabbani, hendaknya ia mau memecah keheningan malam.”


Setelah selesai sholat dan dzikir malam ya, Nisaa pun membuka kitab saat iya hendak membuka kitabnya, terlintas di pikiran ya perkataan dari Uanya(kaka orang tua), seminggu yang lalu.


Uanya menanyakan prihal tentang keputusan lamaran yang di tunjukan kepadanya, Nisa tak bisa menjawab karna dia sudah tak memiliki keberanian, jauh dari lubuk hatinya ia ingin menolak, tapi dia tak memiliki keberanian.


Dia pun merasa tidak punya alasan yang kuat untuk menolaknya, Nisa tidak memberi jawaban iya atau tidak dia hanya menyerahkan semua keputusanya pada orang tuanya.


“Apa kamu tidak menyesal, bagaimana seandaiya pilihan kami tak sesuai dengan dengan keinginan hatimu” tanya guru Sayuti kepada anak keponakan ya itu.


Entah jawaban dari mana yang keluar dari lisan nisa waktu itu padahal dalam hatinya iya ingin sekali menolak lamaran ya karna yang iya harapkan adalah Khairul apalagi setelah ia mendengar kabar bahwa Khairul tidak jadi menikah dengan Halimah.


Ada secercah harapan dalam benak Nissa, dia pun berdoa pada sang pemilik hati untuk menyatukan hatinya dengan sang pujaan hati.


Tapi kini, harapan itu pun sirna, dia hanya berserah diri pada sang pemilik hati, menyandarkan cinta ya pada tujuan cinta hakiki, dia sudah berserah diri, menjalani taqdir cinta yang pasti akan dia lalui.


Tirai kehidupan yang sara akan misteri. Berkomunikasi manja bersama Allah Ta’Ala. Dzat yang maha mengerti segalanya. Nissa hanya manusia biasa yang tak luput dari noda dan cela. Hanya Allah yang maha sempurna.


Mungkin hanya cermin saja yang tak pernah berdusta, Ya memang benar. Saat Nisa bercermin dengan sebenar-benarnya kaca mata hati. Hanya cermin yang tak pernah tertawa disaat Nisa menangis. Ia setia berkata.


Apa yang bisa dilakukan dari belenggu kepatahan mungilnya hati? Mengadu dan pasrah penuh keyakinan hanya kepada Allah. Ia yang maha tinggi, Allah yang maha mengabulkan dan mendengarkan jerit lirih suara hati yang bertasbih dalam pekatnya hari, kain sajadah yang menjadi saksi serta lantunan lirih senandung kasih ayat suci dari titik sendu yang membersamainya.


Saat dalam pasrah merajai. Apa yang bisa dilakukan? Selalu menggunakan jalan tuhan dengan doa-doa. Bukankah Ilahi Rabbi maha kuasa dan maha mendengar.


Janji Allah adalah pasti, Keajaiban doa yang nyata terletak pada keyakinan hati penuh berhusnudzon kepada Allah.


Saat seseorang disakiti, atau merasakan sakit lebam dijantung hati, hingga terasa mengering semua tumpahan air mata tiada tersisa.


Begitu sangat dalam. Tiada daya dan upaya selain mengadu kepada Allah. Allah yang maha menguatkan hati.


Mungkin ada yang tersakiti dan harus menegarkan hati darinya yang belum kembali, atas sesuatu yang mengabaikan, atas kepergian, atas kehilangan.

__ADS_1


Percaya dan yakin bahwasannya Allah akan membayar semua rasa kesakitan dengan jalan yang dikehendaki-Nya. Semua berjalan dalam penjagaan dan genggaman Allah.


Allah yang akan membentuknya dengan cara indah dan terbaik dari-Nya. Bermunajat semoga selalu diberikan hidayah dari Allah ialah cara elegan yang baik.


Berikhtiar dengan do’a bersama Allah. Mengandalkan Allah dalam segala hal. Bersandar kuat dengan doa bersama Allah adalah kunci dan senjata dari setiap hamba-Nya.


Perihal memulihkan hati dan arti merelakan dengan keikhlasan penuh. Kembali lagi bersama Allah. Menyerahkan semua kepada Allah.


Perihal memaafkan adalah kewajiban setiap insan. Karena mampu memaafkan dan makna dari memaafkan ialah pekerjaan bagi jiwa-jiwa yang kuat.


Perihal melupakan, semua yang pernah ada lantas berlalu menjadi butiran debu tidak untuk dilupakan. Kenang sisi baik dan petik sederet hikmah.


Simpan kenangan direlung hati. Kunci rapat dikotak rahasia hati hanya bersama Ilahi Rabbi. Luapkan bersama Allah disetiap sujud doa-doa yang terpelihara dan terjaga.


Tidak mudah melupakan seperti semudah membalikkan telapak tangan, tetapi untuk kembali diikhlaskan.


Tetap setia mengharap dan menggunakan jalan tuhan dalam bermunajat. Tidak akan pernah ada yang sia-sia percuma seluruh dalam munajat kita. Allah yang akan memelihara dan menjaganya. Menyapa dekat bersama doa.


Tidak akan menjadi lemah bagi setiap hamba yang berdoa dengan yakin dan tidak akan menjadi binasa bagi setiap insan dibumi yang masih bisa berharap penuh dengan jalan tuhan kepada kekuatan doa bersama Allah. Mengandalkan segala-Nya hanya kepada Allah ialah cara paling mustajab yang dirasakan.


Segala sesuatu di dunia ini akan pergi, kecuali doa. Dia pergi tetapi dia pasti akan kembali, Yaitu doa-doa yang menggema dan tercatat dan tetlqntun dalam munajat Doa pasti akan selalu kembali kepada setiap insan yang berdoa. Semua hal yang membatin didalam lubuk hati, Allah jauh lebih mengetahui isi hati dan maha mendengar kata hati


Allah yang menjawab dengan petunjuk-petunjuk-Nya. Karena apa yang ada didalam lubuk hati berhubungan langsungnya kepada Allah yang maha memiliki hati. Menengadahkan wajah menatap langit membatin bersama Allah dengan rangkulan hangat doa-doa. Sebaris nama dalam munajat. Karena cinta sejati yang sebenar-benarnya cinta ialah Dia, Sang Maha Pemilik hati dan cinta suci yang sebenarnya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


...☘☘☘


...


...Makhluk dan Khaliq tidak berkumpul. Dunia dan akhirat juga tidaklah berkumpul dalam satu hati. Ada kalanya makhluk dan ada kalanya Khaliq di hatimu. Ada kalanya dunia dan ada kalanya akhirat. Ada kalanya terbayang bahwa makhluk ada di lahirmu sedang Khaliq di hatimu. Dunia di tanganmu sedang akhirat di hatimu. Adapun di dalam hati, kedua-duanya tidak berkumpul. Lihatlah kepada jiwamu dan pilihkan untuknya, jika ia menghendaki dunia maka keluarlah akhirat dari hatimu. Jika ia menghendaki akhirat maka keluarkanlah dunia dari hatimu. Jika ia menghendaki Tuhan maka keluarkanlah dunia, akhirat dan apa yg selainNya dari hati.


...


...Selagi di dalam hatimu masih ada sebesar semut yang selain Allah, maka kamu tidak melihat dekatnya Allah di sisimu, dan tidak bangkit kejinakan dan ketenangan kepada-Nya. Selagi di dalam hatimu masih ada dunia sebesar semut kecil, maka kamu tidak melihat akhirat di hadapanmu. Dan selagi di dalam hatimu terdapat akhirat sebesar semut kecil, maka kamu tidak melihat dekat kepada Allah.


...


...☘☘☘


...


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


MOHON MAAF GA BISA UP TIAP HARI.


TERIMA KASIH.

__ADS_1


__ADS_2