
...๐ป๐ป๐ป...
...Lebih baik pernah mencintai dan kehilangan, belum pernah mencintai sama sekalai.โ...
...โMenikah berarti jatuh cinta berkali-kali dengan orang yang sama.โ...
...๐ป๐ป๐ป...
๐ท๐ท๐ท๐ท๐ท
Menikah bukan mencari pasangan yang siap membahagiakanmu, tapi yang siap kau bahagiakan.
Menikah bukan mencari pasangan yang siap menghadiahimu kemewahan, tapi yang siap diajak bersama menjadi partner menuju kesuksesan raih Ridho Allah
Menikah bukan masalah mencari pasangan yang tampan atau cantik, tapi bagaimana caranya agar engkau bisa menjadi pribadi terbaik dengan hati yang tampan atau cantik.
Menikah itu bukan sebuah ajang gengsi yang membuat kita memilih yang paling pintar, tampan atau cantik dan kaya, tapi sebuah niat mulia untuk meraih mimpi bersama.
Kalau kamu masih belum bertemu dengan jodohmu.
Periksalah kembali niat di hatimu.
Mungkin, masih ada niat duniawi yang terselip, sehingga Allah masih tak mempertemukanmu dengan jodoh yang kau tunggu
Perbaikilah niat itu, agar engau bertemu jodoh terbaik dunia akhirat.
๐ท๐ท๐ท๐ท๐ท
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
Guru Sayuti menasehati Khairul, perbaiki niat sebelum menikah beliau juga menjelaskan tujuan pernikahan menurut imam al ghojali dalam kitab ihya ulumudin.
Beberapa tujuan nikah menurut pandang Imam Ghozali di dalam Kitab Ihyaโ Ulumuddin.
Tujuan nikah yang pertama menurutnya yaitu untuk beribadah kepada Allah. Hal ini sesuai sabda Rasuยญlullah Shallallahu โAlaihi Wasallam berbunyi :
ู ููู ููููุญู ููููุฏู ุฃูุฎูุฑูุฒู ุดูุทูุฑู ุฏููููููู ููููููุชูููู ุงููู ููู ุงูุดููุทูุฑูุงูุซููุงูููู
Hadits ini dalam bahasa Indonesia berati barangsiapa yang sudah melaksanakan perkawinan maka dia telah membentengi setengah agamanya, maka bertakwalah kepada Allah dari separuh lainnya.
Pernikahan juga dapat menggandakan nilai pahala, seperti salat jamaah seorang yang berkeluarga akan dilipatkan oleh Allah. Mencari nafkah untuk istri dan keluarga, bersabar dengan akhlak mereka yang kurang baik, bersabar di dalam mendidik anak, semua itu mengandung pahala yang sangat besar.
โTujuan nikah dan niat yang benar yaitu beribadah kepada Allah. Maka Allah akan menjaga keutuhan rumah tangga.
Tujuan kedua untuk Taksiru Al-Asir atau memperbanyak kekeluargaan. Untuk meneruskan kelangsungan hidup jenis manusia di muka bumi ini dan itu selaras dengan perintah nabi dalam hadits yang diriwayatkan Ahmad,
, ุชูููุงููุญูููุง ุชูููุงุณูููููุง,
artinya kawinlah kalian supaya kalian berketurunan.
Dalam redaksi hadits yang lain Nabi Muhammad juga bersabda โkawinlah kalian sehingga kalian akan banyak, karena sesungguhnya aku akan membanggakan kalian kepada umat yang lain pada hari kiamat, walaupun dengan bayi yang gugur.โ
โTujuan nikah yang kedua untuk menambah kekeluargaan. Seseorang setelah menikah akan memiliki dua ayah dan dua ibu, ayah kandung dan mertua,โ ujar Kiai Yahya.
Menurutnya, tujuan selanjutnya yaitu tholabul syafaat (meminta pertolongan) dari anak. Dikarenakan jika anak Adam meninggal maka putuslah amalnya kecuali tiga hal, diantaranya anak saleh yang selalu mendoakannya.
Bahkan sebagian ulama mengatakan walaupun anak itu tidak saleh tapi bila berdoa maka akan bermanfaat untuk orang tuaยญnya. Orang tua juga mendapatkan syafaโat dari anaknya jika meninggal sebelum baligh.
โSelanjutnya tholabul syafaat dari anak, karena dengan menikah akan memiliki anak, dan anak yang saleh dan salehah akan mendoakan orang tua.
Karna kamu sudah menyerahkan urusan pernikanmu kepada abah, abah ga mau menunda-nunda niat baik abah sudah bermusyawarah sama ustadz soleh, juga yang lainya.
Sekarang kamu silahkan istirahat dulu nanti setelah bada magrib acara ijab qobulnya akan di laksanakan di masjid.
Biar jamah masjid yang jadi saksinya dan untuk urusan mahar perhiasan yang kamu titipkan ke abah kemarin itu yang akan jadi maharnya.
__ADS_1
Sedangkan untuk urusan yang lainya biar abah dan yang lain ya mengutus, semakin cepat maka akan semakin baik biarโ ucap guru Sayuti.
Mendengar permintaan guru Sayuti Khairul begitu kaget, dia begitu kaget dia masih belum percaya apa yang terjadi padanya.
Rasa penasarannya tentang wanita yang akan menjadi istrinya saja belum hilang dalam benaknya, sekarang dia di kejutkan lagi dengan acara pernikahanya yang akan di lakukan 5 jam kedepan.
Khairul pun memberanikan diri bertanya pada gurunya, sebelumya Khairul minta maaf abah kalau Khairul lancang, kalah boleh tau siapa nama wanita yang akan Khairul nikahin? tanya Khairul pada gurunya.
โ baiklah nak, wanita yang akan kau nikahin dia adalah anak abah sendiri, dirimu pasti sudah tau namanya, putri satu-satunya dari adik abah. Siapa lagi kalau bukan Khairunisa Az-zahra.โ Jawab guru Sayuti.
โApa bah apa teh Nisa bukan kah abah bilang mungkin Khairul belum mengenal ya sedangkan teh nisa Khairul sangat mengenalnyaโ ucap Khairul.
โmungkin kau tau nisa tapi apa kau sudah pernah melihat wajahnya, apa orang yang belum melihat wajah dari seseorang bisa di katakan sudah mengenal orang itu?โ guru Sayuti balik bertanya pada Khairil.
Khairul terdiam dia mencerna setiap kata-kata dari gurunya tak lupa dia pun melakukan sujud syukur tanda syukurnya yang begitu besar karna Alloh mengabulkan harapan daan doanya selama ini.
โ sudah sekarang kau istirahat dulu tar malam dirimu akan menunaikan kewajibanmu sebagai seorang suamiโ ucap ustadz soleh menggoda calon menantunya itu.
Mendengar ucapan ustadz soleh muka Khairul memerah, dia merasa malu karna di goda calon mertuanya, tapi jauh dari lubuk hati nya dia begitu senang karna wanita yang selama ini dia indam-idamkan akan menjadi istrinya.
๐๐๐
Nisa pun begitu kaget begitu mendengar jawaban abah ya ketika Khairul bertaya siapa wanita yang akan menjadi istri Khairul.
Sejak awal Nisa begitu geliasa sebenarnya iya tak ingin medegar pembicara mereka tapi karna kamar nisa yang berasa tepat dengan ruang keluarga dimana musyawarah untuk pernikahan Khairul di laksanakan mau tau mau Nisa mendengar setiap kata yang mereka ucapkan.
Saat guru sayutti menyebutkan bahwa dirinya Wanita yang akan di nikahin Khairul, dia begitu bahagia iya pun langsung bersujud memuji atas nikmat yang Alloh limpahkan kepadanya.
๐๐๐
Waktu terus berjalan setelah bada magrib ijab qobul pun di laksanakan ustadz soleh sendiri yang langsung menikahkan purtiya, setelah ustad soleh mengucapkan ijab kemudian di sambung Khairul yang mengucapkan qobul dan para saksi yang menjadi saksi pun mengucapkan syah.
Terlihat wajah-wajah bahagia terutama Khairul dan ustadz soleh, begitu pun yang lainya, satu persatu orang yang hadir mengucapkan selamat kepada Khairul termasuk Rahmat.
Khairul pun mengetuk pintu kamar setelah di persilahkan masuk Khairul mengucapkan salam yang si jawab oleh wanita yang sekarang telah syah menjadi istrinya.
Pakayan nisa dan jilbab yang di kenakan sama persis seperti yang dia gunakan sekarang, Khairul masih berdiri mematung, bayangan akan masa lalu terlintas dalam pikiran ya.
โ Silahkan duduk masih luas ko tempat duduknyaโ ucap Nisa mencairkan suasana.
Sebelum suaminya duduk Nisa mengambil tangan suaminya dan menciumnya, Khairul pun membalas dengan mengecup kening istrinya.
โ sudah sholat isyaโ tanya Khairul
โ Alhamdulillah Nisa sudah sholat isya Nisa dari tadi Nungu Akang untuk melaksanakan sholat sunat bersamaโ jawab Nisa pada suaminya.
โ ya sudah kita wudhu dulu baru kita berjamahโ ajak Khairul.
Setelah selesai sholat sunat berjamaaah Khairul berdoa untuk keberkahan rumah tangga ya, dan Niaa pun mengaamiinkan doa suaminya.
Tak lupa Khairul pun membacakan doa barokah sambil meletakan tangan kananya di ubun-ubun istrinya. Setelah selesai membacakan doa Khairul meminta ijin untuk membuka niqob wanita yang kini telah menjadi istrinya.
Tanpa menunggu suaminya membuka niqob, Nisa pun membukanya, โga usah minta ijin akang semua yang ada pada diri Nisa sekarang halal buat akangโ ucap Nisaa malu-malu.
Khairul terpana melihat wajah cantik yang selama ini tertutupi niqob itu, yang lebih mengagetkan Khairul, dia sudah tak asing lagi dengan wajah cantik yang ada di hadapanya, dia pun mengingatkan Nisa pada sosok wanita cantik nan ayu yang ada dalam mimpinya saat iya hendak pergi ke sowan kerumah guru Sayuti tempo hari.
Bahkan mendiang istrinya pun menyuruh Khairul untuk mengejar wanita cantik itu, tapi sayang semakin ia kejar wanita itu pun semakin menjauh dan saat dia menjauh wanita itu pun mendekat, sampai guru mulia ya hadir dalam mimpinya dan mengatakan belum saatnya.
Harus Khairul akui mendiang istrinya sangat cantik, begitu juga Azizah, dan Halimah tapi bila di bandingkan dengan wanita yang ada di hadapanya sekarang jelas mereka belum bisa menandingi kecantikan Nisa.
Belum pernah Khairul melihat wanita yang lebih cantik dari pada wanita yang ada di hadapan ya sekarang, bertapa beruntung ya dia, bisa menikahi Khairunisa, selama ini Khairul haya tau Nisa adalah seorang wanita yang menjaga dirinya di balik niqobnya dia tak mengira bahwa Nisa memiliki paras yang begitu cantik luar biasa, dia memuji kebesaran tuhan atas segala ciptaanya.
Setelah tersadar dari keterkejutannya, Khairul pun menundukkan pandangan ya, wajah ya memerah menahan malu, lisanya tak merhenti memuji sang ilahi.
โ maaf ada yang salah sama Nisa, akang kecewa setelah melihat wajah Nisaโ tanya Nisa saat melihat suaminya menundukkan pandangan ya.
__ADS_1
โBukan begitu jujur Irul ingin sekali melihat wajah cantik teteh, bahkan tak ingin sekalipul melepaskan pandangan itu, tapi mungkin karna sudah terbiasa menundukkan padangan sehingga Irul malu padahal sekarang teteh sudah halal bagi Irulโ Jawab Khairul malu-malu.
โSekarang Nisa sudah jadi Istri akang jadi sebaikya panggilan teteh di ganti aja ga enak kan di dengar walau Nisa lebih tua tapi tetep Nisa adalah istri akangโ nisa meminta kepada Khairil.
โ maaf sebenarnya dari tadi akang dah cangung mau manggil apa kalau teteh ga keberatan akang pangil aja jawzi al Habibahโ jawab Khairul
mendengar panggilan baru dari suaminya Nisa pun sangat senang, dia pun mengengam tangan suaminya dan berteri kasih.
โSekarang dah malam lebih baik kita tidurโ ucap Khairul sambil mencium kening istrinya.
Sebenarnya dati tadi Nisa sudah gugup apalagi saat suaminya mencium kening ya badan ya terasa kaku ada perasan yang tak biasa yang belum pernah ia rasakan sebelum ya, dia belum pernah berduan sama laki-laki apalagi sedekat sekang, jangan kan di sentuh, berdekatan saja Nisa selalu menjaga jarak.
Begitu juga Khairul walau dia pernah menikahin sopi tapi dia belum pernah menunaikan kewajibanya sebagai suami salam masalah nafkah batin, dia pun binggung entah dia harus mulai dari mana.
Walaupun dia pernah pajari dalam kitab fatul izar maupun quroyin uyun, tapi untuk dia praktekan sendiri dia masih bingung, tapi naluri ya sebagai laki-laki mendorong keberanian Khairul.
Mungkin saat malam pertama menikahi sopy dia bisa menahan gejolaknya karna dia ketika itu belum mencintai sopy bahkan kesanya pernikahan ya di paaksakan.
Lain halnya dengan sekarang walau bukan permintaan ya untuk menikah tapi wanita yang dia nikahi yang ada di hadapan ya sekarang adalah wanita yang selama ini ada dalam setiap doanya, apalagi setelah iaa mendapin keyatan bahwa wanita pujaan hatinya begitu cantik luar biasa.
Khairul pun memberanikan diri berbisik di telinga instri cantiknya โ boleh akang menunaikan ya sekarang ya Jawzi al Habibahโ
Nisa sangat kaget dengan permintaan pertama dari suaminya itu, sampai-sampai dia tak sangup untuk menjawab, dia hanya bisa menganguk malu.
Walau mereka sedang dalam mabuk asmara baik Khairul maupun Nisa mereka masih bisa menguasai akal sehat mereka, mereka tidak melupakan adab-adab yang harus mereka lakukan dalam melakukan hubungan suami istri.
Malam itu pun menjadi malam yang tak mungkin bisa mereka lupakan mereka berdua betul-betul menghabiskan malam pengantin ang begitu panjang, etah apa yang terjadi di balik selimut mereka haya mereka yang merasa dan tau apa yang terjadi.
๐๐๐๐๐๐๐
TAMAT
๐๐๐๐๐๐๐
Ini adalah salah satu nasehat dari Abuya Al Habib Abdullah Baharun kepada salah satu santriwati beliau atau Mahasiswi Al-Ahgaff Yaman yang baru menikah,
"Jangan biarkan pasanganmu bertahan denganmu karena sabar,tapi buatlah ia bertahan karena Cinta"
Beliau menjelaskan maksud dari kalam beliau adalah bagaimana seorang istri dalam bersikap untuk bisa mengambil hati seorang suami dan membuat suami senantiasa mencintainya.
Berusaha jadikan suasana rumah sebagai tempat beristirahat dari segala penat.
Buatlah agar suami memilih terus bersamamu sebagai istrinya karena cinta yang kuat,bukan karena ia memilih bersabar atas keburukan perilakumu sebagai seorang istri dan membuat ia tak bahagia.
Abuya berkata :
Kenapa kamu membuat suamimu terus menerus bersabar, bukan malah membiatnya bahagia ?
Kemudian Abuya berpesan "Jangan jadikan dirimu sebagai pundak beban terhadap suami"
๐๐๐๐๐๐๐๐
NB.
Untuk cerita cinta dalam taqdir kita akhiri sampai di sini, insalloh akan ada kelanjutan ya tapi tidak dalam waktu dekat ini.
Terima kasih atas dukungannya selama ini mudah-mudahan ada mamfaatya.
JANGAN LUPA BACA JUGA
โKEBUTUHAN ORANG YANG BARU BELAJARโ
Insyallah saingan kita butuhkan di sana bayak sekali pajaran yang bisa kita petik.
๐๐๐
__ADS_1
Sebelumya Keranjang dosa minta maaf kalau berkenan Akang minta tolong untuk like setiap episodenya.
Terima kasih.