TERBUKA NYA MATA BATIN

TERBUKA NYA MATA BATIN
20. Gangguan di rumah Dicky


__ADS_3

Dicky memasuki rumah nya setelah di antarkan oleh Rafi dan mengunci nya dari dalam.


Pintu rumah Dicky terbuat dari dinding kaca tebal, sehingga langsung merespon kearah luar, hanya terhalang dengan tirai panjang yang menutupi nya.


Saat Dicky berjalan kearah kamar tiba-tiba angin kencang berhembus sehingga tirai panjang tersebut bergerak dan menari-nari di depan pintu.


terdengar suara ketukan dari luar kaca pintu hingga membuat Dicky mematung.


TOK TOK TOK


Dicky pun melirik kearah pintu nya hingga langsung menampakkan seorang wanita berbaju merah panjang dengan pita merah di kepala nya sedang berdiri mematung di depan pintu kaca rumah nya, dengan berwajah hangus menyerang kan sambil menyeringai kearah Dicky.


"aaahhhh.." Dicky berlari memasuki kamar nya dan menguncinya dari dalam, nafas Dicky ngos-ngosan, ia tak menyangka akan melihat pemandangan semengerikan itu di depan rumah nya.


Dicky menyandarkan tubuhnya di pintu kamar, sambil mengatur pernafasan, namun ia seketika di kaget kan lagi dengan suara seorang wanita yang sedang mengkidung di dalam kamar nya.


wanita itu duduk di atas ranjang dengan tubuh membelakangi Dicky, wanita cantik dengan mengenakan rok batik berpadu pasangkan dengan baju kebaya berwarna merah dengan rambut yang di sanggul tertata rapi.

__ADS_1


seketika Dicky berjalan perlahan kearah wanita itu, iya sangat tidak menyangka ada seorang wanita yang berada di kamar nya saat ini,


namun saat Dicky mulai mendekati wanita itu, seketika suara ketukan pintu terdengar lagi dari luar, hingga membuat Dicky terbelalak dan sontak melirik kearah pintu.


TOK TOK TOK


Saat Dicky memandang kearah pintu, seketika ketukan pintu itu pun terhenti, hingga membuat Dicky beralih pandang melirik kembali ke arah wanita yang mengenakan kebaya merah di atas ranjang nya.


namun saat Dicky memutar kepalanya, wanita itu sudah tidak ada di kamar Dicky lagi, kamar nya kembali kosong seperti sediakala ia meninggal nya pagi tadi,


"aaahhhh a-ada apa ini ?" lirih Dicky ketakutan, sambil mendudukkan bokong nya di atas ranjang, namun tiba-tiba telinga nya malah merespon suara aneh lagi, suara tawa keras anak kecil di sekitar rumah nya.


"anak siapa itu ? tertawa malam-malam seperti ini?" tanya Dicky lagi sambil mendirikan tubuh nya dan mengintip dari sebalik kaca jendela kamar.


"tidak ada siapapun..!" lirih Dicky, karena di rumah nya memang sangat jauh berjarak dengan tetangga yang lain.


Dicky pun kembali membaringkan tubuhnya di atas ranjang sambil menutup wajah nya dengan tangan nya, Dicky sangat syok atas apa yang di alami nya itu.

__ADS_1


TOK TOK TOK


suara ketukan kembali terdengar lagi di pintu kamar Dicky hingga membuat Dicky harus keluar dan memeriksa nya.


sesaat Dicky membuka pintu nya, tidak ada siapapun di ambang pintu, bahkan di pintu kaca nya juga sudah tidak ada wanita berbaju merah, hingga membuat Dicky menarik nafas lega.


"aaah, mungkin perasaan gue saja..." ujar nya kembali ke kamar.


Sedangkan di tempat lain, terlihat Rafi sedang mendudukkan dirinya di atas sofa ruang tamu di rumah nya, dengan air putih yang berada di tangan nya,


Rafi meneguk segelas air putih itu, ia sangat kehausan saat ini, hingga sesuatu berdering di dalam saku celana nya.


Rafi pun meraih telepon genggam nya, terlihat sebuah SMS masuk di sana, tanpa menunggu lama Rafi pun membuka dan membaca nya.


[aku akan menginap di rumah mu .yeni ]


"Siapa yang iseng SMS seperti ini ? apa mungkin salah sambung yah ? lalu siapa lagi Yeni ?" ujar Rafi lirih sambil mendelete pesan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2