
Di dalam sebuah bus chelsy memandang ke semua arah, langit sudah sangat gelap, dengan pohon-pohon yang menjulang tinggi di sekitar bus yang dia tumpangi nya.
"aku dimana ?" tanya nya sambil celingak-celinguk mencari penumpang yang tadi berada di dalam bus, bahkan saat ini supir bus pun tidak ada di dalam bus, hanya chelsy seorang diri di sana, di dalam hutan lebat dan gelap.
"aku dimana ini ?" tanya nya lagi dengan wajah pucat pasih karena ketakutan,
chelsy pun berjalan kearah pintu bus dan mencoba membuka nya, namun pintu itu terkunci dari luar.
"pak..." TOK TOK TOK
"buka pintu nya pak..." TOK TOK TOK
"saya terkunci di dalam pak..."TOK TOK TOK
Chelsy mengendor pintu mobil berharap supir atau siapapun mendengar teriakkan nya, namun tidak ada yang menjawab nya, chelsy pun melirik kesemua bangku di dalam bus itu, seketika sudah ada seorang wanita yang mengenakan baju berwarna merah dengan rambut tergerai panjang menutupi wajah nya, sedang duduk di belakang chelsy saat ini, chelsy pun mendekati wanita itu dan bernafas lega karena dia tidak sendirian di mobil ini, namun saat chelsy mendudukkan bokong nya di samping wanita itu, seketika wanita itu langsung memutar kepalanya menghadap ke arah chelsy dan memperlihatkan senyum menyeringai dengan wajah hangus terbakar dan bola mata putih bulat yang seketika bergelingding di hadapan chelsy.
HAAAAAAAAAAAAA AAAAA
Teriak chelsy sambil berlari kearah bangku belakang bus tempat nya duduk semula,
Chelsy masih menutup wajah nya dengan kedua tangan nya, ia begitu takut terhadap wanita itu, namun seperti nya wanita itu tidak mengejar Chelsy atau mengganggu nya lagi, hingga chelsy memberanikan diri membuka tangan nya di wajah nya dan kembali melirik ke semua arah, namun wanita itu sudah tidak ada di tempat nya tadi,
__ADS_1
chelsy berusaha memberanikan diri mengecek kembali dan perlahan-lahan berjalan kearah kursi tempat duduk wanita mengerikan itu tadi, namun semua nya kosong, tidak ada siapapun.
"hah hah a-apa itu tadi..." ujar chelsy dengan dada naik turun dan nafas yang memburu.
BRAK
Seketika pintu bus terbuka lebar, chelsy kaget seketika dan melirik keluar arah, ternyata dia memang berada di hutan belantara saat ini, chelsy pun berniat untuk keluar dari bus ini, saat ia mulai menapak kan kaki nya, tiba-tiba.
HAAAAAAAAAAAAA AAAAA
Chelsy berteriak kencang, sebab wanita mengerikan yang mengenakan baju berwarna merah sudah berada di depan nya dan menarik kaki nya kebawah bus.
HAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAH
"chelsy, chelsy.." teriak wanita itu lagi, hingga perlahan chelsy pun membuka mata nya dan menatap seorang wanita di samping nya, hingga memeluk erat tubuh wanita itu.
"kak,hiks hiks hiks chelsy takut..." tangis chelsy sambil memeluk seorang wanita yang ia panggil kakak.
"kamu yang tenang yah dek, kamu hanya bermimpi buruk..." tutur wanita itu menenangkan chelsy.
****
__ADS_1
Di rumah sakit Rafi sedang menemui seorang dokter yang memeriksa kaki nya.
"dok, apa yang terjadi dengan kaki saya yah, saat saya mau bergerak terasa sakit dan berat sekali dan luka ini saya juga tidak tau dapat nya dari mana ? tiba-tiba saja kaki saya sudah luka lebam seperti ini, apa lagi berbau amis." terang Rafi kepada seorang dokter yang memeriksa nya.
"tidak ada hal serius, tulang-tulang anda bagus dan hasil pemeriksaan nya juga bagus semua, mungkin ini hanya di sebabkan oleh alergi biasa, nanti saya akan memberikan obat pengering, supaya luka nya tidak menyebar." ujar dokter itu hingga Rafi mengangguk kearah dokter.
Setelah selesai di rumah sakit, Rafi pun berjalan keluar dari ruangan dokter, saat sampai di ambang pintu, handphone nya pun berbunyi, hingga Rafi bergegas menerima panggilan telepon tersebut.
"ya, iya...saya akan segera kesan..." ucap Rafi setelah mengangkat panggilan tersebut.
"iya terima kasih..." panggilan telepon itu pun terputus seketika.
Rafi pun melajukan mobilnya kesebuah rumah dan berhenti di depan halaman depan rumah tersebut.
"kak, apa yang terjadi dengan chelsy ?" tanya Rafi panik.
"chelsy tiba-tiba histeris di kamar tadi, coba kamu lihat kedalam." jawab wanita itu.
Rafi pun berlari ke kamar chelsy yang berada di lantai dua, terlihat chelsy sedang menutup tubuh nya dengan selimut dan meringkuk ketakutan, wajah nya pucat pasih dan menggigil.
"sayang...kamu kenapa ?" tanya Rafi sambil memeluk erat tubuh pacar nya itu.
__ADS_1
"a-aku takut..." jawab chelsy di dalam pelukan pacar nya.
"kamu tenang yah, ada aku di sini..." ujar Rafi menenangkan Chelsy.