TERBUKA NYA MATA BATIN

TERBUKA NYA MATA BATIN
50. Sri teman Asti


__ADS_3

Malam ini Rara dan teman-teman nya sudah kembali ke kamar masing-masing, begitu pula dengan Asti, namun Asti tidak bisa tidur meskipun waktu sudah sangat larut, Asti masih saja larut dengan pikiran nya sendiri, hal mistis yang setiap hari dia temui selalu menakuti dan menggangu nya, apa lagi teman-teman nya yang mendapati hal yang serupa juga.


Asti mengingat awal mula dia bisa melihat 'mereka' dan tawaran dari seorang makhluk yang ingin berteman dengan nya.


Setelah beberapa menit larut dalam pikiran, Asti pun mencoba untuk terlelap dalam tidur nya, namun suara-suara aneh mulai terdengar lagi di telinga, hingga Asti menutup telinga nya dengan bantal yang ia gunakan.


HAAAAAAAAAAAAA AAAAA


Teriakan seseorang bergema, hal itu membuat Asti terperanjat dan berlari mencari asal suara, Asti pun mengedor-ngedor pintu kamar nya satu persatu untuk mencari tahu suara teriakan keras tadi, namun saat dia membuka pintu kamar teman nya, nyatanya teman nya tertidur pulas semua, Asti pun berjalan ke lantai bawah kontrakan nya, untuk memastikan Juwita dan Lala baik-baik saja, dan ternyata mereka berdua tidak sekamar malam ini dan mereka juga terlelap dalam tidur masing-masing.


"siapa yang teriak kencang tadi yah ?" tanya Asti sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


HAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAH


Suara teriakan bergema lagi dari arah lantai atas, sehingga Asti langsung saja berlari menapaki anak tangga kembali ke lantai atas dan kembali membuka kamar teman-teman nya satu persatu, namun saat dia membuka nya dia malah mendepati teman-teman nya terlelap semua nya dalam tidur.


"apa yang terjadi ? kenapa tidak terjadi apapun? jadi tadi suara teriakan siapa ?" tanya Asti bingung, dan berjalan kembali menuju kamar nya.


Asti mencoba tak menggubris apapun dan kembali membaringkan tubuhnya di atas kasur nya dengan posisi telentang, namun saat dia mulai terlentang tiba-tiba seorang wanita sudah melayang pas di depan tubuhnya.

__ADS_1


HAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAH


Asti berteriak kencang sambil menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan, wajah sosok makhluk halus itu sungguh mengerikan, dengan wajah menyeringai dan mata bulat besar.


"ja-jangan sakiti aku." lirih Asti ketakutan, dengan pernafasan yang mulai sesak.


"hihihi hihihi hihihi aku tidak akan menyakiti mu, asal kan kamu mau jadi teman ku hihihi hihihi hihihi" ujar wanita berbaju putih panjang tertawa terbahak-bahak melihat ketakutan Asti.


"iya, iya aku mau jadi teman kamu, asal kamu tidak menakuti ku lagi." tutur Asti, tanpa pikir panjang, saking takut nya terhadap makhluk menakutkan itu.


"hihihi hihihi hihihi"


Asti masih menutup wajah nya dengan telapak tangan, namun perlahan-lahan dia tidak mendengar suara tawa makhluk itu lagi hingga Asti perlahan membuka tangan nya dari wajah nya.


****


Keesokan paginya, Asti pagi-pagi sudah sampai di kampus, bahkan saat teman-teman nya masih terlelap dia sudah duduk di dalam kantin bersama seorang wanita yang mengenakan pakaian putih panjang.


"jadi nama Lo Sri ?" ujar asti dan di jawab anggukan oleh wanita yang duduk di samping nya itu.

__ADS_1


"gue pikir lo mau nakutin gue Sri." tutur Asti berbicara dengan wanita yang bernama sri, yang berwajah putih pasih dan rambut tergerai panjang.


"gue minta maaf yah!" tutur Asti lagi, hingga beberapa mahasiswa yang berada di kantin menatap aneh kearah nya.


"cantik cantik, gila." ujar seorang mahasiswa pria di dalam kantin tersebut.


"kasihan." iba yang lain.


"jadi, apa teman-teman gue juga Lo yang gangguin ?" tanya Asti lagi, namun wanita itu menggeleng kepala kearah Asti.


"jadi siapa yang gangguin teman-teman gue kalau bukan Lo Sri?" tanya asti lagi, namun wanita itu hanya diam dan tidak menjawab apapun.


"apa ada banyak makhluk seperti Lo, yang berada di kontrakan kita, kok seram banget." tutur Asti, memikirkan begitu banyak hal mistis yang dia alami oleh nya dan teman-teman nya, selama berkuliah di universitas ini.


"ouh iya Sri, Lo janji kan, nggak akan nakut-nakutin gue lagi !" tutur Asti dan di jawab anggukan oleh wanita yang duduk di samping nya itu.


Di antara pengunjung kantin kampus tersebut, ternyata di sana sudah ada eliya dan teman-teman nya yang duduk di belakang Asti, memandang aneh kearah Asti.


"heh Asti !" panggil eliya, hingga Asti melirik kearah nya.

__ADS_1


"Asti, gue punya hadiah buat Lo ! UPS maksud nya, makhluk teman hayalan Lo itu." eliya pun membuang sampah minuman kearah bangku kosong di sebelah Asti, yang merupakan tempat duduk seorang wanita tak kasat mata yang menjadi teman Asti sekarang ini, yang bernama Sri.


"hahaha, dasar orang gila ! ngomong sendirian, hahaha" tawa eliya dan teman-teman nya mengejek Asti, sedang kan wanita yang bernama Sri hanya diam dengan tatapan tajam nya kearah eliya dan teman-teman nya.


__ADS_2