
Dicky,Rafi dan chelsy sudah berada di kamar Dicky saat ini, mereka menatap kearah laptop Dicky yang sudah menancap flashdisk di sana.
"Lo yakin mau lihat video nya ulang ?" tanya Dicky, ia sebenarnya takut, untuk mengecek video jurik malam yang mereka lakukan itu kembali.
"kalau kita nggak nonton, kita mana tau, apa yang sebenarnya yang menerol kita..." terang Rafi.
"iya sudah kalau begitu..." pasrah Dicky.
Video saat mereka mengadakan jurik malam itu pun menyala di laptop Dicky, mereka bertiga sangat serius dalam menonton nya ulang, namun saat rara berjalan kearah sungai, baru tubuh mereka bertiga mendadak merinding seketika.
"kok gue merasa aneh yah ?" tanya Dicky.
"gue juga..." tambah chelsy.
"tapi di sini, bagian seru nya...." ujar Rafi lagi.
"nggak apa-apa nih kita lanjut nonton ?" tanya chelsy melirik dua lelaki di samping nya.
"udah nggak apa-apa, kita lanjut kan saja, toh dari tadi kita nonton juga nggak ada hal yang aneh apapun..." ujar Rafi lagi.
"iya sudah kalau gitu..."
Rara perlahan berjalan kearah sungai sambil menggenggam lampu senter di tangan nya.
hihihi hihihi
"aaah, su-suara apa itu tadi..." tanya chelsy merinding.
__ADS_1
namun seketika terdengar lagi suara tertawa seorang yang mengerikan lagi.
hihihi hihihi hihihi hihihi
"a-apa itu ?" chelsy pun langsung menempelkan tubuhnya mendekat kearah pacar nya.
"Lo sengaja bikin suara seram seperti itu, biar tambah horor ?" hardik Rafi, ketika melihat kekasihnya ketakutan hebat.
"bukan, bukan gue...! gue nggak buat suara apapun..." jelas Dicky lagi.
"tapi siapa yang setel suara seperti itu ?" tanya Rafi lagi.
"iya mana gue tau..." ucap Dicky lagi.
hihihi hihihi hihihi
chelsy, sontak kaget saat melihat wanita itu dan berdiri seketika dari duduk nya.
"HAAAAAAAAAAAAA" chelsy syok menatap wanita itu sambil memundurkan tubuh nya menjauh dari laptop,
Ia teringat bahwa wanita itu yang selalu ia mimpikan.
"kenapa Lo ?" tanya Dicky heran.
"i-itu di belakang Rara ?" ucap chelsy, namun Dicky dan Rafi tidak melihat apapun, hanya chelsy yang melihat nya.
"apa ? tidak ada apapun ?" ujar rafi menonton lagi.
__ADS_1
"itu..." tunjuk chelsy lagi, karena ia masih melihat wanita itu mengikuti Rara.
namun seketika Rara berlari kencang, entah apa penyebabnya, sehingga Rara terjatuh dan langsung meluncur ke arah sungai.
"kok bisa Rara meluncur seperti itu yah ? bukan kah di sana banyak ilalang nya yah ? kok bisa seperti di tarik oleh sesuatu ?" tanya Dicky penasaran saat melihat video Rara.
"eeeh itu siapa ?" teriak chelsy seketika.
seorang anak kecil berdiri di tepi sungai sambil melihat kearah Rara yang sudah menghilang kedalam sungai.
"perasaan di sekitar sana tidak ada anak-anak deh ?" tanya chelsy lagi.
hingga video itu sampai saat Dicky masuk kedalam sungai, terlihat Rara menarik kaki Dicky dan membenamkan nya kedalam sungai dan anak kecil yang berdiri di tepi sungai tertawa terbahak-bahak melihat Dicky yang sedang meminta tolong kearah teman-teman nya.
"aaah, a-anak kecil itu ? perasaan waktu itu tidak ada anak kecil di sekitar sungai..." ujar Dicky.
"iya, apa jangan-jangan anak kecil itu adalah penunggu sungai tersebut..." tambah Rafi.
"masa sih.."
"tapi kalian lihat kan ? kenapa dia ada di situ..." ujar Dicky lagi.
"ouh iya, kaki Lo Rafi, atau jangan-jangan kaki Lo ada sangkut pautnya dengan hantu-hantu itu, atau jangan-jangan mereka yang membuat kaki Lo seperti itu ?" ujar Dicky saat melihat kaki Rafi yang melepuh seperti terbakar.
"ayo kita segera menemui penjaga kampus, gue yakin bapak itu tau sesuatu tentang sungai belakang kampus..."
" ayo..."
__ADS_1