
Pagi ini Rafi dan chelsy sudah berada di kampus, mereka duduk di sebuah kursi di taman depan kampus yang berjajar dengan sebuah pohon besar di sebelah nya.
"Kamu yakin nggak apa-apa ?" tanya Rafi kepada kekasih nya, chelsy hanya mengangguk kearah Rafi.
"hmm, syukur lah..." ujar Rafi.
"kalau kamu gimana kaki nya ?" tanya chelsy lagi.
"sudah di obati, tidak ada hal serius, hanya alergi saja, nanti juga sembuh." jawab Rafi tersenyum manis.
Tiba-tiba Dicky datang dan bergabung dengan chelsy dan Rafi di bangku di taman itu, Dicky langsung mengusap wajah nya kasar dan menyandarkan kepalanya di senderan kursi.
"kenapa Lo ? kacau amat ? "tanya Rafi, kearah Dicky, yang terlihat berantakan dengan pakaian nya hari ini.
"gue, menggelami hal yang aneh semalam..." jelas Dicky menatap dua sahabat nya.
"hal aneh ? hal aneh apaan ?" tanya Rafi menatap serius.
"gue merasa, gue di kejar-kejar sama setan ! hahhh kalau yang ngejar gue manusia, gue senang banget, apa lagi cewek cantik...tapi ini setan Bro...ahhh gue no...gue takut banget sumpah...." jelas Dicky sambil mengusap wajah nya lagi.
chelsy menatap kearah Dicky dia menggeleng kepala kearah nya.
__ADS_1
"gue menggelami hal yang lebih aneh..." tambah chelsy menatap Dicky.
"hal aneh apa yang Lo alami ?" tanya Dicky lagi.
"gue terkunci di dalam bus dan di dalam nya ada setan..." ujar chelsy menatap kearah Dicky.
"HAAAAH" Dicky tersentak kaget mendengar cerita chelsy.
Dicky pun melirik kearah Rafi yang wajah nya pucat pasih saat ini.
"Lo kenapa ? kok wajah Lo seperti itu ? Lo sakit yah ?" tanya Dicky melirik Rafi.
"ah, gue cuma sakit sedikit sih..tapi gue merasa aneh, kaki gue sakit sekali dan seperti nya gue merasa ini bukan di sebab kan oleh alergi deh, soal nya gue nggak pernah alergi terhadap apapun, tapi kaki gue malah tiba-tiba jadi seperti ini..." Rafi pun menarik sedikit celana nya dan memperlihatkan luka di kaki nya yang sudah membesar dan menjalar.
"bukan kah kemarin masih kecil yah sayang ?" tanya chelsy lagi.
"itu masalah nya, gue bingung, pagi tadi gue bangun udah seperti ini..." terang Rafi, hingga membuat chelsy terbelalak mendengar nya.
"apa ini ada sangkut pautnya dengan jurik malam itu yah, gue kok merasa aneh setelah kejadian malam itu..." sambung Rafi.
"iya, gue juga..." tambah Dicky.
__ADS_1
****
Malam ini chelsy berada di depan teras rumah nya, ia seperti menunggu kedatangan seseorang di depan rumah, hingga ia menatap dari kejauhan, seorang wanita tengah berdiri dengan mengenakan pakaian berwarna merah dengan pita merah dan rambut tergerai panjang, menatap tajam kearah nya, chelsy pun langsung membuang muka seketika.
"apaan itu ?" lirih chelsy sambil melirik ulang kearah wanita tadi, namun ia malah sontak di kaget kan dengan sesuatu yang pas berada di depan wajah nya, hingga ia berteriak kencang.
HAAAAAAAAAAAAA AAAAA
Chelsy pun berlari menjauhi wanita itu, namun wanita itu tiba-tiba sudah berada di depan wajah nya.
HAAAAAAAAAAAAA AAAAA
chelsy sangat histeris ia berteriak sambil menutup wajah nya.
"chelsy... chelsy..." panggil teman-teman di kelas nya, hingga chelsy terbangun dari tidurnya, chelsy bermimpi buruk, dia sangat ngos-ngosan hingga ia menarik nafas panjang nya.
"kenapa Lo ?" tanya Juwita yang duduk di samping nya,tapi chelsy hanya menggeleng kepala nya.
"kamu kenapa ?" lirih Rafi lagi.
"a-aku mimpi buruk, seram..." ucap chelsy.
__ADS_1
"mimpi apa ?" tanya Dicky lagi tapi chelsy hanya menggeleng ia sangat syok dengan mimpi itu.
"ayo kita tanya kepada bapak penjaga kampus, mana tau hal aneh yang kita alami ini ada sangkut pautnya dengan jurik malam itu." ucap Dicky hingga chelsy dan Rafi mengangguk.