TERBUKA NYA MATA BATIN

TERBUKA NYA MATA BATIN
37. Terungkap


__ADS_3

Hahaha, akhirnya aku bisa menemukan kalian juga !" lelaki tua itu tertawa bahagia setelah berhasil mengikat tubuh Juwita, Lala, Asti, Fika dan Rara yang bersimpah darah di perut nya yang masih tertancap sebuah pisau.


"hahaha, kalian akan menjadi budak ku, setelah ini. hahaha" tutur lelaki itu lagi, hingga tanpa sadar, Robi, Dicky, chelsy,Rafi dan Andi menatap tajam kearah nya.


namun seketika seorang wanita pun berlari kearah lelaki itu dan menghunus sebuah pisau di perut lelaki itu namun dengan cepat dapat di hindari oleh lelaki itu.


"Sovia ?" lirih Robi dan teman-teman nya yang mendapati sovia berlari dengan sebuah pisau.


"bapak jahat, bapak iblis, bapak mengorbankan teman-teman Tiara hanya untuk hal yang fana, bapak harus menerima pelajaran nya, bapak harus mati dan menyesali semua perbuatan bapak." ujar Tiara yang memasuki tubuh Sovia berlari menghunus pisau kembali kearah lelaki itu, hingga tanpa sadar Andi juga ikut berlari dan mendekat kearah lelaki tua itu, ikut membantu menghabisi Lelaki tua itu, namun dengan sigap lelaki tua itu dengan mudah menghindari serangan Tiara dan Andi, hingga lelaki itu menghunus keris nya melukai pergelangan tangan Sovia.


Lelaki yang bernama Andi sangat geram, hingga dia menghadang kearah belakang lelaki itu namun dengan sigap lelaki tua itu berlari dan menghunus perut Andi dengan pedang nya hingga darah segar mengalir deras di perut lelaki itu.


"hahaha, bocah ingusan seperti kalian bukan lah lawan ku." ujar nya sombong, namun seketika pak Yanto terbelalak melihat seorang wanita yang berdiri di hadapan nya dengan mata yang putih bulat dan tatapan tajam yang membunuhnya.


HAAAAAAAAAAAAA AAAAA

__ADS_1


Semua orang di kaget kan dengan terbangun nya Rara dengan sebuah pisau yang menancap di perut nya, dengan sigap Rara mencabut pisau tersebut tanpa merasa kesakitan sama sekali, dan berjalan kearah lelaki tua itu dan menghunus pisau itu ke kepala lelaki itu terus menerus, hingga Lelaki itu meringis menahan kepala nya yang sakit, namun dengan sigap nya Sovia juga ikut berjalan menghunus perut lelaki tua itu hingga Lelaki itu terkapar tak berdaya.


"kak Ningsih." lirih Sovia mendekati Rara yang kemasukan arwah Ningsih.


"Tiara" mereka pun berpelukan dan terlihat air mata darah mengalir deras di pelupuk mata kedua nya.


"Ningsih..." lirih Andi yang melirik kearah Rara dan Sovia.


"a-andi." ujar Ningsih menatap lelaki yang bernama Andi.


"Ningsih aku cinta sama kamu Ningsih, aku sayang sama kamu." tutur Andi hingga membuat Ningsih berjalan kearah nya dan memeluk erat tubuh Andi dengan tubuh Rara yang penuh darah.


Dan Ningsih pun menghilang dengan Rara yang terkujur lemah di hadapan Andi dengan darah mereka yang sama-sama mengalir.


"Sovia.." Adrian, Aliando dan mbak asrit berjalan kearah Sovia, Sovia pun melirik dan memeluk ibu nya hingga ia pingsan di pelukan sang ibu.

__ADS_1


"maaf kan Tiara ibu." tutur Tiara dan menghilang seketika.


****


Setelah menghilang nya Ningsih, aku mencari tahu siapa dalam di balik kematian nya Ningsih, hingga aku di kejutkan sebuah kenyataan bahwa yang dimaksud oleh Ningsih lelaki yang sangat ia cintai itu adalah ayah ku, ayah ku seorang duda dan dia memang lelaki yang kaya raya, hingga tak heran wanita-wanita muda menginginkan lelaki itu, tapi kenapa harus ayah ku ? dan kenapa wanita itu harus Ningsih, wanita yang sangat aku cintai?.


Bertahun-tahun aku menyelidiki ayah ku, aku curiga terhadap ayah ku, namun sama hal nya dengan ku, ayah ku juga terus menerus mencari keberadaan Ningsih, hingga dia sakit-sakitan dan meninggal karena sakit yang ia alami.


Ningsih dan Tiara hilang secara misterius, mbak asrit sakit-sakitan karena kehilangan Tiara hingga dia menjadi gila dan terpaksa di pasung oleh suami nya pak Yanto.


dan disana lah aku mencurigai pak Yanto, sebab istri nya yang selalu berteriak mengatakan bahwa pak Yanto adalah seorang pembunuh.


aku diam-diam selalu mengunjungi rumah pak Yanto, guna untuk menemui mbak asrit dan menanyai tentang Ningsih dan Tiara, namun apa yang aku lakukan selalu gagal Karena pak Yanto menutup rapat-rapat apa yang ia dan teman-temannya lakukan itu.


Namun satu hal yang membuat aku selalu mencari tahu semua hal ini dan kembali mengusut tuntas kasus ini, yaitu anak ini...!

__ADS_1


Rara, dia adalah wanita yang selalu membuat ku ingin mencari tahu keberadaan Ningsih, sebab aku selalu melihat Ningsih jika melihat wanita ini, dan aku merasa Ningsih selalu mengikuti anak ini kemanapun dia berada, hingga aku yakin, Ningsih masih belum tenang jika penyebab kematian nya belum segera di tangkap dan di ketahui.


__ADS_2