
Sudah dua minggu ini Syahla dan juga Kaisar disibukkan dengan berbagai kegiatan di rumah sakit. Ternyata keberadaan Syahla dan Kaisar membuat rumah sakit yang lainnya ikut tertarik dengan program pelayanan yang dicetuskan oleh Kaisar.
Saking sibuknya, mereka berdua sampai tidak memiliki waktu untuk saling bermanja-manja karena saat tiba di hotel, mereka langsung pergi tidur karena sudah merasa sangat lelah.
Malam ini, Kaisar masih mengadakan meeting dengan pihak rumah sakit yang baru mengajukan kontrak dengan Kaisar. Wal hasil Kaisar masih harus menahan hasratnya dengan Syahla.
Sedangkan Syahla menunggu Kaisar di hotel sambil membuat sup khusus untuk suaminya. “Semoga setelah makan ini, Mas Kaisar udah gak ngeluh capek lagi dan gak uring-uringan setiap hari!” gumam Syahla yang sengaja membuat resep sup kesuburan untuk Kaisar.
Jika ditanya darimana Syahla mendapatkan resep ini? Jawabannya tentu saja dari Mbah Google. Selepas memasak sup untuk Kaisar, Syahla pun langsung membersihkan dirinya dan mengganti pakaiannya.
Kali ini Syahla sengaja berdandan tipis dan mengenakan lingerie warna pink untuk memikat Kaisar. Namun kemudian Syahla merangkapinya dengan celana panjang dan juga kaos oblong yang sedikit kebesaran di tubuhnya.
Tak lama kemudian, tampak pesan masuk dari Kaisar ke ponselnya.
💌 Kaisar
Sayang, aku sangat merindukanmu! Maafkan aku yang masih harus meeting di malam weekend ini.
💌 Syahla
Tidak masalah, Cinta. Aku akan setia menunggumu.
Setelah membalas pesan dari Kaisar, Syahla pun menyandarkan tubuhnya di sofa sambil menonton televisi. Namun, lima menit kemudian pintu kamarnya terbuka dan tampak Kaisar sudah berdiri di sana.
“Assalamu’alaikum cinta!” ucap Kaisar.
Syahla langsung tersenyum gembira menyambut kedatangan suaminya.
“Wa’alaikum salam Mas Kaisar! Aku pikir akan sampai malam!” Syahla pun menyambut kedatangan suaminya dengan sangat hangat.
Ia menyalami tangan Kaisar dan kemudian membawakan tas milik Kaisar.
__ADS_1
“Gimana meetingnya sayang?” tanya Syahla sambil membantu Kaisar melepaskan jasnya.
“Alhamdulillah lancar. Mas sengaja gak ikut makan tadi biar bisa pulang cepat!”
“Oh yaa? Kalo gitu Syahla siapkan air hangat dulu ya, sayang. Kebetulan Syahla juga udah masak yang spesial buat Mas!” ucap Syahla yang bergegas menuju ke kamar mandi untuk mengisi air hangat di dalam bathtub.
“Makasih banyak ya udah masakin buat Mas!” ucap Kaisar yang tiba-tiba sudah ada di belakang Syahla dan memeluk istrinya dengan sangat mesra.
“Sama-sama, Mas! Buruan mandi dulu, Syahla punya kejutan loh buat Mas Kaisar!”
“Siaaap istriku sayang. Memangnya gak mau nemenin mas mandi dulu nih?” tanya Kaisar yang langsung dijawab Syahla dengan gelengan kepalanya.
“Gak dong, sayang! Ya udah, Syahla mau siapin makan dulu ya Mas!”
Syahla keluar dan langsung menutup pintu kamar mandi. Kemudian ia menyiapkan makan malam untuk Kaisar dan melepaskan pakaiannya yang ada di rangkap luar. Kini Syahla tampak begitu 53k51, terlebih dengan rambutnya yang digerai dan ia arahkan ke bahu kanan.
Tak lama kemudian, pintu kamar mandi pun terbuka dan betapa terkejutnya Kaisar saat mendapati istrinya yang tampak begitu menggairahkan tengah menunggunya di meja makan.
“Eits! Nanti dulu dong Mas! Makan dulu yuk supnya mumpung masih hangat!” ajak Syahla.
“Hemm! Aromanya benar-benar sangat menggugah selera!” ucap Kaisar sambil menyendokkan kuah dan kemudian mencicipinya.
“Alhamdulillah, nikmat sekali supnya sayang!” puji Kaisar. “Terima kasih banyak ya istriku sayang!”
“Sama-sama Mas!” balas Syahla yang ikut menikmati sup buatannya bersama Kaisar.
Syahla sengaja menyelesaikan makanannya lebih dahulu. Kemudian ia beranjak dari tempat duduknya dan menawarkan diri untuk menyuapi Kaisar.
“Mau Syahla suapi mas?” tawar Syahla sambil mengusap bahu suaminya kemudian turun ke bawah dan duduk di pangkuan Kaisar.
“Owwh! Tentu saja istriku sayang!” balas Kaisar yang sudah merasakan panas dingin di tubuhnya. Tiga suapan terakhir membuat tangan Kaisar mulai nakal dan singgah tepat di dada istrinya.
“Jangan nakal Mas!” ucap Syahla men993linj4n9 saat Kaisar menyentuh ujung titik sensitif milik istrinya.
__ADS_1
“Kamu sengaja ya ngerayu Mas?” tanya Kaisar sambil terus memainkan dada istrinya.
"Iya, sayang! Memang Syahla sengaja goda Mas - ah - Kaisar!" jawab Syahla yang mulai b3rd354h.
Kaisar yang sudah tidak tahan pun langsung mengambil mangkok yang dipegang oleh Syahla dan meletakkannya di atas meja.
Kemudian Kaisar langsung mengangkat tubuh istrinya ala bridal style dan membawanya ke atas tempat tidur.
"Istri mas ini makin hari makin cantik aja sih!" puji Kaisar yang sudah merebahkan Syahla di atas tempat tidur.
Namun Syahla langsung bangun dan melingkarkan tangannya di leher suaminya. "Kali ini biar Syahla yang mulai ya, Mas! "
Ucapan Syahla kali ini membuat Kaisar terbang melayang. Terlebih saat Syahla mulai mendaratkan ciumannya di bibir Kaisar dan mulai mengeksplornya masuk ke dalam membuat Kaisar tidak bisa tinggal diam.
Tangan nakalnya pun kembali memainkan ujung titik sensitif milik Syahla dan membuat istrinya makin tidak karuan.
Syahla yang sudah tidak tahan dengan permainan jemari Kaisar pun akhirnya membuka baju tipisnya yang atas dan menyodorkan miliknya di mulut Kaisar.
Kaisar sendiri langsung menyesapnya dalam dalam dan cukup kuat. Kemudian memposisikan dirinya seperti bayi yang tengah kehausan.
Kali ini Syahla mengarahkan suaminya untuk pasrah di bawah kungkungannya dan Kaisar pun hanya bisa menuruti permintaan istrinya.
Keduanya malam ini benar-benar dimabuk asmara. Sampai akhirnya tiba pada pelepasan pertama mereka.
"Malam ini kau sangat menakjubkan, sayang!" puji Kaisar. "Dan aku sangat menyukainya!"
"Kalo Syahla minta lagi gimana?" tanya Syahla membuat Kaisar langsung menganggukkan kepalanya.
"As you wish, istriku sayang! Mas kali ini akan pasrah menerima gempuran dari Syahla!" balas Kaisar.
Akhirnya mereka berdua pun meluahkan kerinduan mereka sampai keduanya sama-sama tidak merasakan lelah.
__ADS_1