TERJEBAK CINTA META

TERJEBAK CINTA META
Beautiful In White


__ADS_3

Meta memandang pantulan dirinya di cermin, seusai dirias meta nampak cantik dengan balutan gaun pengantin berwarna putih. Stelah Devan melamar meta beberapa Minggu lalu, meta dan Devan meminta restu kepada kedua orang tua mereka. Hanya selang 2 Minggu mereka mempersiapkan pernikahan itu.


Sesaat dia menarik napasnya, pikirannya masih teringat kenangan-kenangan bersama Rendi. Semua seperti mimpi, secepat kilat semu berubah, mungkin memang perasaannya sepenuhnya belum untuk Devan. Namun mungkin ini sudah menjadi pilihannya, lagi pula bukankah Devan yang selalu ada untuknya selama ini. Devan juga orang yang dipercayai Rendi untuk menjadi pengganti untuk menjaganya.


Risma menghampiri meta yang duduk di depan meja rias, "Kamu sudah siap sayang?" tanya risma memegang pundak meta dengan lembut.


Namun meta tak dapat menahan air matanya di depan mamanya. Risma hanya bisa memeluknya dan mengusap air mata meta menggunakan tissue dengan hati-hati supaya make up meta tidak luntur.


"Mama tahu, kamu pasti masih memikirkan Rendi, tapi sampai kapan met? Mama tidak akan memaksa kami untuk melupakan Rendi. Tapi mama hanya berharap kamu bisa hidup bahagia, meski tanpa Rendi. Mama tahu ini gak akan mudah, tapi mama juga yakin Devan sangat mencintai kamu, mama yakin dia bisa menjaga dan menyayangi kamu seperti Rendi! Jadi mama mohon kamu jangan nangis lagi yah...!"


Risma memeluk Risma dengan erat, memang semua ini tidaklah mudah. Di satu sisi Risma mengetahui kalau meta masih sangat mencintai Rendi namun di satu sisi Risma juga tak ingin berlarut dalam kesedihan yang terus menerus. Risma ingin meta bahagia, dan Risma yakin bahwa Devan adalah orang yang tepat menjadi pendamping meta.


"Gimana kamu udah siap?"


Meta menganggukkan kepala dan mengusap air matanya yang tak terasa mengalir.


"Ayo kita turun semua udah nunggu kamu!"


Risma menggandeng meta, sebelum keluar kamar sekilas meta memandang foto yang masih terpampang di kamarnya, foto kebersamaannya dengan Rendi sewaktu SMP. Foto yang tak pernah dia lepas dari dulu, meski Rendi sudah tak ada lagi karna bagi meta foto itu sangat berarti untuknya.


"Sayang, ayok!" kata Risma menggandeng tangan meta.


Meta pun menuruni anak tangga, semua tamu undangan sudah bersiap di situ. Persiapan pernikahan yang singkat membuat mereka lebih memilih melangsungkan pernikahan di rumah meta. Namun meski hanya di rumah, nuansa pernikahan megah dan mewah terlihat jelas dari nuansa dekorasi yang serba putih. Nuansa bunga-bunga dengan dominasi warna putih membuat suasana romantis jelas terlihat dalam pesta pernikahan itu.


Devan sudah bersiap di depan penghulu untuk melakukan ijab kabul. Devan memandangi meta yang nampak begitu cantik dengan gaun pengantin itu, aura yang terpancar dari kecantikan meta yang memang semenjak dulu Devan kagumi.


Meta mendudukkan dirinya di sebelah Devan, sepintas mereka bertatapan. Devan yang sedari tadi mengagumi kecantikan meta tak henti-hentinya menyunggingkan senyumnya.


Devan melakukan ijab kabul, dan di saksikan oleh tamu-tamu yang hadir di situ. Semua saudara, teman-teman semasa SMA, bahkan teman-teman sekantor mereka juga hadir menyaksikan.


Seusai ijab kabul Devan dan meta duduk di pelaminan, mereka berdua menyalami semua tamu undangan yang mengucapkan selamat. Banyak diantara mereka yang tak menyangka jika mereka berdua menikah, apalagi teman-teman SMA mereka yang tahu betul bagaimana cinta meta dengan Rendi.


Karoline menghampiri meta dan memeluk meta, spontan meta pun juga berhambur memeluk Karoline.


"Selamat ya sayang, semoga kamu selalu bahagia!"

__ADS_1


"Makasih ya Tante, maaf meta gak bisa......"


"Ssssttt....udah gak usah di bahas ini kan hari bahagia kamu, semua yang sudah berlalu biarlah berlalu. Mungkin semua ini sudah suratan takdir yang harus kita terima dengan sabar dan ikhlas. Tante berharap kamu selalu bahagia dalam hidup kamu, Tante udah anggep kamu seperti anak Tante sendiri sama seperti Rendi, jadi Tante harap kita masih bisa sering bertemu!"


"Pasti Tante, kapan pun Tante mau ketemu dengan meta, meta pasti akan luangin waktu! Meta hanya bisa berterima kasih sama Tante atas semuanya, bahkan meta berterima kasih sekali karena Tante udah anggep meta seperti anak sendiri. Makasih Tante...." kata meta.


Meta dan Karoline saling berpelukan, air mata jelas tak dapat dibendung, air mata yang mengisyaratkan kerinduan pada sosok Rendi yang sampai sekarang masih terasa berat kehilangan orang yang mereka sangat cintai itu.


"Ya udah, Tante ke sana dulu yah, di belakang masih banyak yang antri. Bisa-bisa nanti Tante di protes sama tamu lainnya karna kelamaan di sini!"


Meta mengangguk sambil tertawa kecil di sela tangisnya karna celotehan Karoline barusan.


"Devan kamu jaga meta baik-baik, Tante tahu kamu orang yang tepat yang bisa menjaga dan membahagiakan meta!"


"Pasti Tante, Devan janji bakal selalu menjaga dan mencintai meta sampai kapan pun!!"


Karoline pun memeluk Devan sekilas dan melanjutkan bersalaman dengan Risma.


_


_


Orang tua Devan pun berpamitan setelah semua acara selesai.


Meta dan Devan pun memilih untuk beristirahat di dalam kamar untuk beristirahat dan membersihkan diri.


Meta duduk di depan cermin sambil membersihkan sisa make up-nya. Devan menghampiri meta yang masih terlihat sibuk membersihkan wajahnya.


Devan memegang pundak meta yang duduk di meja rias "Meta?"


"Kenapa Van?"


"Aku boleh tanya sesuatu gak?"


Meta mengernyitkan dahi, dan menoleh ke arah Devan, " memangnya kamu mau tanya apa?"

__ADS_1


"Sebenarnya kamu seneng gak sih bisa nikah sama aku?"


Meta kembali memutar tubuhnya ke depan cermin lagi dan membelakangi Devan, " Kenapa kamu tanya kayak gitu?"


"Memang aku salah tanya kayak gitu?"


Devan menggenggam tangan meta, menatapnya lekat, "Aku tahu kamu pasti masih belum bisa melupakan Rendi di hatimu, tapi seperti janjiku dari dulu, aku akan terima kamu apa adanya, aku akan berusaha untuk bisa membahagiakan kamu, meski aku tahu mungkin aku gak bisa menjadi Rendi. Tapi aku akan berusaha menjadi Devan, Devan yang bisa membahagiakan kamu dan selalu ada buat kamu!"


"Aku gak akan nyuruh kamu untuk jadi Rendi, karna kamu bukan Rendi. Aku mau kamu tetap menjadi Devan yang apa adanya! Aku mau kita menjalani semua kehidupan baru kita, meski aku juga masih harus belajar, belajar untuk mencintai kamu sebagai suami aku. Tapi aku mohon, bantu aku, bantu aku untuk membuka hatiku lagi, bantu aku mengisi kekosongan hatiku dengan rencana masa depan kita!"


Devan memeluk meta, entah kenapa semua ini seperti mimpi bagi Devan. Hari ini dia menjadi seorang suami, bisa bersama dengan orang yang dia sayangi bahkan semenjak dulu semasa SMA, bertahun-tahun dia berjuang untuk cintanya. Dan hari ini semua bisa terwujud meski dia tahu perasaan meta belum sepenuhnya untuknya.


Bagi Devan bisa memiliki meta seutuhnya adalah kebahagian yang luar biasa. Bahkan devan berjanji dengan dirinya sendiri kalau dia harus mengisi hari-hari meta dengan kebersamaan dengan kebahagian sehingga meta sedikit demi sedikit bisa melupakan Rendi.


"Makasih yah Van kamu udah bisa nerima aku apa adanya? Dan maafin aku dengan segala kekuranganku, aku akan belajar menjadi istri yang terbaik buat kamu!"


"Aku yang harusnya berterima kasih sama kamu, karna kamu udah ngasih aku kesempatan buat jadi suami kamu!"


Mereka berdua berpelukan, Devan pun tiada hentinya mencium puncak kepala meta. Hari ini Devan benar-benar bahagia, dan hanya bisa berharap semoga pernikahannya selalu diliputi kebahagiaan.


**END


Teman-teman makasih yah udah baca novel pertamaku ini. Maaf kalo masih banyak yang typo karna jujur aku juga masih harus banyak belajar nulis novel.


Cerita ini udah aku bikin happy ending ya....yah meski di awal cerita kesannya Rendi sama meta udah pada bucin banget....tapi siapa yang sangat kalau jodoh meta justru sama Devan.


Semoga kalian suka yah ceritanya, dan semoga kalian bisa memberikan vote dan like sebanyak-banyaknya di novelku yang masih receh ini....


Kalian-kalian juga boleh tulis komentar-komentar kalian lho....


Oh iya jangan lupa yah mampir juga di novelku yang baru....Judulnya KONTRAK CINTA SUPERSTAR.....


Terimakasih semuanya.....terimakasih juga buat yang udah vote dan like......😘😘😘


Sampai bertemu di novelku yang lainnya**......

__ADS_1


__ADS_2