Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )

Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )
Manja


__ADS_3

Sudah 2 bulan keberangkatan Brian meninggalkan nya, Ya sudah 2 bulan juga Viona merasa kehilangan sosok putra nya itu.


Hari hari sudah tak sama lagi. Dia banyak murung dan mengurung diri nya di kamar dan tidak mau keluar kemana pun..


Suami nya pun sedang sibuk mengurus Mega Proyek yang akan nya untuk Viona.


" Darl, Aku pulang..." Suara Gale begitu gembira terdengar oleh para pelayan yang masih mengerjakan pekerjaan nya .


" Dimana Nyonya kalian ?" Tanya Gale pada para pelayan nya.


" Nyonya di Kamar Tuan Muda. " Jawab Silva yang merasa mengetahui nya.


" Ya . " Gale langsung menuju kamar Putra nya itu.


Sampai disana dia melihat Istri nya sedang duduk di sofa menghadap Kaca besar besar di depan nya.



" Hay Cantik..." Goda Gale saat melihat istri nya memang sangat cantik.


Oh, ralat, Selalu cantik menurut nya.


" Sayang..." Viona bangkit dari sofa dan merentangkan kedua tangan nya.


Gale tau istri nya mulai dengan sikap manja nya, Dengan senang hati dia datang dan masuk ke dalam pelukan istri nya.


Dan Gale memangku istri nya duduk di Sofa tempat Viona duduk tadi.


" I Miss Brian So Much. " Ucap Viona sambil mengendus aroma maskulin dari tubuh suami nya.


Jika di trimester pertama Gale yang mengidam dan tak bisa jauh dari Viona, Maka di trimester kedua ini Viona lah yang selalu kecanduan dengan aroma tubuh suami nya.


Bahkan saat ini dengan lancang nya tangan Viona membuka simpulan dasi suami nya dan membuka kancing kemeja nya satu persatu hingga terbuka semua.


Terpampang lah sudah dada borotot dengan sedikit bulu bulu halus yang menambah kesan maskulin nya.


Pria barat memang mengguncang Dunia perhaluan emak emak sejagad Raya Noveltoon.


" Apa yang kau ingin kan Darl ?" Gale setengah mati menahan sesuatu yang mulai sesak di balik celana bahan yang mulai mendesak itu.


" Tidak ada ! Hanya merindukan Daddy saja. " Jawab Viona santai.


Di biarkan nya terus apa yanh di lakukan Viona pada dada nya.


Karena begitu lah Viona akhir akhir ini. Begitu manja dan bergantung pada nya.


Seperti saat ini, Hanya untuk tidur siang pun Viona merengek agar Gale menemani nya untuk tidur siang.


Alhasil disini lah dia sekarang, Meninggalkan meeting begitu saja demi sang bidadari.

__ADS_1


Cukup lama Viona bermain di dada nya mengendus dan menghirup dalam dalam aroma tubuh Maskulin pria barat itu hingga benar benar terlelap.


Gale sudah merasakan hembusan nafas teratur milik Viona langsung membawa nya kembali ke Kamar nya.


Saat menuju kamar mereka pun Viona sama sekali tidak merasa terganggu oleh Langkah Gale. Bahkan Karena sangking nyenyak nya Viona sama sekali tidak merasa saat Gale berulang kali menciumi seluruh permukaan wajah nya sangking gemas nya.


Pipi mulus itu sekarang semakin membulat dan kenyal, Hal itu semakin membuat sisi gemas Gale tak tertahan kan lagi. Sering kali Viona merajuk pada Gale karena suami nya itu terus saja mencubit pipi nya.


Pernah sekali Viona menangis dan benar benar menangis saat Gale mengigit pipi nya hingga berbekas karena terlalu gemas.


Alhasil dua hari Gale tidak mendapat kan senyuman tulus itu, Sampai tidur pun harus di kamar Brian.


" Jangan Nakal ya Baby, Bekerja sama lah dengan Papa. Jangan membuat Mama kesakitan oke. " Di elus Gale dengan penuh cinta dan kasih perut bulat itu.


Hingga tiba tiba Gale merasakan tendangan di tangan nya.


" Oh Baby, Kau mendengar Papa ? " Kembali dirasakan nya tentangan itu.


" Stt...Oke cukup Baby, Biarkan Mama tidur. Tidur lah juga ya...Papa mencintai kalian. Ingat juga ada kakak mu Brian !" Entah terlalu kuat ikatan cinta di antara mereka hingga Anak di dalam perut Viona sangat menurut pada nya.


Gale memutuskan kembali melanjut kan pekerjaan nya, Meeting yang tertunda.


Akhir nya Dia kembali melanjut kan Meeting nya secara Virtual melalui Laptop nya.


" Lanjut kan !" Kembali dalam mode Arrogant nya seorang Gale Thominshon Jade.


Gale mendengar kan dengan serius satu persatu peserta meeting memberikan hasil yang akan di sampaikan oleh mereka.


Tidak terasa Meeting sudah berlangsung selama satu setengah jam lama nya.


Meeting selesai saat Mata tajam Gale menangkap sosok Wanita cantik terusik dalam tidur siang nya.


" Sudah bangun Darl ?" Gale langsung meletakan laptop nya di meja dan berjalan mendekat ke arah Viona.


" Peluk..." Rengek nya manja.


" Sini..." Gale ikut merebahkan diri nya di samping Viona dan memeluk wanita cantik itu.


" Dad, " Panggil Viona melihat ke arah suami nya yang masih terus membelai pipi nya.


Seakan itu adalah mainan terbaru untuk Gale.


" Ya Darl ?" Jawab Gale.


" Aku merasa seperti nya anak kita menendang tadi. "


" Memang iya Darl, Dia merindukan Papa nya. " Sambil tersenyum mesum.


" Is...Semalam sudah ! " Mulai merajuk lagi.

__ADS_1


" Auuhhh...Sakit..." Sudah mulai ingin menangis saat suami nya mencubit pipi Cubby milik nya.


" Sorry. Aku terlalu gemas dengan ini..." Kembali menarik nya dan menggoyang kan nya kekiri dan ke kanan.


" Hiks...hiks...hiks...Sakit...." Gale mulai kalang kabut.


Viona nya sudah menangis, Gale menjadi merasa bersalah saat Viona sudah menangis karena ulah nya, Sesaat dia menyesal saat ini.


" Maaf kan aku Darl, Maafkan akuu "


" Mau ice cream..."


" Iya boleh ... sudah maafkan aku ya jangan menangis lagi sayang..." Gale menghapus aiar mata Viona yang terus keluar dari mata nya.


" Mau gendong juga..." Gale terkekeh geli melihat kemanjaan istri nya yang semakin hari semakin menjadi itu.


Tapi dia tetap melakukan semua yang di ingin kan bidadari cantik itu dengan suka rela tanpa beban sedikit pun.


" Kita akan melakukan USG hari ini, Tapi maaf, Kita tidak bisa melakukan nya dirumah sakit. Kau tau bukan bagaimana bahaya nya di luar sana. " Viona mengangguk dengan satu cup sedang ice yang sedang di nikmati nya itu.


Namun tiba tiba Gale kembali melihat mata indah itu berkaca kaca.


" Kenapa Darl ? Apa ada yang sakit ? Apa baby nakal ?" Tanya Gale panik saat melihat Viona kembali menangis.


" Hiks...hiks...Biasa nya Brian yang menemani ku makan ice cream. Sekarang tidak ada lagi. Aku kesepian Dad, Aku merindukan Brian. "


" Brian akan sedih jika kamu terus bersedih... susah...jangan menangis. Jika kandungan mu sudah kuat dan dokter mengijinkan kamu untuk terbang, Maka saat itu juga kita akan berangkat menjenguk Brian. Sekalian kita ajak orang tua teman teman nya ya. " Bujuk Gale sebisa mungkin.


" Janji ?" Tanya Viona memastikan.


" Ya. Janji, Itu pun jika saat libur Akhir pekan saja. Kita tidak bisa mengunjungi nya setiap saat. Maka Brian juga tidak bisa sering sering menghubungi mu. " Jelas Gale.


Begitu lah kebijkan Sekolah Asrama Brian, Menerima kunjungan hanya di akhir pekan dan di izin kan menghubungi keluarga saat hari Jum'at setelah Jam belajar selesai di Sore hari.


" Sekarang bersiap lah kita akan USG kandungan kamu. " Viona mengangguk dan bersiap untuk USG.


15 menit kemudian Gale dan Viona sudah masuk ke kamar tamu yang sudah di sulap menjadi ruang pemeriksaan untuk Viona selama kehamilan nya.


Bahkan Gale juga sudah menyiapkan semua keperluan Viona saat melahirkan nanti dirumah sakit dengan penjagaan yang begitu ketat dan tertutup serta rahasia penuh.


...🍃🍃🍃...


Baca juga cerita bang Jery dan Senja ya...



Follow ige ibuk di @amelia_falisha1511 ❤️


Lope lope sekampung durian runtuh punya tok Dalang ya Genks 🤣🤣🤣

__ADS_1


__ADS_2