Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )

Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )
Percikan Api


__ADS_3

Seperti permintaan Tuan nya, Mereka melakukan apa yang di minta sang Tuan dengan senang hati.


Rata rata para anak buah disini semua memiliki gajih pokok mereka.


Apalagi jika tim mereka di sewa untuk membasmi hama hama dan sampah masyarakat.


Dengan senang hati mereka melakukan tugas nya.


" Pegang tangan nya. " Titah Gale.


Tanpa rasa belas kasih lagi Gale melakukan aksi nya.


Sreettt...


" Aaaahhhkkk. " Teriak sang tawanan saat jari kelingking nya sudah pisah dengan teman teman nya.


" Brengsekk kau. Bajjingan. Monster. " Umpat nya untuk Gale.


Bughhh...


" Berani sekali kau mengumpat tuan kami. " Anak Buah Gale marah mendengar Tuan mereka di maki.


" Biar kan saja. " Kata Gale.


" Pencundang Ck," Nah sekarang emosi Gale mulai terpancing nih...


Ini nih pemicu utama Gale bisa berubah menjadi Monster setelah kematian orang tua nya dulu.


Bahkan dalam diri nya sejak itu, Kata PECUNDANG menjadi kata haram untuk nya.


" Ingin merasakan bagaimana cara pecundang ini bermain ?" Gale mulai menampakan sisi gelap nya.


" Lepas kan dia. Aku ingin bermain dengan nya. "


" Kau memang pecundang ! Saat aku sudah kesakitan kau ingin menantang ku. !" Kata nya tak terima.


" Ku beri ke adilan untuk mu. Karna aku bukan orang yang bertraung dengan licik. Ada tiga pilihan untuk mu. !" Tawar Gale.


" Bertarung dengan senjata tajam ? Mata tertutup atau Tangan terikan sebelah ? Kau bebas untuk memilih. " Nah sejenak dia berpikir memilih opsi yang mana.


Sampai akhir nya dya memilih... " Mata tertutup. "


" Pilihan yang cukup bagus. " Gale tersenyum miring disana.


" Waktu mu hanya 10 menit. Aku harus pulang menemani istri ku tidur. Jika kau bisa membuat ku jatuh, Kau akan bebas dan akan ku berikan uang 500 juta untuk mu. Bagaimana ?" Penawaran yang menggiur kan untuk nya.


Dia sudah memikirkan cara untuk menyerang Gale walau rasa sakit di bekas Jari nya yang putus masih trrasa tapi dya cukup kuat untuk itu.


" Nyala kan Camera nya !" Titah Gale dan anak buah nya mulai mengikat penutup mata Gale.


" Kau siap ? Serang lah. " Kata Gale saat dia memastikan bahwa dia tidak bisa melihat apa pun di hadapan nya.


Tapi salah jika lawan nya fikir dia bisa menang dari Gale.


Telinga Gale sangat tajam untuk ukuran pendengaran manusia biasa. Entah lah, Itu adalah anugrah dari tuhan untuk nya sejak lahir.


Sang lawan mulai melancarkan aksi nye hendak memukul Gale, Namun sayang gerskan nya di baca oleh telinga Suci Gale.


Di putar nya tubuh nya langsung menahan serangan dari lawan nya.


Kraaakkk...


" Aaahhhkkk..." Bunyi tulang yang di patah kan.


" Pastikan kuda kuda mu kuat. Serangan mu terlalu terbaca untuk ku. Bahkan dari udara nya saja aku bisa merasakan dari arah mana kau. " Semua anak buah nya yang menyaksikan itu semua tercengang dan terkagum kagum dengan Gale.


Kreetttaaakkkk...


" Aaakkkkkk " Kembali menjerit karna tangan nya di patah kan oleh Gale.


" Aku bilang waktu mu hanya 10 menit. Tapi tidak sampai 10 menit kau sudah menyerah. !" Gale benar benar sadis malam ini.


" Penggal kepala nya dan kirim kan ke Mansion Max. " Titah nya dan membuka ikatan di mata nya.


" Aku harus pulang. Istri ku pasti mencri ku. " Gale meninggalkan Black House dan kembali ke rumah bahagia nya bersama Viona.

__ADS_1


Kali ini dya membawa Mobil. Malas menggunakan Motor nya.


Berkendara dengan cepat Gale sampai dengan selamat ke rumah bahagia nya.


Sampai nya disana Oliv sudah menunggu nya. Jam sudah menunjukan pukul 23.47 menit yang bersrti hampir dini hari.


" Selamat datang Tuan. " Oliv mengambil mantel yang di kenakan Tuan nya.


" Ya. Tidur lah. Aku ingin istirahat. " Ucap Gale lagi.


Oliv mengangguk patuh. Dia sudah tau jika Tuan nya pulang jam segini berarti Tuan nya dari Black House.


Entah ingin berlama lama atau apa Gale memilih menaiki satu persatu anak tangga menuju kamar nya.


Ceklek...


Gale membuka pintu kamar nya dan ternyata istri nya tidak tidur. Viona duduk bersandar di kepala tempat tidur mereka dengan tatapan menerawang banyak.


Seakan pikiran nya sedang berpikir keras. Gale tidak suka itu. Viona nya harus selalu bahagia dan tersenyum.


" Darl, Kau bangun ?" Viona melihat ke arah suami nya dan melirik jam yang bergantung di dinding kamar mereka.


" Dari mana ? " Tanya Viona.


" Hm, Dari Black House. " Jawab Gale.


" Rumah gelap ? Apa itu rumah Mafia ?"


" Darl, Dengar kan aku dulu. " Gale takut Viona nya berpikir buruk tentang nya.


" Aku hanya bermain saja disana. Melihat lihat saja. " Jelas Gale.


" Naik motor malam malam ? Tanpa Helm ? "


" Darl, maaf kan aku. Bukan begitu maksud ku. Aku hanya suka menikmati angin malam. "


" Bersih kan diri Daddy. Aku mengantuk. " Viona merebahkan diri nya dan menarik selimut hingga sebatas dada nya.


" Darl, Viona, Sayang. Hey aku bisa jelas kan. Tidak seperti itu maksud ku. " Gale mulai resah dengan sikap Viona.


Gale bingung. Dia tidak tau harus menjawab apa lagi.


Hingga akhir nya dia memilih untuk memberaih kan diri dan ikut bergabung bersama istri nya.


Di peluk nya tubuh mungil yang mulai berisi kembali itu, Di tarik nya Viona agar lebih mendekat ke arah nya.


Cup


" Aku mencinta mu Sayang. Really Love You . " Gale memilih untuk ikut beristirahat.


Karna besok adalah akhir pekan, Gale memilih untuk mengajak istri nya bersenang senang saja.


...🌞🌞🌞...


Pagi sudah datang, bahkan suara burung burung sudah sangat jelas terdengar di telinga Viona.


Mencoba membuka mata nya, Viona sedikit kesusahan karna semalaman suami nya itu memeluk nya dengan posesif.


" Dad, Ayo bangun. " Viona mengelus rahang kokoh yang mulai di tumbuhi bulu bulu halus itu.


" Nanti. Aku masih mengantuk. "


" Yasudah. Biar kan aku mandi dulu. aku ingin membuat sarapan kita. "


" No ! Hari ini kamu milik ku. Tidak ada penolakan !" Tegas Gale.


" Tapi Dad, aku harus mandi. Hari ini hari terakhir ku berdarah. aku harus membersihkan diri. " Jelas Viona.


Seketika wajah Gale tersenyum. Mata nya berbinar senang.


" Mandi lah. Kita akan ke dokter nanti. Periksa apakah kamu siap langsung hamil atau harus pending dulu. "


" Tapi jam 10 sidang putusan nya Dad," Ucap Viona.


" Iya setelah nya kita pergi ke dokter. "

__ADS_1


" Aku ikut ke pengadilan. "


" No ! Diam dirumah saja. " Dalam mode tak ingin di bantah.


" Oh, Baik lah. " Jawab Viona lesu.


" Jika menurut aku akan memberi hadiah. Aku akan turuti kemauan kamu. " Oke Viona mulai memikirkan apa yang akan di minta nya pada Gale.


" Oke. Temani aku ke pasar hari minggu besok. "


" Tidak masalah ! Maka dari itu jadi lah istri penurut. Peluk aku dan temani aku tidur. "


" Janji hanya tidur ?"


" Ya. Tapi jika semua sudah siap. Jangan harap bisa tidur dengan tenang nanti malam. Akan ku habisi kamu sampai lemas. "


" Is, Menyebalkan. Aku juga ingin tau Black House. "


" Ya. Jika kesana pakai pakaian yang tertutup. Disana laki laki semua. !"


" Oke suami ku. " Viona mencoba menghibur hati nya di tengah kekalutan nya memikirkan sidang putusan suami nya nanti.


Gale tau akan kekalutan Viona, Maka dari itu dia memilih mengalihkan perhatian istri nya agar tidak kembali tertekan.


...🍃🍃🍃...


Lain dirumah bahagia Gale dan Viona lain lagi di Mansion Maxim yang sudah di ketahui oleh Gale dan kawan kawan.


Pagi ini Max menerima paket yang di bawa oleh anak buah nya.


Tepat saat dia sedang duduk di meja makan bersiap untuk sarapan.


" Bos ada paket. "


" Paket ? Sejak kapan aku mendapat kan paket ?" Tanya Max penasaran.


Pasti ada yang tidak beres ini.


" Buka. !" Titah nya.


Dengan cekatan Anak buah nya membuka paket yang berukuran kecil itu. Dan seelah di buka nya, Ternyata hanya jari kelingking yang sudah memhiru dan mulai mengeluarkan bau busuk.


" Huekkk...Apa ini ?" Anak buah nya sedikit mual melihat jari kelingking serta darah disana.


Setelah di teliti lagi, Akhir nya Mereka menemukan pisau bersinisial GTJ.


" Buka yang lain nya. " Dengan tangan gemetar anak buah nya kembali membuka kotak yang lebih besar.


Aneh, Kenapa saat di angkat seperti ada yang nerguncang guncang ?


Melanjutkan pekerjaan nya, Mereka semua kaget saat melihat apa isi kotak tersebut.


" Huueeekkk...." Kali ini anak buah nya benar benar tidak sanggup menahan nya lagi.


Karna yang di lihat nya saat ini lebih oarah lagi.


Kepala manusia dengan mata melotot, Dengan pisau yang sama.


" Kau benar benar Luar Biasa Gale. "


" Buang kepala manusia tidak berguna itu. Hanya mengerjakan itu saja tidak becus. " Hardik Max.


Tak lama datang lagi paket selanjut nya bersama sebuah Surat.


Saat di buka kembali ternyata itu adalah badan manusia yang kepala nya terpisah tadi. Namun kali ini di dalam nya ada ular piton.


" Buang itu. Kau benar benar memancing ku Gale." Dengan kasar dia membaca surat dari Gale.


" Kau salah jika berpikir aku tidak mengetahui siapa kau ? Axel Orlando. Jangan pernah bermain api dengan ku ! kau akan terbakar nanti nya. Salam dari teman lama mu. Gale Thominshon Jade. "


" Sial !" Umpat nya.


Bagaimana bisa Gale mengethaui segala nya ? Bahkan rencana nya belum di mulai. Dan Gale ? Sudah mengirimkan pesan ancaman ?


...🔥🔥🔥...

__ADS_1


Follow ige aku @amelia_falisha1511 ❤


__ADS_2