Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )

Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )
Kehilangan


__ADS_3

Keadaan Viona belum stabil dan menunjukan respon baik, Tak tanggung, Bahkan semua dari mereka membantu mencari Ginjal yang cocok di DNA nya Viona.


Tapi sampai saat ini mereka juga belum menemukan kan nya.


Entah sampai kapan ini terjadi pada Mama Malaikat mereka semua. Hari ini juga Gav di minta Viona untuk pulang dan dia langsung pulang demi Mommy nya.


" Mom, Are U Okey ? " Tanya Gav disana.


" Ssttt...Mom, Don't cry...Please...." Gav tidak sanggup melihat semua ini.


" I Love You Gavio, I Love You My Prince. " Ucap Viona dengan lirih.


Lama mereka bicara dan bercerita sampai waktu jenguk sudah habis.


Malam, Nya mereka kembali berkumpul karena mendapatkan pesan bawah Viona kembali kritis...


" Tuan, Mohon kerja sama nya, Kami akan melakukan semua nya dengan semaksimal mungkin "


" Minggir !!! aku bilang minggir ! Aku ingin melihat istri ku, Dia sedang menunggu ku, Dia ingin aku membelikan nya bunga mawar putih. Awas, Aku ingin membawa ini untuk nya. " Gale terus memberontak disana.


Dia ingin masuk dan memberikan pesanan istri nya yang khusus di beli nya sendiri.


" Dokter Lila, Dokter Lea, tolong bantu kami..." Ucap Tim dokter yang menangani Viona.


" Dad, Plis...Jangan begini, Biarkan mereka melakukan tugas nya."


" Tapi Princess, Mommy mu ingin bunga mawar putih ini. "


" Kak, Kasihan Papa...Hiks...hiis..." Lila sudah menangis di pelukan Brian.


Dia juga sedih dengan keadaan ini semua.


" Dad, Plis..." Akhir nya Gale mulai tenang disana..


Dokter melanjutkan tugas mereka melakukan yang terbaik sampai bunyi nyaring itu terdengar oleh mereka.


Tiiiiiittttttt.....


" Bagaimana ini ? apa yang harus kita sampai kan ?" Para Dokter langsung kaget dan panik saat pintu ruangan di buka paksa oleh sang pemilik rumah sakit.


Brak...


" Menjauh dari istri ku !!!" Teriakan itu kembali menggema disana.


Di susul oleh Lea dan lain nya.


Tes...


Air mata Lea dan Lila tak tertahan kan lagi.


Lila semakin menangis di pelukan suami nya yang kini juga menetes kan air mata nya.


" Viona, Hey...Darl...Bangun...Aku sudah kembali. Lihat ini, Indah bukan ? Kau ingin bunga ini bukan ? Ayo lihat bunga nya. Buka mata mu Darl..." Sesak !


Itu yang di rasakan Gale saat ini, Melihat wajah damai itu terlelap dengan senyuman indah yang terukir disana.


" Viona, Darl...Bu-buka mata mu Darl, Hey, A-aku disini Viona..." Air mata itu tak henti nya keluar.


" Viona, Sayang...Hey, Bangun...Buka mata mu sayang,.Vi-viona..." Mengguncang pelan lengan mungil itu.


" Maaf, Tuan tapi Nyonya Viona sudah--"


" Apa yang kau katakan hah ? Kau mau mati ? Iya ?" Gale langsung mencekik leher dokter tersebut.

__ADS_1


" Dad !"


" Papa !" Teriakan semua orang disana.


" Apa yang di katakan nya ? Viona ku baik baik saja. dia hanya tidur dan sedang menunggu ku,. "


" Li-lihat ini sayang...Darl, A-ayo buka mata mu..."


" Papa, Plis..."


" Brian Dominique Jade !!!" Suara itu kembali menggelegar disana.


Tak lama Seluruh teman teman Gale juga amsuk keruangan itu juga.


Tampak Fed,Steff,Dave dan Juga Julio disana.


" Viona...Bangun sayang...Hey ! Ayo buka mata mu Viona..."


" Bangun Viona !!! BANGUN !!!!!"


" Gale !!!" Teriak Fed disana.


Dia jengah melihat kegilaan ini.


" Sadar !! Istri mu sudah tiada !! Dia sudah sehat sekarang, Dia tidak merasakan sakit lagi. "


Bugh...


" Bangsat !!! apa yang kau katakan hah ? Viona ku hanya tidur ! Dia menunggu ku. Dia menginginkan mawar putih. "


Bugh...


" Sadar !!! Buka mata mu lebar lebar ! Istri mu sudah tiada ! Dia sudah tenang disana. dia tidak merasakan sakit nya lagi. "


" Tutup mulut mu Fedrix !! "


Lea menangis tersedu sedu disana.


" Lea, Princess...katakan ini tidak benar, Mommy mu hanya tidur bukan ? Mommy menunggu Daddy Princess. "


" Dad, Relakan Mommy Dad, " Kali ini Gavio ikut bersimpuh di hadapan kaki Daddy nya.


" Tidak, Hahaha...Ini tidak benar bukan ? Viona sayang, Ini tidak lucu sayang...Ayo bangun Darl , Ahh...Ini bukan hari ulang tahun ku...I-ini tidak lucu Darl..." Tertawa dalam tangisan itu lebih sakit dari luka apa pun.


Kehilangan adalah salah satu hal yang paling tidak ingin di hadapi semua orang di Dunia ini.


Tapi kembali lagi pada sang pemilik Takdir.


" Brian...Son, Ini tidak benar bukan ? Mama Mu baik baik saja kan Brian ? Hey kau menantu Kau juga dokter bukan ? Co-coba lihat Mama mu, Di-dia baik baik saja kan ??"


" Papa..." Lila hanya bisa mengatakan satu kata itu.


" Oho...Tidak...ka-kalian semua membohongi ku bukan ? Ah...ini ti-tidak lucu Darl, "


" Viona..." Gale kembali mendekat ke arah Istri nya yang kini terbaring kaku di sana.


" Buka mata mu Gale ! Kau bukan orang bodoh ! Lihat dengan mata mu sendiri ! Istri mu sudah tiada..."


" Tuan...Ikhlas kan Nyonya..."


" Bajingan kalian semua !!! Viona ku tidak ?? Tidak...!!!"


" Viona...Darl...Hey, A-ayo buka mata mu sayang...A-aku sudah datang Darl, Viona..."

__ADS_1


" Viona...bangun sayang...Hiks...Hiks...Viona bangun...Bangun Viona..." Gale sudah terpuruk saat ini.


Tubuh nya limbung tak berdaya, pada dasar nya dia sadar dengan semua ini, Tapi dia tidak bisa menerima kenyataan ini.


Terlalu sakit rasa nya menerima ini semua. Terlalu berat untuk menerima kenyataan pahit ini.


" Viona Aluna Queensha Thominshon Jade, Bangun ! Bangun kata ku Viona !!! Kau harus bangun !!!" Kembali berteriak histeris disana.


" Kau tetap tidak ingin bangun ? Iya ? Baik lah aku akan membangun kan mu dengan cara ku sendiri !!!" Gale melepas kancing kemeja nya dan mendekati Viona.


" Kau gila Gale !! Kau Gila !!! Istri mu sudah meninggal !! Dia sudah tidak sakit lagi ! Lihat Lihat , Lihat wajah damai nya ! Dia sudah bahagia saat ini. dia tidak sakit lagi. "


" Tau apa kau hah ? Kau tidak tau apa yang aku rasakan !!"


" Maka dari itu buka mata mu dan bagi kesedihan mu bersama kami Sialan !!"


" Aku membenci mu Viona, Aku membenci mu, Bangun jika tidak ingin aku membenci mu !! Bangun Viona...!!!"


" Bangun Viona...Bangun...Ku mohon jangan tinggalkan aku, Bagaimana Dunia ku jika tanpa mu Darl ? Jangan tinggal kan aku !!"



" Viona...."


" Daddy...Hiks...Hiks...Hiks...Ikhlaskan Mommy Dad, Lea mohon..." Gale menatap Putri kesayangan nya kini yang menangis di dalam pangkuan nya.


" Dad, Kasihan Mommy Relakan Mommy Dad, Mommy akan sakit melihat Daddy seperti ini . " Kini tatapan mata itu kosong.


Air mata itu langsung mengering dengan sorot mata tajam yang tidak bergairah hidup lagi.


Ini kah akhir kisah nya bersama Viona ? Ini kah akhir kisah cinta nya ?


" Kak, Mama Viona kak..." Tangis Lila semakin pecah disana.


Jika saja mereka lebih cepat mengetahui segala nya mungkin tidak akan jadi seperti ini.


" Ini Tuan.." Tim dokter tadi memberikan sebuah surat untuk Gale.


Gale menerima nya dan membaca nya.


*Suami ku, Daddy ku, Aku mencintai mu.


Kau percaya takdir bukan ? Ahh aku tau kau pasti tau itu, Takdir kita sampai disini. Jangan bersedih untuk itu.


Kau harus tau bahwa aku mencintai mu, Tolong belikan aku gaun yang indah ya, Aku ingin bunga mawar putih, .


Oh iya, Tolong simpan kan cincin pernikahan ku, Tangan ku mengecil, tolong bawakan lagi pada ku jika nanti waktu itu tiba ya.


Aku menunggu mu suami tampan ku, My Sugar Daddy .


Gale Thominshon Jade, I Love You So Much.


Aku menunggu mu di tempat paling indah, Temui aku disana ya. Aku mencintai mu.


...Viona* ....


" Vionaaaaaaa !!!!!" Teriak Gale sekuat tenaga nya disana.


Di remas nya surat itu hingga tak berbentuk lagi.


Bahkan Disana ada banyak bekas tetesan darah Viona.


" Aku mencintai mu suami ku..." Ucap Wanita cantik disana yang melihat semua kegelapan di depan nya tanpa bisa menyentuh apa pun disana.

__ADS_1


Dunia mereka sudah berbeda.


...❤️❤️❤️...


__ADS_2