
Gale keluar dari dalam kamar mandi dengan keadaan hati yang berbunga bunga. Wajah nya terus menampilkan rona bahagia.
Bibir Tebal seksi milik nya terus tersenyum membayangkan beberapa Kejadian tadi di kamar mandi .
Ya, Tak apa lah ! Setidak nya dia tidak bersolo karier tadi karena pasti akan sangat menyakitkan jika sudah On Fire akan sulit untuk meredam nya.
Alhasil, Jadi lah dia yang meminta Viona untuk meledakan nya yang sudah On Fire itu.
" Sayang...Darl ..Kau marah ?" Gale beringsut untuk mendekat dan memeluk istri nya yang tidur membelakangi nya.
Sangking kesal nya, Viona tidak mengganti piyama tidur nya tidur nya dan masih memakai bathrobe.
Lah, Bagaimana tidak kesal. Dia yang hampir selesai dengan kegiatan nya harus menunda nya dengan bermain sabun bersama suami nya.
Bahkan saat ini tangan nya terasa sangat pegal dan semakin jadi kesal nya dia pada Gale.
" Sayang...My Darling...Jangan marah okey ?" Sudah memeluk dan menenggelam kan wajah nya di rambut panjang itu.
" Viona ? Sayang...Hey..." Panggil Gale lagi namun tidak ada jawaban dari Viona dan ternyata dia sudah tertidur karena kesal dengan suami nya.
Gale pin akhir nya ikut tertidur bersama istri nya yang merajuk itu. Menyelami mimpi bersama berharap bertemu di suatu tempat.
Aneh dan sangat bucin bukan ?
Dan itu lah Gale !
Dia tidak malu dengan kebucinan nya ! Memang benar dia sangat mencintai istri nya itu kok. Bahkan sangat !
" Aku mencintai mu Viona !" Itu lah kata terakhir nya sebelum kesadaran nya terenggut dan terlelap dalam damai.
...🌞🌞🌞...
Keesokan pagi nya, Gale terbangun sudah tidak mendapati kehangatan yang di dapat nya tadi malam.
Dimana Viona nya ? Apa ?
Langsung di bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan turun untuk mencari istri nya dimana.
Dan ternyata Viona di bawah, Dia tidak tau bahwa ibu ibu itu sudah siap untuk berangkat pulang ke Negara tanah air tercinta mereka.
" Berangkat jam berapa buk ?" akhir nya pertanyaan itu yang di tanyakan Viona.
" Setengah jam lagi Nyah. Tuan kaya yang bilang tadi malam. "
" Yaudah. Hati hati ya buk, Maaf gak bisa ngantar pulang. Jangan lupain saya ya Buk. " Viona memeluk satu persatu ibu ibu itu.
" Iya atuh Nyah. Nyonya yang harus hati hati disini ya. Kalau rindu pulang aja. Kita selalu ada untuk Nyonya. " Kata Ibu nya Dimas.
" Terima kasih ibu ibu. "
" Kita Pamit Nyah. Salam buat Tuan. "
" Iya hati hati..." Melambaikan tangan nya melepas kepulangan ketiga ibu teman putra nya itu.
Viona kembali ke dalam rumah, Kesal nya masih ada. Rumah ini lebih luas dari rumah nya yang lama.
Rumah Hutan kata nya !
Dan ini, Tangga yang tinggi itu, Bahkan dibawah sana juga harus melalui tangga.
__ADS_1
" Sayang...Viona...Darl..." Suara laki laki yang di sebut suami nya itu terdengar menggema di dalam ruangan itu.
Begitu kesal nya Viona sampai mengabaikan Gale. Tapi dia tidak bisa mengabaikan nya.
" Sayang...Kau disini ?"
" Hem. " Jawab nya datar.
Gale menautkan kedua alis nya. Ternyata istri nya masih marah dan kesal pada nya.
" Maaf kan aku ya...Hanya itu cara nya. Tidak mungkin aku meminta orang lain yang melakukan nya kan ? Jangan marah Darl, Aku hanya mencintai mu saja. !" Memeluk dari belakang dan menaruh dagu nya di puncak mungil itu.
Cup
" Ma...af..." Sambil mencium pipi kanan istri nya.
" Aku harus bersiap Dad, Nanti Lea bangun. " Kilah nya mencoba lapas dari Gale.
" Kata kan dulu kau memaafkan ku Darl, Viona...Aku mencintai mu..."
Cup
Kembali mencium pipi istri nya dengan lembut.
Viona tidak menjawab dan memilih berjalan menuju kamar putri nya.
Gale juga tidak melepaskan pelukan nya. dia juga ikut berjalan dengan posisi masih memeluk Viona.
" Darl...Maaf..." Ulang nya lagi.
" Huh !" Viona menghela nafas nya kesal. Lalu berbalik ke arah suami nya yang tengah tersenyum tulus untuk nya.
" Iya. Kau dan Lea juga ikut. Kita akan kesana bersama. Lagi pula ada yang harus di lihat. Pabrik Textile yang baru. "
" Apa harus ? Maksud nya kami ikut ?"
" Ya Kau harus ikut ! Kau Nyonya yang akan di perkenalkan kan secara sah kepada pemegang saham dan Karyawan ku Darl. "
" Ya baik lah. Ayo bersiap. "
Cup
" Aku mencintai mu My Queen. "
" Ya. Aku juga mencintai mu Gale Thominshon Jade. " Ahh...Betapa bahagia nya Gale pagi ini.
Entah lah, Rasa nya terlalu membuncah saat mendengar kata cinta dari istri nya langsung dan mengikut sertakan nama lengkap nya di setiap hembusan nafas Viona.
Mereka sudah kembali ke kamar, Gale juga sudah siap dengan diri nya yang terlebih dulu di dandani istri nya.
Kali ini dia memakai siap dan rapi dengan setelan kantor abu abu milik nya. Dengan dasi yang sudah terikat rapi dan berwarna lebih muda dari setelan Jas nya.
Gale sangat tampan pagi ini dengan Pakaian rapi nya. Dia masih fokus ke ponsel nya tiba tiba dia melihat wanita cantik keluar dengan setelan kantor nya juga. Tapi di lapisi kaos putih di dalam nya.
" Apa ini cocok Dad ?" Suara lembut itu membuyar kan sistem kerja otak Gale.
__ADS_1
Terlebih saat melihat istri nya pagi ini. Sangat cantik menurut nya.
Setelan sederhana namun sangat berkelas. Jangan tanyakan lagi soal selera Fashion wanita muda itu.
Yang menjadi istri dari Gale Thominshon Jade selama hampir 5 tahun ini.
" Kau cantik Darl. " Puji Gale mendekat ke arah istri nya.
Cup
Mencuri kecupan manis di bibir mungil itu. Riasan sederhana sangat cocok dengan wajah Asia nya.
" Apa jam tangan ini cocok ? Apa boleh aku memakai nya ?" Tanya Viona pada suami nya.
" Ya, Pakailah Darl. Mungkin Mommy akan senang jika barang barang peninggalan milik nya di pakai oleh menantu kasayangan nya ini. Aku yakin, Jika mereka masih hidup mereka akan bahagia sekali dengan kehadiran mu..." Tiba tiba suara suami nya terdengar lirih.
Walau pun kata nya dia sudah ikhlas, Tapi hati kecil nya selalu merasa di cubit saat mengingat. malam petaka itu.
" It's oke Dad, Jangan pernah menyesali masa lalu. " Kata Viona.
" Karena masa lalu bukan untuk di sesali. Tapi di jadikan tolak ukur agar tidak mengulangi hal yang sama. " Lanjut Viona lagi.
Gale langsung menatap dalam ke arah bola mata istri nya. Dan sedetik kemudian Gale memeluk tubuh ideal itu.
" Aku mencintai Mu Darl, Aku mencintai mu Viona, Aluna Viona Queensha. Aku benar benar mencintai mu . Sangat !" Semakin mengerat kan pelukan nya.
" Jika mencintai ku, Maka coba lah berdamai dengan masa lalu kelam itu Dad, Walau aku tau itu berat. Jika Daddy terus begini, Aku yakin Mommy dan Daddy akan sedih melihat kamu. " Membelai rahang kokoh dengan bulu bulu yang Sudah mulai memanjang.
" Nanti kita cukur ya. Daddy terlihat sangar jika dengan jambang ini. Geli. " Tersenyum tulus untuk suami nya.
" Aku benar benar mencintai mu Viona. Jangan pernah tinggalkan aku walau hanya terlintas di pikiran mu. Aku tidak akan mengijin kan nya ! Tidak !"
" Maka ayo hadapi Dunia ini bersama. " Dan akhir nya mereka memutus kan untuk turun dan sarapan.
Disana sudah menunggu Lea dengan pengasuh baru nya.
" Morning Princess. " Sapa Gale mencium pipi Puteri nya itu.
" No Kissing Me. Ada lambut nya di wajah Daddy. " Menolak ciuman kedua di pipi nya.
Lea cemberut, Dia tidak suka wajah Daddy nya ada bulu buku itu. Geli kata nya.
" Oke, Besok akan Daddy belsihkan dan Lea halus mau kembali di cium oleh Daddy. " Lea melotot saat Gale bicara dengan gaya nya.
Merubah huruf R menjadi L !..
" Daddy menyebalkan !"
" Lea ! Say Sorry to Daddy Baby..." Tegur Viona lembut.
" Yaeh, Im Solly Daddy. " Mencium pipi Daddy nya.
" It's oke Baby. Ayo makan. Kita akan ke kantor Daddy hari ini. " Tegas Gale dan mereka mulai makan sarapan mereka setelah di pimpin doa oleh Pria Tampan itu.
...💮💮💮...
Duh, Lomantis sekali meleka ya, Kelualga halmonis 🥰
__ADS_1
Nah, Yuk Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 ❤️❤️