
Setelah liburan cukup panjang di Paris waktu itu, Haru hari Viona dan Gale selalu bahagia.
Dan bukan sudah berganti bulan ,Bahkan saat ini kandungan Viona sudah memasuki bulan nya.
Selama kehamilan kedua nya ini, Viona tidak banyak menuntut dan mengidam, Hanya di terimester pertama saja Viona yang begitu lemas.
Yak, Alhasil Gale setiap pagi sebelum berangkat ke kantor harus menyempat kan diri dulu untuk menyuntik Viona.
Melakukan hubungan intim dan panas agar Viona bisa bangkit dari tempat tidur. Entah lah, Gale juga heran.
Tapi itu sangat menguntungkan bukan ? Gale mendapat kan kehangatan setiap hati nya ? Oh sangat nikmat jika merasakan Viona menari nari di atas nya.
Rasa nya Gale sangat beruntung bukan ? Tidak ada Drama ngidam yang menyebalkan !.
Seperti pagi ini, Gale menyempatkan kan meminta pada Viona, Hubungan Panas, Rasa nya dia rindu saat saat Kehamilan Viona di bulan pertama.
" Aaahhh...Sayang....uuhh..." Viona meracau saat Gale menghantam nya dari belakang.
" Sebentar lagi Darl...Uuhhh...Sedikit lagi..." Gale terus menghantam dengan penuh kenikmatan hingga beberapa menit kemudian dia meledak !
" Aaahhhkkk..." Jerit nikmat kedua nya.
" Ayo Mandi Darl. Aku harus ke kantor hari ini. " Gale langsung membopong tubuh berisi dengan perut buncit itu ke kamar mandi.
Ahh...Rasa nya mereka selalu seperti pengantin baru saja . Tepat nya Gale.
Karena selama bersama Viona lah dia merasakan berbagai macam ekspresi dalam diri. Tersenyum,Tertawa, Bahagia, Sedih dan menangis. Viona mengajarkan nya semua itu.
Viona memberikan apa yang tidak pernah di dapat nya dari siapa lun selama hidup nya. Hanya Viona lah yang mampu mewarnai Dunia Gale yang dulu nya sunyi, Suram dan gelap gulita.
Lalu, Datang lah Viona dengan setitik cahaya di dalam diri nya yang mampu menyinari Dunia gelap nya Gale.
Perlahan tapi pasti, Dunia Gelap nya berubah menjadi terang benderang dan penuh suka cita canda dan tawa !.
" Aku mencintai mu..." Ucap Gale saat memakaikan Handuk kimono di tubuh Berisi dengan perut buncit itu.
" Aku juga mencintai mu. " Begitu lah pasangan itu, Selalu mengumbar cinta setiap hari nya tanpa rasa bosan dan lelah nya .
Viona sudah bersiap dan Begitu juga dengan suami tampan nya yang hati ini mengenakan setelan jas berwarna abu abu.
Ya, Itu lah Style nya Gale semenjak hadir nya Viona, Banyak model pakaian dan warna yang di kenakan nya.
Gale ingat betul kata kaya Viona dulu.
" Cobalah memakai warna lain Sayang, Hidup itu butuh warna ! Kau tau ? Warna Favorit ku apa ? Hitam ! I Love Black. Tapi aku juga menyukai banyak warna. Terkadang kita tidak harus keluar dari Zona Nyaman itu. Tapi coba lah untuk merasa nyaman dengan zona orang lain. Tidak harus keluar, Tapi nikmati lah Zona lain nya. Karena kau akan menemukan kebahagian lain dari Luar sana !"
" Suami ku sudah tampan..." Viona Viona merapikan kerah kemeja suami nya dan mengancing kan Jas mahal itu.
__ADS_1
Di usap nya dengan lembut bahu kekar itu. Yang selalu menjadi tempat berlindung nya !.
" Aku memang tampan Darl..."
" Ya. Memang ! Kan aku sudah bilang. " Viona berjalan dengan sedikit merasakan sakit di kaki nya yang mulai membengkak itu dengan perut buncit .
Sejenak Gale merasa bersalah disini. Karena permintaan nya tadi Viona merasakan sakit nya.
" Maaf kan aku Darl. " Gale memeluk Wanita Asia itu dengan sayang nya. Tangan nya terus mengusap perut bulat yang sudah siap meledak itu.
" Untuk apa ?" Tanya Viona heran.
" Karena permintaan ku kamu merasakan sakit nya. "
" Hah ? bukan kah kita sama sama menikmati nya ? Lalu kenapa sekarang merasa bersalah ?" Tanya Viona lagi.
" Kapan jadwal periksa Darl ?" Gale sudah membantu Viona untuk berjalan menuju lift rumah mereka.
" Hari ini. Dan kita lihat nanti, Apakah memang harus melalui Operasi atau Normal saja ?" Jawab Viona.
Kali ini, Seperti nya ketakutan Gale lebih parah dari sebelum nya sewaktu kelahiran Lea.
Membayang kan Perut putih mulus tanpa cacat itu harus di robek dengan pisau rasa nya Gale ketakutan sendiri.
Dia sudah biasa menghadapi begitu, Tapi rasa nya jika itu bersangkutan dengan Viona nya, Ahh...Rasa nya Gale tidak sanggup.
" Tidak apa Darl. Aku hanya takut saja menghadapi persalinan mu ! Rasa nya...Ah sudah lah. Membayang kan nya saja aku tidak sanggup. Cukup ini yang terakhir. Setelah ini aku tidak akan membiar kan mengandung lagi. Tidak akan !" Gale sudah memikirkan segala nya. Cukup 2 anak dari Viona di tambah Brian.
Sudah ! sudah cukup untuk nya !.
" Duduk Darl. " Gale menyiapkan kursi untuk Viona nya makan.
Dimana Lea ? Lea di jemput Fed dan Jen untuk berlibur ke Italia Negara kelahiran Fedrix. Dan rencana nya Fed juga akan menikah dengan Jen. Fed sudah memantap kan hati nya untuk menikahi Jenica nanti nya.
Setelah Bertahun tahun menjadi Partner Sekks nya seorang Fedrix Kehidupan Jenica berubah drastis.
" Aku berangkat Darl, Jangan melakukan hal hal berat. Cukup istirahat saja. Nanti aku akan menjemput mu untuk ke Dokter. Minta Oliv dan Silva untuk menemani kamu dirumah. Oh iya satu lagi. Mungkin kamu harus mengetahui ini. Bahwa Fed akan menikahi teman wanita nya. "
" Benar kah ?" Viona berbinar bahagia. Setelah sekian lama akhir nya, Fed akan menikahi Jenica juga.
" Lalu dimana mereka akan menikah ?"
" Itali dan Indonesia. " Viona mendung seketika.
" Tidak apa. Mereka paham akan kondisi kamu. Aku pergi Darl. aku mencintai mu Viona. "
Cup..
__ADS_1
Gale mencium kening dan bibir Viona sebelum Berangkat.
Viona akhir nya melepas kepergian Suami nya. Ahh...rasa nya rumah ini sepi sekali karena tidak ada sih cerewet Lea dirumah ini. Apa anak itu nakal disana ? Ahh...Rasa nya Viona rindu sekali pada anak itu.
Akhir nya dia memustuskan untuk menghubungi Jenica.
" Halo Jen..."
" Hallo Mommy..How Ale You ?" Suara nyaring Lea sudah terdengar di telinga Viona. .
Viona tersenyum lembut disana melihat putri nya seperti bahagia sekali.
" Mommy Baik baik saja Sayang. Apa Lea merindukan Mommy ?"
" I Miss You So Much. " Jawab Lea antusias.
" Mommy Do Know ? Papi and Mami Membuat adik untuk Lea. Papi Bilang, Lea tidak boleh tidul belsama dengan Mami dan Papi jika ingin Memiliki adik lagi. " Jenica malu setengah mati dengan ucapan Lea. Sungguh Fedrix memang keterlaluan.
Bicara seperti itu pada Lea yang selalu saja bisa membalik semua kata kata nya.
Bahkan Lea juga pernah bertanya, Kenapa Mami nya menjerit dan menyebut nama Papi nya saat di Paris sewaktu pesta pernikahan Dave dan Ella.
Dan hal itu membuat Gale geram pada Fed akhir nya memberi bogem mentah pada nya.
" Lea. Tidak baik bicara begitu nak. Mami dan Papi kamu punya Urusan yang tak harus kamu ketahui nak. Jari jangan menyusahkan Mami dan Papi ya Nak. Lea mengerti ?"
" Iya Mommy. Lea mengelti. Sudah dulu yaa...Lea ingin belenang belsama Papi. Papi sudah menunggu Lea. See you Mommy. " Lea sudah kabur dari ponsel milik Jenica.
" Maaf kan Fed ya Vi, Dia memang seperti itu. Tidak ingin kesenangan nya di ganggu. !" Jenica merasa tidak enak hati pada Viona .
" Iya. Aku mengerti. Sudah ya Jen, Aku titip Lea. Maaf menyusahkan. "
" Tidak apa Vi. Aku juga menyayangi Lea. aku bahagia. " Jawab Jenica.
" Da...Jen..."
" Da...Vi, " Mereka akhir nya memutuskan panggilan Vidio itu.
...😍😍😍...
Detik detik Tamat !
Tamat beneran ya !
Kuy, Follow Akun ige aku @amelia_falisha1511 🍓
__ADS_1
Jangan Lupa Brian dan Wanita wanita cantik di sekitar nya yaaa 🤣🤣