
Setelah kejadian tempo hari saat mengantar kan Brian sekolah, Hari hari Gale semakin pusing dan rumit saja.
Bahkan sekarang ini, Gale harus membawa bekal makan siang nya berserta botol minum nya juga.
Itu semua ulah Brian yang berkata bahwa teman teman sekolah nya membawa bekal dati rumah. Dan alangkah bahagia nya Viona saat putra nya mau membawa bekal sekolah nya.
Yang tambah membuat Gale pusing adalah saat Viona memangkas uang jajan Brian lagi menjadi 10.000.
Kata nya sudah membawa bekal bukan ? Jadi untuk apa Jajan ?
Gale semakin ingin menjerit histeris saat tangan nya di paksa membawa tempat bekal dengan Merk yang paling ingin di jauhi kaum pria beristri kelas menengah kebawah.
Bahkan kelas Jet Set seperti nya juga mendapat kan petuah berharga jika itu sampai hilang.
Jangan kan hilang lecet saja Viona bisa merajuk pada nya.
" Oh, Ayolah Darl. Kau yakin aku membawa bekal ini ? Warna nya ? Ya Tuhan...Viona...." Gale sudah sangat Frustasi dengan ulah istri nya itu.
Entah apa lagi besok yang di lakukan istri nya.
" Oke ! Aku akan membawa bekal nya. " Akhir nya Gale mengalah dengan keadaan.
Dimana Jiwa berontak nya dulu ? Melakukan sesuka hati nya ? Tanpa perduli dengan omongan orang ?
" I Love You My My My Daddy..."
" Ck, Ayo Bri. Kita berangkat. " Akhir nya mau tidak mau Gale berangkat bersama Brian.
Ya, Brian mulai terbiasa di antar sang Papa. Tapi dengan syarat harus turun saat gerbang sudah di buka. Sekolah ini hanya sekolah biasa. tidak ada satpam sama sekali. Tapi Anak Buah Gala siap siaga di dalam posisi mereka masing masing.
" Ini ambil lah Bri. Rasa nya kepala papa ingin meledak melihat uang saku mu ! Ya Tuhan...Mama mu itu sangat luar biasa !" Masih saja menggerutu melihat uang saku anak nya yang hanya 20 ribu sekarang menjadi 10 ribu ?
Demi Tuhan rasa nya Apa yang di hasil kan Gale sia sia saja. Proyek Milyaran rupiah hingga Menyentuh angka T pun tidak berarti sama sekali untuk Viona.
Gale pernah membelikan nya tas kulit buaya yang harga nya 2,5M dan hanya di lirik sekilas oleh istri nya itu ?
Jika itu Calista dia akan langsung pamer pada Dunia. Sementara Viona nya ? Memakai Tas seharga 21 juta saja dia sudah minder.
Ingin rasa nya Gale memukul kepala Viona agar tau cara menghabiskan uang nya.
...🍃🍃🍃...
Hari menyebalkan itu terus menerus terjadi dan seperti sudah melekat di jati diri nya. Bahkan tak Jarang Teman teman nya ikut makan siang bersama nya karna Viona membawakan nya bekal yang sangat banyak.
Seperti hari ini. Gale terpaksa harus menuruti istri nya untuk keluar. Dan parah nya itu untuk berbelanja yang di dalam pikiran Gale adalah supermarket atau Mall.
Tapi apa ini ? Gale membaca Gapura disana.
__ADS_1
PASAR TRADISIONAL
Tiba tiba saja kepala Gale menjadi pusing. Bayangan becek ? Panas dan juga berisik ?
" Apa lagi ini Darl ? Tidak bisa kah berbelanja yang normal saja ? Disini becek sayang. Kita memakai sendal jepit. Ayo kita pergi. " Gale sudah bersiap menarik lengan Viona.
Namun istri nya menahan tangan suami nya yang hendak membawa nya pergi.
" Sayang..."
" Sial ! mata itu ahhh...sudah lah !!!" Batin Gale menjerit tak sanggup melihat wajah cantik istri nya.
" Ck, Kau harus membayar nya nanti malam. " Akhir nya mengalah dan mengikuti keinginan istri nya saat sang istri berjanji akan ada 3 putaran nanti malam.
Mereka kembali berjalan yang pertama di tuju Viona adalah pasar ikan. Dimana disana banyak. penjual segala macam jenis makanan laut.
" Pak, Ikan Nila nya berapa sekilo ?"
" 35 mbak. Masih hidup ini mah. "
" 30 ya pak.? Saya ambil 2 kilo. "
" Hey Darl ! Aku kaya. Kenapa mesti meminta potongan harga ? Ini memalukan !" Mulai menggerutu dengan istri nya yang menawar.
" Bungkus yang di minta istri ku. Ambil uang ini dan simpan kembalian nya. " Gale menyerah kan uang seratus ribu untuk membeli ikan Nila tadi.
Viona mulai kesal dengan tingkah suami nya. Jika berbelanja di pasar ya begini. Tawar menawar antar penjual dan pembeli bukan ?
" Buat apa belanja ke pasar kalau tidak bisa menawar ? Kita bisa lebih berhemat lagi. Disini murah segar dan juga bagus bagus sayuran nya. Apa salah nya dengan pasar ? " Gale kaget.
Mengapa Sekarang Viona nya menjadi lebih garang ? Kemana sikap lembut wanita cantik itu ?
" Bukan begitu Darl, kau bilang kita harus rajin berbagi agar Tuhan terus memberi kenikmatan nya bukan ? Tuhan akan murka jika kita tidak berbagi bukan ? anggap saja kita sedang berbagi dengan mereka. Lihat ? Uang ku di dompet bahkan berusaha berkurang sedikit. Lihat. " Gale mengeluarkan dompet nya untuk di lihat Viona.
Namun naas, Ini di pasar bukan ? Seketika suasana menjadi riuh.
" Copettt....." Bukan nya Gale yang berteriak namun istri nya.
" Ck, Aku akan membuat nya menyesal telah berani mencopet ku. Bahkan istri ku sampai kaget. "
Wwuuuhhhhsssss....
Gale langsung berlari sebisa nya mengejar Pencopet tadi dan mulai memasuki gang gang sempit yang ada.
Viona yang merasa aneh di sekeliling nya hanya bisa mengamati sekitar nya. Belanjaan yang di tinggal kan Gale tergeletak begitu saja di tanah.
Seketika Kepala Viona pusing, Ingatan nya kembali pada kejadian yang menimpa nya waktu itu.
__ADS_1
Semakin dia melihat ke sekeliling nya semakin panik rasa nya.
Di ujung sana ada yang mengamati nya dan mulai mendekat.
" Aaahhhkkk...." Teriak Viona saat orang tersebut mulai menarik lengan nya dan ternyata itu suami nya.
" Sayang...." Viona langsung memeluk tubuh suami nya saat tau siapa yang memegang lengan nya.
" Hey kenapa Darl ? Apa ada yang menyakiti mu ?" Tanya Gale melihat wajah takut istri nya.
" Di ujung, Arah jam 3 ada yang mengintip ku. Di sana juga ada. Me-mereka..."
" Sudah ayo kita pulang. Sudah puas berbelanja nya ? Disini tidak aman Darl. Tempat paling aman adalah rumah kita. Jadi apa masih ingin keluar dari rumah ?" Viona menggeleng dan Gale langsung membawa nya masuk ke mobil.
Saat mereka sudah sampai di parkiran dan hendak pergi mobil mereka di stop oleh seorang pria.
Gale membuka kaca mobil nya.
" Apa ?" Tanya Gale dingin.
" Uang parkir nya Pak, !" Gale bingung.
Uang parkir ?
" Berapa ?" Tanya Gale lagi.
" 5 ribu aja pak buat mobil mah. " Jawab bapak Tua itu.
Ya Tuhan, Apa lagi ini ? uang 5 ribu itu macam mana bentuk nya ??
" Ini pak. " Memberikan uang seratus ribu.
Saat sang bapak hendak memberi kembalian nya 95 ribu Gale menatap uang kucel itu. Pasti disana banyak sekali kuman nya bukan ?
Gale kembali mengambil uang dari dompet nya dan kurasa ada sekitar 3 atau 4 jutaan gitu dan memberikan nya pada sang bapak.
" Pulang lah pak. Beli makanan yang enak untuk keluarga bapak. " Tanpa menghirau kan lagi sang bapak Gale langsung masuk kembali ke dalam mobil nya.
Sang bapak masih termenung di sana. Uang di tangan nya sebegitu banyak ? Ini pertama kali nya dia mendapat kan uang sebanyak itu.
Sementara di dalam mobil Gale masih mengamati istri nya yang terus diam.
" Masih ingin pergi keluar lagi ??"
Viona langsung menggeleng dengan mata berkaca kaca.
" Jika begitu bisa diam saya dirumah ? " Viona mengangguk.
" Aku mencintai mu. Sangat. "
__ADS_1
...❤️❤️❤️...