Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )

Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )
Balasan Yang Setimpal


__ADS_3

" Aku tanya siapa yang melakukan nya Viona ?!" Tiba tiba suhu di ruangan itu menjadi semakin dingin.


Bahkan Kepala yayasan sudah pucat pasi menghadapi situasi gila dan mencekam seperti ini.


Rasa nya dia ingin pergi saja ke mana saja yang penting tidak terlibat masalah dengan seorang Gale.


Viona masih bungkam sampai tiba tiba Brian datang bersama Guru nya.


" Papa " Ucap Brian melihat papa nya disana.


Sorot mata Gale semakin tajam saat melihat wajah putra kesayangan nya juga.


Brakkk...


" Bajingan ! Siapa yang melakukan nya ?!" Gale sudah benar benar marah saat ini.


Melihat anak istri nya terluka seperti itu. Bahkan Gale tidak pernah melakukan nya. Dia benar benar menjaga Brian dan Viona dengan baik tapi apa ini ?


" Dad, Sudah ayo kita pulang. " Ajak Viona.


" Aku tanya sekali lagi. Siapa yang melakukan nya ?" Sebenar nya Gale sudah tau semua nya ksrna tadi saat dia tengah sibuk meeting bersama para Client yang akan menangani proyek pembangunan Perumahan milik nya tiba yiba ponsel nya bergetar tanda notivikasi pesan masuk.


Saat membuka nya ternyata Sebuah Vidio yang menunjukan Brian di Bully dan Viona mendapat kan tamparan bahkan Brian juga sama.


" Katakan !!!" Bentak Gale lagi.


" Kau ! " Tunjuk nya kepada Istri Lawan nya itu.


" Berani sekali tangan kotor mu itu menyentuh istri ku. " Geram Gale.


Namun wanita itu masih saja sombong. Dia tidak tau siapa Gale yang sebenar nya. Hanya segelintir orang saja yang mengetahui siapa Gale sesungguh nya. Mereka hanya tau Nama tanpa tau rupa dan wujud nya.


Dan suami nya Tau siapa yang di hadapan nya saat ini. Bagai malaikat maut yang siap membawa mereka.


" Panggilkan orang Tua murid lain nya yang terlibat membully putra ku. Bukan aku tidak mengetahui nua selama ini. Jika aku tidak memikirkan Perasaan putra ku sudsh habis ku buat bangunan ini rata dengan tanah. !" Gale semakin murka saat Para orang tua siswa lain nya datang yang membully anak nya itu.


Bahkan ada rekaman Vidio saat Brian di katakan Anak wanita Jallang. Karna Calista.


" Aku tungguh permintaan maaf kalian untuk putra dan istri ku. Jika tidak ingin apa pun yang kalian miliki akan ku giling habis dengan tangan ku. " Ancam Gale lagi.


" Maaf kan Kami Tuan..." Para orang tua yang membully Brian mulai ketakutan.


" Akan ku pastikan kalian mendapat kan imbalan nya. " Gale menggandeng tangan Viona dan menggendong Brian untuk keluar dari sana.


Tapi sesampai nya di pintu ruangan kepala yayasan itu Gale kembali bicara.


" Mulai besok akan ku hentikan Semua donasi untuk sekolah ini. Besok juga akan hadir surat pindah dari Brian. Dan ku pastikan sekolah ini kehilangan semua kejayaan nya. Bersama dengan apa yang telah kalian lakukan pada keluarga ku. !" Gale kembali melanjutkan langkah nya membawa Viona dan brian ke dalam mobil mewah nya.



" Masuk Darl. " Viona hanya bisa menurut saja. Brian duduk di belakang dan Viona duduk di deoan samping kursi kemudi Gale.


Sepanjang perjalanan Gale masih diam dan bungkam. Bahkan Viona takut hanya untuk sekedar bertanya pun tidak berani.

__ADS_1


" Jangan tanyakan apa pun. Keputusan ku sudah bulat. Brian akan pindah sekolah. Dan jangan meminta ku untuk memaafkan Pasangan orang tua itu. Akan ku gilas habis milik mereka sampai mereka memohon ampun di hadapan kalian. !"


" Tapi Dad--" Viona tidak berani melanjutkan Perkataan nya saat tangan kiri Gale terangkat menandakan Dia tidak ingin mendengar apapun lagi yang ingin di katakan Viona.


" Kita akan kerumah sakit. " Putus Gale.


Mereka kerumah sakit bukan milik Gale, Tapi saham terbesar nya atas nama Brian Putra nya..


Gale membawa Viona dan Brian ke ruang pemeriksaan.


" Luka nya akan kerinag satu atau dua hari. Kalau lebam nya mungkin akan memakan waktu hingga seminggu baru hilang Tuan. Karna Lebam di pipi Nyonya Viona lebih parah dari milik Brian. " Ucap sang dokter.


" Ini saya resepkan salep pereda Nyeri saja Tuan. Karna tidak ada obat khusus untuk luka lebam selain salep saja. " Jelas sang Dokter lagi.


" Terima kasih Dok. " Viona mengucapkan rerima kasih dan Gale masih saja dingin.


Bahkan sorot mata nya tidak lagi memancarkan cinta untuk Viona.


Viona menebus resep obat nya dan mereka kembali pulang.


Di perjalanan ponsel Gale berdering dan ternyata itu dari Fed. Gale memasang Earphone nya untuk menyambut panggilan dari Fed tanpa mengganggu nya saat menyetir.


" Ya. " Tanya Gale menyambut telepon dari Fed


" Aku sudah menyelidiki nya. Perusahaan Gentara Group. dan kata Dave saham mu disana sebanyak 10 % " Jelas Fed.


" Katakan pada Dave bujuk para pemegang sahan untuk menjual saham milik mereka. beli dengan harga tinggi. Lakukan itu hari ini juga. Kirim Steffano untuk menjadi utusan ku ke sana. Aku mau hari ini semua nya selesai. "


" Ya. Aku akan kirim kan Steff kesana dengan Julio. Biar dia yang menangani ini. Aku sibuk. pabrik mu sedang bermasalah. "


Mereka sudah masing masing memegang satu perusahaan.


Fedrix memegang perusahaan Bahan pangan.


Steffano memegang perusahaan Textile.


Julio memegang Dealler besar milik nya.


Dave tetap bersama nya di Perusahaan ini.


" Dad, Apa sebaik nya--" Viona tidak melanjut kan ucapan nya karna Gale melirik nya dengan tatapan tajam milik nya.


Viona diam karna Brian sedang tidur dalam pangkuan nya.


" Jangan membantah ku. Tunggu dirumah sampai aku selesai. " Titah Gale saat mereka sudah sampai di Mansion mereka.


Viona turun dari mobil dan membawa Brian ke kanar nya.


Gale menghela nafas nya berat karna telah bersikao kasar dan dingin pada Viona. itu di lakukan nya karna dia tidak ingin Viona merasa kasihan dan menentang keputusan nya.


Gale kembali menuju perusahaan nya untuk melanjut kan meeting nya. Namun sampai di perbatasan jalan milik nya dia melihat bekas mobio Truk. Dan para penjaga di dalam hutan pun menghampiri nya.


" Siang Tuan..."

__ADS_1


" Mobil siapa yang masuk tanpa izin ku ?" Tanya Gale.


" Mobil Besat yang mengantar 3 kuda pesanan Tuan. "


" Oh baik lah. Jaga disini. Jangan sampai ada yang masuk lagi tanpa izin ku. " Gale kembali melanjut kan perjalanan nya.


Lagi lagi jalan nya terhenti saat di jalan sepi.


Krakkk.


Kaca belakang mobil nya bolong oleh tembakan dsri peluru sentaja peredan suara yang tidak menimbulkan suara menggema.


" Sial ! Berani nya mereka. " Gale menepikan mobil nya di jalan sepi dan keluar dari mobil nya.


Dor...Dor...Dor...


Gale langsung melepaskan tiga peluru dari senta api nya.


Sebuah pistol yang khusus di rancang oleh Julio untuk nya. Dan kecepatan laju peluru nya bisa langsung menembus badan sang sasaran.


" Mati kau. !" Teriak satu orang yang tersisa.


" Kau salah memilik lawan. " Ucap Gale.


Namun seperti nya Gale tidak beruntung karna ada 3 mobil lagi yang datang.


Ada 25 orang yang datang menghampiri nya.


Mereka di utus Tuan mereka untuk membawa Gale dalam keadaan hidup hidup.


" Ck, Aku sudah lama tidak bermain. " Gale langsung melepas kan jas nya dan menggulung lengan kemeja nya.


" Serang dia. !" Tidak kepala kelompok itu.


Gale hanya menyungging kan senyuman setan nya saja. Sampai Perkelahian tidak terelakan lagi. Sampai dia menghadspi mereka satu persatu hingga tersisa 3 orang yang terkuat.


" Masih ingin bermain ?" Tanya Gale dengan nafas nya yang memburu.


" Jangan banyak bicara. " Mereka kembali menyerang sampai salah satu dari mereka berhasil melukai tangan Kiri Gale.


Sret...


Kemeja Gale koyak bersama Luka yang mengeluarkan darah dan langsung membuat lengan kemeja nya berubah warna.


" Matikan kau. " Teriak Gale marah dan dia semakin membabi buta. Menghajar mereka semua hingga target terakhir nya meregang nyawa saat hendak kabur.


Pisau yang di lempar Gale tepat mengenai dan menamcap di bola mata kanan nya.


" Aaakkkhhh..." Teriak orang itu.


Gale langsung meninggalkan tempat itu menuju kantor nya. !


...🔥🔥🔥...

__ADS_1


Salah pilih target dia yakan genks 🙏


Follow ige aku ya @amelia_falisha1511 ❤


__ADS_2