Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )

Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )
Bertemu


__ADS_3

Setelah adegan romantis sepasang suami istri itu Fedrix dan Dave memutus kan untuk pergi ke markas mereka.


Disana tempat Black Dragon selama ini berlatih tanpa pemimpin mereka lagi. Walau begitu Gale tetap memantau mereka. Black Dragon berpusat di Italia Negara nya Fedrix.


" Dave, Menurut mu apa Maxim akan bergerak ?"


" Menurut ku dya akan menemui Viona. Aku merasa ada hal aneh di sekitar kita. Atau mungkin Alex menjadi kaki tangan Max, Sebelum dya menampakan wajah baru nya. " Sih jenius mulai memukakan pendapat nya.


" Apa mungkin begitu ? Tapi aku juga curiga, Apakah rumah kosong itu benar benar milik Max ? Karna saat ini titik kordinasi mobil Alex berada di Apartement mewah lain nya. Oh Shit ! Ini Apartement milik Gale. !" Dave kaget


" Dimana titik nya ? Ayo berangkat !" Mereka berdua langsung menuju lokasi tempat dimana mobil Alex.


Sampai nya disana Fed dan Dave langsung memakai Masker mereka dan memulai aksi nya.


Saat hendak naik ke Unit milik Dave mereka satu lift dengan Alex dan seorang pria dengan tato ri lengan kiri nya. Di leher nya ada sebuah tato juga.


Lama Fedrix menatap nya hingga akhir nya Fedrix menelan susah payah ludah nya karna mengetauhui sebuah fakta.


" Oh Shit ! Damn it ! Dya Max, Jari kelilingking nya tidak ada ! gotcha !"


Fedrix begitu senang nya kali ini dya benar benar menemukan Max, tapi pria ini memakai masker dan topi serta kaca mata hitam.


Tapi tak apa batin Fed, Mereja turun di lantai 15.


Setelah kedua nya keluar tinggal lah Dave dan Fed disana dan langsung menuju Unit Dave.


" Gotcha, itu tadi Maxim Bung ! Dya benar benar Max, Jari kelilingking nya hilang !" Fed berseru heboh.


Dave kaget ! Apa maksud nya Fedrix ?


" Apa maksud mu ?" Tanya Dave.


" Pria yang bersama Alex tadi adalah Max. Jari nya hilang satu. Aku menemukan nya !"


Dave kaget bukan main, Tadi saat di dalam lift dya masih sibuk dengan ponsel nya jadi tidak menghiraukan nya.


Dan mereka kembali merencanakan seseatu..


...🌷🌷🌷...


Lain lagi dengan Viona yang masih mengurus suami nya yang sakit. Namun yang di urus malah sibuk bekerja.


" Dad, Istirahay dulu. Jangan kerja terus. " Sang istri cantik mengingatkan kembali.


" Aku hanya demam saja Darl, Bukan lumpuh " Jawab nya enteng.


" Istirahat Dad, Tolong...Sekali ini saja istirahat. tidak lelah kah bekerja terus ? Kapan waktu nya bersantai ? Bahkan untuk beelibur dirumah saja sulit apalagi libur keluar !"


Deg !


Rasa nya hati Gale tercubit mendengar ucapan istri nya. Memang benar bahwa semenjak mereka menikah Gale sala sekali belum mengajak nya jalan jalan. Terakhir kali jalan jalan saat Viona marah dan mereka ke Singapure tempo hari.


" Sorry , Aku akan atur jadwal kita liburan akhir bulan bagaimana ? Kuliah Libur semester juga bukan ?" Viona mengangguk.

__ADS_1


" Dad, Aku mau belanja dengan Silva dan Kania. bahan dapur sudah banyak yang habis. aku juga mau beli keperluan Brian. Buku buku dan alat tulis nya. "


" Pergi dengan Ganda, Biar dya yang membawa mobil. Ada juga dua orang lain nya agar kalian tidak sulit saat berbelanja. " Gale bersikap biasa terkesan acuh tapi sarat akan makna sebenar nya. Bahwa dya sedikit khawatir dengan istri nya itu.


Bahwa Max akan muncul tiba tiba tanpa di duga.


" Iya, Mau jemput Bri dulu. Oh iya Dad, Aku bawa mobil Range aja ya. Males naik sedan, "


" Terserah Darl, Have Fun !" Masih saja datar.


" See you !"


Cup


Viona mengecup bibir Gale yang masih sibuk dengan laptop nya.


" Akan ku habisi kamu malam ini. " Ancam Gale.


" Im Waithing !" Balas Viona keluar dari ruangan suami nya.


Saat Viona sudah keluar Gale langsung menyambar ponsel nya dan menghubungi Fedrix.


" What ?" Tanya Fed


" Istri ku akan keluar untuk berbelanja. aku sudah menyuruh nya membawa Ganda, Ada dua orang pengawal juga. jadi siap kan P.B nya " Yang di maksud P.B sama Gale adalah pasukan bayangan .


" Apa ? Kau gila membiar kan istri mu keluar. Aku masih menyelidiki Max, Apa kau bodoh hah ?" Bentak Fed marah.


" Max disini bodoh ! Max disini. Dya satu apartement dengan Dave. Aku sudah bertemu dengan nya. Dya tidak memiliki jari kelingking. Tapi wajah nya tertutup masker dan Sunglasses ! "


" Shit !" Umpat Gale.


Dya langsung mematikan ponsel nya dan langsung keluar dari ruangan kerja nya dan langsung membawa mobil nya.


Bahakan dya melupakan sakit kepala nya tadi.


Gale bingung, Dya harus ke mall mana ? Ponsel Viona nya berdering tapi tidak terambung.


Langsung pikiran pikiran kotor Gale bermunculan. Gale benar benar takut !


Bahkan saat sampai di Kiddy School Brian mereka sudah bubar .


Sementara di Mall Viona masih bercerita ria bersama Brian. Dan saat bersamaan pula Brian melihat calista di ujung sana.


" Mam, Please, Biar kan Bri pergi dengan Uncle Ganda, disana ada mama Calista. " Viona kaget dan langsung panik.


Namun Brian langsung menenang kan nya.


" Dont worry mama, Papa akan datang kesini. " Brian pun akhir nya peegi dari sana dan menghampiri Mama nya. Sih Calista.


Viona berlalu menjauh tapi sebelum itu dya berkata Ingin belanja sendiri.


Silva an Kania menurut dan menjauh dari Nyonya mereka.

__ADS_1


Viona mulai memilih milih bahan apa saja yang akan di beli nya.


Satu persatu barang nya sudah di ambil nya. Hingga dya hendak mengmbil pengharum ruangan Kamar mandi mereka. Kesukaan Gale, Tapi ssyang tinggi nya tidak sampai.


Dya begitu kesulitan hingga Tangan panjang seseorang membantu nya.


Eh ? tangan siapa ini ? Bah nya ?


" Daddy ..." Viona berbalik.


Namun seketika raut wajah nya berubah, Dya kira itu Gale tapi salah.


" Eh ? maaf " Merass kikuk akhir nya Viona pergi.


Tapi. secepat kilat tangan itu mencekal nya.


" Ax, '" Mengulurkan tangan nya ke arah Viona.


" Hy, My Angel. " Batin nya


Di lihat nya Viona dari atas sampai Bawah sungguh sangat cantik di pandang mata.



Setelah pagi tadi saat Fed dan Dave datang beekunjung ke rumah mereka.


" Maaf aku harus pergi. " Viona langsung pergi dari sana.


Eentah mengapa melihat pria bertato itu pikiran nya langsung kacau.


Seperti ada sesuatu hal yang ssling berkaitan batin Viona lagi.


" Aku alan mendapat kan Mu My Angel " Di iringi dengan seringai Jelek nya.


Viona yang terburu buru pun langsung menuju kasir dan membeli semua kebutuhan rumah mereka.


Memang itu lah keinginan nya setiap bulan akan ads acara belanja.


Brugh...


" Uhhh..."


" Shhhh" Ledua nya bersama.


" Heh ? mata lo itu di paku untuk jalan. Gak tau baju gue kotor. " Memang benat bekas tertumpahsn air menirel Brian.


" Maaf. " Viona kembali memungut barang barang nya tercecer.


" Jika uang mu habis pun kau tidak akan bisa mengganti nya."


" Saya bisa Nona. Bahkan saya bisa membeli apa pun yang ku ingin kan. " Viona berkata lembut namun sarat akan makna.


" Sombong sekalo kau." Calista kembali mendorong nya hingga lutut nya terluka saat Calista mendorong nya dan Viona menghantam sudut Rak belanjas.

__ADS_1


__ADS_2