
" Daddy, Jadikan kita ke Disney ? Papi dan Mami bilang Lea akan pelgi belasama meleka !"
" Sayang, Mommy sedang tidak enak badan, Jadi bisa Lea saja yang pergi bersama Mami dan Papi ?"
" Mommy sakit ?" Lea langsung berlari ke arah Viona yang masih bergelung di bawah selimut.
Kehamilan kali ini, Viona benar benar mulai merasakan akibat nya, Dia tidak mual, Tapi dari mulai matahari terbit sampai naik ke atas kepala, Tubuh nya tidak bisa di ajak bekerja sama.
Viona akan selalu bergelung di balik selimut dan enggan membuka mata nya.
" Mommy, Apa Mommy sakit ?" Lea langsung naik ke tempat tidur dan memeluk Viona.
" Mommy hanya lelah sayang, Mommy tidak suka matahari. Mommy ingin tidur saja. "Keluh Viona.
" Yausudah, Lea batal kan saja kepelgian Lea belsama Mami dan Papi. Lea ingin menemani Mommy saja disini. " Uh.. Betapa sayang nya Viona pada Lea itu.
Princess keluarga mereka yang paling cerewet.
" Pergilah sayang, Mommy baik baik saja. Bukan kah Lea sangat ingin melihat Princess Elsa dan Anna ?" Tanya Viona lagi.
" No, Lea disini saja belsama Mommy. "
" Lalu Lea ingin melewatkan Princess Elsa ?" Tanya Viona lagi.
Lea merasa dilema saat ini, Dia ingin melihat Elsa, Tapi Mommy nya sakit . Dia harus apa saat ini ?
Lalu pandangan mata nya beralih melihat ke arah Daddy nya yang bersandar di dinding dekat kamar mereka.
" Dad, " Panggil Lea.
Gale hanya mengendikan kedua sisi bahu nya. Dia ingin tau, Bagaimana Respon Lea. Tetap memilih pergi atau bersama Mommy nya.
" Oke, Hm, Boleh Lea mengajukan permintaan ?" Gale menautkan kedua alis nya.
Dia tau apa yang akan di lakukan putri kecil nya itu.
" Boleh kah Lea pelgi belsama Mami dan Papi, Lea janji hanya sebental saja. Setelah Lea melihat Plincess Elsa, Lea akan meminta Mami dan Papi untuk pulang. Bagaimana ?" Cerdik bukan ?
Itu lah keturunan Gale. Bisa mengondisikan keinginan nya...
" Lalu ? " Tanya Gale lagi.
" Setelah pulang Lea akan menemani Mommy, Lea akan menjaga Mommy,. Plomise !" Lea mengangkat tangan dan jari nya membentuk huruf V dari jari telunjuk dan jari tengah nya.
" Oke, Lea boleh pergi. Tapi ingat, Tidak boleh nakal dengan Mami dan Papi oke ?" Ucap Viona memperingati anak nya itu
" Oke, Mommy . Love You ðĨ°"
" Me Too Baby. " Balas Viona.
Lea langsung berlari keluar dari kamar mereka untuk menemui Papi dan Mami nya di kamar sebelah.
Setelah kepergian Lea , Gale datang menghampiri istri nya yang masih betah berselimut itu.
__ADS_1
" Apa kita mau kerumah sakit saja ? Aku tidak ingin istri begini sayang...Tolong...Jangan membuat ku takut Darl. " Gale sudah memposisikan diri nya untuk memeluk Viona nya.
" Aku hanya tidak suka aroma pagi hari Dad, Apalagi Sinar matahari pagi. Aku tidak suka. " Keluh Viona sambil bersembunyi di dada bidang suami nya itu.
Dengan nakal Viona merabba dada bidang itu. Bahkan dia sesekali mengecup nya.
Kelakuan Viona membuat yang di bawah sana memberontak tak karuan.
" Darl, Kau sedang sakit...aku tidak ingin menerkam muuu..." Suara Gale sangat rendah, Dia sekuat tenaga menahan hasrat lelaki nya.
" Apa tidak boleh ?" Tanya Viona sambil menatap wajah suami nya yang sudah berkabut gairah.
" Darl, Jangan...." Suara Gale semakin merendah kala Jari jari Viona menelusuri otot otot dada bidang nya dan mengabsen satu persatu kotak di perut suami nya hingga dia menyentuh Karet celana tidur suami nya dan jari telunjuk nya menggoreskan sentuhan disana dengan melintang.
" Darl...Viona...Jangan Darl..." Gale memejam kan mata nya menikmati sentuhan Viona.
Gale menangkap tangan Viona yang mulai nakal itu.
" Aku menginginkan nya Dad .."
Duar...!
Gale kaget saat Viona meminta nya, Bahkan sudah dua pagi ini Viona selalu meminta nya.
Dan sial nya setelah percintaan mereka, Viona bisa bangkit dari tempat tidur dan terlihat segar.
Apa Gale benar benar harus melakukan nya setiap pagi ? Jika memang iya dia akan senang bukan main mendapat kan kesenangan setiap hari
Tapi bagaimana dengan anak nya disana ? Apa akan terganggu ? Atau ???
" Daddy...I Want It..." Gale semakin gila kala Viona sudah memegang alat tempur nya.
" Viona...." Gale menggeram kala tangan halus Viona sudah benar benar memegang Senapan air itu...
" Daddy..." Viona menaik turun kan tangan nya memijat milik Gale.
Oh tidak ! Gale gila saat ini. Benar benar di buat gila oleh Viona.
" Dad, Pegang akuu..." Gale semakin kaget.
Entah mengapa di kehamilan ini Viona semakin nakal. Bahkan saat ini Viona membimbing tangan Gale untuk sampai di milik nya.
Gale menurut dan mengusap ngusap milik Viona disana di balik Kain segitiga itu.
" Daddy...aaahhh...." Suara Viona sudah keluar kala Gale membuat gerakan liar di bawah sana.
Memutar, Naik turun, Celap celup nikmat, Gale sudah mulai ikut permainan nya Viona.
" Uhm..." Gale langsung melummat bibir Viona dan lidah mereka saling membelit.
" Tutup tirai nya Dad..." Pinta Viona saat ciumman mereka terlepas
Gale menurut dan menutup kembali tirai kamar mereka dan seketika menjadi gelap.
Saat Gale sampai di tempat tidur Viona sudah menunggu nya Dengan keadaan Naked !
__ADS_1
Gale melihat itu semua, Tubuh seksi nan putih mulus tanpa cacat itu semakin seksi. Bahkan dua gundukan itu semakin menantang nya disana.
Gale langsung mendudukan Viona di pangkuan nya dan mereka kembali menyatukan bibir kedua nya.
Kali ini Gale merasa Viona yang mendominasi terlihat dengan cara Viona melakukan semua itu, Bahkan Viona juga dengan nakal nya menggesek gesekan milik nya di atas milik Gale yang sudah siap untuk menembak mangsa nya itu yang sedang liar liar nya di ranjang.
Gale hanya bisa menikmati kenikmatan yang di berikan istri nya itu, Dengan cara Gale meremmas remmas bokong sintal itu. Bahkan kini ciuman mereka sudah selesai dan Gale kembali meminum susu dari sumber pabrik nya.
" Ssshhh...Daddy..." Desis Viona saat bibir nakal milik Gale menghisap disana dengan ganas nya .
Lalu berpindah lagi ke sisi lain nya, Menjillati pucuk tertinggi itu, Bahkan tangan nya juga mermmas dengan nakal.
" Uuhh...Daddy..." Viona semakin Gila kala merasakan Bokong nya di angkat dan senjata Air disana mulai masuk.
Yang membuat kenikmatan itu bertambah, Adalah Gale tidak melepaskan bibir nya dari Kedua bukit indah itu.
Dia terus mencecap dan menghisap nya dengan penuh kelembutan...
" Aaahhh...Daddy .." Viona mulai bergoyang kala Gale mulai menyentak nya dari bawah, tapi sial nya Gale sama sekali tidak melepas bibir nya dari aset kembar Viona.
Bahkan Dia semakin gila menghisap nya kala Viona semakin meremmas Rambut nya dan Semakin menakan kepala nya di dada nya.
" Daddy...Ahhhh..." Gale tidak perduli lagi , Dia terus dan terus menghisap milik Viona sesekali dia menjillati leher jenjang istri nya dan lidah itu terus bermain sesuka hati nya.
Bahkan dengan nakal nya lidah itu memainkan pucuk berwarna Pink kecoklatan itu dengan nakal nya.
Gale puas melihat wajah Frustasi Viona merasakan siksaan nikmat yang di berikan Gale pada nya.
" Sayang ..Ahhh..." Viona juga membalas setiap hentakan yang di berikan Gale dari bawah sana.
Viona tak ingin kalah begitu saja, Dia juga mulai membalas hentakan dari Gale, Dia semakin mendesis gila kala Gale kembali menjillati leher serta pucuk milik nya.
Kedua tangan nya memilih meremmas bokong sintal Viona nya.
" Uh...Daddy..."
" Aahhh...Yes Darl...Terus sayang..." Gale terus melakukan apa yang bisa di lakukan nya sampai Gale hampir meledak dibawah sana dan Viona semakin menghantam nya.
" Uuhhh...Darl...Viona..."
" Daddy.. hhhh..."
" Aaahhh..."
" Aaarrggghhh..." Gale menahan bokong Viona saat dia mencapai titik tertinggi kenikmatan itu dan Kembali menghisap pucuk pucuk disana ðĪĢðĪĢ
" ***** Darl..." Ucap Gale saat selesai di dada Viona.
...ðĨðĨðĨ...
Daddy ***** ðĪŠðĪŠðĪŠ
Yuk, kuy Folow ige ibuk @amelia_falisha1511 ðððððð
__ADS_1
Brian udah rillis yakkk ð