
Setelah puas berkuda di sore hari sekitar hutan Pribadi mereka, Gale dan Viona serta Brian sudah siap untuk makan malam.
" Selamat makan. " Mereka berseru saat hendak menyantap makan malam mereka.
Suasa ini lah yang menjadi aturan wajib dirumah ini sejak ada Viona selaain Sarapan sebelum beraktivitas.
Selesai makan mereka Tiduran di depan Tv yang di lapisi Karpet yang sangat terkenal dari Maroko itu.
" Darl, Besok ajak ikut lah ke kantor. Kita akan mengadakan acara kemerdekaan Negara ini. Brian juga ikut. Besok juga aku akan mengenalkan mu secara resmi di kantor. Agar mereka mengetahui status baru mu. "
" Benar kah Pa? Kita akan mengadakan 17 san di kantor Papa ? Hm, Apa Bri akan jadi pindah ? Jika boleh Bri ingin sekolah biasa saja Pa. Yang tidak mengenal kasta sepeeti di sekolah elite. "
" Kita bicarakan lagi nanti. Sekarang ayo makan buah nya." Kali ini sang Nyonya yang menyuapi kedua pria tampan nya itu.
" Bri sayang mama Vio. Jangan pernah tinggalin Bri kayak Mama Cal meninggalkan Bri ya Ma. "
Hati Viona sakit mendengar ucapan dari putra nya itu. Sesakit itu kah luka yang di tinggalkan Calista untuk anak setampan dan sepintar Brian ?
" Mama akan selalu menyayangi Brian. Asal Brian menjadi anak yang baik dan penurut untuk mama dan papa. "
" Bri janji akan terus membanggakan mama dan papa. Hm, Apa Bri boleh sekolah di sekolah biasa ? Jangan di kawan dan di antar mobil mewah ?" Tanya Brian.
Wohooo...Viona seperti menemukan impian lama nya. Kali ini dia akan mewujud kan mimpi nya itu.
" Oke, Besok kita beli mobil Jazz putih khusus untuk Mengantar Bri sekolah. Dan mama yang akan mengantar nya. "
" Hey ! Apa itu ? Mobil Apa itu ? Bahkan harga Tas mu lebih mahal dari mobil itu Darl. "
" Sudah lah Dad, Jangan berlebihan. Kalau kata anak jaman sekarang lebay !"
" Aku tidak Lebay. "
" Dad, kenapa marah ?" Viona heran saat suami nya bangkit dan meninggalkan mereka.
" Kejar lah Bayi besar Mama. Papa banyak berubah. Tidak sedingin saat bersama mama Cal Dulu. " Cerita Brian.
Viona kaget saat Brian bilang Gale bayi besar nya Viona.
Oh apa lagi ini ? Bahkan putra nya sudah mengerti istilah istilah seperti itu.
" Dad, Kenapa meninggalkan Ku ?" Viona menghampiri suami nya yang sedang duduk bersandar di tempat pertempuran mereka.
Duduk dengan Buku di tangan nya serta kacamata nya.
Ini lah yang paling di sukai Viona dati suami nya. Suami nya sangat tampan saat sedang serius dengan kacamata nya.
" Dad," Viona memeluk suami nya yang masih betah diam.
" Sebagai permintaan maaf ku. Aku akan memimpin di Putaran pertama bagaimana ? " Jurus andalan Viona saat ini jika suami nya merajuk adalah pertempuran mereka.
Gale masih tidak merespon, Dia masih mengamati apa yang akan di lakukan istri nya nanti.
Viona semakin berani dan saat ini sudah duduk di pangkuan suami nya.
Meletakan buku dan kacamata milik suami nya. Viona langsung menyatukan bibir nya dengan Gale.
__ADS_1
Gale menyungging kan senyuman nya saat merasakan bibir Viona yang terus bergerak. Bahkan dengan nakal nya Viona nenggesek gesekan milik mereka. Bahkan dada mereka juga saling menempel.
" Kau nakal Darl. " Gale tersenyum ssmaat Viona sudah melepaskan ciuman mereka.
" Laukan tugas mu. Aku akan menyetujui setiap permintaan mu dirumah ini. Termasuk membeli kendaraan itu. "
" Lets Get The Play. " Ucap Viona kembali menyatukan bibir mereka.
Malam ini Viona memang bebar benar memuaskan Gale walau hanya dengan satu putaran saja.
...🌞...
" Ayo nanti kita terlambat, Ini sudah jam 7 pagi. " Viona bereru heboh.
" Tenang Darl. Itu kantor ku. Siapa yang berani memarahi ku. "
" Sudah, Kita makan di mobil saja. Aku ingin bermain juga. Boleh kan Dad ? Aku ikut juga. "
" Tidak ! Kau hanya boleh duduk di dekat ku. "
" Is Menyebal kan !" Viona cemberut dan mengalihkan pandangan nya dari Gale.
" aku lapar. Ayo suapi aku. Kau yang menyuruh ku untuk makan di mobil. Jadi sekarang gunakan tangan indah mu itu untuk menyuapi suami mu ini. "
" Makan saja sendiri. aku marah "
" Berani marah pada ku ? Kau akan di kutuk Tuhan karna tidak mematuhi perkataan suami. " Viona kalah jika sudah menyangkut tentang ajaran Tuhan.
Dan Gale memanfaat kan itu.
Mereka begitu terpana meliht Tuan nya bersama wanita Cantik yang sangat anggun.
Viona mulai memberanikan diri nya tampil di hadapan publik sebagai istri dari Gale Thominshon Jade.
Gale terus meyakin kan nya untuk tampil berani di hadapan banyak orang.
" Angkat wajah kamu Darl. " Viona melihat ke arah suami nya yang setia menggenggam erat tangan nya.
Gale menatap nya dengan tatapan menyakin kan bahwa Viona pantas bersama nya.
" Papa, Bri mau ikut lomba yaa. " Hari ini mereka memakai pakaian dengan Tema Merah dan putih.
Lihat, Betapa anggun nya Viona saat mengenakan pakaian merah putih itu.
Sungguh mengundang banyak pasang mata yang menatap nya dengan tatapan kagum nya.
" Selamat Datang Tuan, Nona, Tuan Muda. "
" Perkenal kan ini Istri ku. Viona. Mulai sekarang panggil dia Nyonya. " Gale merangkul pinggang istri nya.
__ADS_1
" Selamat Datang Nyonya..." Kali ini mereka menyapa.
" Terima kasih..." Jawab Viona sambil tersenyum manis.
Melihat Nyonya baru mereka begitu cantik,muda bahkan terlihat baik hati. mereka semua kagum melihat nya.
" Saya Viona, Terima kasih atas sambutan nya. " Kembali tersenyum dan Gale bangga melihat nya.
Gale banyak mendengar pujian atas Viona nya. Bahkan tak segan segan mereka membanding kan Viona dengan Calista.
" Ayo, Mulai acara nya. !"
Acara di mulai, Bahkan perkenalan Viona secara resmi sudah di lakukan dan menerim banyak pujian.
Gale merasa bangga bahwa Viona menjadi milik nya. Sampai Steff datang menggoda nya.
" Wuah...Istri mu sangat mengagumkan. Dia sangat bersinar di bawah sinar matahari. "
" Ingin bermain dengan Bruno ?" Tanya Gale.
" Oke. U Win. !" Steffano mengangkat tangan saat Gale berkata nama nama yang menyeram kan itu.
" Tuan, apa anda ingin ikut lomba menggendong wanita ?" Tanya kepala Devisi keuangan.
Gale hanya menaikan sebelah alis nya.
" Kami ikut. " Viona mengangkat tangan nya dan menghampiri Gale dan merangkul mersa lengan suami nya.
" Aku tidak mau. !" Tolak Gale.
" Menangkan Hadiah itu untuk ku. Aku rasa Uang nya cukup banyak. " Viona melihat nominal uang yang di janjikan disana sebanyak 50 juta.
" Bahkan uang di kartu mu beratus kali lipat nya. Aku tidak ingin. " Gale tetap Menolak.
" Jika Daddy mau ikut dan kita menang, Aku akan memimpin 2 putaran ? Plus satu Putaran di Dalam Bathup. " Bisik Viona.
" Deal !" Gale langsung mengikuti Viona.
Semua bertepuk tangan dengan meriah saat Tuan mereka ikut.
Namun mata Gale membulat sempurna saat melihat saingan nya disana ada Steff dan Juga Fed yang menggendong sekertaris mereka masing masing.
" Kau akan kalah bung !" Fed mengejek Gale.
" Tidak akan !" Bagaimana pun Gale harus menang. Karna dia menantikan tiga putaran dari Viona.
Pasti akan sangat menyenangkan. Dia hanya harus menikmati setiap Permainan yang Viona berikan.
Ahh...Gale harus menang. Pokok nya dia harus menang demi tiga putaran yang menyenang kan untuk nya.
...🌷🌷🌷...
Menang gak nih Genks ?
Cak kita lihat komen terbanyak Menang atau Gak ?
__ADS_1