
Sudah sebulan usia pernikahan Gale dan Viona. Bahkan selama sebulan ini pula Viona mengantar jemput Brian, Karna Viona sudah mahir dalam menyetir dan itu semua berkat sang suami.
" Morning, Papa, Mama Vio " Sapa Brian dengan ramah nya.
Ya, Semenjak menikahi Viona Gale membawa serta Brian untuk tinggal bersama mereka dan Brian sangst antusias dan terlihat lebih bahagia dari sebelum nya.
" Morning Son. " Sahut sang kepala keluarga itu.
" Pagi kembali Baby..." Sapa lembut Viona sambil mencium pipi Brian.
" Mama, No Kiss me please. Bri sudag besar. Malu. " Viona sangat senang jika menggoda putra ini.
Putra ? ya Viona sangat menyayangi Brian sebagai Putra nya juga.
" Mama, Hari ini ada give away di sekolah. Dan hari ini juga sekolah mengadakan penggalangan dana untuk di kirim kan ke Palestine dan beberapa panti asuhan di Kota ini. Kata Miss Anne, Kita semua harus saling menghormati antar umat beragama. Jadi, Bri mau sumbangin mainan Bri yang ada di Mansion lama untuk anak anak panti, Bri boleh kan pa bingkar celengan Bri ? Untuk bantu Negara Palestine ?"
Deg !
Sungguh mulia hati Putra nya ini. Saat anak anak seusia nya masih sibuk bermain dan meminta hal hal seusia nya, Brian malah lebih sering membaca buku tentang bisnis di ruang kerja sang Papa bersama Mama Vio nya.
Bahkan Gale sudah melihat jiwa pemimpin yang sangat dominan di dalam tubuh Brian. Aura nya sangat kuat.
" Ya, Biar Oliv dan pak Kirman yang mengambil semua mainan Bri disana dan membawa nya ke sekolah. Untuk uang sumbangan Papa akan menyuruh Uncle Dave menyiapkan uang nya. Sekarang makan sarapan kamu Son !" Gale memulai sarapan pagi mereka setelah memimpin doa pagi ini.
" Darl, aku berangkat, Love you "
Cup
Gale meninggalkan kecupan di bibir nya Viona dan sedikit melummat bibir merah cherry itu.
" Ya, Hati hati di jalan Dad, Aku mencintai mu. " Balas Viona dan Gale langsung memasuki mobil nya yang sudah di siap kan Gandy.
Tak lama Viona juga berangkat bersama Ganda, Karna pak Kirman pergi bersama Oliv ke mansion lama untuk mengmbil semua mainan milik Brian.
Sepenjang perjalanan hanya ada keheningan di dalam mobil Audy milik Viona, Dan Brian masih sibuk dengan Ipad sekolah nya.
" Ma, Bri pergi ya, Love you. " Viona selalu mendapat kan kata kata cinta dari Brian dan betapa senang nya Viona.
Ah...Rasa nya sangat bahagia, Bagaimana jika dya juga memiliki anak? Apalagi putra sepeeti Brian yang sangat pintar.
Anak ? Eh ? Viona lupa mengecek tanggal bulanan nya ? Tapi biasa nya juga telat. Batin nya lagi.
Akhir nya Viona melanjutkan perjalanan nya ke kampus, Karna hari ini hanya ada satu mata kuliah saja dan Viona akan langsung ke sekolah nya Brian.
Ya, Brian bersekolah di Kiddy Home Jakarta International School. Sekolah Kanak kanak Yang sangat bagus dan tempat nya para anak orang kaya.
Akhir nya, Viona sampai di kampus dan langsung turun, Dya tidak terlalu menyukai Ganda, Karna Entah lah. Aura nya berbeda saja menurut Viona.
Dya lebih nyaman saat bersama Pak Kirman supir nya.
__ADS_1
" Vi, Lo yakin belum mau kasih tau suami lo siapa ? Seriusan lo bukan pelakor atau sejenis nya kan ?"
Deg !
Mati lah Viona, Minah selalu saja bertanya tentang siapa suami Viona, Bahkan dya selalu bertanya setiap hari nya.
" Belum waktu nya Minah, Pasti aku kasih tau ke kamu kok. "
" Kenapa ? Suami kamu kurapan ? Panu atau kadas ? Segi5u nya banget. " Kata Kinah lagi.
" Suami aku orang baik baik Minah, Dya bahkan sangat tampan. Bule Boston nya Amerika !" Jawab Viona bangga.
Karna memang kenyataan nya Gale adalah asli Negara Amerika, Tepat nya di Boston kota kelahiran nya.
" Orang kaya ya ? Nanti mafia Vi ? Kayak di cerita cerita itu Vi ?"
" Hus, Ngaco kamu Minah. Udah yuk, Masuk nanti keburu buk Serik masuk. Tamat kita. " Akhir nya dua sekawan itu masuk ke kampus.
Tapi, Setiba nya di kelas Viona kembali mendapat kan cibiran keras dari teman teman wanita nya.
Karna Viona sekarang sangat cantik dan anggun. Bahkan pakaian yang di pakai Viona adalah pakaian terbaik dari merk ternma Dunia.
Seperti saat ini Viona memakai gaun Keluaran D&G yang sangat anggun berwarna Ungu. Karna memang akan menghadiri acara nya Brian nanti.
Begitu polos dan sangat sederhana namun berkelas. Itu lah tampilan Viona saat ini.
" Udah ya Minah, aku gak papa kok. Udah biasa. Yang penting aku gak gitu. Lagian suami aku juga baik baik aja kok. " Viona tau kalau Minah mulai terpancing emosi.
" Lihat aja. Gue nantiin saat saat dimana lo Viral dan di jambak sama binik sah nya tu lakik !"
Is, Viona sedikit takut saat ini. karna Memang benar Calista belum tau soal ini.
Membiar kan mereka sampai mulut berbuih akhir nya Viona belajar karna Dosen sudah masuk.
Lalu, Di Mansion lama Calista baru bangun dari tidur nya. Karna tadi malam dya habis pesta bersama teman teman nya di Emeral Club milik West kekasih gelap nya.
Dya heran, kenapa Mainan Brian di masukan ke kotak ? Ada apa ini ?
" Apa yang kalian lakukan ?" Tanya Calista saat baru turun.
" Kami mengambil semua mainan milik Tuan Muda untuk di sumbang kan. Tuan Muda sendiri yang bicara ingin menyumbang kan mainan nya. " Jawab Oliv.
" Lalu dimana Brian ?"
" Tuan Muda di sekolah Nyonya. "
__ADS_1
" Baik lah, Aku akan kesana. " Calista langsung pergi untuk kesolah Brian.
Dya tau, Pasti Gale akan datang juga kesolah. Atau mungkin Calista akan mendapat kan Jackpot untuk bertemu Wanita simpanan Gale suami nya.
Calista langsung mengemudikan mobil ntlya ke sekolah Brian. Namun West menghubungi nya.
" Babe, I miss Your Servis. Cant you **** me ?" Ucapan sensual dari West memancing Calista.
Namun lagi lagi dya teringat Gale dan Brian.
" No Babe, Aku harus ke sekolah Brian dulu. Nanti malam aku akan datang ke apartment dan menari di atas ranjang mu. Persiapkan diri mu Babe " Ahhh...Rasa nya milik Calista sudah gatal ingin du masuki oleh West.
Tapi harus di tahan nya dulu untuk saat ini karna ada sesuatu yang lebih penting.
" Oke. See you. "
" Ahh...See You Babe. " Is...dasar tak tau malu. Masih sempat nta menggida di dalam mobil.
Uhh...Rasa nya milik Calista sudah berkedut ingin di masuki saat ini juga.
Dasar ! Wanita monja yakan Bunda Bunda Online.
Akhir nya sampai juga Calista di Sekolah Brian. Lantas dya langsung turun dan memaki kacamata hitam nya. Berjalan dengan angkuh nya menampakan sisi arogant nya.
Disana sudah ada Dave yang menunggu, Namun dya kaget. Saat ini melihat Calista datang kesana. Lebih kaget lagi saat melihat mobil yang di tumpangi Viona juga sampai.
Damn it !
" Shit !" Dave mengumpat.
Bagaimana bisa ini terjadi, Calista datang, Dan Viona juga datang. Ya Tuhan, Jika Viona sampai terluka habis lah nyawa mereka semua barisan para pengawal Viona.
Saat itu juga Brian keluar dari kelas dan mencari Mama nya untuk perwakilan donatur untuk donasi kali ini.
" Mamaaaaa...." Panggil Brian riang.
Deg !
Saat itu juga Btian sadar ada dua mama nya disana.
Di lihat Brian Uncle Dave nya memberi kode, Calista dan Viona mereka sama sama tidak tau dan merentangkan Kedua tangan nya untuk menyambut Putra mereka.
Namun, Kenapa Brian diam saja ? Kenapa tidak datang menghampiri nya ?
Di sisi lain, Gale yang memimpin Rapat siang ini di kaget kan saat Gandy tiba tiba masuk ke dalam ruang rapat dan membuat wajah Gale gelap seketika.
Pasti ada sesuatu hal yang Darurat sampai Gandy berani masuk secara paksa ke dalam ruang meeting.
Viona nya ? saat ini hanya itu yang di pikirkan oleh nya.
__ADS_1
...😈😈😈...