
" Ada Apa Lea ???" Tanya Gale saat melihat anak perempuan nya berdiri di depan pintu kamar mereka.
Padahal ini sudah dini hari !
" Lea ingin tidul dengan Mommy. "
" Lea Mommy sudah tidur sayang. Kasihan Mommy capek. Besok kita akan jalan. Kamu mau kan ? Atau kita melakukan Camping di Taman ?" Tawar Gale.
Sebisa mungkin dia membujuk putri nya itu agar mau kembali ke kamar nya.
uji
" Mommy sakit ? Sakit apa ?"
" Maka Biarkan Mommy tidur. Ayo Daddy temani. " Mau tidak mau Lea harus ikut dengan Daddy nya untuk kembali ke kamar nya.
...🌞🌞🌞...
Pagi sudah datang, Kini Viona sudah siap dengan Hari ini. Hari hari yang akan terus di lalui nya bersama anak anak dan juga suami tampan nya.
" Sayang ..Bangun..." Viona Mengelus Pipi suami nya yang tidur telungkup tanpa atasan itu.
" Sayang..." Viona terus melakukan nya. Dari dulu hingga sekarang Viona tidak pernah berlaku kasar saat membangun kan suami nya di pagi hati.
" Eeggghhh...." Gale hanya menggeliat dan merubah posisi tidur nya dan kini malah berbalik arah untuk menghindari cahaya matahari pagi.
" Hey ! Sayang...Ayo bangun...Anak anak sudah siap. " Ya, Viona memang sudah menyiapkan anak anak nya dulu baru kembali ke suami nya yang masih bermalas malasan di tempat tidur mereka.
" Daddy...." Panggil Viona lagi namun tidak ada pergerakan dari suami nya lantas membuat Viona membiarkan nya saja.
Entah jam berapa suami nya itu tertidur. Yang pasti Viona tidak ingat lagi.
Tau tau saat dia bangun tubuh nya serasa remuk redam semua nya .
Akhir nya Viona turun untuk sarapan bersama anak anak nya di bawah.
" Mommy, dimana Daddy ?" Tanya Leana saat melihat hanya Mommy nya yang turun.
Lalu dimana Daddy nya ?
" Daddy masih tidur sayang. Sudah biarkan saja. Ayo kita sarapan. "
" Bri, Pimpin doa nya sayang .." Brian pun menurut dan mulai membaca doa untuk keberkahan makanan mereka pagi ini.
" Oliv, Apa menu Prince hari ini ?" Tanya Viona lbut.
" Bubur salmon dengan Brokoli rebus Nyonya. " Jawab Oliv.
" Nanny, Tolong bantu Prince ya..."
" Iya Nyonya. " Ini lah yang sangat di sukai para pelayan di Mansion mewah ini.
Nyonya mereka benar benar luar biasa. Ramah dan sangat sederhana.
" Oke. Nanny, Aku tinggal dulu ya. Aku ingin melihat suami ku. Tolong bawa Price ke depan. Jangan di taman ya. Jauh. " Para pelayan dan Nanny pun mengangguk.
Viona kembali ke kamar nya dan di lihat nya Gale masih betah memeluk guling nya.
__ADS_1
" Sayang...Ini sudah siang...Ayo bangun dulu. Kamu harus sarapan . "
" Darl...Biarkan aku tidur. Aku mengantuk..."
" Iya. Bangun dulu aku siap kan air hangat nya untuk. mandi. Jika aku selesai Daddy belum juga bangun, Jangan salah kan aku jika Nanti malam akan Puasa. " Viona langsung pergi meninggalkan suami nya setelah memberi sedikit ancaman.
Mendengar ancaman dari istri cantik nya Gale terpaksa bangun demi kelangsungan Landasan pesawat tempur milik nya.
Tanpa menunggu lagi Gale langsung masuk ke kamar mandi dengan tampilan yang acak acakan.
Sungguh, Tanpa tau malu lagi Gale langsung melepas celana tidur dan pembungkus pesawat tempur milik nya.
Viona sudah tidak heran lagi. Dia sudah biasa melihat pesawat tempur yang mampu membawa nya terbang tinggi itu.
Gale sudah masuk ke dalam bathup dan menyandarkan kepala nya.
Dengan cekatan Viona pun langsung melakukan pekerjaan nya setiap pagi seperti dulu dulu nya .
Membantu suami nya bersiap.
" Hari ini jadi kan kita jalan jalan ?" Tanya Viona lembut sambil memijat kepala suami nya yang sudah di penuhi busa busa dari shampo mahal itu.
" Hm..." Gumam nya saat merasakan nikmat nya menjadi suami dari seorang wanita yang bernama Viona itu.
" Daddy...Kasihan anak anak jika Daddy ingkar. "
" Aku tidak bilang ingkar Darl. "
" Iya tapi tetap harus menepati janji nya. "
" Iya Darl...Tolong bahu ku ya. Aku seperti terlalu lama tidur telungkup. "
" Tampan nya suami kuuu..."
Blush...
Kali ini Gale yang mendapatkan pujian dari Istri nya pun merasa malu. Viona terlihat sangat menggemaskan hari ini.
" Sudah, Ayo sarapan dulu. " Viona langsung menggandeng tangan suami nya untuk sarapan.
Dan kali ini suami nya hanya makan bubur susu dengan buah saja. Gale benar benar menjalani pola hidup sehat demi Viona nya yang masih terlihat muda dan semakin cantik.
Gila bukan ? Sebegitu cinta nya Gale pada Viona hingga dia mau melakukan semua nya. Semua nya demi Viona dan anak anak nya.
" Darl, Dimana anak anak sayang ?" Tanya Gale saat tidak melihat anak anak nya disini.
" Mereka di taman Dad, Menunggu kamu. Kata nya kamu sudah berjanji ingin membawa mereka pergi bukan ?"
" Ya. Kita ke Mall saja ya. "
" Aku tidak ingin belanja Dad. "
" Kau harus belanja sayang. Habiskan uang ku. "
" Bangun kan aku rumah ibadah di Sudut Kota. Terserah mau rumah ibadah apa. Untuk Keluarga kita. "
Deg !
__ADS_1
Gale tertegun.
Gale menyuruh Viona untuk belanja. Tapi lihat lah , Wanita cantik itu benar benar murni.
Dia malah meminta rumah ibadah lagi dan lagi.
" Bangun kan yang mewah untuk ku. Untuk saudara saudara kita di luar sana. "
" Iya sayang ..Ayo. " Mereka berangkat untuk jalan jalan.
Brian sebenar nya malas, Tapi karena Mama nya memaksa akhir nya dia terpaksa ikut juga.
Mereka membawa Bodyguard dan juga para Nanny dan Ada Silva dan Kania juga yang ikut.
Brian semakin malas saat tau bahwa mereka di kawan beberapa Bodyguard yang selalu memantau keadaan mereka selama berjalan jalan.
" Pa ! Lebih baik liburan dirumah saja. Camping Ground dari pada jalan jalan ke luar tapi membawa banyak orang begini. Setidak nya jika dirumah kita bisa bebas. " Gale menatap ke arah anak nya yang sedang menggerutu .
" Lea yang meminta ke mall Bri. "
" Ya sudah ! Kenapa harus memaksa Bri juga ikut ? Lebih baik Bri dirumah melakukan Vidio call dengan Uncle Steff atau Uncle Dave bicara soal bisnis. "
" Apa kau benar benar yakin ?" Tanya Gale serius.
" Ya. Bri akan mengambil alih semua perusahaan. Dan akan membantu Gav untuk mengurus yang lain nya. Papa hanya perlu istirahat saja. Karena usia . "
" Hey ! Apa maksud nya karena usia ?" Anak dan ayah terlibat percekcokan di butik ternama itu.
Sang Bidadari sibuk memilih pakaian untuk mereka semua.
Sementara sih Princess sedang asik dengan ice cream nya.
Dan Prince sedang tidur di kereta dorong nya bersama sang Nanny.
Sungguh, Memang benar benar Devinisi keluarga kaya raya.
" Sayang, Sudah...?" Tanya Viona saat belanjaan nya sudah banyak di tangan Para Bodyguard nya.
" Putra mu sedang mengajak ku ribut. Dia mengatakan Usia ku. "
" Pa. Ayolah. Papa memang sudah Berusia kepala 4 bukan ? Apa yang salah ?"
" Ya ! Kau tidak salah. Papa yang salah karena telah menikahi Mama Viona mu. Iya ? Begitu maksud mu ?"
" Terserah !" Brian langsung pergi meninggalkan Papa nya disana.
...❤️❤️❤️...
Gabut kali sumpah jati ini 🙏
Kepala juga pusing 😭
Btw ini Style Papa dan Mama BerUang ya 😊
__ADS_1
Follow juga ige aku @amelia_falisha1511 ❤️🍓