Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )

Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )
Cinta Seorang Gale


__ADS_3

Jika ada yang bilang cinta itu buta, Menurut Gale itu salah besar. Hanya orang yang bodoh yang bilang bahwa cinta itu buta.


Nyata nya, Jika cinta itu buta, Dya tidak akan bisa menemukan cinta yang sebenar nya. Katakan lah Gale egois. Tapi itu kenyataan yang menurut nya sangat masuk di logika nya.


Cinta itu tidak buta. Cinta itu nyata dan bisa melihat dengan jelas. Siapa orang yang di cintqi nya. Bahwa mereka slaing mencintai satu dengan yang lain nya.


Cinta tidak harus memiliki ? Omong kosong semua itu. Cinta harus di miliki. Buat apa mencintai jika tidak harus memiliki ? Lebih baik tidak usah mencintai jika tidak bisa memiliki. Apa yang kitq dapat jika cinta yang kita rasa tidak bisa kita miliki ?


Bulshit !


Karna apa pun itu cinta butuh alasan. Bukan hanya satu tapi banyak. !


Alasan kita bisa mencintai seseorang karna memang seseroang itu pantas untuk di cintai. Karna memang cinta telah berlabuh dan menetap pada nya. Maka dari itu lah yang di nama kan cinta butuh alasan ? Jelas !


Seperti saat ini, Betapa bahagia nya hati Gale, melihat dua orang tercinta nya berada di dalam satu genggaman nya. Bagaimana cara Viona memperlakukan nya dan Brian iti adalah hal yang sangat di nanti kan Gale selama ini.


Apa salah jika Gale berpindah hati dati Calista ke Viona ? Jika memang yang di lakukan nya saat ini salah dan dosa, Gale siap menanggung dosa itu sendiri tanpa harus melibat kan Kedua orang tercinta nya itu.


So ? Love starts for a reason. That its !


" I Love You All. My Word ." Tandas Gale sebelum memberikan kecupan di kedua orang tercinta nya.


Gale tidak akan membiar kan siapa pun masuk ke dalam hubungan mereka dan mencoba merusak nya. Akan Gale pasti kan itu.


Jika cara mempertahan kan mereka dengan cara menumpas habis siapa pun yang berani mencoba mengusik mereka, Gale sendiri yang akan menghadapi nya.


Gale siap menjadi monster kembali jika memang itu harus di lakukan nya.


Menempuh perjalanan yang cukup panjang selama 12 jam penerbangan Akhir nya sampai lah rombongan Keluarga Gale di Bandar Udara Atatürk Istanbul Turki pada waktu 23.55 menit waktu setempat.


" Papa, Bri ngantuk. " Rengek bocah yang Next month Goes to six Years Old.


" Sabar Bri, Kita ke mobil dulu. Lalu ke hotel. Besok baru kita pergi ke Villa." Ucap sang papa.


Brian menurut dalam gendongan Silva. Dan Viona mata nya sudah kembali segar karna memang dya begitu antusias dengan kepergian mereka kali ini.


25 menit berkendara Akhir nya mereka sampai di hotel tempat mereka menginap malam ini.


" Bawa Brian bersama mu. Ini KeyCard nya. " Gale memberikan kunci kamar yang akaj di tempati Silva dan Brian.



Ini sangat mewah untuk Silva. Tapi bagaimana pun itu kenyaman Tuan Muda nya lah yang utama.


Di rebahkan nya tubuh Brian di kasur dan di selimuti nya. Dan dya membersihkan diri sebelum tidur.


...❇❇❇...

__ADS_1


Lain lagi di kamar Pasangan suami istri yang baru sampai di kamar Suite room mereka.


Viona begitu kagum dengan View Kamar mereka yang sangat Menakjubkan jika di lihat malam hari seperti ini.


Bagaimana lampu lampu kota dan kendaraan yang menjadi objek mata nya itu sangat indah.


Namun bagi Gale tidak ada yang seindah Viona nya.



" Kau suka ?" Gale memeluk Viona dari belakanh yang saat ini masih betah berdiri di dekat kaca besar kamar mereka.


Di sibak kan nya rambut Viona ke kiri dan di nikmati nya harus tubuh Viona yang menguar begitu Lembut nya di indra penciuman Gale.


Ya, Karna memang Viona memaksakan diri untuk mandi dengan air hangat karna badan nya sangat lengket. Lagi pula dya masih kotor, Bagaimana bisa tidak mandi.


" Iya Dad, Aku menyukai nya. " Balas Viona sambil mengusap kedua lengan kokoh yang membelit pinggang ramping nya.


" Aku mencintai mu Darl. " Ucap Gale sambil terus menikmati Harus tubuh Viona.


Bibir nya terus memberikan kecupan kecupan di leher putih Viona dan juga tulang selangka nya.


Puas menikmati malam nya, Gale membawa Viona ke tempat tidur mereka


Berbantal kan sebelah lengan kokoh Gale, Viona menikmati Kenyamanan nya.


" Pernah kah kau menyesal hidup bersama ku Darl ?" Entah mengapa tiba tiba pertanyaan itu terlontas dari mulut Gale.


Sambil menunggu jawaban dari Viona nya. Gale terus membelai rambut panjang itu, Dan mengelus punggung Viona.


Menyalurkan rasa nyaman untuk nya.


Viona menggeleng dalam dekapan nya.


" Maaf aku membuat mu terluka. " Kata kata tu meluncur begitu saja dari mulut Gale.


Viona merenggangkan pelukan nya dan menatap wajah Tampan suami nya. Di usap nya rahang tegas dengan bulu bulu di sekitar nya yang menambah kan kesan Maskulin untuk seorang Gale Thominshon Jade .


" Aku tidak pernah menyesal Dad. Kejadian kamarin juga kesalahan ku. Aku terlalu memikirkan diriku dan Daddy hingga tidak menyadari kehadiran nya. Demi Tuhan aku tidak menyesal. Hanya saja--"


" Ya aku tau kau kecewa. Maaf kan aku Darl. " Gale memotong begitu saja ucapan Viona dan kembali membawa nya dalam dekapan Gale.


" Kau tau Darl ? Aku juga sama kecewa nya seperti mu. Aku marah saat kau ingin pergi dsri ku. Tapi Demi Tuhan aku bukan sengaja mengabaikan mu. aku hanya menghindar saja. Aku takut jika aku emosi akan melukai mu. Aku salah Darl. Tanpa ku sadari bahwa aku lebih melukai mu lagi. Maka dari itu izin kan aku menebus nya Darl. Aku ingin menebus kesalahan ku. "


" Kau benar. Aku ini Monster dan seorang pembunuh. Tapi aku tidak akan membunuh jika mereka tidak berniat jahat kepada ku duluan. Katakan lah jika memang aku monsters seperti yang kau katakan tempo hari. Aku tidak marah. Sama sekali tidak. Yang ada aku merasa beruntung bisa menjadi monster yang hidup bersama malaikat seperti mu. Aku ingin memantas kan diri sebagai monster yang pantas hiduo dengan mu malaikat ku. So, Mau kah kau menghabis kan sisa hidup mu bersama pria ini ? Pria Monster yang mencintai sosok malaikat seperti mu ?"


Entah mengapa Viona sangat terharu mendengar semua penuturan Gale. Sebegitu cinta nya kah Gale pada nya ? Tapi emmang yang di rasakan Viona memang begitu ada nya.

__ADS_1


" I Love You My Old Man. " Ucap Viona menggoda Gale.


" Hey ? What are you saying ? Old man ? " Gale kaget Viona bilang dya Old Man ?


Oh No Viona. Gale bukan Old Man. Hanya Sedikit lebih matang saja.


" Im Not Old Man ! Im Just a litlle bit older. " Benar bukan ?


Gale tidak tua. Hanya sedikit lebih dewasa saja.


" Oh ya ?" Viona kembali menggoda nya.


Ini yang di sukai Viona. Gale tidak suka jika di sebut tua. Dya selalu berkata bahwa dya sedikit lebih dewasa saja.


" Yaeh. Im Not Old Man ! Cam kan itu Darl. " Gale menujuk kening Viona dengan gemas nya.


" Oke. You Not Old Man. But just a litlle older. "


" Stop berkata aku tua. Aku tidak tua. Kau harus paham itu. Sudsh aku katakan aku sedikit lebih dewasa saja. Kau seharus nya beruntung memiliki pria kaya seperti ku. Di luar sana banyak yang mengincar ku karna ketampanan serta merta semua yang ada pada diri ku. Kau harus bangga menjadi istri ku. " Bangga Gale.


" Ya, Istri Muda. " Sahut Viona tanpa maksud apa apun.


Tapi Gale menyalah artikan ucapan Viona nya.


" Berhenti merendah kan diri mu. Aku tidak suka itu. " Gale mulai ketus.


" Aku memang istri Muda. Umur ku saja baru 19 tahun Daddy ? 37 tahun. So ? Aku memang istri muda bukan ?"


" Sudah. Iya aku tua. Pria tua ini tidak pantas bersama mu. "


Eh ? Kenapa jadi manja begini ?


" Loh kok ? " Viona Kaget Gale melepas pelukan nya dan memunggungi nya.


Sebenar nya Gale tidak marah. hanya saja dya cukup lelah dan mengantuk. Jika meladeni Viona terus akan sampai pagi. Tubuh nya sudah meminta istirahat. Jadi lah dya pura pura merajuk.


" Sorry. " Viona gantian memeluk Gale dari belakang.


" Daddy..." Rengek Viona.


" Tidur Darl. Ini sudah sangat larut. "


" Peluk. " Manja nya Viona.


Gale menuruti nya dan kembali memeluk Viona. Akhir nya malam itu mereka tidur saling perpelukan menyalurkan kehangatan untuk diri mereka masing masing di tengah dingin nya malam di Kota Istanbul itu.


...❇❇❇...

__ADS_1


Follow Ige Akiu @amelia_falisha1511 ❤


__ADS_2