Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )

Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )
Penjelasan Brian


__ADS_3

" Darl, Apa harus menghukum Brian ? Dia tidak sepenuh nya salah bukan ?" Gale mulai membuka suara sesaat setelah mereka memasuki kamar nya.


Viona menghela nafas nya berat.


" Aku mencintai Brian Dad, Aku hanya ingin yang terbaik untuk nya. Terlepas dia bersalah atau tidak, Perbuatan nya tidak di benar kan disini bukan ? Bahkan dia sampai mematah kan tangan lawan nya ? Itu tidak benar Dad, " Viona mengemukakan pendapat nya.


Gale tau, Viona bermaksud baik, Tali dia hanya takut jika di hukum seperti ini jiwa Brian mulai berontak karena tidak terima.


Gale juga tidak ingin Brian membenci Viona nya.


" Aku harus bicara pada nya. " Gale keluar dari kamar mereka dan ingin menemui Brian nya.


" Bri, Boleh Papa Masuk ?" Kali ini Gale akan benar benar menjadi Ayah yang baik untuk putra nya.


Mendengar setiap keluh kesah anak nya.


Ceklek...


Pintu di buka oleh Brian.


" Jika untuk membahas hal yang tidak penting Bri tidak ingin membicarakan apa pun Pa. !" Tegas anak itu.


" Bisa kita bicara sebagai pria ? Bukan anak dan Papa nya ?"


" Masuk !" Baru kali ini Gale benar benar masuk dan melihat kamar putra nya.


Terkesan Manly sekali. Barang barang nya tertata dengan rapi. Buku buku nya terletak rapi di setiap rak nya. Sesuai dengan judul dan Biografi nya.


" Apa Bri menyukai bisnis?" Gale mengambil satu buku Bisnis yah sangat terkenal dari Pebisnis hebat.


" Ya. Bukan kah Bri sudah berjanji akan memegang Perusahaan ?"


" Apa tidak ingin bidang lain ?"


" Tidak !" Jawab nya tegas.


" Olah raga apa yang Bri sukai ?" Memulai pendekatan dengan sang Putra.


" Kicboxing, Muaithai, Dan Judo ." Gale kaget mendengar ilmu bela diri berat yang di sukai putra nya.


Bahkan Gale dulu juga seperti itu, Bahkan saat di sekap dia harus berani dan mengalami yang nama nya di taring bebas bagaikan hewan buas.


" Olah raga ?"


" Renang !"


" Oh...Papa dulu lebih suka Berkuda dan Para layang. Papa sangat menyukai keindahan dari ketinggian. " Brian mulai antusias dengan pembicaraan mereka kali ini.


Seakan sang papa ingin menemani nya mengobrol, Hal yang sama sekali mustahil di lakukan mereka dan kali ini mereka bicara sebagai teman. Just The Friend !.

__ADS_1


" Papa iri dengan Bri, Bri memiliki teman seperti ah, Papa Lupa. Inti nya mereka bertiga. " Jelas sang Papa. Brian masih diam menyimak apa yang akan di lanjut kan sang Papa.


" Hidup Papa semasa remaja di habis kan dengan belajar belajar dan belajar, Papa sudah di putus kan untuk melanjut kan bisnis keluarga, Papa tidak memiliki pilihan selain menurut atau menyerukan pendapat. Bahkan papa di larang keras hanya untuk berteman. " Brian menatap instens sang Papa.


" Papa harus menuruti semua keinginan Kakek dan Nenek kamu, Sampai hari dimana pembantaian habis oleh rekan bisnis Kakek, Papa harus menyelamatkan diri sendiri sampai akhir nya tertangkap dan di sekap. Papa harus bertahan hidup untuk bisa lolos dari sana. Papa juga pernah hampir menerima pelecehan seksual dari orang jahat itu. Hingga, Suatu hari Papa berhasil mencuri kunci itu kunci serta pistol milik salah satu anak buah orang jahat itu dan berhasil kabur. Saat Papa kembali, Papa harus siap dengan Dunia bisnis yang kejam. Dimana yang kuat yang akan bertahan. " Semakin menyimak kisah dari sang Papa.


Bahkan Brian juga memberikan Tissue untuk menyeka air mata sang Papa yang sudah merembes keluar.


" Ah...Papa menangis, Papa cengeng bukan ?" Tertawa miris disana.


" Kata Mama Vio, Pria menangis bukan karena cengeng atau lemah, Tapi itu cara mereka melepas kan beban. It's oke, Papa yang terbaik. " Brian menghapus air mata sang Papa.


" Thank, Son. " Kembali menarik nafas dalam, dan memulai kembali kisah nya.


" Papa hanya ingin kamu memilih jalan kamu sendiri, Papa tidak ingin memaksa kehendak kami ke kamu, Kamu berhak atas apa yang akan kamu pilih. Termasuk jika dewasa nanti, Kamu berhak memilih sendiri teman hidup kamu. " Brian mengangguk mengerti.


" Jadi, Apa Tujuan Papa ke kamar Bri ?" Tembak sang anak.


" Papa tidak menyalahkan kamu, Atau pin membenarkan kamu, Tapi, Hal yang kamu lakukan itu tidak benar Bri, Lihat , Tangan nya patah. Bagaimana perasaan orang Tua nya ? Apa Bri tidak berpikir lebih dulu sebelum mengambil tindakan ? Coba bayang kan saja, Bagaimana jika itu terjadi pada Bri ? Bagaimana perasaan Papa dan Mama ?" Brian menunduk dalam.


Dia juga merasa bersalah, Tapi dia tidak sepenuh nya bukan ?


" Sorry. "


" Jadilah Pria yang bertanggung jawab. Pertanggung jawab kan apa yang telah kamu lakukan ! Jika memang dia bersalah, Maaf kan dia. Dan jika kamu yang bersalah maka meminta maaf lah Pada nyam Papa tidak ingin kamu menjadi seperti Papa. Yang tabu akan kehidupan bermasyarakat. Tanpa Mama Viona mu, Papa mungkin akan tetap menjadi manusia kaku dan tanpa belas kasih. Mungkin jika tidak bersama dengan Mama Vio, Bri mungkin tidak akan bisa merasakan kasih sayang seperti ini. Dan mungkin juga kehidupan kita akan tetap seperti dulu, Hidup seatap tanpa saling tegur sapa.. "


" Maaf Pa. " Sesal anak Jenius itu.


" Ya, Bri akan menemui Mama Vio. "


" Jangan pernah menyakiti hati Bidadari kita Bri . " Jelas sang Papa.


" Ya. Bri paham Pa. " Anak itu mulai meninggalkan sang Papa di untuk menemui sang Bidadari.


Gale bisa bernafas lega, Setidak nya jika dulu dia manusia paling hina dan kotor, Maka sekarang dia harus bisa menjadi teman dan tameng untuk anak anak nya. Seperti kata Viona tempo hari, Viona ingin Gale menjadi Cinta pertama bagi Putri nya nanti.


Gale akan berusaha menjadi Tameng untuk semua keluarga nya, Walau harus mengorbankan jiwa nya kelak.


" Mama, Boleh Bri masuk ?" Menoleh sebentar ke arah sang Papa.


Gale mengangguk .


Ceklek...


Bri membuka pintu kamar orang tua nya dan terlihat Sang Mama sedang duduk di tempat tidur.


" Mama, Maafin Brian. " Ucap anak itu di samping sang Mama.


" Sudah mengerti kesalahan nya dimana ?" Tanya sang Mama.

__ADS_1


Brian mengangguk.


" Sudah. "


" Jadi ?"


" Bri akan meminta maaf pada nya. Tapi Bri tidak sepenuh nya salah. "


" Terlebih salah atau tidak Bri tidak seharusnya mematah kan tangan nya bukan ? Bagaimana Jika itu terjadi pada Bri ? Apa Mama tidak akan sedih ?"


" Iya. Bri salah Ma. Maaf. "Brian menyesal di hadapan Mama nya.


Gale tersenyum melihat Putra nya sangat dewasa menyikapi ini.


" Sekarang kembali ke kamar, Hukuman Bri belum berakhir. "


" Iya Ma. Love You. "


" Love You To. " Sahut sang Mama.


" Boleh Bri mencium Mama ?"


" Tidak bolej !" Bukan nya sang Mama yang menjawab malah Papa BerUang.


" Beri Mama pelukan. " Viona merentangkan kedua tangan nya dan Brian masuk ke dalam pelukan sang Mama.


Setelah cukup lama berpelukan, Akhir nya Brian keluar dan kembali ke kamar nya menjalan kan hukuman nya.


" Aku mencintai mu Darl, Aku mencintai mu. " Sang Papa BerUang kembali memberikan kata kata Cinta untuk sang Istri cantik Bak bidadari itu.


" Dad, Bagaimana Jika suatu saat aku tidak bisa terus menemani kamu ? Apa yang akan kamu lakukan ?" Gale memaku mendengar kan ucapan tiba tiba dari sang istri.


" Aku tidak ingin membahas nya. "


" Kita tidak tau bagaimana Tuhan menggariskan umur kita Dad, "


" Jika bisa memilih, Lebih baik aku duluan yang pergi meninggalkan Dunia ini, Karena jika aku yang lebih dulu pergi, Aku akan pergi dengan tenang karena ada Brian yang akan menjaga ku, Tapi Jika Kamu yang lebih dulu meninggalkan mu, Mungkin aku tidak akan sanggup lagi meneruskan hidup ku tanpa ada nya kamu, Kamu itu pusat berputar nya hidup ku Darl. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana dan jadi apa hidup ku tanpa kamu disini. " Viona menetes kan air mata nya mendengar ungkapan cinta dari sang suami.


Lalu, Di peluk nya tubuh kekar itu dengan erat. " Aku mencintai mu Gale Thominshon Jade, Aku mengintai mu. "


" And I Will Always Love You Darl, Live You So Much, Then,Now and Until Then. Forever !" Gale menjawab dengan mantap yakin akan cinta nya untuk Viona.


Istri tercinta nya.


...❤️❤️❤️...



Nah, Ini dia bentukan Bidadari tak bersayap nya keluarga Thominshon Jade 🥰

__ADS_1


Yuk, Follow Ige ibuk @amelia_falisha1511 ❤️


__ADS_2