
Gale begitu bahagia, Bahkan dia tidak beranjak sedikit pun dari tempat tidur nya.
Dimana sang istri sudah membuka mata nya dan kini Gale terus menyunggingkan senyuman nya. Entah lah, Rasa nya Gale begitu bahagia.
Kebahagiaan nya tidak bisa di ukur lagi. Sangat luar biasa.
" Kenapa Dad ?" Tanya lembut menatap suami nya yang tersenyum.
" Tidak ada. " Masih menyunggingkan senyuman nya.
Viona menatap aneh ke arah suami nya. Entah lah, Semenjak dia sadar dan membuka mata, Suami nya terus menatap nya dengan penuh cinta dan mendamba.
Cup
Viona kaget saat tiba tiba Gale mencium bibir nya.
" I Miss You. " Ucap Gale dengan tulus.
" Kemari Dad, " Viona menepuk Paha nya.
Gale mengerti dan langsung merebahkan kepala nya di pangkuan istri nya.
Aahh...Rasa nya Nyaman sekali saat tangan lembut itu kembali menyapa nya.
" Kenapa tidak mencukurnya ?" Tanya Viona lembut mengelus rahang tegas itu.
Gale membuka mata nya dan menatap wajah cantik itu.
Di elus nya wajah cantik yang tampak kurus itu ada rasa sakit tersendiri di hati nya saat melihat betapa sakit nya yang di rasakan istri nya itu.
" Aku baik baik saja Dad, Lihat, Aku sudah bisa mengelus wajah tampan suami ku ini. " Walau masih terasa sakit, Tapi Viona tidak ingin membuat suami nya terbebani.
" Ku mohon jangan berbohong. Katakan pada ku jika memang sakit. " Gale turun dari pangkuan istri nya dan merebahkan diri di samping Viona dan memeluk nya.
" Besok kita cukur ya, Ini sudah terlalu panjang . "
" Biar besok aku yang mencukur nya. Kau masih sakit. "
" Tapi aku ingin membantu mu..."
" Aku bisa Darl. Nanti setelah kau sehat, Kau bisa melakukan apapun lagi. Termasuk pertempuran panas kita..." Gale sengaja mengalihkan pembicaraan mereka agar istri nya tidak merasa sedih dan terbebani dengan itu.
Dia tau, Istri nya merasa bersalah karena tidak bisa mengurus suami nya selama koma nya.
" Darl..., " Panggil Gale lagi.
" Ya, Sayang..."
" Ku mohon jangan pernah tinggalkan aku. Aku tidak bisa. Rasa nya melihat mu menutup mata dan tidak berdaya seperti itu rasa nya Nafas ku seakan berhenti Darl. Tapi aku harus tetap kuat demi kau. Aku tidak ingin melihat mu semakin bersedih. " Viona menatap haru ke arah suami nya.
Selama dia Koma, Gale selalu menemani nya, Bercerita tentang apa yang di lakukan nya setiap hari. Membantu Viona membersihkan diri dan Mengajak nya mengobrol.
__ADS_1
Tak jarang juga Viona mendengar tangisan suami nya. Bahkan juga Viona juga sering merasakan tetesan air mata suami tercinta nya itu.
" Aku tau suami ku bukan orang lemah Dad, Oh iya. Dimana anak anak ?" Tanya Viona.
Sejak sadar tadi dia tidak melihat Lea dan Brian nya...
Hanya Gavio lah yang di lihat nya. Putra nya itu sangat tampan dengan wajah bule nya turunan sang suami.
" Lea lebih memilih tinggal bersama Fed dan Jen, Brian tidak ingin pulang lagi sebelum kamu sadar. Lea begitu terpukul melihat mu seperti kemarin. "
" Maaf, Karena aku kita semua seperti ini. " Jawab Viona Sendu.
" Hey, Kenapa menangis ? Aku sudah lelah menangis Darl, Jangan lagi. Ku mohon sayang..." Gale langsung bangkit dari rebahan nya dan langsung menghampus air mata nya Viona.
" Maaf kan aku, Maaf...Maaf..." Tangis Viona keluar.
Gale langsung mendekap hangat tubuh Istri nya. Menyalurkan rasa sayang dan penuh kasih dan cinta nya.
Gale juga memberikan kecupan di puncak kepala istri nya agar Viona nya tenang.
" Sudah ?" Tanya Gale saat hampir 10 menit istri nya menangis.
" Tolong hubungi Brian. Katakan aku sudah sadar. Aku ingin mendengar suara nya. "
" Iya kita telpon Brian nanti ya...Sekarang istirahat dulu. Besok harus mulai terapi. Agar kaki indah ini kembali berjalan dan menghabiskan uang ku. Kita akan keliling Dunia. Kau bilang ingin tidur beratap kan langit dan berhias Rembulan dan Bintang kan ?" Tanya Gale.
Viona mengangguk. Dia memang mendambakan itu sedari dulu.
" Maka semangat untuk jalan lagi. maka aku akan membawa mu tidur bersama Bulan dan Bintang. "
" Kita akan membawa mereka semua. Kita harus memulai semua nya dari awal lagi. Dan maafkan aku. Rasa nya aku tidak akan pernah membiarkan mu bekerja. Aku hanya akan membiarkan mu keluar bersama ku dan anak anak untuk berlibur. Maaf jika aku harus bersikap egois. "
" Aku memutus kan untuk menikah dengan mu berarti aku harus siap dengan ini semua bukan ? Aku akan menurut dan tidak akan menjadi istri pembangkang. Daddy tidak suka wanita pembangkang bukan ?" Gale mengangguk.
Viona nya benar benar luar biasa. Dia mengorban kan semua cita cita nya, Masa muda nya serta kehidupan nya demi bisa hidup bersama Gale.
" Mari mulai hidup baru. Jangan ingat ingat kejadian ini lagi. " Pinta Viona tulus.
" Aku hanya ingin tahu, Kenapa kamu bisa jatuh di kamar mandi hingga begini ?"
" Entah lah. Aku tidak bisa mengingat nya Dad, " Jawab Viona.
" Sudah, Jangan di ingat lagi...Mari mulai hidup baru seperti keinginan kamu. "
" Auuhh...." Rintih Viona saat merasakan nyeri di pinggang nya.
" Kenapa Darl ? apa yang sakit ? " Tanya Gale panik.
" Pinggang nya sakit Dad, Bantu aku tidur. Auuuhh...Sakit..." Rintih Viona lagi.
Gale langsung sigap, membantu istri nya untuk merebahkan diri.
__ADS_1
" Apa begini nyaman Darl ? apa masih sakit ? aku panggil dokter ya...Kita periksa lagi. " Gale mulai khawatir.
Viona tersenyum saat melihat kepanikan suami nya.
" Sini, Aku ingin di peluk lagi. Setiap malam aku hanya di peluk tapi tidak bisa memeluk. "
Dengan senang hati Gale menuruti nya. Dia langsung memeluk Viona dan menikmati hangat nya tubuh itu.
" Sudah makan belum ? Dari tadi aku melihat Daddy disini terus. Padahal aku sudah makan dan sekarang menamgantuk, "
" Nanti saja. Aku akan menemani kamu dulu. Bukan nya kamu ingin di peluk ? Aku akan memeluk mu sampai tertidur. " Gale mengelus punggung istri nya dan sesekali menciumi seluruh wajah istri nya.
Entah lah, Gale merasa hati nya kembali hidup dan seperti lahan yang kekeringan dan sekarang kembali di siram dengan air hujan, Dan mulai ditumbuhi bunga bunga indah lagi sejak Viona nya membuka mata.
" Bisa aku minta sesuatu Dad ?" Tanya Viona lagi.
" Apa itu sayang ? Katakan ?" Gale masih mendekap hangat tubuh rapuh itu.
" Aku ingin teraphi nya di taman ya. Aku ingin mengunjungi Mommy dan Daddy. Sudah lama aku tidak berkunjung. "
" Iya sayang. Besok kita akan teraphi di taman oke. Sekarang ayo tidur Darl. Obat mu mulai bekerja ya ?" Viona hanya mengangguk saja.
Ya Karena memang dia sudah mengantuk, Karena usapan penuh cinta dari suami nya dan reaksi obat nya juga mungkin.
Cukup lama Gale membelai punggung istri nya hingga wanita itu benar benar tertidur dan Gale baru bangkit dari tempat tidur untuk mandi dulu.
Di selimuti nya Viona sampai sebatas dada, lalu di kecup nya penuh cinta seluruh permukaan wajah itu.
Dia berjanji dalam hati dan diri nya, Dia akan benar benar akan membahagiakan istri dan anak anak nya.
Mereka lah prioritas nya saat ini. Brian,Lea, Gavio dan jantung hati nya. Viona.
Wanita sejuta cinta dan senyuman nya, Wanita dengan sejuta Kelembutan dan kesabaran nya.
Wanita dengan segala keanggunan dan keindahan nya.
Dia adalah Viona.
Viona Aluna Queensha Jade, Istri dari Gale Thominshon Jade...
" Aku mencintai mu Viona. "
Cup
Sentuhan terakhir Gale mencium kening istri nya penuh dengan kasih sayang nya.
...😭😭😭...
Satu Bab menuju Ending 😭😭😭
Jangan lupa baca Bang Brian juga ya...
__ADS_1
Follow juga ige ibuk @amelia_falisha1511 🍓