
Sebelum nya maaf, walau banyak yang komen untuk Daddy menang tapi kita liat nanti ya gimana 😂😂😂
...🌲🌲🌲...
Gale menggeram Frustasi, Bagaimana tidak ? Fed, Steff, Julio dan bahkan Dave juga ikut.
Dave sudah siap dengan tunangan nya merengek agar ikut. Karna hadiah nya menggiur kan. 50 juta ?
Tunangan nya sudah memiliki Daftar untuk menghabis kan uang itu nanti jika menang.
Viona ? Dia sudah sangat bersemangat kali ini. Dia akan ikut berlomba dengan suami nya. Tapi jika di lihat saingan mereka cukup berat. Viona sedikit ragu karna usia suami nya memang lebih banyak. Dia tidak berani menyebut tua. Taku marah nanti nya.
" Jika kalian berani menang, Aku akan pasrikan hidup kalian menderita. " Ancam nya setelah Viona pergi.
" Sorry Dude, This is Game. !" Sahut Fed Jumawa.
" Aku akan memenang kan uang itu untuk sekertaris cantik ku. "
Cup
Steff mencium sekilas bibir Angeline sekertaris nya.
" Dan aku harus memenang kan permainan ini untuk tunangan ku Tuan. Jika aku tidak menang tidak masalah. Setidak nya dia tau bahwa aku bersungguh sungguh. " Sahut Dave.
" Kau apa lagi ?" Tanya Gale pada Julio.
" Aku ?" Tunjuk nya ke diri nya sendiri.
" Lalu siapa lagi bodoh ?" Fed menoyor kepala Julio.
" Bagaimana jika kepala ku berlubang karna sebuah peluru dari tangan ku Bung ?" Seketika aura nya jadi mencekam.
" Oke. Sorry. " Fed mengangkat kedua tangan nya.
" Aku hanya ingin saja. Bagaimana rasa nya bersaing dengan orang orang yang sudah Tua." Sahut nya sederhana namun menusuk ke empat Pria dewasa itu.
Gale lah yang paling tersinggung disana. Karna dia juga mengetahui bahwa usia nya yang memang terbanyak.
" Hey ! C^mon Dude, Kami tidak tua. " Fed tidak terima.
Perdebatan mereka semua terhenti saat panitia pembawa acara memanggil mereka untuk bersiap memasuki arena bermain.
" Berani menanh tamat riwayat kalian. " Gale meninggalkan mereka.
Kali ini para pemaian memang hanya di isi oleh merek berlima, Sampai panitia mulai menghitung untuk lomba.
" Satu, Dua, Dua, Dua, Dua,"
" Hey ! Kau bisa menghitung tidak ? " Sela Gale marah.
Gleg !
Panitia tadi menelan ludah nya kasar. Dia baru sadar siapa yang sedang bermain itu. Para petinggi perusahaan dan bos besar mereka.
" Ma-maaf kan saya Tuan ," Dia sudah pucat pasi.
Niat hati ingin menggoda Para bos itu malah dia menjadi sepeeti tersangka saat ini.
__ADS_1
" Mulai !" Ucap Gale lagi.
Yang lain hanya bisa geleng geleng kepala saja.
Cup
" Jangan marah Dad, I Love You. " Viona mencium pipi suami nya yang di tumbuhi bulu halus itu.
" Cepat ! Istri ku kepanasan !" Bentak Gale lagi.
Viona hanya bisa mengulas senyum kepada para bawahan suami nya itu.
" Baik kita mulai ya. Dalam hitungan ketiga lomba di mulai. "
" Satu, Dua Tigaaaa....!" Mereka berlima mulai berlari, dapat di lihat bahwa Gale sangat bersungguh sungguh.
Keringat mulai keluar dan membasahi baju kemeja yang di pakai nya. Suara riuh tepuk tangan begitu menggema disana.
Semua sama kuat nya. Sampai di putaran balik Yang menang adalah Steff.
" The Winner Is , Mr, Steffano Orion. " Kata panitia tadi.
" Yeah. Im Winner. And You, To Night, Making Love With Me. !" Bisik Steffano.
" Angeline hanya tersenyum saja. Sejak mereka kenal dan Steffano duduk di kantor Angeline lah yang membantu semua pekerjaan nya.
Bahkan kadang Steffano tinggal di rumah Sederhana milik Angeline.
" Im Mine. "
" Sial ! Sudah ku bilang jangan menang. " Bentak Gale menjambak rambut Steffano.
" Bukan karna uang nya ! Brengsekk !"
Bugh...
" Uhukkk " Staffano terbatuk dan tersedak saat tulang kering nya di tendang oleh Gale.
" Usia memang tidak bisa membohongi hasil !" Celetuk Julio tiba tiba.
Gale menatap nya dengan tatapan permusuhan yang berat. Entah mengapa dia sedikit sensitiv dengan kata kata usia. Entah lah.
" Dad, Jangan marah marah terus. nanti cepat tua. " Ucap sang bidadari berhati lembut.
" Jadi kau juga mau bilang bahwa aku tua ? Iya ? karna aku kalah ?" Entah mengapa Gale marah.
Mungkin karna selama ini dia tidak pernah terjalah kan dan hanya dengan permainan kecil ini dia kalah ? bahkan dengan Steffano ?
Dia tidak terima !
" Dad, Bukan begitu maksud ku. Jangan marah !" Viona mengejar suami nya yang sudah pergi meninggalkan mereka.
" Uncle, Papa kenapa ?" Tanya Brian.
" Papa mu hanya lelah. Sudah sini main dengan Uncle. Ayo Uncle traktir makan ice cream. Unclr menang " Ajak Steffano.
" Tapi kata mama Bri hanya boleh makan ice cream sehari sekali. Jika ini makan, Maka jatah nanti malam akan hilang. "
__ADS_1
" Oh, Bri , Bilang saja ke mama mu itu. Kau tidak memakan nya. gampang bukan ?"
Brian menggeleng.
" Kata Mama Vio, Tuhan tidak suka anak pembohong. Mama Vio juga bilang, Tuhan akan marah dengan umat nya yang berbohong. "
Ya Tuhan, Mereka baru tau bahwa wanita cantik itu memang banyak membawa perubahan di dalam hidup ayah dan anak itu.
Akhir nya, Sahabat mereka menemukan kebahagiaan nya dengan wanita cantik itu.
Viona benar benar merubah hidup merekam Bahkan memberi banyak warna ke dalam nya. Sungguh mereka juga ikut bahagia. Maka dari itu mereka berjanji akan melindungi Malaikat Cantik itu untuk Gale dan Brian.
Tidak terbayang kan, Bagaimana Murka nya Gale jika Viona sampai terluka.
" Oke, Kita makan siang. Lalu Bri boleh pesan makanan apa saja."
" Baik lah. Ayo Uncle. Tapi Bri ingin di gendong oleh Kakak Julio. "
" Hey Son ! Kau memanggil nya Kakak dan dengan kami kau memanggil Uncle ? Its Not Fair Son !" Sela Fedrix.
" Kata Mama Vio, Kakak Julio lebih muda. Jadi pantas di panggil Kakak. "
" Bajinggan kau Julio !" Sinis Steffano.
" Aku tidak mengatakan apapun !" Julio mengangkat kedua tangan nya.
" Ayo. " Mereka semua sibuk menuju Restoran untuk makan siang. Sementara para karyawan sibuk menyantap makan siang di Cafetaria milik Kantor.
Bahkan makan siang mereka Gratis. Dan untuk Karyawan yang ingin tinggal di Mess adalah Satpam dan para Ob. Yang sangat kerja extra.
Sungguh Gale benar benar mensejahterakan karyawan nya.
Viona masih berusaha membujuk suami nya yang sedang merajuk parah itu. Hanya karna kata Tua.
" Dad, Jangan marah. " Viona menyusul suami nya hingga ke kamar Pribadi nyaIngatan Viona kembali ke beberapa bulan yang lalu saat dia masuk ke kamar ini dan membantu Gale untuk bersiap.
Saat itu lah hati nya mulai tidak baik baik saja. Bahkan Gale adalah orang pertama yang mampu menggetar kan hati nya.
" Daddy. Sayang..." Viona sudah memeluk tubuh suami nya dari belakang.
Bahkan tangan nakal nya sudah menelusuri perut kotak kotak yang berhias keringat hasil lomba tadi.
" I Want It. " Viona mulai membelai sentaja pamungkas milik suami nya yang masih di balut celana Jeans itu.
" Oh No Viona ! kau nakal. " Batin nya sendiri.
Bahkan Viona tersenyum di balik punggung suami nya itu. Dia sedikit geli mengapa dia juga menjadi ikut ikutan menjadi Genk Mesumaria seperti suami nya ?
" Aku akan menemani Daddy mandi, Di Bathup Bukan ?" Tanpa Aba aba Viona menarik suami nya masuk ke dalam kamar mandi.
Namun sayang, Bathup nya kecil. Hanya untuk seorang saja. Viona jadi Bingung. Jika memaksa untuk Bathup itu tidak akan mungkin.
" Di Bawah Shower saja bagaimana ? Akan lebih menyenang kan bukan ? Daddy Bilang sangat menyukai nya jika dati belakang ? Bisa masuk dengan bebas bukan ? Ayo. "
...🔥🔥🔥...
Daddy merajuk Genks 😂😂😂
__ADS_1
Viona kamu pinter ih ngerayu nya wkwkwkwk 😂😂😂
Udaah yuk, Follow ige aku @amelia_falisha1511 ❤