
Sepanjang perjalanan menuju Mansion mereka Viona masih saja diam. Bahkan dia seperti takut dengan situasi mereka.
" Darl, You oke ?" Tanya Gale melihat istri nya termenung.
Bahkan saat mereka mulai memasuki gerbang utama hutan pun masih sama. Biasa nya Viona paling senang jika sudah memasuki hutan.
Gale membuka Bagian atas mobil mereka dan itu adalah kesukaan Viona.
Dia bisa melihat burung burung yang sengaja dibeli dan di lepas oleh Gale di Hutan mereka itu.
" Darl, Lihat mereka menyambut mu sayang..." Gale mencoba mengalih kan perhatian istri nya.
Benar saja, Viona baru tersadar dan melihat burung burung itu. Tapi ada yang aneh disini. Insting Viona kembali di asah. Mata nya menatap tajam kesisi setiap sisi hutan pribadi mereka.
" Dad, Aku rasa ada yang aneh disini bukan ? Sejak kapan ada burung berwarna hitam ? " Viona sadar akan keanehan nya pada satu burung yang sedang bertengger di dahan pohon itu.
" Darl, Itu burung yang Baru di lepas oleh anak buah kita. Lihat disana. Mereka juga sama. Mereka baru keluar dari masa percobaan !" Jawab Gale jujur.
Viona mulai paham dan mengerti. Namun lagi lagi Gale merasa aneh dengan istri nya itu.
" Dad, Aku rasa makan ayam Cryspi enak ? Saus nya, Kulit renyah nya ? Soup jagung nya...Aku ingin makan itu Dad, " Rengek Viona lagi.
Kenapa tidak sejak tadi saja ? Mereka sudah sampai di Gerbang kedua untuk masuk Mansion dan sudah di sambut Bodyguard.
" Apa kau sedang mengidam ? You Pregnant ? Oh god ! Aku baru sadar kamu belum Periode bulanan Darl, Ahhhkkk...Aku akan memanggil Dokter Yenita untuk memeriksa mu. "
" Apa ? "Viona juga baru sadar bahwa dia belum datang bulan bukan ? Karna hampir sebulan ini Gale terus menggempur nya setiap malam.
" You Pregnant Darl, You Pregnant " Gale berseru heboh.
Kali ini dia akan benar benar menjaga Viona nya agar tidak terjadi hal hal yang tidak di ingin kan.
" Kau harus menurut ! Aku tidak akan membiarkan mu melakukan apapun lagi. !" Belum juga pasti kebenaran nya Gale sudah heboh !
Mereka sudah sampai dirumah Gale langsung membawa Viona nya ke kamar dan menghubungi semua orang. Termasuk,Fed,Steff,Dave dan juga Julio.
45 menit berlalu, Dokter Yenita juga belum datang, Ternyata terhalang pemeriksaan di Gerbang utama. Karna Dokter Yenita datang dengan mobil nya bersama Asisten nya juga.
Alhasil dokter Yenita di bawa menaiki mobil para Bodyguard penjaga Hutan Mansion ini.
" Lama sekali kau hah ?" Gale marah karna sejak tadi Dokter Yenita lama sekali.
Gale sudah sudah tidak sabar menunggu benar atau tidak nya Viona hamil.
" Maaf kan saya Tuan " Jawab Dokter Yenita.
" Minta maaf saja lah !!" Batin Yenita.
" Periksa Istri ku !" Titah Gale arogant
" Baik Tuan, " Dokter Yenita mulai memeriksa keadaan Nyonya Muda itu.
Yenita melihat Nyonya muda ini sangat cantik dan terlihat baik hati. Beda dengan Calista dulu.
Karna Yenita adalah dokter yang menangani kehamilan Calista saat mengandung Brian hingga melahir kan.
__ADS_1
Di mulai lah pemeriksaan untuk mengetahui bahwa benar atau tidak nya Viona hamil.
Untuk memastikan nya Viona di minta untuk melakukan Tes menggunakan urin nya dan setelah menunggu Viona keluar dari kamar mandi menyerahkan hasil nya pada Dokter Yenita.
" Selamat Tuan, Nyonya, Anda memang positif hamil. " Tak terkira lagi kebahagiaan Gale mendengar itu.
Di raih nya langsung tubuh Viona dalam dekapan nya dan di ajak nya berputar Putar sangking bahagia nya.
" Yes ! You Pregnant Darl, I Love You Darl, I Love You So Much. More. " Viona dapat merasakan nya.
Betapa bahagia nya Suami nya itu dengan kehamilan nya. Viona akan menjaga kandungan nya benar benar. Dia tidak mau kejadian tempo lalu terulang lagi.
" Tapi, Seperti nya harus benar benar di jaga ya Tuan. Di kehamilan trimester pertama memang seperti itu. Harus extra menjaga nya. Untuk lebih lanjut saya saran kan untuk kerumah sakit saja. "
" Tidak perlu. Aku akan menyiapkan ruangan di rumah ini. Kau, Akan bertugas dan tinggal disini untuk memastikan keadaan istri dan calon anak ku. !"
Mati lah aku ! Batin Yenita.
" Sayang, " Rengek Viona.
" Ini sudah Final Darl. Ayo ke bawah. " Saat Viona hendak berjalan Gale langsung mencegah nya.
Dia menggendong Viona hingga membuat nya malu setengah Mati.
" Turun kan aku Dad, Aku malu. " Viona menenggelam kan wajah nya di dada Gale sangking malu nya.
" Aku tidak membiarkan mu jalan. Kau akan menggunakan kursi roda. "
" Aku hamil Dad, Bukan lumpuh. " Viona mulai kesal dengan suami nya.
Termasuk ke empat orang hebat yang menjadi petinggi Klan Black Dragon itu .
" My Wife Is Pregnant, " Ucap Gale dengan pongah nya.
" Jelas saja hamil, Kau menunggangi nya setiap saat. Sial ! Siang ku terbuang percuma !" Fed kesal dengan apa yang di beritakan Suami Bucin itu.
" Selamat Tuan..." Barisan Para Maid ikut bahagia mendengar kabar yang akan membawa kebahagiaan untuk mereka semua itu.
" Maka dari itu jaga Nyonya kalian benar benar. Jika sampai Nyonya kalian terluka sedikit saja. Kalian terima balasan nya !!"
" Apa yang akan di katakan beruang gila ini ?" Batin Steff menjerit
" Kau Fed " Tunjuk nya pada Fedrix
" Why ?" Tanya Fed sinis.
" Jaga setiap perbatasan sudut Hutan ini. "
" Steff, Perketat keamanan cctv dan aistem keamanan nya. Jangan biarkan orang lain masuk ke dalam hutan !"
" Julio, Ahh...Sudah lah. Kau itu tau apa yang harus kau lakukan !"
" Dan kau Dave !" Kali ini pandangan mata nya menyorot Dave.
" Berikan santunan setiap karyawan yang sedang mengandung. Dan berikan juga santunan kepada orang orang yang membutuh kan. Wanita wanita tanpa suami yang membesarkan anak anak nyam Panti asuhan mau pun panti jompo atau rumah singgah !"
__ADS_1
" Nah kan ! Kena kau Dave !" Fed menatap sinis ke arah Dave.
" Baik Tuan. Saya laksanakan !" Jawab Dave mantap.
Gale tersenyum senang disana. Dave memang tidak perlu diragukan lagi kualitas dan kuantitas nya dalam bekerja.
Dave akan menurut semua yang di perintah kan nya tanpa membantah sekali pun.
" Siap kan jamuan makan malam ! Kita akan makan malam disini. !" Gale kembali memerintah.
Sementara Viona yang duduk di sofa sudah tertidur karna lelah melihat suami nya terus mengoceh dan membuat perintah.
Semua orang menatap ke arah Viona yang sedang tertidur lelap di sofa itu. Dan lebih parah nya lagi Viona tertidur dengan bagian gaun nya hampir tersingkap ke atas.
" Tutup mata kalian !!!" Bentak Gale tidak terima Istri nya yang sedang tertidur di tatap oleh para pria disana.
Apalagi melihat mata Fed dan Steff melotot melihat ke arah Viona.
" Bukan salah ku ! Istri mu sangat menggoda. !!" Jawab Fed santai.
" Kau mau mati ya ? Berani nya kau !!"
Dugh...
" aAaauuuhhh.... " Bukan nya Fed tapi Steff yang merasa kesakitan.
Karna memang Steff yang di tendang kaki nya.
" Kenapa aku ?" Steff tidak terima tulang kering nya di tendang oleh Gale.
" Liur mu hampir menetes melihat istri ku !!"
" Dasar beruang gila !!"
" Singa gila ini lebih gila dari Wolli dan Gerry !" Steff membatin.
" Berani kau mengumpat ku hah ?"
" Bawa saja Nyonya ke kamar Tuan, Seperti nya Nyonya lelah. " Dave mencoba membuat Tuan nya tenang.
" Apa perduli mu hah ?" Walau bagaimana pun yang di hilang Dave benar.
Tapi harga diri nya lebih besar !
" Darl, Sayang, kita ke kamar yaaaa..." Ucap Gale begitu sangat lembut jika bicara dengan Viona nya.
" Ck, Jika dengan istri nya dia lebih lembut dari seekor kelinci putih " Decak sebal Fed yang memang berani mengumpat Gale.
Gale menatap nya tajam. Siap meledak namun terhenti saat istri nya menggeliat di dalam dekapan nya.
" Sssttt...Tidur lah sayang..." Viona mengeratkan pelukan nya pada tubuh suami nya.
Sangat terlihat nyaman dalam gendongan Depan ini.
...🍃🍃🍃...
__ADS_1