
Hari ini terpaksa Gale harus pergi ke kantor karena harus menyelesaikan masalah Mega proyek yang akan di hadiah kan nya untuk Viona nanti.
" Darl, Aku minta Parfume mu. Aku mual mencium parfume orang lain. " Belum juga pergi, Tapi sudah mengeluh tentang keadaan.
" Is, Parfume ku tinggal sedikit. "
" Nanti kita pesan lagi. " Jawab sang Tuan Papa Beruang.
" Ini besar sekali Darl, Bagaimana membawa nya. " Gale kembali mengeluh saat sang istri membawa botol parfume nya.
Gale tau, Berapa uang yang di habiskan nya untuk Harga Parfume mahal sang istri.
Karena Parfume istri nya itu adalah Parfume yang di pesan khusus oleh Gale untuk sang istri.
" Ini ada yang kecil Dad, Tapi tinggal sedikit. "
" Baik. Itu saja. " Sang suami sudah siap dengan jas Rapi nya pagi ini karena memang harus menyelesaikan Proyek nya yang mangkrak.
" Aku pergi Darl, Aku mencintai mu. " Gale meninggalkan kecupan di kening Viona sebelum berjongkok di hadapan perut istri nya.
" Jangan nakal ya Baby, Jika kamu membuat Mama mu susah Papa akan marah nanti. Papa mencintai kalian. " Gale bangkit dan mendapat kan senyuman dari istri nya.
Setelah drama Mual nya setiap pagi, Akhir nya Gale bisa pergi ke kantor dengan tenang.
Tapi, Sesampai nya di sana Gale kembali merasakan pusing yang luar biasa. Bahkan baru saja sampai hidung nya sudah mencium berbagai macam Parfume yang membuat perut nya mual.
" Carikan aku masker. Cepat !!!" Titah nya tak terbantah kan. Pandangan nya menyisir setiap sudut kantor nya. Rasa nya seperti sudah lama sekali dia tidak mengunjungi kantor nya.
" Ini Tuan. " Salah satu Manager memberikan masker pada sang Tuan besar.
" Bau mu busuk sekali !" Ucapan Gale membuat Manager pemasaran itu langsung melongo tak percaya.
Bagaimana bisa Tuan nya itu mengatakan dia bau busuk. padahal parfume milik nya juga mahal. Walau tak semahal milik Tuan nya itu.
Gale kembali melanjut kan langkah nya saat hendak memasuki lift, Dia melihat Steff dan Fed disana.
" Holla Dude, How Are U ?"
" Menjauh lah . Kalian semua bau busuk !"
" Sialan kau ! Parfume ku mahal. Bagaimana bisa kau bilang aku bau busuk ?"
" Tapi kenyataan nya memang bau busuk !"
" Menjauh Bangsattt !!!" Lagi lagi Gale mengumpat Mereka disana.
Akhir nya kedua orang itu harus terima dikatakan bau, Karena paham bahwa Karena Viona hamil mungkin.
" Langsung adakan meeting nya Dave, 10 menit dari sekarang mereka harus kumpul di Meeting Rapat Dewan kali ini. "
__ADS_1
Dave langsung bangkit dari kursi Gale untuk mempersiapkan Meeting pagi ini.
Dan kelihatan nya keadaan Gale tidak baik baik saja. Dave tau itu. Sorot mata pembunuh nya kembali keluar.
Hingga meeting di mulai, Semua mata mengarah pada sosok yang tengah duduk sambil memainkan Pena mahal nya.
" Ku beri waktu 10 menit untuk kalian bicara mengapa Mega Proyek ku bisa mangkrak ? Ada yang bisa menjelaskan?" Tatapan nya tertuju satu persatu ke pada dewan direksi di hadapan nya.
" Perusahaan Semen nya tidak menyanggupi memasok ke Mega proyek Tuan. " Jawab Salah satu Kepala Proyek.
" Aku sudah bilang bukan ? Cari Perusahaan yang berkompeten ! Aku membuat Mega Proyek ini dengan uang ku sendiri ! Tanpa uang kalian sepeser pun ! Siapa yang bertanggung jawab disini ?"
Brak !!!
Meja di pukul dengan keras nya.
" Kau ! " Tunjuk nya kepada salah satu pria tua dengan tubuh tambun.
" Berapa uang yang kau curi dari ku ?"
" A-apa maksud Tu-tuan ?"
" Ku tanya sekali lagi berapa uang yang kau curi dari ku ?" Tanya Gale semakin geram.
" Sa-saya--"
" Dave ? Kau tau apa yang harus kau lakukan bukan ?" Dave paham apa yang harus di lakukan nya.
" Dia sedang menunjukan taring nya Steff, Aku rasa Pria buntal itu tidak akan baik baik saja. "
Julio hanya melirik malas ke arah dua Pria Pecinta ukuran 36c itu.
" Diam saja kalau tidak mengerti keadaan ! Dasar otak selangkangannn !!" Cibir Julio pada kedua kakak nya.
" Kau akan ketagihan jika sudah merasakan nya !"
" Jangan meracuni otak polos nya dengan pikiran busuk kalian !"
" Kau juga begitu dulu nya ! Kau lupa siapa kau ? King Off The King !" Jawab Fed mencibir Gale.
Meeting berakhir di jam makan siang, Karena masalah utama nya adalah penggelapan dana, Yang di lakukan salah satu manager, Dan saat ini Mereka berempat sedang berada di ruangan Gale.
Dave masih mengurus Manager tadi, Dan kini tiba tiba Gale kembali merasa mual.
Semprot...Semprot...Semprot...
" Hey ! Apa apaan kau ini ? Kau kira kamu hama yang kau semprot ! Astaga ! Kau gila ya ?" Fed sudah melotot horor ke arah Gale yang menyemprot nya dengan Parfume wanita.
Sementara Steff masih mencium aroma Parfume nya, " Not Bad " Gumam nya setelah mencium aroma Perfume nya lagi.
" Kenapa Tuan menyemprot ku ? Ini Parfume wanita. !" Kali ini Julio mengeluh.
__ADS_1
" Aku tidak menyukai aroma Pargume lain selain milik istri ku ! Aku mual !" Mulai bicara santai dan membuka masker nya.
" Karena istri mu Hamil kau yang mengidam ? Sialan sekali kau hah ? Lebih manusiawi lagi istri mu jika mengidam mungkin. Kau bahkan membawa parfume wanita kemana mana brengsekk !" Umpat Fed lagi.
" Diam lah Fed, Aku mual, Rasa nya perut ku mau meledak. " Mulai lemas karena merasa Tidak ada Viona di dekat nya.
Biasa nya jika dia mulai mual Viona akan datang memeluk nya.mengelus punggung nya dan mencium nya.
Ahh...Dia rindu Viona nya.
" Carikan aku ini Fed, Aku ingin memakan nya. " Gale menyodor kan ponsel nya pada Fed dan di terima Pria bertato itu.
" What Is That Dude ? Rujak Aceh ? Jadi aku harus ujung barat Negara ini iya ?" Tanya Fed tak percaya.
" Jangan bodoh ! Disini juga banyak yang jual itu. " Sang Bungsu bicara.
" Jika kau tau kau saja yang membeli nya. " Sungut Fed tak terima.
" Aku ingin kau yang membeli nya Fed, Kau juga yang harus menggiling bumbu kacang nya, Kurasa kau bisa memakai daster juga. !"
" Hey ! Aku tidak mau. Kau gila ya ? Aku ?" Tunjuk nya ke diri nya sendiri.
" Pria seperti ku menggiling bumbu kacang itu ? Dengan daster ? Baju sialan itu ? Ya Tuhan Gale, kau kira aku ibu ibu komplek hah ?" Tak habis pikir dengan apa yang ada di pikiran Teman nya itu.
" Ya sudah lah, Jika kau tidak ingin. " Menampilkan wajah lesu nya.
Bahkan saat ini sudah meletakan wajah nya di meja kerja nya. Dengan wajah yang memelas nya.
Demi Tuhan, Fed ingin mencabik cabik wajah menyebal kan itu. Bagaimna bisa Bos Mafia besar itu mengidam ? Dan parah nya Fed lah korban nya.
" Oke ! Berikan aku Lamborgini Terbaru ! " Fed akan menukar harga diri nya dengan Sebuah mobil mahal itu.
" Benar kah ? Kau mau ?" Sudah berbinar bahagia mendengar ucapan Fed.
" Ck, Wajah mu menjijikan !" Umpat Steff kali ini.
Plak !
Pena mahal nya mendarat sempurna di kening Steff.
" Sialan ! Berani nya kau !" Hardik Steff tak terima.
" Mau apa kau hah ? Walau aku ngidam aku bisa menghabisi 10 nyawa seperti mu sekaligus !"
" Cepat Fed, Kau Julio, Buat Vidio saat dia menggiling bumbu kacang nya. Aku ingin dengan 10 biji cabe rawit nya. Buah nya Strawberri,Anggur,apel hijau,Mangga Singapur, Melon Jepang dan Anggur Taiwan. !" Fed semakin gila di buat Gale. Mana ada rujak lokal yang nama nya saja rujak Aceh, tapi buah nya buah import ? Sialan sekali manusia bedebah satu ini.
" Dimana ku cari buah import itu brengsekk ? Kau gila atau apa hah ?" Mengumpat kasar ke teman nya lagi.
" Terserah !"
...❤️❤️❤️...
__ADS_1
Papa Ngidam rujak Aceh buah import pula 🤣🤣🤣