Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )

Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )
Kerinduan Yang Menyakitkan


__ADS_3

Viona di bangun kan oleh Oliv dan Silva saat mereka tak sengaja melihat Nyonya mereka yang malam malam duduk di taman.


Mereka tau bahwa sang Nyonya dan Tuan mereka sedang dalam masalah. Kalau dulu nya Tuan mereka akan melampiaskan kemarahan nya pada sang pembuat masalah maka kali ini berbeda.


Tuan mereka lebih memilih menghindar dari Viona karna tidak ingin Viona terluka atau bahkan Jika Gale emosi bisa membuat nya takut.


Gale tidak ingin itu semua. Gale melakukan ini semua karna dya ingin Viona sadar akan kehadiran diri nya beserta Cinta yang begitu besar untuk nya.


Tanpa Gale tau, Perbuatan nya ini mampu membuat Viona sedih. Bahkan Sejak malam itu Sudah hampir sebulan Gale meninggalkan Viona.


Bahkan sama sekali tidak membalas semua panggilan dan pesan yang di kirim kan Viona untuk nya.


Gale hanya berhuhungan dengan Oliv sebagai moderator nya untuk memantau Viona.


Bahkan Gale juga tau bahwa Viona nya tidak makan dengan benar. Terkadang sampai Tidak keluar dari kamar seharian. Bahkan hanya untuk sekedar bicara pada para Maid pun Viona enggan.


My ❤


Dad, I miss you.


Terkirim namun tak di baca.


Daddy, I miss you 😭


Masih sama juga.


Daddy, Maaf 😭


Sama juga. Bahkan pesan pesan berikut juga juga tak kalah mengenas kan nya.


Saat Viona hendak bangkit dari tempat tidur nya, Kepala nya terasa berputar. Bahkan Pandangan nya buram seketika pandangan nya Gelap.


Brugh...


Viona terjatuh dan pingsan seketika. Sampai jam makan siang pun Para Maid heran mengapa sang Nyonya tidak keluar.


Saat Oliv dan Silva serta Kania hendak menuju kamar sang Nyonya Gale menghubungi nya. Karna ini sudah jam makan sianh disana. Gale saat ini berada di Boston. Tempat kelahiran nya di Amerika.


" Ya Tuan, " Sapa Oliv ramah seperti biasa nya.


" Ini sudah jam makan siang bukan ? Apa yang di lakukan Viona ?"


" Kami baru akan mengecek nya Tuan, Sejak pagi Nyonya tidak turun untuk sarapan !"


Deg !


Hati Gale lagi lagi merasa tercubit mendengar nya. Apa dya terlalu egois untuk ini ?


Sampai tega mengabaikan Viona nya hingga hampir sebulan ini. Bahkan dengan tega nya dya tidak membaca semua pesan yang di kirim istti muda nya itu.


Panggilan telepon nya pun juga tidak pernah di angkat sekali pun.


Bukan hanya Viona yang merasakan kerinduan nya. Gale juga sama. sama sama merasakan hal ini.

__ADS_1


Tapi pekerjaan nya juga tak kalah banyak nya. Maka dya belum bisa pulang.


Dulu saat bersama Calista Gale sama sekali tidak perduli mau seberapa lama dya pergi. Yang Calista tau dya pulang membawa banyak hadiah untuk nya.


Lalu bagaimana dengan Viona nya.


" Cepat lihat Nyonya kalian. " Titah nya.


Oliv dan kedua geng nya langsung menuju kamar sang Nyonya.


Saat mereka sampai mereka langsung berteriak histeris. " Nyonya !!!" Seru mereka bersama.


Gale yang belum memutus sambungan telepon nya langsung kaget untuk itu.


" Astaga Nyonya, anda berdarah. Kak Oliv, ayo kita bawa nyonya ke rumah sakit. " Teriak Silva yang kaget melihat Nyonya nya berdarah.


" Panggil Ganda, Cepat Kania. "


Kania langsung berlari turun untuk mencari Ganda dan segera membawa Viona kerumah sakit.


Sedang kan Gale masih shock mendengar bahwa Viona tak sadar kan diri dan berdarah. Apa Viona nya mencoba bunuh diri ? Apa Viona nya akan meninggalkan nya ?


" Aaaarrrgggghhh..." Geram Gale menyesali perbuatan nya.


Gale langsung menghubungi Luke untuk menyiapkan pesawat nya langsung dan kembali ke Indonesia.


Memakan Waktu lebih dari 20 jam perenrbangan Gale akhir nya sampai keesokan hari nya di Indonesia dan langsung kerumah sakit.


Brakkk...


Pintu ruangan nya di buka paksa. Dan Viona melihat siapa yang datang pun langsung terkejut. Ada rona bahagia disana bisa bertemu lagi dengan suami nya yang di rindukan nya.


Namun, detik selanjut nya dya memaling kan wajah nya dan menangis dalam diam.


Dya kecewa dengan Gale yang meninggalkan nya begitu saja tanpa kabar dan kejelasan.


" Darl, Maaf kan aku. Maaf kan aku Darl"


Viona tidak beraksi apa pun. Dya masih diam dan mencerna semua nyan Semua kenangan pahit nya selama hamlir sebulan ini di rasakan nya.


Kerinduan yang mendalam. Tangis nya setiap malam. Bahkan dya bernar benar merindukan sosok tampan itu.


" Darl, Viona sayang..." Ucap nya lebih lembut.


" Maaf kan aku. " Ucap nya lagi.


" Jika pun aku memaaafkan mu anak ku tidak akan pernah bisa kembali. "


Deg !


Jantung Gale seakan berhenti mendadak. Anak ? Apakah Viona nya ?


Ya Tuhan, Sejahat itu kah Gale pada Viona ?

__ADS_1


Meninggalkan nya sendirian saat hamil muda ? Masih ingat di kepala Gale saat dya ingin mengajak Viona memeriksa kan diri tapi keburu ada masalah di antara mereka.


Gale benar benar menyesal untuk itu. Namun apa penyesalan nya bisa di terima Viona ?


" Maaf kan aku Darl. maaf kan aku. Maaf kan aku." Tanpa terasa air mata nya mengalir begitu saja. Anak yang di nantikan nya sudah pergi ?


Pergi meninggalkan nya tanpa bisa mengetahui nya. Bahkan Gale lah orang yang paling berdisa disini karna telah membiarkan dan mengabaikan Viona.


Jika saja malam itu dya tidak pergi ke London. Tidak bekerja di Boston dan tidak mengabaikan ratusan pesan Viona mungkin hal itu tidak akan pernah terjadi.


Namun, Penyesalan nya pun sudah tiada guna lagi.


Lalu bagaimana dengan Viona nya ?


Gale sudah kehilangan senyum indah itu, Pipi Cubby itu sudah lebih tirus dan kurus. Mata bak berlian itu sudah tidak lagi memancarkan Cahaya nya.


Gale merasa sangat berdosa pada anak nya dan Viona.


" Darl, maaf kan aku. Maaf kan aku Viona. Maaf kan aku sayang. Kau boleh memukul kum kau boleh memaki ku. Kau boleh melakukan apapun pada ku. Tapi ku mohon maaf kan aku. maaf kan aku Darl. " Panjang lebar Gale meminta maaf untuk Viona dan Viona melihat ke arah nya dengan pandangan kosong.


" Aku ingin pulang kerumah ibu. !"


" Tidak ! Kamu tetap bersama ku. rumah mu bersama ku. rumah kita. Rumah kita. !"


" Rumah mana ? Rumah yang selama hampir sebulan ini menjadi teman menangis ku ? Teman kesendirian ku ? Teman duka ku saat kehilangan anak ku ? Rumah mana ?" Hati Viona sakit mengucapkan itu semua.


terlebih lagi Gale. Dya benar benar menyesal. Dya begitu menyesali perbuatan nya. Gale tidak sanggup kehilangan Viona nya . Tidak !


Viona hanya tersenyum sakit melihat Gale hanya diam saja." Pulang lah dan istirahat Dad, Aku sudah terbiasa sendiri. Bahkan saat aku tidak mengetahui bahwa ada anak di dalam rahum ku. "


Hati Gale benar benar sakit mendengar serta melihat kehancuran Viona.


Mengapa ini semua harus terjadi.


Kenapa Tuhan ,


" Aku akan tetap disini menemani mu sayang. Aku disini Darl. biarkan aku disini"


" Tapi aku tidak membutuh kan siapa pun saat ini "


Deg !.


Kembali hari Gale merasakan sakit yang teramat sangat saat Viona beekata tidak membutuh kan nya.


" Kau istri ku Darl. aku suami mum Biarkan aku menamani mu dan merawat mu disini. "


" Aku istri yang terbuang. Yang di campakan oleh suami ku sendiri. "


" Tidak, sayang tidak. Aku tidak mencampakan mu. aku tidak pernah mencampakan mu sayang tidak !"


" Tapi kau sudah melakukan nya !" Viona kembali menangis. Menangisi nasib buruk nya.


Kehilangan Bayi nya yang tidak pernah di ketahui nya. Karna Viona tidak merasakan mual muntah bahkan Tidak sempat memikirkan bahwa dya sudah telat dua bulan lama nya !

__ADS_1


__ADS_2