Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )

Terjebak Cinta Pria Beristri( My Sugar Daddy )
Heboh


__ADS_3

Kehebohan pun terjadi saat mereka akan berangkat ke Amerika untuk memberikan Suprise Birthday untuk sang Pangeran keluarga Jade.


Dimana saat ini Viona bersikeras untuk membuat Keripik Singkong kesukaan Brian yang kata nya khusus untuk Anak tersayang nya.


Lagi lagi Gale hanya bisa mengalah, mengalah dan mengalah, dia sudah cukup pusing dengan Masalah demi masalah yang datang.


Bahkan masih jelas di ingatan nya Calista datang menemui nya dan hendak menggoda nya.


Ck, Bahkan tubuh Viona lebih dari Calista, Lalu untuk apa dia tergoda oleh Beberapa aset Calista yang hasil Oplas itu ?


" Sayang...Tolong kupas kan singkong nya...Aku harus memandikan Lea dulu. !" Teriak Viona dari dalam dapur memanggil suami nya yang sedang melakukan Meeting Virtual dengan Client nya.


" Apa ? " Hardik Gale pada semua bawahan nya yang seperti nya mendengar suara teriakan istri nya yang menyuruh nya mengupas singkong.


Benar bukan ? Se Garang garang nya Pria di luar sana bahkan yang berkuasa seperti Gale pun jika sudah jatuh cinta akan menjadi penurut dan baik bukan ?


Dia tidak pernah malu lagi jika di bilang Bucin, Karena memang nyata nya begitu !


Tapi jangan sesekali mencoba memancing emosi nya, Bisa saja hari itu menjadi hari terakhir nya menatap matahari dan menginjak Bumi...


Bisa di bayang kan Bukan ?


Bagaimana Soal Max ? Ya Max masih berusaha mengumpulkan Kekayaan nya untuk menyerang Gale.


Bahkan saat ini di ketahui oleh Steff bahwa Max kembali menetap di Pusat Kota Roma Italia, Dan Sih pengagum rahasia Viona Troy Manusia Plastik kata Gale sibuk dengan bisnis nya di Korea,.


" Tidak Apa Tuan, Meeting bisa kita tunda dulu jika anda sedang sibuk. " Ucap Salah satu pemegang saham di perusahaan Gale.


" Kau benar ! Lanjutkan meeting ini dengan Dave. Dia akan menyampaikan hasil keputusan ku nanti. " Tegas Gale lagi.


" Sayang...Daddy...Ayo kupas Singkong nya. Kita akan berangkat besok. !" Teriakan suara merdu itu kembali terdengar.


" Iya Darl, Sebentar. Aku akhiri dulu meeting ini. " Jawab Gale tak kalah teriak nya.


Dia kesal dengan Viona, Mengapa harus berteriak ? Kan bisa datang dan bicara baik baik kan ?


Tidak harus berteriak dan di dengar semua orang. Lagi pula dimana para pasukan tempur rumah besar ini ? Sama sekali tidak bisa di andal kan pikir nya !.


Dengan perasaan kesal Gale datang ke Dapur dimana disana ada sekitar 10 buah singkong yang ukuran nya cukup besar.


Bahkan di halaman belakang sudah berubah menjadi kebun pribadi mereka. Dimana ada pohong singkong, Jagung manis,Cabe,Sayur sayuran, Tomat,Timun dan lain nya.


Gale menjadi pusing, Bahkan juga Ganda dan Gandi beserta jajaran para pengawal menjadi tukang tani dadakan dibuat sang Nyonya.


Tahu kah kalian bahwa Viona banyak menanam buah buahan Tropis sekarang ?


Jangan heran jika ada buah rambutan,Mangga,Manggis,Jeruk bali,Kelengkeng,Durian,Alpukat dan lebih parah lagi, Pohon Pisang sudah berjejer di halaman samping.


Demi Tuhan, Gale tidak pernah bermimpi memiliki Rumah yang di sulap menjadi Perkebunan seperti ini. Terutama Kebun Strawberri,Anggur,Melon dan semangka yang memang berada di ruangan Khusus.


Gale sempat berpikir, Dulu istri nya mengambil jurusan Bisnis Management bukan ? Walau tidak tamat karena memilih Gale dan keluarga nya.

__ADS_1


Lalu kenapa sekarang keahlian nya berubah menjadi tukang tani ?


Tali biar lah, Itu semua di lakukan nya untuk mengisi waktu luang nya. Gale sangat kagum dengan istri nya yang tidak pernah merengek minta keluar dari rumah mereka karena tau akan bahaya yang semata mata bisa mengancam nyawa mereka dimana pun dan kapan pun.


" Hey, Bagai mana cara mengupas nya Darl ? Aku tidak pernah melakukan nya. !" Seru Gale Frustasi saat sudah melihat Singkong disana.


" Ambil pisau nya Dad, Lakukan saja seperti Daddy menyayat kulit musuh Daddy. Jangan bilang tidak pernah !" Gale langsung diam memaku disana.


Viona memang benar ! Dia paling suka jika di hadap kan dengan adegan kulit menguliti bahkan menyayat nyayat tubuh manusia yang menjadi musuh nya.


" Baik lah ! Seperti menguliti kulit musuh bukan ? Gampang !" Jawab nya sombong.


Lalu Viona membawa Lea ke dalam kamar nya untuk di pakai kan baju.


Lama berkutat dengan Singkong singkong itu, Akhir nya selesai juga Keripik singkong dan Keripik pisang Ala mama Viona yang di gorong oleh Para pelayan. Dia tidak ingin tangan nya terkena minyak. Eh ? Lebih tepat nya suami nya tidak mengijin kan nya. Hanya boleh meracik bumbu nya saja. Selebih nya Pelayan dan Koki lah yang melanjut kan nya .


Tidak sampai disitu saja penderitaan Gale siang tadi, Malam ini para orang Tua teman teman Brian juga ikut menginap disini kerena besok akan berangkat ke Amerika juga bersama Tuan Kaya kata mereka mah.


" Apalagi ini Tuhan...????" Tanya Gale Frustasi saat melihat beberapa plastik Kresek besar dengan beberapa toples juga.


" Ini Saya bawa makanan ringan buat kita di pesawat Tuan Kaya. " Kata Emak nya Jaka yang sebelas dua belas sama eror nya dengan Jaka.


" Aku kaya. Mana mungkin di pesawat ku tidak ada makanan !" Jawab Ketus Gale.


" Kan siapa tau aja Tuan Kaya lapar. " Jawab nya lagi.


" Oh, Ini saya bawa sambal Teri medan sama kacang tanah Tuan Gale. " Sahut Bunda nya Angga yang tau arti dari lirikan mata Gale.


Duar !!!


Kaget lah Gale saat mendengar Putra mahkota nya makan rendang Jengkol ? Ya Tuhan...


" Daddy, Apa itu lendang Jengkol ? Apa sepelti lendang daging buatan Paman Koki ?" Tanya Gadis bule itu.


" Eta terangkah lah Gustiii...Adek nya Den Brian mah Geulis pisan Atuh...." Emak nya Jaka mencubit gemas pipi Lea.


" Nenek, Sakit ih...Jangan cubit pipi Lea ih. Ental tidak cantik lagi. " Keluh sang anak cantik tadi.


" Ayo semua nyam Kita makan malam dulu. " Ajak Viona dengan ramah nya.


Mereka semua ikut pergi ke meja makan, Dimana disana sudah tersedia banyak menu yang tertata dengan tapi dan menggugah selera mereka.


Terutama emak nya Jaka yang badan nya memang agak buntal.


" Ini boleh di makan Tuan kaya ?" Tanya Emak nya Jaka.


" Makan lah. Besok kalian harus bangun pagi. Karena pesawat kita akan berangkat pagi . "


" Baik Tuan...Selamat makan Tuan , Nyonya. " Sahut mereka bersama.


" Sama sama..." Balas Viona tersenyum ramah dan tulus.

__ADS_1


Jika dulu Gale akan jijik dengan orang kelas bawah, Sekarang mah tidak lagi. Bahkan saat ini Keluarga teman teman Brian lebih baik kehidupan nya. Kerena para suami mereka bekerja di pabrik milik Gale dan mendapat kan rumah Dinas juga. Maka mereka bisa datang bersama karena rumah mereka gandeng tiga.


" Suami kalian tidak bisa ikut kerena pabrik sedang sibuk ! Tapi lain kali jika ada kesempatan kita akan pergi lagi."


" Baik Tuan. Terima kasih !" Jawab mereka lagi.


Akhir nya malam itu mereka makan malam dengan tenang dan penuh nikmat. Bahkan tadi emak nya Jaka sampek tanya boleh nambah gak ? Gale hanya tertawa karena porsimakan emak nya Jaka sudah banyak, Lalu dimana lagi di letakan nya nasi nasi tadi ?


Dan jawaban emak Jaka membuat nya Tertawa lepas.


" Perut saya mah banyak cabang nya Tuan, Jika usus manusia biasa Ukuran nya 12 jari, Usus saya mah 17 jari Tuan, Jadi masih muat !" Jawaban Emak Jaka.


Tak heran jika anak nya sedikit eror ! Eh banyak deng !


Lah orang bentukan pabrik nya begitu pikir Gale. Gale masih ingat saat dulu dia di bodohi oleh Jaka saat mereka main kelereng !


Dan keahlian Jaka dalam memanjat pohon manggis saat dia mengidam itu luar biasa menurut nya.


" Loh ? Kok sendal nya di buka buk ?" Tanya Viona saat mereka akan menaiki tangga.


" Takut Kotor Nyonya. Tangga nya mah bagus. " Jawab Bunda nya Angga.


" Gak papa Buk, Di pake aja. " Jawab Viona.


" Nyah, Ini Tangga nya emas ya ? Kok kilat benar ?" Tanya Emak Jaka lagi.


" Saya gak tau buk. Ini rumah suami saya. Besok saya tanyakan ya buk ! Soal nya saja juga gak tau. " Jawab Viona yang memang tidak tau.


" Mommy, Nenek itu kuno Syekali. Kayak tidak pelnah saja." Cibir Lea.


" Lea, Say Sorry to Nenek. "


" Maaf ya Buk, Lea memang suka kelewatan. "


" Gak apa atuh Nyah, Saya gak keberatan. Lah memang saya kan baru ini naik tangga Rumah Nyonya. "


" Lea...." Tegur Viona lagi.


" Maaf nenek. "


" Iya Cantik. " Jawab Emak nya Jaka yang memang sudah setengah abad.


Karena Jaka anak paling kecil. lain dengan Bunda dan Ibu nya Dimas dan Jaka yang masih berusia 30 han.


...❤️❤️❤️...


Gila usus nya Emak Jaka, 17 jari Coy 😂😂😂



Jangan lupa mampir di paman tepung yaaa...❤️❤️❤️

__ADS_1


Follow juga ige ibuk @amelia_falisha1511 🤣🤣🤣


__ADS_2