Terjerat Cinta Ketos Arrogan

Terjerat Cinta Ketos Arrogan
Masih Flashback


__ADS_3

Happy Reading 😊


Sifa duduk di sisi ranjang karena tubuhnya terasa lemas, kakinya pun sudah tidak bisa untuk menopang badannya, lemas seakan tak bertulang.


Rasanya dia masih bingung harus bagaimana dengan semua berita mengejutkan ini. Ibu mertuanya tentu tidak berbohong dengan ucapannya. Sepertinya ibu Romi lebih tahu tentang cerita putranya.


Sifa memasukkan kotak itu ke dalam lemari kembali, dia ingin mencaritahu siapa wanita yang di cintai oleh suaminya itu.


Akhirnya Sifa merebahkan tubuhnya di atas ranjang, kepalaku berasa berdenyut nyeri karena memikirkan ucapan ibu mertuanya itu.


Tidak lama setelah itu Sifa pun terlelap, entah sudah berapa lama dia tertidur, sampai dia merasa ada sesuatu yang menempel di keningnya. Perlahan Sifa membuka matanya dan melihat wajah Romi yang terlihat sudah segar, mungkin dia baru saja mandi.


Sifa melirik jam di atas nakas sudah menunjukkan pukul Lima sore. "Mas sudah pulang? sudah mandi? kenapa gak bangunin Sifa, Mas?" tanya Sifa sedikit kesal karena Romi tidak membangunkan nya.

__ADS_1


Padahal dia ingin menyiapkan air hangat untuk suami nya, Sifa ingin sekali bisa menjadi istri yang baik untuk suaminya, tetapi Romi selalu saja mengambil alia semua pekerjaannya.


"Sudah sholat asyar?" tanya Romi.


Sifa mengangguk, memang tadi dia sudah sholat asyar sebelum mendengar obrolan kedua mertuanya di dalam kamar. Saat itu Sifa mencari ibu mertuanya untuk menanyakan dimana stok gula di dapur karena habis.


Pelayan yang biasanya ada di rumah saat itu sedang keluar untuk berbelanja, tapi ternyata tidak di sangka bahwa Sifa mendengarkan gal yang tidak pernah ia duga.


###


Pas pada saat jam makan siang, Sifa tiba di kantor Romi dan langsung melangkah masuk ke dalam lift, karena memang dia sudah sangat hapal di lantai berapa letak ruangan suami nya.


Para karyawan juga sudah tahu kalau Sifa adalah istri dari atasan mereka. Dengan senyum yang mengembang Sifa keluar dari dalam lift di lantai 10, di mana letak ruangan Romi berada.

__ADS_1


Sifa berjalan ke arah meja sekretaris yang ada di depan ruangan Romi, tapi kosong. Indah, nama sekretaris Romi yang Sifa juga sudah mengenalnya.


Mungkin dia sedang makan siang di kantin. Pikir Sifa.


Akhirnya dia melangkah menuju pintu ruangan Romi sambil membawa rantang di tangan kanannya. Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, Sifa membuka sedikit pintu itu, melihat sedikit dari celah pintu karena mendengar suara pria dan wanita yang sedang tertawa bersama.


Deg! Jantung Sifa berdegup sangat kencang karena melihat pemandangan di dalam. Romi sedang makan siang bersama Indah, sekretaris nya. Ada beberapa wadah di atas meja yang Sifa yakin itu adalah kotak bekal makanan.


Apakah Indah yang membawa bekal itu? Sifa bisa melihat suaminya sangat menikmati makan siang itu bersama Indah. Bahkan tidak sungkan mengambil sosis yang berada di piring Indah.


Setetes butir air mata jatuh membasahi pipinya yang putih mulus. Sifa menangis dalam diam Jadi apakah wanita yang di cintai Romi adalah Indah. Yang Sifa tahu Indah memang sahabat Romi sejak SMA?


Tapi apakah dia harus percaya begitu saja tanpa bertanya? entahlah Sifa saat ini merasa tidak sanggup lagi untuk masuk ke dalam. Romi dan Indah sudah seperti sepasang kekasih yang saling mencintai.

__ADS_1


Flashback off


Bersambung..


__ADS_2