
Happy Reading.
Romi dan Sifa saling memandang.
Ibu Dahlia menyuruh pelayan untuk menyajikan minuman dua teh hangat di atas meja. Sepertinya ini waktu yang tepat untuk menanyakan tentang masalah pil KB itu pada Ibunya, Romi tidak ingat berbasa-basi lagi, sudah cukup lama kesalahpahaman ini berlangsung.
"Bu, Romi mau tanya, tapi ibu jangan marah atau shok, karena ini mungkin akan sedikit mengejutkan," ucap Romi menatap ibunya dengan wajah yang serius.
Sifa hanya bisa mengeratkan jemarinya yang saling ia tautkan, dia malah merasa sangat gugup ketika Romi ingin menanyakan hal tersebut, padahal memang sudah seharusnya Sifa dan Romi mencari tahu dengan bertanya kepada mantan Ibu mertuanya.
"Memangnya apa yang mau kamu tanyakan pada Ibu? Ibu masih nggak menyangka kalau kamu bisa bertemu dengan mantan istrimu, bukankah Sifa udah kembali ke Jogja, ya?" tanya ibu Dahlia menatap kedua orang dihadapannya saat ini.
"Bu, Romi nggak mau bertele-tele," sela Romi yang mendapatkan anggukan dari Sifa.
"Kenapa ibu memberikan pil KB kepada Romi dan menyuruh Sifa mengkonsumsinya? Dan saat itu ibu mengatakan bahwa itu adalah Vitamin?" tanya Romi membuat wajah Dahlia langsung pucat pasi.
Tubuhnya menegang seketika, bahkan jantung nya saat ini sudah berdetak kencang, untuk Dahlia tidak punya riwayat jantung, kalau punya pasti dia sudah pingsan.
Sifa menatap raut wajah sang mantan mertua yang terlihat begitu shok, jadi apakah benar kalau selama ini ibunya Romi itu tidak menyukai dirinya?
__ADS_1
Lalu kenapa selama ini sikapnya begitu baik, Sifa benar-benar ingin segera tahu rahasia apa yang di sembunyikan dari dirinya dan Romi selama ini.
Terdengar helaan nafas yang cukup keras, Dahlia menatap Romi dan Sifa secara bergantian. Sepertinya dia harus jujur dengan segala kesalahannya selama ini.
"Baiklah, karena semua ini sudah terjadi, ibu akan berkata jujur pada kalian," ucap Dahlia menahan segala rasa yang bergejolak di hatinya.
"Kami siap mendengarkan, bu," jawab Romi menyentuh tangan Sifa dan menggenggamnya.
"Sebenarnya pernikahan Sifa dan Romi karena perjodohan dan kalian pasti terpaksa harus menerima perjodohan itu, tapi selama ini setahu ibu Romi mencintai gadis lain karena putra satu-satunya Ibu ini pernah menceritakan tentang seorang gadis yang sangat dicintainya, waktu itu ibu takut kalau Romi tidak bahagia dengan Sifa, jadi ibu memutuskan untuk membuat Sifa tidak hamil," jelas Dahlia.
"Astaghfirullah, ibu!! Kok ibu bisa berpikir seperti itu, apa ibu tidak setuju dengan pernikahan Romi dan Sifa?" tanya Romi tidak percaya.
"Tidak, tapi ibu sangat menyayangi Sifa, maka dari itu, ibu juga tidak ingin Sifa sedih karena tidak bisa mendapatkan cinta darimu, jadi lebih baik kalian berpisah dan bahagia dengan pilihan kalian masing-masing," Sifa menutup mulutnya tidak percaya.
"Bu, apa ibu selama ini tahu siapa gadis yang aku ceritakan itu? Gadis yang sudah Romi sukai sejak dia masih duduk di bangku SMP?" tanya Romi yang sudah begitu emosi jiwa. Tapi Romi tetap harus menahan kemarahannya karena tidak ingin durhaka pada sang ibu.
"Dia, bu! Dia gadis yang Romi ceritakan! Romi mencintai Sifa sudah sejak lama! Dan ibu tahu, betapa bahagianya aku ketika pada saat itu bisa mengikat Sifa ke dalam ijab qobul di hadapan dokter Adam?" Romi mengangkat tangan Sifa dan menggenggamnya erat di depan ibunya.
Dahlia begitu terkejut dengan semua ini. Jadi selama ini dia salah sangka dan malah menjadi penghancur rumah tangga putranya itu.
__ADS_1
"Ap_pa yang kamu katakan, Ro_romi?" tanya Dahlia kembali.
"Iya, bu! Sifa adalah cinta pertama Romi, ibu dari anak-anak Romi, jadi Romi meminta izin pada ibu untuk mengajak Sifa rujuk!"
"APA?" seru Sifa.
Bersambung.
Assalamualaikum, hai akak reader semuanya 🥰 .. aku mau ngadain giveaway berlaku untuk semuanya 😁 Hadiahnya pulsa 150rbu untuk 5 orang pemenang.
Caranya favorit ❤️ novelku yang judulnya My Ex Wife
Kasih gift ke karya itu sebanyak-banyaknya.. nanti di akhir bulan di umumkan pemenangnya 😁😁
Juara 1 pulsa 50rb
Juara 2 pulsa 40rbu
Juara 3 pulsa 30rbu
__ADS_1
Juara 4 pulsa 20rb
Juara 5 pulsa 10rb