Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)

Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)
Bagaimana Rasanya?


__ADS_3

Setelah selesai membereskan rumah Dave, Reva pergi ke supermarket untuk berbelanja sayuran dan bahan masakan lainnya untuk Dave. Sementara Dave sedang pergi ke suatu tempat entah kemana, karena Dave tidak bilang padanya akan pergi kemana.


Begitu dia hendak akan naik taksi, Reva terkejut saat ada seseorang yang membekam mulutnya. "Emmhh... emmhhh!"


Reva ingin berontak, namun sayangnya sapu tangan yang dibekapkan ke mulut Reva itu mengandung bius, membuatnya jatuh pingsan. Sehingga semua belanjaannya berserakan di pinggir jalan.


Ternyata Reva diculik oleh Wahyu, ayah tirinya. Wahyu merasa kecewa dan murka pada Reva karena malah melarikan diri dari Engkong Achoi.


Perlahan-lahan Reva membuka matanya, dia terkejut saat menyadari kaki dan tangannya dalam kondisi terikat. Dia lebih terkejut lagi saat melihat Wahyu yang sedang berdiri dihadapannya. Wahyu menyekap Reva di sebuah gudang.


"Ayah? Kenapa ayah menculikku?" tanya Reva dengan nada ketakutan.


"Lihat wajah ayah! Wajah ayah babak belur begini gara-gara kamu, semalam anak buah Engkong Achoi datang ke rumah, menghajar ayah, gara-gara kamu melarikan diri. Anak sialan." Wahyu mengatakannya dengan nada membentak.


"Tapi aku gak mau menikah sama pria tua itu, Yah." Reva tetap pendiriannya.


Plakk...


Wahyu menampar wajah Reva dengan keras.


"Akhh..." Reva hanya bisa meringis menahan sakit diwajahnya.


"Anak tidak tau diri kamu, Reva. Kamu sudah membuat aku marah, mending kamu mati saja." Wahyu membawa sebuah pedang yang berada di dinding gudang itu.


Reva sangat ketakutan sekali, namun dia tidak bisa melarikan diri karena kaki dan tangannya dalam kondisi terikat.

__ADS_1


"Jangan bunuh Reva , ayah. Reva mohon." lirih Reva dengan nada memohon.


Wahyu malah tertawa puas, "Asalkan kamu tau, Reva. Aku yang telah membunuh ibumu, Ibumu mati bukan karena kecelakaan, tapi aku ang menabraknya. Hahaha..."


Hati Reva sangat sakit mendengarnya, rasa sakit yang bercampur dengan amarah menjadi satu. "Kenapa kamu tega melakukannya? Kenapa kamu membunuh ibuku?"


"Karena ibumu cerewet, aku tak tahan mendengar omelannya setiap hari, selalu saja menyuruhku untuk bekerja dan berhenti berjudi."


Mata Reva berkaca-kaca, dia sama sekali tidak menyangka kalau ayah tirinya itu adalah seorang iblis. Padahal selama ini ibunya yang menjadi tulang punggung keluarga.


"Aku gak nyangka ternyata selama ini aku membiarkan seorang iblis tinggal di rumah aku."


"Diam kamu!"


Plakk...


Reva hanya bisa meringis, merasakan sakit dibagian wajahnya.


"Bersiap-siaplah, aku akan mengirim kamu ke neraka."


Wahyu mengayunkan pedang yang sedang dia pegang, ingin membunuh Reva.


Braakk...


Namun, dia kaget saat ada sebuah mobil datang, menabrak pintu gudang sampai hancur.

__ADS_1


"Shittt..." Wahyu mengumpat, dia tidak mengerti mengapa sampai ada yang tahu kalau dia sedang menyekap Reva.


[Uang 5.000.000 telah dikurangi secara otomatis untuk melacak lokasi penyekapan Reva.]


[Nama: Dave Aliando


Usia: 29 tahun


Baterai kekuatan fisik : 65 %


Ketampanan: 110


Pesona: 90


Omset Restoran: 1.215.000.000


Dana: 7.496.000.000


Level: 3.]


Ternyata pria yang ada di dalam mobil itu Dave, dia segera keluar dari mobilnya.


Wahyu mengerutkan keningnya saat melihat wajah Dave, sepertinya wajah Dave tak asing baginya. Dia terbelalak begitu menyadari ternyata Dave adalah satu orang yang telah dia bunuh, tepatnya dia di suruh Anjas untuk membunuh Dave.


Sakit kagetnya, sampai pedang yang dia pegang terjatuh, seakan dia sedang melihat hantu. Walaupun wajah Dave sekarang ini terlihat sangat tampan, tapi Wahyu masih mengenal dengan baik wajahnya Dave yang dulu.

__ADS_1


Dave menyeringai memandangi Wahyu, "Sudah lama kita tidak bertemu, bagaimana rasanya menabrak aku dan membuang tubuhku ke dalam muara?"


__ADS_2