Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)

Terlalu Tampan (Sistem Casanova Menjadi Kaya)
Misi Menolong Riana


__ADS_3

Riana nampak pasrah ketika Ziro mencoba untuk membunuhnya.


Namun, karena dia teringat dengan Rendra, Riana tak boleh menyerah, walaupun mungkin dia juga tidak tau akan ada yang menolongnya atau tidak, setidaknya dia harus mencoba untuk mengulur waktu, dengan cara mengajak Ziro berbicara.


"Aku sudah tau kalau kamu adalah orang yang telah membunuh ayahku." Riana menatap tajam pada Ziro yang sedang mengayunkan pedang ke arahnya.


Ziro terkekeh, dia mengurungkan niatnya untuk membunuh Riana, Ziro meluruskan pedang ke arah lantai. Dengan bangganya dia berkata, "Baguslah kalau kamu sudah tahu, aku sudah membunuh pendiri The Black, dan sekarang aku juga akan membunuh pemimpin The Black lagi, sekalian aku akan menghancurkan gangster sialan seperti kalian. The Black bukanlah tandinganku."


"Apa kamu tidak puas sudah melakukan kejahatan pada kami? Merampas beras para petani, merampok uang para warga disini, melakukan pemerkosaan terhadap wanita, bahkan membunuh orang-orang yang tak berdosa?" Riana mengatakannya dengan marah.


Ziro malah tertawa, "Nah itu bodohnya kamu, kamu padahal bisa memperkaya diri kamu, tapi kamu malah mementingkan nasib masayarakat disini."


Ziro memandangi wajah cantiknya Riana. "Padahal jika kamu mau diajak kerja sama, aku bisa memaafkan kamu. Kita bisa bersenang-senang dan kubu kita bisa bersatu."


Ziro ingin menyentuh dagu Riana, tapi Riana memalingkan wajahnya, dia tidak sudi disentuh oleh Ziro.


"Sebenarnya kamu sangat cantik, Riana. Tapi bagiku kamu hanyalah seorang wanita lemah yang berpura-pura terlihat kuat, sangat memuakan."


Pembicaraan mereka terhenti ketika ada beberapa anak buahnya Ziro datang kesana sambil membawa paksa tiga orang anak-anak.


Ketiga anak itu terlihat sedang menangis, tapi suara tangisan mereka tak terdengar karena mulut mereka ditutup oleh lakban.

__ADS_1


"Barang bagus bos, setelah di cek kesehatan mereka pada sehat." lapor salah satu anggota gang Naga Merah.


Riana terperangah menyaksikan semua itu, "Jadi kamu juga melakukan bisnis human trafficking, Ziro? Kamu tega menjual anak-anak?"


Ziro sangat muak, dia menampar pipi Riana.


Plakkk...


"Jangan sok suci kamu, aku juga tau kamu sering melakukan pencurian pada orang luar demi masyarakat miskin disini, diantara kita gak ada yang baik."


Riana menatap tajam pada Ziro. "Setidaknya aku tidak seperti kamu, yang tega membunuh orang yang tidak bersalah, bahkan melakukan perdagangan manusia."


"Baik, Tuan." Mereka pun menyeret ketiga anak tersebut membawanya ke gudang.


Kemudian Ziro menanggapi perkataan Riana, "Ya terserah kamu saja, aku rasa kamu sudah cukup membuang-buang waktu agar aku tidak membunuh kamu. Karena pada akhirnya kamu akan mati ditanganku, Riana."


Ziro ingin membunuh Riana dengan pedang yang masih dia pegang, namun tiba-tiba saja dia mendengar suara kegaduhan di luar markas.


"Coba kamu cek ada kegaduhan apa disana?" Ziro menyuruh salah satu anak buahnya yang bernama Udin untuk mengecek apa yang terjadi di luar markas.


"Baik, Tuan." jawab Udin dengan patuh.

__ADS_1


Ketika Udin memperhatikan suasana di luar, dia terkejut saat melihat para anggota gangster disana bertebaran, bahkan ada tubuhnya yang nyangkut di pohon dan ada juga yang tengkurap i atap.


[Uang 35.000.000 telah dikurangi untuk menambah kekuatan untuk 15 pukulan mematikan dan 10 tendangan dahsyat.]


[Nama: Dave Aliando


Usia: 29 tahun


Baterai kekuatan fisik : 41%


Ketampanan: 125


Pesona: 105


Omset Restoran: 3.046.325.000.000


Dana: 172.999.636.000.000


Level: 4.]


Ternyata Dave telah tiba disana dan menghajar para anggota Naga Merah.

__ADS_1


__ADS_2