
Dave memakai celananya kembali, begitu pun Reva, dia merapikan pakaian. Mereka saling menatap dengan penuh rasa canggung, padahal tinggal satu langkah lagi Dave akan mencapai gol.
Dave segera mengangkat telepon dari Mahesa. "Ada apa, Pak?"
"Saya lagi butuh uang, makanya saya gak jadi menyewakan gedung saya, tapi saya ingin menjualnya." ucap Mahesa.
"Bapak ingin menjualnya berapa?" tanya Dave dengan santai.
"7 miliyar, sebenarnya ada orang-orang yang datang ingin membelinya, tapi karena saya terlanjur bersepakat untuk menyewakan gedung saya dengan Tuan, makanya saya ingin menunggu keputusan Tuan Dave dulu. Kalau Tuan mau membelinya, saya ingin hari ini juga bertemu dengan Tuan Dave, karena nanti malam saya mau meninggalkan kota B."
Dave menghela nafas, sepertinya hari ini memang bukan waktunya untuk mencharger dengan Reva. Dia harus menemui Mahesa di kota B. Karena dunia bisnisnya juga sangat penting, Dave memiliki cita-cita untuk membangun banyak cabang Restoran Seven Powers di negeri ini.
"Emm... Reva, aku harus pergi dulu ke Kota B. Kebetulan aku harus bertemu dengan klien hari ini." pamit Dave, dia masih merasa canggung dengan Reva karena masih mengingat aksi panasnya tadi.
"Oh emm... ya udah, hati-hati dijalan." Reva juga merasa canggung pada Dave.
Sebenarnya Dave ingin sekali menuntaskan hasratnya hari ini bersama Reva, rasanya kepalanya pusing karena harus terjeda, tapi dia tidak bisa melakukannya dengan cepat kilat, tubuh sang target selalu membuatnya nagih.
Awalnya sistem yang telah merubah dia menjadi casanova, tapi dia juga pria normal, karena itu dia pun menikmati apa yang dia lakukan saat melakukan penchargeran dengan semua target. Apalagi mereka melakukannya atas dasar suka sama suka, tanpa ada unsur paksaan.
"Kalau begitu aku pergi." pamit Dave lagi.
Reva menganggukan kepalanya, "Ya, Dave. Kamu tenang saja, biar aku yang membereskan rumah kamu."
"Terimakasih, Reva." Dave sangat berterimakasih pada Reva.
Reva tersenyum manis, "Ya sama-sama, Dave. Seharusnya aku yang berterimakasih, karena kamu sudah banyak membantu aku."
__ADS_1
Reva mengantarkan Dave sampai di teras depan rumah, Dave melambaikan tangannya pada Reva sebelum naik mobil.
Namun begitu Dave membuka pintu mobil, Dave mengurangkan niatnya. Dia berjalan mendekati Reva kembali, lalu mencium bibirnya, bibir Reva sangat manis, Dave sangat menyukainya.
Dave hanya mencium bibir Reva sebentar, kemudian dia pun masuk ke dalam mobil.
Reva hanya bisa tersenyum, dia memandangi mobil Dave yang telah melaju semakin jauh darinya. Dia pasti akan sangat merindukan pria itu.
...****************...
[Uang 7.000.000.000 telah dikurangi secara otomatis dari rekening Tuan untuk biaya membeli gedung di kota B.]
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 50 %
Pesona: 95
Omset Restoran: 1.332.000.000
Dana: 28.997.796.000.000
Level: 3.]
Sistem telah memberitahu sisa Dana yang Dave miliki setelah Dave membeli secara resmi gedung di kota B, rencananya Dave ingin membangun restoran di kota tersebut, karena kota B memiliki keindahan alam yang begitu mengagumkan.
__ADS_1
"Terimakasih Tuan Dave, saya harap restoran anda semakin sukses." ucap Mahesa sambil berjabatan tangan dengan Dave.
"Iya sama-sama, Pak."
Setelah selesai dengan urusannya bersama Mahesa, Dave ingin melihat lagi sebuah gedung yang telah menjadi miliknya. Gedung tersebut memiliki tiga lantai, mungkin karena berada di kota B yang bukan sebuah kota besar, makanya gedung itu dijual dengan harga murah.
"Shhh..." Dave sedikit meringis begitu merasakan dadanya terasa sesak, sudah dia duga dia pasti akan merasakan sesak seperti ini, karena baterainya telah mencapai 50%.
Dave memutuskan untuk pulang ke kota A, dia harus bertemu dengan Reva, menuntaskan hasrat mereka yang harus terjeda.
Drrrtt... Drrrtt...
Dave mendapatkan pesan dari Reva, mata Dave berbinar-binar begitu melihat foto yang dikirim oleh Reva, Reva terlihat sedang menggunakan sebuah lingerie.
(Aku merindukanmu, Dave.)
Membuat Dave tak sabar ingin segera menerkamnya.
(Tunggu aku, aku sebentar lagi pulang.)
Drrrtt...Drrrtt...
Dave mendapatkan balasan pesan dari Reva.
(Baiklah, aku harus segera ganti baju.)
Dave menjadi gemas membacanya, ternyata Reva ingin mengerjainya.
__ADS_1
(Jangan ganti baju, aku ingin kamu memakainya ketika bertemu dengan aku nanti. Kalau sampai kamu ganti baju, aku akan mengurang kamu selama satu minggu.)
Andai saja dia normal seperti pria lain, mungkin iya dia akan mengurangnya selama satu minggu, tapi nyatanya dia harus mengalami penurunan baterai.