
Kondisi Dave sudah mulai pulih, dan Reva selalu setia menemaninya. Hari ini Dave telah diizinkan untuk pulang ke rumah.
Dave meminta Erlangga sebagai asistennya untuk menyetir mobil. Sementara Dave dan Reva duduk di kursi bagian belakang.
"Kamu beneran gak apa-apa, Dave? Seharusnya jangan pulang sekarang-sekarang, setelah kondisi kamu sembuh total, baru kamu bisa pulang." Reva sangat mengkhawatirkan kondisi Dave.
"Aku gak apa-apa kok, aku memang harus secepatnya pulang."
"Kenapa memangnya?"
Dave tidak mungkin bilang kalau dia harus segera mencharger karena baterainya kini tersisa 37%, membuat dadanya terasa sesak.
Mereka tak sengaja melihat ada kerumunan di sekitar pinggir jalan raya sana.
"Kenapa disana rame gitu, Er?" tanya Dave pada Erlangga yang sedang menyetir mobil.
"Sepertinya ada kebakaran rumah, Pak." jawab Erlangga.
Di balik kaca mobil, Dave melihat ada seorang ibu yang sedang menangis histeris menyebutkan nama putranya.
"Andi, anakku!"
"Anakku masih ada di dalam."
Ibu itu dicekal dengan kuat oleh para tetangganya agar tidak nekad untuk masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan anaknya, apalagi api sudah berkobar begitu besar melahap rumahnya. Sementara petugas damkar masih berada di dalam perjalanan.
Dave menjadi tidak tega melihat kesedihan ibunya Andi, karena itu dia menyuruh Erlangga untuk menghentikan mobilnya.
"Berhenti, Erlangga."
Erlangga mematuhi perintah Dave, dia segera menghentikan mobilnya.
"Dave, kamu mau kemana?" tanya Reva begitu melihat Dave secara tiba-tiba keluar dari mobil.
Sistem, beri aku kekuatan untuk menolong anak itu_ Dave berkata di dalam hatinya sambil menyerobot masuk memasuki kerumunan disana.
Erlangga dan Reva segera turun dari mobil, mereka tak dapat melihat dimana Dave berada karena disana dipenuhi banyak orang yang berkerumun.
[Kekebalan tubuh tahan api, 10.000.000. Hanya berlaku satu jam.]
Dave berlari masuk ke dalam rumah tersebut. "Oke deal, 10 juta." katanya, pelan.
__ADS_1
Orang-orang pada histeris melihat Dave berlari memasuki rumah yang sedang dilahap si jago merah tersebut.
"Eh, Mas. kamu mau kemana?"
"Mas, jangan masuk kedalam!"
"Mas, kamu mau bunuh diri ya?"
Orang-orang pada berteriak melihat kenekadan Dave.
[Uang 10.000.000 dikurangi secara otomatis untuk membeli kekebalan tubuh pada sistem.]
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 37 %
Ketampanan: 110
Pesona: 95
Omset Restoran: 1.451.600.000
Level: 3.]
Dave melesat berlari melewati api yang sedang berkobar begitu besar, dia tak peduli dengan kondisi tubuhnya yang belum sepenuhnya sembuh.
Dave berjalan memasuki rumah yang besar tersebut, dia nampak kesulitan untuk mencari anak yang bernama Andi itu, karena banyak sekali kepulan asap hitam di dalam rumah tersebut.
Dave tak sengaja mendengar suara tangisan seorang anak laki-laki.
"Mama...mama!"
Ternyata Andi masih hidup, Dave segera mencari keberadaan Andi.
Dave melewati kobaran api, dengan kekuatan sistem sama sekali tak terasa panas pada tubuhnya itu.
Dave melihat seorang anak berusia 4 tahun sedang menangis, sambil terbatuk-batuk di dalam sebuah kamar yang sudah tak terbentuk lagi. Andi sedang duduk di sudut kamar yang belum terkena oleh api.
Dave berjalan melewati api yang ada dikamar tersebut, dia segera memeluk anak yang terlihat sangat ketakutan sekali. "Syukurlah, kamu masih hidup." Dave sangat bernafas lega.
__ADS_1
"Tapi Om siapa? Kenapa Om bisa datang kesini? Apa Om superhero?"
Dave tertawa kecil mendengar pertanyaan anak kecil itu, dia mengusap lembut rambut anak itu. Dia sadar betul, dia hanya memiliki waktu yang sangat sebentar, karena itu dia segera menggendong anak berusia 4 tahun tersebut.
[Waktu tersisa 20 menit lagi.]
Dave terkejut saat melihat beberapa bagian dari rumah itu yang mulai runtuh, hampir saja ada sebuah kayu yang berkobar api mengenai Andi, Dave segera menghalaunya dengan cepat.
Dave berhasil membawa Andi ke luar dari rumah yang sudah hangus terbakar itu, betapa histerisnya ibunya Andi saat melihat anaknya masih bisa tertolong. Tadi dia sedang belanja ke mini market, saat pulang ke rumah, tau-tau rumahnya telah terbakar karena korsleting listrik.
Bu Maura langsung memeluk Andi, begitu Dave sudah menurunkan Andi di pangkuannya. "Andi, anakku. Akhirnya mama bisa memelukmu, nak."
Orang-orang disana menatap takjub pada Dave, ternyata seorang pahlawan yang sudah menyelamatkan nyawa Andi sangat begitu tampan.
"Wah, apakah dia manusia atau jelmaan malaikat? Mengapa sangat tampan sekali?"
"Wow dia sangat tampan!"
"Aku baru pertama kali melihat ada pria setampan itu."
Mereka semua sangat terpukau dengan ketampanan Dave, yang kadar ketampanannya tidak ada bandingannya.
Bukan hanya mereka, Reva pun semakin terpesona dengan ketampanan Dave.
[Karena kekuatan sistem telah digunakan untuk menyelamatkan nyawa seseorang, tuan mendapatkan bonus. Uang senilai 1000.000.000.000 dikali kan dengan angka sisa baterai Tuan, dan nilai ketampanan naik 5%, nilai pesona naik 5%.]
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 30%
Ketampanan: 115%
Pesona: 100%
Omset Restoran: 1.451.600.000
Dana: 58.997.736.000.000
Level: 3.]
__ADS_1
Dave terperangah mendengar nominal berapa banyak uang yang dia miliki. Padahal dia sangat ikhlas menolong anak itu.
[Segera gunakan uangmu, Tuan.]